Struktur Batang dan Fungsinya

Diposting pada

Struktur Batang dan Fungsinya

Setiap organ tanaman sejatinya senantiasa melakukan tugas khusus dalam kehidupan tanaman. Baik itu akar, daun, dan batang semuanya adalah struktur vegetatif. Bunga, biji, dan buah-buahan membentuk struktur reproduksi.

Akar misalnya mendukung beragam jenis tanaman dan menyediakannya dengan air dan nutrisi. Batang menghubungkan akar dan daun. Daun menangkap energi dari sinar matahari dan menggunakannya untuk membuat makanan bagi tanaman. Oleh sebab itulah pada artikel ini akan mengulas terkait struktur batang dan fungsi yang dimilikinya.

Batang

Batang adalah salah satu bagian pada tubuh tumbuhan yang memiliki ciri sebagai poros percabangan dengan karakteristik terletak di atas tanah (Loveless, 1987). Atas kondisi inilah batang memiliki beragam jenisnya, yang kesemua itu tergantung pada tumbuhan yang diperlukan.

Akan tetapi yang pasti, dalam jenis-jenis batang hidup untuk mempertahankan kekuatan atas buah, daun dan cabang-cabang (ranting). Sehingga setiap tumbuhan yang hidup pasti memiliki batang.

Struktur Batang

Batang membelah menjadi simpul dan ruas. Simpul memunculkan daun dan menahan tunas yang tumbuh menjadi cabang. Ruas-ruas itu memisahkan dua simpul. Secara internal, itu berisi tiga jenis dasar jaringan: jaringan dermal, jaringan dasar, dan jaringan pembuluh darah yang semuanya terbuat dari sel-sel sederhana. 

  • Epidermis

Epidermis adalah lapisan sel tunggal yang membentuk jaringan eksternal dari batang yang disebut jaringan dermal. Jaringan ini menutupi batang dan melindungi jaringan di bawahnya. Tumbuhan kayu memiliki lapisan perlindungan ekstra di atas epidermis yang dikenal sebagai kulit kayu. Dalam beberapa kasus, rambut multi-seluler beruang dan beberapa stomata.

  • Jaringan Dasar

Jaringan dasar terbagi menjadi dua. Bagian tengah dikenal sebagai empulur dan korteks yang terletak di antara jaringan pembuluh darah dan epidermis. Korteks situ sendiri dapat dibagi menjadi tiga lapisan, yaitu:

  1. Hipodermis: Ini adalah lapisan terluar dari korteks. Ini terbentuk dari 4 hingga 5 lapisan sel sel kolenkim. Sel-sel ini hidup dan mengandung kloroplas.
  2. Korteks umum (general cortex): Terletak di bawah hypodermis. Terdiri dari sel parenkim berdinding tipis dengan ruang antar sel.
  3. Endodermis: Lapisan paling dalam dari korteks. Ini terdiri dari satu baris sel berbentuk tong kompak tanpa ruang antar sel. Sel-sel endodermis menyimpan biji-bijian pati sehingga mereka dikenal sebagai selubung pati.
  4. Jaringan pembuluh dari batang terdiri dari jaringan kompleks xilem dan floem yang membawa air dan nutrisi naik dan turun sepanjang batang dan diatur dalam untaian berbeda yang disebut bundel pembuluh darah.

Kambium adalah potongan sel berdinding tipis yang terletak di antara xilem dan floem pada tanaman dikotil. Kambium terdiri dari sel merismatik dan bertanggung jawab untuk pertumbuhan sekunder. Tidak ada dalam tanaman monokotil.

Fungsi Batang

Fungsi batang diantaranya yaitu:

  1. Untuk mendukung dan menahan daun, bunga, dan buah-buahan.
  2. Batang memungkinkan daun tumbuh sedemikian rupa sehingga mereka dapat menerima sinar matahari langsung untuk melakukan fotosintesis secara efisien. Pengaturan dan posisi daun juga memungkinkan untuk pertukaran gas.
  3. Xilem dan floem pada batang berfungsi menghantarkan air dan mineral di seluruh tanaman.
  4. Batang menghasilkan bunga dan buah dalam posisi yang memudahkan proses penyerbukan, pemupukan, dan penyebaran benih.
  5. Beberapa batang menjalani modifikasi untuk menyimpan makanan dan air. Contoh: sukulen.
  6. Beberapa batang hijau mengandung kloroplas dan mampu melakukan fotosintesis juga.
  7. Beberapa batang dimodifikasi untuk melakukan perbanyakan vegetatif yang merupakan bentuk reproduksi aseksual yang terlihat pada tanaman.

Pertumbuhan Batang

Batang semua tanaman vaskular bertambah panjang melalui pertumbuhan primer. Ini terjadi pada meristem primer di ujung dan simpul batang. Kebanyakan batang juga tumbuh dalam ketebalan melalui pertumbuhan sekunder. Ini terjadi pada meristem sekunder, yang terletak di dalam dan di sekitar jaringan pembuluh darah.

Pertumbuhan sekunder membentuk jaringan pembuluh darah sekunder dan kulit kayu. Di banyak pohon, pertumbuhan tahunan jaringan pembuluh darah baru menghasilkan cincin pertumbuhan tahunan. Ketika pohon ditebang, cincin di bagasi dapat dihitung untuk memperkirakan usia pohon.

Itulah tadi penjelasan serta pengulasan yang bisa kami berikan kepada segenap pembaca terkait dengan beragam struktur batang, fungsi pada tumbuhan, dan proses pertumbuhannya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *