Tanaman Aglaonema: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tanaman Aglaonema

Aglaonema adalah salah satu jenis tanaman berbunga dalam familia araceae, tanaman ini bahkan juga dikenal sebagai tanaman cemara cina. Alasannya karena tanaman herbal yang selalu hijau dengan salah satu ciri morfologis yaitu batang tumbuh tegak atau luruh dan merayap.

Aglaonema seringkali berwarna-warni, dengan daun yang bermotif mencolokBatang yang tumbuh di sepanjang tanah dapat berakar di simpul. Pada umumnya ada mahkota bilah daun lebar yang pada spesies liar sering beraneka ragam dengan warna perak dan hijau. Buahnya adalah lapisan tipis yang menutupi satu biji besar.  Aglaonema dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias yang sangat cocok untuk diletakkan di ruang tamu atau kantor modern, kamar tidur redup, atau ruang belajar yang nyaman.

Aglaonema

Istilah Aglaonema berasal dari bahasa Yunani “aglos” yang berarti benang cantik dan “ema” yang mengacu pada daun-daun yang bagus. Tanaman ini memiliki sifat pemurni udara yang kuat yang memiliki dampak positif pada iklim.

Aglaonema adalah tanaman asli Asia Tenggara, di mana tanaman tersebut tumbuh di Thailand, Sri Lanka, Indonesia, dan Filipina. Tanaman ini tumbuh sebagai undergrowth (tumbuhan bawah) di hutan hujan tropis dengan kelembaban tinggi, suhu tinggi dan sinar matahari yang disaring.

Tumbuhan tersebut termasuk famili Araceae (Arum), ditandai oleh gagang dan spathe yang mekar (spathe: selubung besar yang menyelimuti rumpun bunga tanaman tertentu). Aglaonema tidak memiliki perbungaan mencolok, tetapi dedaunannya yang bermotif dekoratif.

Famili Araceae memiliki lebih banyak tanaman dedaunan seperti Dieffenbachia, Alocasia, Caladium, Monstera, Philodendron, dan Epipremnum.  Selain itu, mencakup pula tanaman berbunga seperti Anthurium, Zantedeschia dan Spathiphyllum.

Klasifikasi Aglaonema

Klasifikasi tanaman aglaonema yaitu sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub-divisi Angiospermae
Kelas Monocotyledoneae
Ordo Araceales
Familia Araceae
Genus Aglaonema
Spesies Aglaonema sp

Jenis Tanaman Aglaonema

Beberapa jenis tanaman aglaonema, diantaranya yaitu:

  1. Aglaonema Modestum

Jenis tanaman aglaonema dinobatkan oleh NASA sebagai salah satu dari sepuluh tanaman pembersih udara NASA, Chinese evergreen yang selalu hijau ini memiliki daun hijau lurik putih yang naik dari batang hijau pucat.

  1. Aglaonema Nitidum

Dengan daun hijau tua yang gelap, nitidum memiliki kemampuan cahaya yang sangat rendah. Tanaman yang satu ini cukup populer di lingkungan kantor. Aglaonema selalu hijau, itu akan tetap hijau subur, betapa pun minimnya akses cahaya.

  1. Aglaonema widuri, ‘Merak Merah’

Jenis tanaman yang satu ini memiliki daun hijau dengan urat warna merah muda cerah dan dappling (belang-belang). Aglaonema merah ini lebih menyukai sedikit sinar matahari daripada kerabatnya yang lebih gelap, tetapi masih harus disimpan dalam kondisi tidak langsung, cahaya rendah.

Adapun untuk beberapa jenis tanaman aglaonema, diantaranya yaitu:

  1. Aglaonema ‘Cutlass’

Daunnya yang panjang dan bergaris-garis membuat varietas ini dinamai ‘Cutlass’, karena hampir seperti belati. Permukaan hijau-putih lembut dengan vena tengah hijau gelap dan tepian menghasilkan tampilan yang hidup di dalam atau luar.

  1. Aglaonema ‘Emerald Bay’

Emerald Bay memasangkan hijau tua dengan abu-abu keperakan-hijau untuk membuat tanaman indoor penuh dan subur.

Varietas ini lebih toleran terhadap kondisi cahaya rendah daripada banyak jenis beraneka ragam lainnya, menjadikannya pilihan tanaman rumah yang sempurna. Variasi aglaonema terkait, teluk perak, bahkan memiliki lebih banyak nada keperakan pada daunnya.

Ciri Morfologi Aglaonema

Ciri morfologi tumbuhan aglaonema diantaranya yaitu:

  1. Akar

Tanaman aglaonema mempunyai akar arti akar serabut, yang sistem perakarannya cukup kuat dalam menyerap unsur hara tanah.

Akar tanaman yang satu ini tidak mudah putus, yang menyenbabkan tanaman mudah tumbuh sekalipun dari segi penyiraman sangat minim. Bukan hanya itu, akar aglaonema juga mumpuni ketika menyerap nutrisi tanah untuk perkembangan tanaman.

Akar aglaonema juga dicirikan oleh warnanya putih dengan tekstur berair. Akar-akar tersebut menghujam ke sekitar tanah dengan kedangkalan minimal. Bahkan ada yang mencuat ke permukaan.

  1. Batang

Sebagian besar arti batang tanaman aglaonema bertekstur pendek. Apabila diraba terlihat lentur atau lembek karena di dalam batangnya berisi air dan getah. Panjang batang umumnya hanya berukuran 1-3 cm saja.

Meskipun terbilang cukup pendek, ini yang membuat tanaman begitu elegan apabila dilihat. Terlebih lagi warna batangnya semu putih pucat dipadu dengan hijau kemerahan. Batang tanaman aglaonema bukanlah jenis batang yang berkayu tetapi berbuku-buku. Batang-batang inilah yang memiliki fungsi utama sebagai penopang tangkai daun.

  1. Daun

Daun tanaman aglaonema mempunyai bentuk yang bervariasi. Selain berbentuk lonjong, juga pula yang berbentuk oval hingga bulat sempurna. Apabila dilihat lebih teliti, ujung daun tanaman aglaonema terlihat lancip tapi tidak tajam.

Daun tanaman ini mempunyai helai yang tipis. Meskipun demikian ketika dipegang, tekstur daun terasa kaku, terutama daun yang sudah tua. Daun tanaman aglaonema bervariasi ada yang berwarna hijau dengan totol berwarna putih atau merah yang menyebar dari pangkal hingga ujung daun. Kombinasi inilah yang menyebabkan daun tanaman indah dilihat.

Daun tanaman aglaonema menempel pada tangkai yang berjuntai dengan ukuran cukup panjang. Bahkan, ukuran panjang tangkai seakan tidak ideal apabila dibandingkan dengan lebar dan ketebalan daun.

  1. Bunga

Definisi bunga tanaman aglaonema memang kurang menarik dibandingkan bunga tanaman hias yang lain. Serbuk sari pada bunga jantan menempel di tempat yang berbeda dengan putik bunga betina. Apabila serbuk sari ada di bagian atas kelopak, putik ada di bagian bawah kelopak.

Bunga tanaman sri rejeki mempunyai bentuk seperti daun talas, sebab ada keladi yang mencuat dari ketiak daun. Adapun warna bunganya sebagian besar putih yang ditopang oleh batang.

  1. Buah

Buah tanaman aglaonema mempunyai bentuk lonjong yang apabila dilihat sekilas mirip buah melinjo. Ketika buah masih muda warnanya hijau. Namun seiring pertumbuhannya, warnanya berubah menjadi putih dan kuning.

Apabila buah tanaman aglaonema matang biasanya berwarna merah. Buah ini muncul pada bagian pangkal bunga. Apabila kita meraba tanaman aglaonema kemudian kita merasa benjolan kecil, itulah buah dari tanaman aglaonema.

Manfaat Aglaonema

Aglaonema atau Chinese Evergreen membantu meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, baik itu di rumah maupun kantor karena tanaman ini memiliki kemampuan untuk menyaring polusi udara dalam ruangan dan racun.

Selain itu, tanaman indoor berdaun cantik ini memancarkan Oksigen, yang membantu dalam meningkatkan produktivitas dan memperkaya kesehatan dan kesejahteraan di ruang hidup dan kerja.

Cara Budidaya Aglaonema

Tampaknya ada sedikit kontroversi mengenai apakah tanaman ini mudah atau sulit untuk tumbuh. Secara umum, mudah jika kita mengikuti satu aturan sederhana: semakin ringan variegasinya (keanekaragaman warnanya), semakin banyak cahaya yang dibutuhkan. Setelah kita memahami bagaimana itu berlaku untuk aglaonema, seharusnya sudah tidak menjadi masalah ketika kita akan membudidayakan tanaman aglaonema.

Berikut ini persyaratan tumbuh yang harus kita perhatikan ketika menanam aglaonema, antara lain:

  1. Cahaya

Varietas aglaonema hijau yang lebih gelap dapat tumbuh di dekat naungan, sedangkan varietas yang beraneka ragam membutuhkan cahaya yang lebih terang. Jangan biarkan aglaonema terkena sinar matahari langsung.

  1. Tanah

Tanah di dalam pot yang dikeringkan dengan baik, asam ringan sangat cocok untuk aglaonema.

  1. Air

Sirami dengan seksama di musim panas dan usahakan untuk tetap menjaga kelembabannya. Selama musim dingin, kurangi penyiraman tetapi jangan biarkan tanaman benar-benar kering.

  1. Suhu dan Kelembaban

Tanaman ini tidak menyukai angin dingin atau suhu di bawah 65 derajat. Pastikan untuk menjauhkannya dari jendela berangin atau ventilasi dan semakin hangat tempat yang kita tentukan, semakin baik.

Karena persyaratan kelembaban yang tinggi, beberapa petani menganggap aglaonema sebagai tanaman rumah kaca. Ini akan melakukan yang terbaik di lingkungan rumah kaca yang hangat, lembab, dan cerah, tetapi dapat berhasil ditanam di dalam ruangan dengan mendekat sedekat mungkin pada kondisi ini.

Itulah saja artikel yang bisa dikemukakan pada semua kalangan berkenaan dengan tanaman aglaonema, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *