Tanaman Alpukat, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Alpukat
Alpukat merupakan salah satu jenis tanaman buah yang tidak asing lagi bagi banyak orang. Tumbuhan yang satu ini sering dicari untuk dijadikan minuman jus, maupun dikonsumsi secara langsung.Tanaman alpukat juga mempunyai manfaat yang beragam baik untuk perawatan kulit maupun kesehatan tubuh. Oleh karena itu alpukat seringkali menjadi buah favorit bagi banyak orang.

Tanaman Alpukat

Tanaman alpukat berasal dari Amerika Tengah, yang mana kata alpukat atau avocado berasal dari bahasa aztek yaitu ahuacatl. Alpukat dapat tumbuh pada daerah tropis dan subtropis dengan curah hujan yang cukup tinggi.

Tumbuhan alpukat merupakan buah yang memiliki banyak nama untuk masing- masing daerah. Daerah Jawa Barat dikenal dengan nama alpuket, Jawa Timur/Jawa Tengah disebut alpokat, di Batak disebut Jamboo pokat, dan di Lampung dikenal dengan nama jamboo mentega, pookat, advokat, dan jamboo pooan.  

Klasifikasi Alpukat

Klasifikasi ilmiah yang ada dalam tanaman alpukat dapat diuraikan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Sub Kingdom Viridiplantae
Infra Kingdom Streptophyta
Super Divisi Embryophyta
Divisi Tracheophyta
Sub Divisi Spermatophytina
Kelas Magnoliopsida
Super Ordo Magnolianae
Ordo Laurales
Famili Lauraceae
Genus Persea mill
Spesies Persea Americana mill

Ciri Morfologi Tanaman Alpukat

Struktur morfologi atau karakteristik tumbuhan alpukat di bedakan menjadi beberapa macam yaitu :

  1. Akar dan batang alpukat

Tanaman alpukat merupakan tanaman yang berkeping dua atau disebut juga sebagai tanaman dikotil. Akar pada tumbuhan ini yaitu akar tunggang.

Karakteristik batang alpukat yaitu batang berkayu dan berbentuk bulat serta mempunyai warna coklat tua yang seikit kotor. Pohon alpukat juga memiliki banyak ranting dan tinggi pohon cukup pendek dengan ukuran sekitar 5 sampai dengan 10 cm.

  1. Daun alpukat

Daun tumbuhan alpukat merupakan jenis daun tunggal dan berbentuk simetris. Daun mempunyai tangkai dengan panjang sekitar 1 sampai dengan 1,5 cm. letak daun antara satu dengan yang lainnya yaitu saling berdesakan diujung ranting.

Bentuk daun alpukat yaitu bulat telur atau oval memanjang dengan tebal seperti kertas. Ujung pada daun alpukat yaitu runcing dengan bagian samping atau tepinya merata.

  1. Bunga alpukat

Bunga tumbuhan alpukat merupakan bunga majemuk  dan memiliki bentuk seperti bintang. Bunga alpukat tersusun dengan malai yang muncul didekat ujung ranting. Warma bunga pada tanaman alpukat yaitu kehijau- hijauan.

  1. Buah alpukat

Buah alpukat mempunyai bentuk seperti bola atau bulat telur. Panjang pada buah alpukat berkisar antara 10 hingga 20 cm. Buah ini memiliki warna beragam mulai dari hijau hingga hijau kekuningan. Selain itu kulit luar buah juga disertai adanya bintik- bintik ungu. Buah alpukat memiliki biji satu, dan tekstur daging buah yaitu lunak apabila buah sudah masak.

  1. Biji alpukat

Biji alpukat memiliki diameter 2,5 sampai 5 cm yang mana biji ini berbentuk seperti bola. Perkembangan biji alpukat juga disebut dengan istilah hypogeal yaitu perkecambahan kotiledon yang selalu berada didalam tanah.

Manfaat Alpukat

Jenis buah yang satu ini merupakan buah yang kerap diburu karena selain memiliki rasa yang enak ternyata alpukat juga berkhasiat untuk kecantikan dan kesehatan tubuh diantaranya yaitu :

  1. Mencegah dan mengobati jerawat

Jerawat pada wajah dapat mengganggu kepercayaan diri sebagian orang. Apalagi jika jerawat muncul dengan ukuran yang cukup besar hal itu akan membuat malu seseorang. Berdasarkan masalah tersebut, maka banyak sekali produk- produk kecantikan yang menjual obat jerawat. Namun, dengan cara alami pun jerawat dapat diatasi dengan mengkonsumsi alpukat setiap hari.

  1. Mengatasi kulit berminyak

Mengkonsumsi buah alpukat secara rutin dapat menghidrasi kulit dan mencegah adanya penumpukan residu minyak. Selain itu, kandungan antiperadangan pada alpukat juga membuat kemerahan pada kulit sedikit berkurang.

  1. Menjadikan kulit halus dan lembab

Kulit yang halus merupakan dambaaan bagi hampir semua wanita. Kehalusan kulit akan membuat mereka lebih percaya diri dan nyaman.

Buah alpukat merupakan buah yang dapat menjaga kesehatan kulit seperti menghaluskan dan membuat lembab kulit. Caranya yaitu campurkan sedikit lotion dengan  setengah teh minyak alpukat lalu gunakan pada kulit tangan dan kaki. Apabila ingin memperoleh hasil yang maksimal maka dapat digunakan minimal seminggu 3 kali.

  1. Mengangkat sel kulit mati

Kombinasikan daging buah alpukat dengan garam, air perasan lemon, dan madu. Usapkan adonan tersebut ke seluruh bagian tubuh. Lakukan hal ini dengan cara memijat bagian kulit yang sudah diusap dengan campuran berbagai kombinasi alpukat tadi. Setalah itu bilas dengan air bersih. Cara ini dapat membantu untuk melepas sel kulit mati.

  1. Menyehatkan kulit rambut

Kandungan minyak alpukat pada buah ini seringkali digunakan untuk melembabkan kulit dan membuatnya lebih bercahaya. Selain itu, vitamin E yang ada pada buah alpukat juga berfungsi untuk memberikan nutrisi pada rambut agar lebih sehat dan indah.

Oleh karena itu, sekarang banyak sekali produk- produk kecantikan yang menggunakan alpukat sebagai bahan dasarnya. Tujuannya agar banyak diminati masyarakat dan memberikan manfaat yang banyak.

  1. Mengontrol gula darah

Alpukat juga berfungsi untuk mengontrol gula darah. Hal ini dikarenakan alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal atau mono saturated fat yang bisa membantu mengatasi resistensi insulin dan membuat tubuh dapat mengontrol tingkat gula darah.

  1. Melindungi diri dari kanker

Buah alpukat memiliki ekstrak yang bisa membantu untuk mencegah berbagai macam jenis kanker. Kanker yang dimaksud diantaranya yaitu kanker mulut, kanker prostat, dan kanker kulit.

  1. Menyembuhkan sariawan

Tanaman alpukat selain buahnya yang memiliki banyak manfaat, ternyata daunnya juga berfungsi untuk menyembuhkan sariawan. Daun alpukat yang memiliki kandungan poilifenol membuat bakteri penyebab sariawan mati, sehingga sariawan dapat sembuh.

  1. Meredakan maag

Daun alpukat yang direbus dikenal memiliki khasiat untuk mencegah luka dan iritasi pada lambung serta meredakan asam lambung yang tinggi. Sehingga hal ini membuat penyakit maag yang dirasakan dapat berkurang.

Cara Budidaya Alpukat

Budidaya pohon alpukat perlu dilakukan agar buah dapat dilestarikan dan digunakan banyak orang untuk dikonsumsi maupun dijadikan sebagai bahan dasar untuk kecantikan maupun kesehatan tubuh. Cara budidaya tanaman alpukat dilakukan dengan cara 4 tahap yaitu:

  1. Penyiapan bibit

Bibit alpukat dapat diperoleh dengan cara vegetative dan generative. Arti benih ini yaitu dengan cara penyambungan pucuk, okulasi maupun melalui biji.

Dari cara- cara diatas, bibit yang diperoleh dengan cara biji dianggap kurang menguntungkan karena buahnya akan tumbuh dengan lama dan berbeda dengan induknya. Sedangkan bibit dari okulasi atau pucuk akan lebih cepat berbuah dan sifatnya sama dengan induknya.

  1. Pengolahan media tanam

Lahan untuk penanaman buah alpukat harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk penanaman. Lahan harus bersih dari berbagai gangguan seperti semak belukar, batu- batu dan bekas tanaman. Apabila lahan sudah sudah bersih maka dapat digunakan untuk penanaman.

  1. Teknik penanaman

Penanaman tumbuhan alpukat akan lebih baik apabila dilakukan di awal musim hujan. Hal yang perlu diperhatikan untuk penanaman alpukat yaitu tanah dalam lubang tanam harus lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Setelah tanah dilubangi, maka bibit dapat ditanam didalamnya dan ditimbun kembali dengan tanah. Hal ini dilakukan agar bibit yang ditanam dapat kuat dan menghasilkan buah yang baik.

  1. Pemeliharaan tanaman

Pemeliharaan tanaman alpukat perlu dilakukan agar menghasilkan buah dengan kualitas yang baik. Perawatan dilakukan dengan beberapa cara yaitu penyiangan, penggemburan tanah, penyiraman, dan pemupukan tanah.

Penyiangan dilakukan dengan cara membersihkan lahan dari gulma- gulma agar tanah menjadi bersih. Setelah itu, penggemburan tanah dilakukan agar lahan dapat menyerap unsur hara dengan baik. Sedangkan tahap penyiraman pada tumbuhan dapat dilakukan agar alpukat dapat tumbuh dengan lebih baik.

Pemupukan pada tanaman alpukat juga diperlukan. Hal ini dilakukan agar tanaman mendapat nutrisi yang baik. Selain itu pupuk yang dapat digunakan diantaranya yaitu pupuk TSP, KCI, dan pupuk urea.

Itulah tadi materi yang bisa kami share pada khalayak umum tentang tanaman alpukat, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi semua kalangan yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *