Tanaman Anggrek, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Bunga Anggrek

Bunga anggrek merupakan tanaman yang sudah tidak asing dikalangan masyarakat. Seringkali tanaman ini menjadi bagian dari arti tanaman hias yang digunakan banyak orang untuk mendekor rumahnya agar lebih indah. Walaupun anggrek tergolong tanaman yang cukup mahal, namun keberadaannya selalu dicari dan diminati banyak orang. Hal ini dikarenakan aroma dan kecantikan bunga anggrek yang begitu memikat.

Tanaman Anggrek

Orchidaceae atau anggrek merupakan tumbuhan berbunga yang memiliki banyak anggota sejenis. Jenis tanaman ini tersebar luas dari daerah tropika basah sampai wilayah sirkumpolar.

Anngrek merupakan tanaman yang mempunyai organ sukulen atau berdaging tebal dengan kandungan air yang cukup banyak. Sehingga hal ini membuat tumbuhan anggrek dapat hidup pada saat ketersediaan air yang ada rendah. Biasanya kandungan air pada anggrek diperoleh dari air hujan, tetesan embun, maupun uap air yang ada diudara.

Klasifikasi Anggrek

Klasifikasi ilmiah tanaman anggrek dalam sistem tumbuhan dapat diuraikan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Sub Kingdom Tracheobionta
Divisi Spermatophyta
Sub divisi Magnoliophyta
Kelas Liliopsida
Sub kelas Liliidae
Ordo Orchidales
Famili Orchidaceae

Ciri Morfologi Anggrek

Setelah mengetahui klasifikasi tanaman anggrek, saatnya sekarang mempelajari ciri morfologi pohon anggrek. Karakteristik morfologi anggrek diuraikan sebagai berikut:

  1. Akar

Morfologi pertama yang dapat dipelajari dari anggrek adalah akarnya. Akar  tanaman anggrek memiliki bentuk silindris, berdaging lunak dan mudah patah. Ujung akar meruncing, licin dan sedikit lengket. Apabila akar dalam keadaan kering maka akar akan berwarna putih keperak- perakan dan bagian ujung akar berwarna hijau atau keunguan.

Akar akan berganti warna menjadi coklat dan mengering pada saat tanaman anggrek bertambah tua. Akar anggrek juga berfilamen yang artinya lapisan luar akar terdiri dari beberapa lapis sel berongga dan transparan. Filament juga berfungsi untuk melindungi akar dari hilangnya air, dan membantu merekatkan akar pada benda yang ditumpanginya.

  1. Batang

Morfologi kedua yaitu Batang pada anggrek memiliki bermacam-macam bentuk seperti ramping, tebal dibagian tertentu, maupun tebal pada seluruh bagian. Anggrek memiliki dau tipe pada pertumbuhannya yaitu sympodial dan monopodial.

Sympodial pada batang anggrek biasanya memiliki beberapa batang utama dan berumbi semu. Pertumbuhan batang tipe ini juga akan berhenti apabila sudah mencapai batas maksimum pertumbuhan. Sedangkan tipe monopodial batang anggrek memiliki batang utama dan pertumbuhannya tidak terbatas. Tipe batang ini mempunyai bentuk yang ramping dan tidak berumbi.

  1. Daun

Daun pada pohon anggrek mempunyai banyak bentuk diantaranya bulat oval, bulat telur, dan memanjang seperti pita. Ketebalan daun juga beragam yaitu ada yang tipis sampai berdaging kaku dengan permukaan yang rata.

Daun anggrek tidak memiliki tangkai dan tepi daun tidak bergerigi. Tulang daun bunga anggrek sejajar dengan tepi daun dan susunan daunnya berselang- seling. Warna daun juga begitu beragam mulai dari hijau muda, hijau tua, kekuningan , dan ada pula yang memiliki motif bercak- bercak.

  1. Bunga

Karakteristik bunga anggrek diantaranya yaitu terdiri dari sepal (dau kelopak), petal (daun mahkota), stamen (benang sari), pistil (putik), dan ovarium (calon buah). Kelopak daun anggrek berjumlah 3 buah. Warna bunga anggrek juga sangat  bervariasi begitu pula dengan bijinya. Keberagam warna yang dimiliki bunga anggrek menyebabkan jenis tanaman ini diminati banyak kalangan karena keindahan yang dimilikinya.

Warna yang begitu banyak pada bunga ini juga menarik perhatian serangga yang akhirnya hinggap pada bunga dan melakukan penyerbukan. Sehingga hal ini membuat angrek dapat tumbuh dengan lebih baik.

Manfaat Tanaman Anggrek

Tanaman anggrek mempunyai beragam manfaat yang dapat digunakan baik untuk lingkungan, kecantikan maupun kehidupan sehari- hari diantaranya yaitu :

  1. Obat herbal

Manfaat pertama yang ada pada anggrek yaitu dapat dijadikan sebagai obat herbal karena bunga ini terkenal dapat menyembuhkan banyak penyakit. Pembuatan obat herbal dari anggrek biasanya dilakukan di negara China dan diolah menjadi teh serta dikombinasikan dengan akar licorice. Anggrek yang digunakan untuk obat herbal biasanya adalah jenis anggrek dendrobium.

Ramuan obat herbal dari anggrek diantaranya dapat membantu pengobatan gangguan impotensi, tuberculosis, perut kembung, sakit pinggang, nyeri otot, infeksi, dan deman. Selain itu ramuan anggrek juga berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan paru-paru, dan ginjal.

  1. Kecantikan

Anggrek bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan melainkan juga berkhasiat untuk kecantikan. Jenis anggrek pink merupakan anggrek yang memiliki kandungan fenol, dimana zat ini mampu untuk mencegah proses penuaan. Selain itu anggrek pink juga memiliki kandungan seperti anthocyanin, polisakarida, dan flavonoid yang bisa untuk membantu proses peremajaan kulit dan mencerahkan kulit.

  1. Bahan makanan

Negara singapura dan Thailand menggunakan anggrek sebagai bahan makanan. Di Thailand sendiri angrek dijadikan makanan kudapan snack yang lezat. Selain itu di Nepal anggrek juga dapat dijadikan acar dan suku aborigin biasanya memanfaatkan umbi bawah tanah anggrek untuk dijadikan bubuk bumbu masakan.

  1. Pewangi alami

Aroma yang wangi membuat seseorang lebih betah ketika ada diruangan. Hal ini karena bau wangi memberikan dampak yang menenangkan dan membuat betah seseorang untuk tetap tinggal di ruangan yang ada aroma wangi.

Anggrek merupakan tanaman yang memiliki aroma khas, sehingga sering di jadikan pewangi untuk ruangan. Pewangi dengan aroma anggrek dianggap sebagai wewangian yang mewah dan indah. Karena aromanya mempunyai kesan romantis dan cinta yang lembut serta mendalam.

  1. Hiasan

Hiasan merupakan sesuatu yang bisa memberi kesan indah dan menyenangkan ketika dilihat. Selain itu dengan adanya hiasan maka dapat menambah kenyamanan pada diri seseorang ketika berada diruangan tertentu.

Banyak sekali kalangan masyarakat yang menggunakan tanaman anggrek sebagai salah satu jenis tumbuhan hiasan. Hal ini dikarenakan anggrek memiliki warna yang begitu variatif dan begitu memikat hati banyak orang. Keindahan yang dimiliki bunga anggrek menjadikannya sebagai tanaman hiasan dengan nilai yang mahal.

  1. Mengurangi polusi udara bebas

Pada dasarnya segala jenis tumbuhan berfungsi untuk mengurangi populsi udara. Begitu pula dengan tanaman anggrek. Bunga anggrek yang ditanam disekitar rumah dapat memberi kesan yang lebih segar, nyaman, dan sehat. Sehingga hal ini juga menyebabkan polusi udara disekitar rumah menjadi berkurang dan menyehatkan paru- paru.

Cara Budidaya Anggrek

Budidaya tanaman anggrek perlu dilakukan mengingat tanaman ini memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehati- hari. Berikut dibawah ini cara budidaya tanaman anggrek yaitu :

  1. Tanam bibit anggrek

Tahap pertama yang dilakukan untuk membudidayakan tanaman anggrek yaitu menyiapkan bibit yang siap ditanam. Bibit anggrek dapat dibeli dengan harga yang cukup terjangkau sekitar 18.000 ribu rupiah untuk 10 bibit. Biasanya bibit berusia 3 hingga 5 bulan. Bibit dapat diletakkan di pot kecil atau botol mineral  ukuran sedang.  

  1. Pemindahan bibit anggrek

Bibit yang semakin berkembang akan dipindahkan ke media tanam yang lebih besar. Sedangkan pot yang baik dapat dipilih apabila pot berbahan tanah liat dengan beberapa lubang yang ada dibawahnya. Lubang yang ada di bawah pot berfungsi untuk membantu proses drainase air.

Selanjutnya media tanam anggrek dapat diisi dengan berbagai campuran diantaranya pecahan batu, genteng, serutan, sabut kepala dan arang kayu.

  1. Pemeliharaan anggrek

Pemeliharaan tanaman anggrek perlu dilakukan agar anggrek semakin berkembang dengan lebih baik. Pemeliharaan pada anggrek juga membuat kualitas dari tanaman ini semakin bagus.

Anggrek pada perawatannya perlu dilakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari dengan air yang bersih. Namun ketika musim penghujan tiba maka anggrek dapat dipindahkan ditempat yang mempunyai atap agar tidak terkena air hujan yang begitu deras.

Selain penyiraman, pemupukan juga perlu dilakukan. Pemupukan akan membantu proses pertumbuhan anggrek lebih cepat.

  1. Pemanenan anggrek

Apabila pemeliharaan tanaman anggrek sudah dilakukan dengan cara yang benar maka tahap selanjutnya adalah menunggu hasil panen anggrek. Pemanenan anggrek bisa dilakukan dengan cara yang hati- hati agar anggrek tidak mengalami kerusakan dan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Nah, demikianlah saja artikel yang bisa kami tuliskan dan bagikan kepada rekan-reken tentang tanaman anggrek, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara untuk pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga bisa memberi edukasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *