Tanaman Arbei, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Arbei

Tanaman dalam kehidupan adalah sesuatu yang sangat penting, hal ini karena dengan adanya pepohonan maka udara yang ada disekitar akan terasa lebih sejuk. Selain itu dapat menambah suasana yang lebih asri, nyaman, dan indah.

Tumbuhan juga dapat ditanaman disekitar rumah, agar terlihat lebih segar dan dengan adanya tanaman maka dapat menambah nilai estetika di rumah itu sendiri. Salah satu tanaman cepat berbuah yang bisa ditanam disekitar rumah yaitu “arbei”. Arbei sendiri memiliki nama lain seperti murbei atau murbai, sedangkan dalam bahasa asing memiliki istilah mulberry.

Tanaman Arbei

Mendengar kata arbei mungkin sedikit asing bagi sebagain kalangan masyarakat.  Ternyata tumbuhan ini merupakan tanaman yang bersal dari Cina bagian utara dan sudah menyebar ke berbagai negara penjuru dunia. Arbei merupakan tumbuhan yang mudah melakukan adaptasi sehingga bisa dibudidayakan di daerah yang tropis maupun subtropis. Bahkan arbei juga dapat tumbuh di tanah yang tingkat kesuburannya kurang.    

Klasifikasi Arbei

Tanaman arbei juga memiliki klasifikasi ilmiah dalam sistem tumbuhan yaitu sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Filum Tracheophyta
Ordo Morus alba
Kelas Magnoliopsida
Famili Moraceae
Genus Morus
Spesies Morus alba

Ciri Morfologi Arbei

Setelah mengetahui klasifikasi tanaman arbei, maka hal yang dapat kita pelajari selanjutnya ialah karakteristik morfologi tanaman arbei. Berikut dibawah ini merupakan ciri morfologi tumbuhan arbei:

  1. Akar

Morfologi pertama yang dapat kita pelajari dari tanaman arbei adalah akarnya. Arti akar arbei mempunyai sifat yang luas dan berjenis agar tunggang.

Akar menembus tanah dengan ukuran kedalaman sekitar 10 hingga 15 cm. Sifat akar yang dikatakan luas ternyata sesuai dengan pergerakan sistem akar yang dapat terus tumbuh kedalam dengan ukuran mencapai lebih dari 300 cm.

  1. Batang

Pengertian batang pada pohon arbei tumbuh tegak dan pertumbuhan cabangnya mendatar. Warna batang arbei juga bervariasi mulai dari hijau, hijau kecoklatan, hingga hijau kelabu.

  1. Daun

Arbei memiliki daun tunggal yang tumbuh pada bagian cabang spiral. Daun arbei juga memiliki warna yang sangat beragam seperti dengan jenis batangnya.

Warna pada daun arbei pada dasarnya tergantung dari jenis atau spesies yang ditanamnya. Selain itu bentuk daun juga bermacam-macam mulai dari oval, bulat, berlekuk, dan tidak memiliki lekukan. Daun juga memiliki tekstur yang sedikit licin dan cukup kasar pada permukaannya.

  1. Bunga

Bunga arbei merupakan bunga yang mempunyai bunga jantan dan betina. Kedua definisi bunga jantan dan betina tumbuh secara terpisah, dan masing-masing terletak di ranting yang berbeda.

Selain itu, buah arbei juga termasuk bungan majemuk yang memiliki warna hijau saat masih muda. Kemudian warna akan berganti menjadi kuning kemerahan atau ungu gelap pada saat buah sudah masak. Ukuran buah arbei sekitar 2 sampai dengan 3 cm.  

Manfaat Arbei

Arbei merupakan tanaman yang kaya akan manfaat. Walaupun sedikit asing didengar, namun bagi sebagian orang yang sudah mengenal jenis buah ini maka akan dicari untuk dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif untuk menjaga kesehatan. Berikut di bawah ini yang termasuk manfaat arbei ialah:

  1. Menjaga tubuh dari maag dan diare

Kesehatan pencernaan merupakan bagian yang membahagiakan bagi banyak orang. Hal ini di sebabkan apabila pencernaan terganggu maka dapat membuat kenyamanan seseorang hilang karena rasa sakit yang di rasakannya.

Apabila kesehatan pencernaan terganggu maka akan muncul gejala- gejala seperti perut kembung, maag, dan diare. Masalah yang terjadi ini ternyata dapat diatasi dengan mengkonsumsi arbei. Karena arbei dipercaya mampu menjaga kesehatan pencernaan.

  1. Membantu mengatasi peradangan pada usus

Peradangan pada usus dapat menyebabkan penyakit seperti tifus menyerang tubuh. Hal ini akan sangat mengganggu kesehatan seseorang.

Oleh karena itulah, sama seperti penjelasan diatas, arbei juga dapat digunakan untuk menjaga kesehatan usus seperti terjadi masalah pencernaan. Sehingga arbei dianjurkan untuk dikonsumsi agar pencernaan menjadi lebih sehat lagi.

  1. Mampu menjaga kesehatan gigi dan gusi

Makanan dan minuman sehari- hari yang sering dikonsumsi banyak orang tidak lepas dari namanya kandungan gula dan bisa menyebabkan penyakit. Salah satu penyakit yang disebabkan kandungan gula diantaranya yaitu permasalahan giigi dan gusi.

Arbei merupakan tanaman yang bisa mengatasi permasalahan kesehatan gigi dan gusi agar lebih sehat. Hal ini dikarenakan arbei mempunyai kandungan kalsium yang cukup tinggi.

  1. Mengobati sariawan

Sariawan bisa terjadi karena kekurangan vitamin C dan hal ini juga berdampak pada kesehatan mulut lainnya. Sariawan sendiri merupakan pembengkakan pada rongga mulut atau sudut bibir yang terjadi karena kurang mengkonsumsi sayuran dan buah- buahan.

Pemenuhan kebutuhan vitamin C dapat diperoleh melalui tanaman arbei. Hal ini juga memungkinkan apabila seseorang mengkonsumsi arbei maka dapat menjaga kesehatan mulut seperti sariawan.

  1. Mengencangkan kulit wajah

Arbei dipercaya sebagai tumbuhan yang dapat menunda keriput pada wajah. Selain itu tanaman ini juga dianggap dapat mengencangkan wajah dengan cara yang alami. Hal ini terjadi karena arbei memiliki kandungan senyawa dan zat baik yang membantu menjaga kesehatan kulit terutama bagian wajah.

  1. Menjaga kadar gula darah

Seseorang yang terkena diabetes akan lebih cepat mengalami peningkatan gula darah pada tubuhnya. Terlebih lagi apabila karbohidrat yang dikonsumsi tidak disesuaikan dengan takaran yang pas maka gula darah bisa naik dengan lebih cepat.

Kandungan buah arbei ternyata memiliki kandungan 1-deoxynojirimycin (DNJ). Kandungan ini berfungsi untuk menghambat enzim pada usus yang bisa memecahkan karbohidrat. Oleh karena itu arbei berkhasiat untuk mengobatasi diabetes dengan cara memperlambat peningkatan gula darah setelah makan.

  1. Menguragi resiko kanker

Kanker dapat terjadi ketika seseorang mengalami tekanan stres yang terlalu berat sehingga dapat menginduksi kerusakan oksidatif dalam sel dan jaringan. Negara Tiongkok dalam melakukan penanganan masalah kanker sudah terbiasa menggunakan tanaman arbei.

Arbei sendiri mempunyai kandungan antioksidan. Sehingga hal ini membuat buah arbei bisa mengurangi stres oksidatif dan mengurangi resiko kanker.

  1. Menurunkan kolestrol

Ekstrak pada arbei disebut- sebut dapat mengurangi lemak berlebih dan menurunkan kolestrol pada tubuh. Selain itu arbei juga bisa meningkatkan keseimbangan antara kolestrol LDL (buruk) dan kolestrol HDL (baik). Arbei juga berfungsi untuk mengurangi pembentukan lemak di hati sehingga dapat membantu mencegah penyakit hati.     

Cara Budidaya Arbei

Budidaya tanaman arbei perlu dilakukan agar jenis tumbuhan yang kaya akan manfaat ini bisa terus mengalami pertumbuhan dan digunakan banyak orang. Berikut dibawah ini cara budidaya tanaman arbei yaitu :

  1. Persiapan bibit tanaman arbei

Tahap awal bagi seseorang yang ingin melakukan penanaman tumbuhan yaitu dengan menyiapkan benih terlebih dahulu. Bibit arbei dapat diperoleh dengan melakukan stek atau membeli bibit secara langsung dari penjual. Penyiapan bibit juga perlu diperhatikan kualitasnya. Hal ini agar hasil dari tanaman arbei dapat tumbuh dengan baik.

  1. Persiapan media tanam arbei

Apabila persiapan bibit sudah dilakukan, maka tahap selanjutnya ialah mempersiapkan media tanaman. Media tanam arbei diawali dengan mencampurkan tanah, pupuk kandang, pupuk kompos, dan sekam.

Pencampuran tersebut dapat dilakukan dengan perbandingan 2 : 0,5 : 1 : 0,5. Pastikan juga bahwa semua bahan tercampur dengan rata, karena hal itu nantinya dapat membuat tanaman arbei tumbuh dengan subur dan memiliki kualitas yang baik.

Langkah selanjutnya yaitu membuat ajir untuk tempat merambat tanaman arbei sekaligus dapat membentuk arbei yang akan tumbuh dengan rimbun. Ajir bisa di buat dengan menggunakan bamboo dan dibentuk melingkar mengelilingi pot.

  1. Perawatan dan pemeliharaan tanaman arbei

Perawatan dan pemeliharaan sangat diperlukan ketika seseorang sedang melakukan proses penanaman tumbuhan. Hal ini agar pohon dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan kualitas yang baik. Perawatan dan pemeliharaan tumbuhan arbei bisa dilakukan diantaranya dengan cara pemberian pupuk NPK dan pupuk guano. Pemberian puuk ini dilakukan pada saat bulan ke dua setelah penanaman.

Pupuk juga perlu ditakar yaitu cukup 2 sendok makan yang diberikan pada tanaman arbei. Selain itu penyiraman juga harus dilakukan setiap pagi dan sore hari.

Demikianlah artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan penjelasan tanaman arbei, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *