Tanaman Azolla, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Azolla

Tanaman azolla mungkin sedikit asing bagi sebagian kalangan. Tanaman ini merupakan jenis dari tanaman paku air yang masuk dalam suku azollaceae. Tumbuhan ini dikenal mampu bersimbiosis dengan bakteri biru-hijau anabaena azollae dan bisa mengikat nitrogen langsung dari udara.

Pada kesempatan kali ini, artikel akan membahas tanaman ini lebih jelas dan lengkap. Oleh karena itu melalui artikel ini diharapkan bisa menambah wawasan kita terkait tanaman azolla.

Tanaman Azolla

Tanaman yang dikenal sebagai penyubur tanah karena bisa dijadikan sebagai pupuk kompos hijau untuk lahan pertanian sawah maupun lahan kering ini memiliki potensi yang baik untuk pertumbuhan jenis tanaman padi. Azolla tidak diragukan lagi dalam manfaatnya untuk menjaga hasil panen agar tetap tinggi.

Tanaman azolla selain sering digunakan untuk perkembangan pupuk hijau juga bisa digunakan untuk budidaya perikanan. Azolla ini bisa dipakai untuk pakan perikanan yang bisa membuat hasil dari perikanan lebih baik. Jenis tumbuhan ini juga lebih sering dimanfaatkan di negara China dan Vietnam.

Jenis Azolla

Tanaman azolla pada dasarnya terbagi menjadi 7 spesies, sehingga azolla memiliki jenis yang berbeda-beda diantaranya yaitu :

  1. Azolla japonica Franch & Sav (jenis tanaman azolla yang berasal dari Jepang)
  2. filiculoide Lam
  3. Pinnata R. Br. (Azolla yang berasal dari Asian Tenggara dan Afrika)
  4. nilotica Dcne ex Mett (tanaman azolla yang asalnya dari Amerika)
  5. caroliniana Willd (berasal dari Amerika Utara)
  6. Mexicana Presl (jenis tanaman azolla yang berasal dari Meksiko)
  7. microphylla Kaulf

Klasifikasi Azolla

Tanaman azolla memiliki klasifikasi dalam sistem tumbuhan yang berfungsi untuk membedakan jenis tanaman azolla dengan yang lainnya. Klasifikasi tanaman azolla digolongkan menjadi beberapa nama ilmiah yaitu sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Divisi Pteridophyta
Kelas Pteridopsida
Ordo Salviniales
Famili Salviniaceae
Genus Azolla Lam
Spesies A.Filiculoides

Ciri Morfologi Azolla

Berikut ini merupakan ciri morfologi dari tanaman azolla yang diuraiakn sebagai berikut:

  1. Akar

Azolla merupakan tanaman kecil yang keberadaannya mengapung di air dan bentuknya seperti segitiga atau segiempat. Azolla adalah tanaman dengan ukuran panjang sekitar 2 sampai dengan 4 cm dan lebarnya 1 cm.

Akar tanaman azolla merupakan akar rhizome dan memiliki cabang. Selain itu arti akar pada tanaman ini juga ada yang dinamakan sebagai akar soliter dimana jenis akar ini biasanya menggantung di air, berbulu dan memiliki panjang kira-kira 1 hingga 5 cm. Struktur akar ini membentuk suatu kelompok 3 hingga 6 rambut akar.

  1. Daun

Selain akar, tanaman azola juga memiliki morfologi lain yaitu bagian daunnya. Daun pada tumbuhan azolla berukuran kecil-kecil dan biasanya membetuk 2 barisan. Tanaman ini memiliki daun yang saling bertumpukan satu sama lain. Daun memiliki permukaan yang berwarna hijau kemerah-merahan dan semakin lama akan berubah menjadi warna yang sedikit kuning.

Sebagai tambahan pengetahuan, jenis tanaman ini hidup bersimbiosis dengan mikroorganisme anabaena azzolae dan simbiosis tersebut bersifat mutualisme. Artinya yaitu dari kedua belah pihak sama-sama memperoleh keuntungan.

Manfaat Azolla

Azolla selain bisa dimanfaatkan dalam bidang pertanian, ternyata memiliki fungsi lain dari bidang peternakan dan perikanan. Berikut ini adalah manfaat dari tanaman azolla yang dijelaskan menjadi beberapa macam:

  1. Menghemat penggunaan pupuk urea

Kemampuan menghasilkan unsur nitrogen yang siap diserap oleh tanaman azolla membuat tanaman ini bisa menekan penggunaan pupuk urea. Pada dasarnya unsur nitrogen yang ada pada tumbuhan azolla bisa menghemat pupuk urea sekitar 50 % dan ini merupakan angka yang cukup tinggi.

Selain bisa menghemat pupuk urea maka tanaman azolla yang dicampur dengan urea bisa meningkatkan hasil panen yaitu sekitar 6,4 ton per hektar. Hal ini disebabkan pupuk urea yang diberikan pada masa vegetative bisa memenuhi unsur nitrogen pada tanaman. Sedangkan penggunaan azolla berperan menghmat unsur nitrogen dalam jangka waktu yang cukup lama untuk tanaman padi.

  1. Bahan dasar pupuk kompos

Kandungan unsur hara yang ada pada tanaman azolla membuat jenis tumbuhan ini bisa dipakai untuk bahan dasar pembuatan pupuk kompos. Kandungan pupuk kompos yang dibuat dari tanaman azolla cukup tinggi diantaranya yaitu :

  1. Fospor 0,5 sampai 0,9 %
  2. Nitrogen 3 sampai 5 %
  3. Kalium 2 sampai 4,5 %
  1. Digunakan sebagai pakan ikan

Kandungan protein yang ada pada azolla bisa digunakan untuk membantu pertumbuhan ikan. Sehingga hal ini dijadikan peluang untuk membuat pakan ikan dari tanaman azolla. Pemberian tanaman azolla untuk pakan ikan biasanya diberikan pada saat tanaman sudah diformulasikan dengan bahan lain yang bentuk akhirnya menjadi pellet.

Jenis ikan yang bisa diberi pakan dari tanaman ini biasanya jenis ikan herbivore seperti ikan mas, tawer, karper, nilai, dan ikan gurami. Adanya tanaman azolla sebagai pakan ikan ini membuat pengeluaran pakan ikan bisa lebih hemat.

  1. Digunakan sebagai pakan ternak

Tanaman azolla memiliki kandungan protein kasar yang cukup tinggi yaitu sekitar 23 sampai 30 % dan hal ini bisa dimanfaatkan untuk campuran pakan dalam berbagai jenis ternak. Pakan ternak yang bisa dibuat dari tanaman ini biasanya pakan ternak itik, kambing, sapi, maupun ayam.

Penambahan tanaman azolla pada pakan ternak ayam biasanya akan dibatasi sekitar 15 % hal ini dilakukan karena jika tanaman azolla dicampurkan pada pakan ternak ayam secara berlebih bisa mengganggu produktivitas telur. Selain itu pakan ternak sapi yang dicampur dengan azolla juga dipercaya bisa meningkatkan produktivitas susu sampai 15 %.

Cara Budidaya Azolla

Rumput azolla yang kaya akan manfaat perlu untuk dibudidayakan agar jenis tanaman ini terus berkembang dan tidak langka. Arti budidaya tanaman azolla bisa dilakukan dengan langkah-langkah yang cukup mudah diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Persiapan lahan atau kolam

Sebelum melakukan budidaya tanaman azolla pastikan hal pertama yang harus kita lakukan adalah memilih lahan pertanian atau tempat yang akan digunakan untuk penanaman azolla. Rumput azolla biasanya bisa hidup di daerah persawahan, kolam tanah, maupun kolam terpal. Sehingga tempat-tempat ini yang menjadi pilihan untuk dijadikan lahan penanaman azolla.

Apabila lahan yang dipilih adalah kolam, maka pertama-tama isi kolam dengan air dengan ketinggian 5 sampai 20 cm. Usahakan kolam tidak jauh dari tanah, karena kedekatan kolam dengan tanah akan membuat pertumbuhan azolla lebih baik.

  1. Cara menumbuhka bibit rumput azolla

Bibit tanaman azolla bisa diperoleh melalui dua metode yaitu secara vegetatif dan generatif. Apabila bibit dipilih melalui metode vegetative maka tahap yang harus dilakukan yaitu menyiapkan kolam dan isi dengan tanah serta air. Kemudian gunakan pupuk SP 36 yang dicampurkan ke dalam air kolam. Selanjutnya bibit bisa disebarkan diatas kolam yang sudah disiapkan. Tunggu bibit sampai tumbuh dan baru bisa dipanen.

Sedangkan pada metode generatif cara pertama yang harus dilakukan yaitu menyiapkan induk azolla yang mengandung spora. Selanjutnya siapkan kolam yang sudah diisi dengan air dan tanah. Tambahkan pupuk SP 36 pada kolam dan taburkan bagian spora yang dimiliki induk azolla ke kolam. Usahakan kolam selalu terpapar sinar matahari  dan tungguh hingga kecambah azolla muncul.

  1. Pemeliharaan khusus budidaya tanaman azolla

Pemeliharaan tanaman azolla perlu dilakukan agar rumput ini bisa berkembang dan tumbuh dengan baik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan tanaman azolla yaitu :

  1. Pencampuran tanah dan pupuk mencapai ketinggian 5 cm didalam kolam.
  2. Buatkan ketinggian air dalam kolam tidak melebihi 30 cm dari atas permukaan tanah.
  3. Letakan kolam di tempat yang bisa mendapatkan sinar matahari secara langsung namun jangan terlalu kepanasan.
  4. Kadar nutrisi perlu ditambah agar pertumbuhan azolla semakin banyak.
  5. Pemberian pupuk bisa dilakukan secara bertahap.

Itulah tadi artikel yang bisa kami berikan dan ulaskan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman azolla, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga mengedukasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *