Tanaman Bengkuang, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Buah Bengkuang

Bengkuang merupakan salah satu jenis tanaman buah yang tidak asing lagi bagi kebanyakan orang. Buah yang dikenal memiliki manfaat untuk kesehatan kulit ini seringkali dijadikan bahan utama pada produk kecantikan. Produk-produk dari buah bengkuang diantaranya ialah lotion, pembersih muka, lulur, dan lain sebagainya. Oleh karena itu jenis tanaman ini bukan sesuatu yang baru lagi bagi kehidupan masyarakat.

Tanaman Bengkuang

Bengkuang memiliki nama latin yaitu pachyrhizus erosus L. Bengkuang merupakan tanaman polong yang berasal dari Amerika dan memiliki sumber karbohidrat serta protein nabati yang begitu banyak. Tanaman bengkuang juga dapat tumbuh di daerah tanah yang tidak berawa dan pertumbuhannya dengan cara merambat diatas tanah. Orang- orang Jawa menyebut buah bengkuang ini dengan nama lain yaitu besusu.

Klasifikasi Bengkuang

Tanaman bengkuang atau besusu memiliki sistem klasifikasi ilmiah dalam tumbuhan diantaranya yaitu:

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub Divisi Angiospermae
Kelas Dicotyledoneae
Ordo Fabales
Famili Fabaceae
Genus Pachyrhizus
Spesies Pachyrhizus erosus L

Ciri Morfologi Bengkuang

Pohon bengkuang tentunya memiliki karakteristik tersendiri dalam tumbuhan atau dalam hal ini disebut juga ciri morfologi bengkuang. Berikut dibawah ini yang termasuk karakteristik morfologi bengkuang ialah :

  1. Batang

Bengkuang adalah tumbuhan tahunan yang mempunyai panjang sekitar 4 hingga 5 m. Jenis batang bengkuang bersifat menjalar dan membelit dengan rambut halus yang menghadap ke arah bawah. Batang juga memiliki kekuatan yang cukup baik.

  1. Daun

Pohon bengkuang mempuyai daun yang termasuk kedalam jenis daun majemuk. Daun bersifat menyirip dan beranak daun 3.

Tangkai daun mempunyai panjang sekitar 8,5 sampai 16 cm. Anak daun berbentuk bulat telur dan melebar dan ujungnya runcing. Selain itu ujung yang paling memiliki bentuk belah ketupat dengan ukuran sekitar 7 sampai dengan 21 x 6 – 20 cm.

  1. Bunga

Bunga tanaman bengkuang biasanya cenderung berkumpul pada ujung tandan dan berada di ketiak daun. Bunga memiliki panjang sekitar 60 cm dengan rambut yang berwarna coklat.

Kelopak bunga berbentuk seperti lonceng dan berwarna kecoklatan dengan panjang sekitar 0,5 cm. Mahkota bunga bertekstur gundul dan berwarna putih, unggu, serta kebiru- biruan. Tangkai sari berbentuk pipih, sedangkan kepala putik berbentuk seperti bola.

  1. Buah

Buah bengkuang berbentuk bulat seperti gansing dan beratnya bisa mencapai 5 kg. Kulit buah pada saat dikupas cukup tipis dan berwarna kuning kecoklatan dan sedikit pucat. Sedangkan bagian dalamnya, buah berwarna putih bersih dengan kandungan air yang cukup manis. Buah juga memiliki kandungan gula, pati, fosfor, dan juga kalium yang begitu banyak.

Manfaat Bengkuang

Berikut dibawah ini yang termasuk manfaat dari tanaman bengkuang adalah:

  1. Menyehatkan tulang

Kandungan mineral dan kalsium pada buah bengkuang bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan tulang terutama terjadinya keropos tulang atau osteoporosis. Buah bengkuang juga berkhasiat untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Selain itu kandungan fosfornya juga berfungsi untuk memperbaiki saraf dan otot akibat kelelahan pada tubuh.

  1. Menurunkan kadar kolestrol darah

Air dan serat yang ada pada buah bengkuang mampu digunakan untuk menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Selain itu, kandungan air yang begitu tinggi dan vitamin C dalam bengkuang juga berguna sebagai antioksidan yang bisa membantu proses penurunan kadar kolestrol jahat pada tubuh.

  1. Mencegah kanker

Antioksidan pada tubuh bermanfaat untuk melawan radikal bebas yang akan masuk ke tubuh. Apabila radikal bebas masuk pada tubuh maka dapat terjadi pembentukan sel kanker.

Oleh karena itu, agar radikal bebas tidak masuk ke dalam tubuh diperlukan perawatan untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu cara alami yang dapat digunakan untuk mencegah radikal bebas yaitu mengkonsumsi buah bengkuang.

  1. Memperlancar pencernaan

Buah bengkuang sangat cocok dikonsumsi apabila sedang mengalami gangguan pencernaan. Hal ini dikarenakan kandungan air yang tinggi pada bengkuang bermanfaat untuk mempercepat proses pencernaan pda tubuh.

  1. Meningkatkan sistem imun tubuh

Buah bengkuang didalamnya memiliki kandungan vitamin C sekitar 40 % yang berperan untuk menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C tersebut menyebabkan buah ini sangat disarankan untuk dikonsumsi agar sistem imun tubuh dapat terjaga dengan baik.

  1. Mencerahkan kulit

Pada dasarnya vitamin C mempunyai fungsi yang begitu banyak. Kandungan vitamin C yang ada pada bengkuang juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Hal ini dikarenakan vitamin C merupakan antioksidan yag bisa memproduksi kolagen agar kulit tetap sehat. Vitamin C juga dapat menghilangkan tanda- tanda penuaan, dan kulit kering pada tubuh.

  1. Mengatasi masalah jerawat pada kulit

Jerawat pada wajah tentunya akan sangat mengganggu penampilan. Selain mengganggu penampilan juga dapat membuat seseorang yang sedang berjeratawan kurang percaya diri.

Untuk mengatasi masalah jerawat, maka buah bengkuang hadir sebagai tanaman yang bisa menyingkirkan jerawat. Hal ini disebabkan unsure anti inflamasi yang ada pada buah bengkuang berguna untuk emngurangi munculnya jerawat pada wajah. 

  1. Memberikan kesan segar dan sehat pada kulit

Buah bengkuang sangat bagus untuk dikonsumsi. Karena buah ini memiliki kandungan yang sangat banyak dan sering dijadikan bahan pembuatan masker untuk menjaga kecantikan wajah.

Konsumsi buah bengkuang secara langsung ataupun penggunaan masker yang berasal dari bengkuang dapat membantu kulit wajah terlihat lebih segar dan sehat. Oleh karena itu banyak sekali produk- produk kecantikan yang menggunakan bengkuang agar produk yang ditawarkan bisa menghasilkan kulit yang sehat.  

Cara Budidaya Bengkuang

Berikut dibawah ini cara budidaya tanaman bengkuang adalah;

  1. Persiapan benih bengkuang

Arti benih tanaman bengkuang dapat diperoleh dengan cara memilih tanaman yang paling sehat dan berkualitas baik. Kemudian biarkan tanaman tumbuh dan berbunga hingga mengeluarkan polong.  Selanjutnya polong yang sudah diap dipanen dijadikan sebagai benih.

Apabila benih akan disimpan maka akan lebih baik jika kulit polong tidak dibuka dan hindarkan dari paparan sinar matahari secara langsung.

  1. Pengolahan tanah dan penanaman

Tahap kedua budidaya tanaman bengkuang adalah pengolahan lahan pertanian yang nantinya akan dijadikan sebagai lahan penanaman buah bengkuang.

Pengolahan tanah dilakukan agar tanah menjadi gembur. Cara pertama yaitu bajak dan cangkul lahan, kemudian buat drainase tanah agar air nantinya dapat mengalir dengan baik. Selanjutnya kombinasikan pupuk kandang dan kompos yang akan digunakan untuk penanaman.

Pada proses penanaman, masukan benih bengkuang sebanyak 1 biji ke dalam lahan dan timbun dengan tanah. Setelah penanaman dilakukan selanjutnya siram tanaman secukupnya agar tanah menjadi lembab.

  1. Perawatan budidaya bengkuang

Perawatan tanaman bengkuang dilakukan dengan memberi pupuk pada tanaman. Pemupukan dilakukan pada saat tanaman berumur sekitar 3 minggu dengan menggunakan pupuk kompos yang kering.

Ketika tanaman berusia satu bulan maka lakukan proses pengguntingan pucuk daun. Sedangkan pada umur 3,5 bulan gunting semua bunga dan daun muda termasuk bunga yang berada di ketiak-ketiak daun. Setelah pengguntingan ketiga biasannya tumbuhan akan lebih cepat subur.

  1. Pengendalian hama dan penyakit

Walaupun arti budidaya tanaman bengkuang tidak memiliki hama dan penyakit, namun pengendalian jenis hama tanaman tetap perlu dilakukan. Penanganan hama dan penyakit yang menyerang tumbuhan dapat diatasi dengan cara mengolah tanah dengan baik, menjaga sanitasi kebun, dan memilih bibit yang paling baik.

  1. Pemanenan budidaya bengkuang

Tahap terakhir dari budidaya tanaman bengkuang adalah panen. Pemanenan buah bengkuang bisa dilakukan pada saat buah berumur sekitar 4 bulan. Panen di lakukan dengan hati- hati dan dengan cara mencabut atau menggali lahan. Apabila budidaya bengkuang dilakukan dengan baik, maka setiap hektar dapat menghasilkan panen sekitar 7 sampai dengan 8 ton.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan penjelasan tanaman bengkuang, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi pemahaman bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *