Tanaman Buncis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Buncis

Tanaman buncis merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi. Buncis memiliki kandungan gizi seperti protein yang tinggi, karbohidrat, kalori, fosfor, kasium, besi, dan vitamin A, B, serta C. Tumbuhan buncis memiliki peluang yang baik dalam pasar.

Pada dasarnya buncis seringkali dipakai masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga untuk memasak sayuran.  Oleh karena itu tanaman buncis diminati banyak orang.

Tanaman Buncis

Buncis dalam bahasa Belanda dikenal dengan istilah “boontjes”. Buncis memiliki nama lain dalam sistem tumbuhan yaitu phaseolus vulgaris.

Sayuran buncis diperkenalkan pertama kali di Meksiko Tengah dan Amerika Selatan. Tumbuhan buncis juga dibudidayakan di Negara Indonesia dan terbagi menjadi dua yaitu buncis dengan pohon tegak dan buncis dengan pohon yang melilit.

Klasifikasi Buncis

Tanaman buncis memiliki klasifikasi dalam sistem tumbuhan sebagai berikut :

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub Divisi Angiospermae
Kelas Dicotiledoneae
Ordo Leguminales
Famili Leguminoceae
Subfamili Papilionaceae
Genus Phaseolus
Species Phaseolus vulgaris

Ciri Morfologi Buncis

Karakteristik pada tumbuhan buncis dapat dibedakan menjadi beberapa macam diantaranya yaitu :

  1. Akar

Buncis memiliki jenis akar serabut dan tunggang. Arti akar serabut pada buncis menyebar dan tumbuh ke tanah tidak terlalu dalam. Sedangkan akar tunggang pada sayuran buncis masuk kedalam tanah dengan kedalam antara 11 – 15 cm.

Akar pada tanaman buncis bukan termasuk perakaran yang suka akan genangan air, atau dapat disebut tidak tahan air.

  1. Batang

Buncis memiliki struktur batang yang tidak lurus alias berbengkok-bengkok. Batang buncis berbentuk bulat dengan diameter yang begitu kecil yaitu hanya beberapa milimeter saja.

Pengertian batang pada tanaman buncis juga memiliki bulu dan rambut yang sedikit halus tetapi cukup kuat.  Ruas- ruas pada batang mengalami penebalan dengan sendirinya. Batang dalam bercabang menyebar secara rata sehingga tampak rimbun.

  1. Daun

Daun pada tanaman buncis memiliki bentuk yang bulat lonjong, ujungnya runcing, dan tepi daun rata. Sayuran buncis memiliki tulang- tulang yang menyirip dan letak daun tegak dengan tangkai yang pendek.

Ukuran daun buncis beragam tergantung dari jenisnya. Ukuran lebarnya berkisar antara 6 sampai 7,5 cm dan panjangnya 7,5 sampai 9 cm. Sedangkan untuk daun yang berukuran besar memiliki lebar dengan ukuran 10 sampai 11 cm dan panjang 11 sampai 13 cm.

  1. Bunga

Sayuran buncis memiliki arti bunga sempurna atau berkelaminan ganda. Bunga pada tumbuhan buncis berbentuk bulat panjang dan mempunyai ukuran 1,3 cm dengan lebar 0,4 cm.

Kelopak pada bunga berjumlah 2 buah pada bagian pangkal bunga. Bunga memiliki warna hijau dengan tangkai ukuran 1 cm. Mahkota pada bunga buncis memiliki warna yang sangat bervariai mulai dari kuning, ungu, dan hijau keputih- putihan.

  1. Biji

Biji sayuran buncis memiliki warna yang bermacam-macam sesuai dengan jenis yang ditanam. Rasa pada biji buncis yaitu hambar dan semakin umur buncis menua makan akan semakin mengeras. Struktur biji pada tanaman buncis mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan kacang pada umumnya. Biji buncis berbentuk bulat, lonjong, dan sedikit melengkung.

Manfaat Tanaman Buncis

Tanaman buncis adalah tanaman yang kaya akan manfaat. Selain memiliki rasa yang lezat ketika dimasak dan dicampur dengan berbagai macam bumbu, ternyata buncis berfungsi untuk memberi kesehatan pada tubuh diantaranya yaitu :

  1. Menjaga kesehatan jantung

Buncis merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai kolestrol dalam kandungannya. Sayuran ini sangat aman dan baik untuk jantung. Justru melalui buncis ini, kolestrol jahat dapat menurun.

Apabila buncis dimakan mentah, maka kandungan yang ada didalamnya sekitar 2,7 gram serta. Namun, setelah dimasak justru buncis memiliki serat yang lebih banyak yaitu sekitar 4 gram. Serat ini akan berfungsi untuk menyehatkan jantung.

  1. Membantu menurunkan berat badan

Siapa yang tidak menginginkan mempunyai tubuh yang ideal. Sudah pasti kaum hawa selalu mengincar dan mendambakan tubuh yang dapat langsing agar membuat penampilannya lebih menarik.

Buncis merupakan tanaman yang dapat digunakan untuk menurunkan berat badan, karena didalamnya terdapat 31 kalori dan tidak ada lemak pada sayuran ini. Buncis juga memiliki kadar gula hanya sekitar 3,6 gram yang dapat menjaga berart badan tubuh.

  1. Meningkatkan kesuburan

Arti makanan buncis yang kaya akan zat besi, dikatakan dapat meningkatkan kesuburan pada wanita yang menginginkan untuk segera hamil. Buncis ternyata masuk dalam salah satu kategori sayuran yang kaya akan zat besi.

Oleh karena itu, bagi anda yang ingin meningkatkan kesuburan maka dapat mengkonsumsi buncis dengan menambahkan vitamin C. Hal ini dilakukan agar tubuh dapat lebih mudah menyerap zat besi dalam buncis dan vitamin C yang sudah dikonsumsi.

  1. Mencegah kanker

Buncis memiliki klorofil yang sangat tinggi. Apabila kandungan klorofil pada buncis dikonsumsi dengan daging panggang maka hal ini mampu menurunkan resiko kanker.

  1. Mencegah depresi

Sungguh aneh tapi nyata, merupakan kalimat yang dapat menggambarkan manfaat dari sayuran buncis. Tanaman buncis ini memiliki khasiat untuk mencegah adanya depresi, karena didalamnya terdapat kandungan folat.

Folat pada buncis dapat membantu untuk mencegah homosistein yang berlebih. Homosistein merupakan asam amino, yang mana apabila terlalu banyak kadarnya maka dapat menyebabkan pmbuluh darah tersumbat dan menuju otak. Sehingga hal tersebut dapat mengganggu produksi hormon dopamine yang membuat suasana hati tidak senang.

  1. Meningkatkan energi

Buncis memiliki kandungan zat besi yang begitu banyak. Zat besi sendiri merupakan bagian dari sel merah dan berfungsi untuk menyalurkan oksigen dari paru- paru ke seluruh sel dalam tubuh. Sehingga dengan adanya zat besi tersebut dapat meningkatkan energi dalam tubuh kita.

  1. Sumber vitamin

Seperti yang kita ketahui, vitamin bagi tubuh sangat diperlukan untuk menjaga kekebalan tubuh. Salah satu sayuran yang mempunyai sumber vitamin banyak merupakan buncis. Vitamin yang terdapat pada sayuran buncis diantaranya yaitu vitamin A, B1, B2, B3, B6, dan vitamin C.

Berbagai vitamin ini akan berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh seperti meningkatkan imunitas dan  menjaga mata.   

Cara Budidaya Buncis

Budidaya buncis sangat diperlukan mengingat bahwa sayuran ini menjadi salah satu bahan sayuran yang sering dicari banyak orang. Berikut dibawah ini merupakan tahapan untuk budidaya tanaman buncis :

  1. Persiapan bibit unggul buncis

Bibit unggul perlu dipersiapkan sebelum melakukan penanam, tujuannya agar hasil panen buncis mendapatkan hasil yang berkualitas. Pemilihan bibit yang unggul dapat dilakukan dengan cara :

  1. Memilih buncis yang sehat dari tanaman induknya.
  2. Memetik buah buncis dengan ukuran yang sesuai.
  3. Memilih bentuk dna ukuran yang sama.
  4. Jemur buncis antara 1 – 2 hari.
  5. Kupas kulit buncis dengan bersih, kemudian ambil biji dan disimpan ditempat yang aman.
  1. Persiapan media tanam

Media tanam diperlukan untuk memudahkan pertumbuhan sayuran buncis. Biasanya tanaman buncia akan menggunakan tanah yang memiliki banyak unsur hara sebagai media tanamnya.

  1. Menanam benih buncis

Tahap awal yang dilakukan untuk menanam benih buncis yaitu mencampurkan tanah dengan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1. Kemudian tanah dan pupuk yang sudah dicampur dimasukan ke dalam pot dengan ukuran ¾ saja.

Buat lubang kecil- kecil pada tanah yang sudah siap, lalu masukan sekitar dua biji buncis. Tahap terakhir yang dapat dilakukan yaitu menimbun biji dengan tanah.

  1. Perawatan buncis

Buncis merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan mudah. Walaupun demikian, tumbuhan buncis juga perlu dirawat agar mendapatkan hasil yang maksimal. Perawatan buncis dilakukan dengan melakukan penyiraman, pemupukan, dan membersihkan lahan dari gangguan tumbuhan lainnya agar menghasilkan buncis yang baik.

  1. Panen buncis

Proses panen buncis dapat dilakukan pada saat sayuran ini berumur 50 sampai 60 hari atau sekitar 1 bulan sejak penanaman.

Buncis yang siap dipanen memiliki beberapa karateristik diantaranyya yaitu ukuran buncis optimal, warna lebih segar, dan sudah tumbuh bunga. Buncis dipanen pada saat tanaman ini menggantung. Pada saat panen, pastikan bunga buncis tidak terjatuh.

Itulah tadi artikel lengkap yang bisa kami tuliskan pada segenap pembaca berkenaan dengan tanaman buncis, jenis klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *