Tanaman Cincau, Klasifikasi, Jenis, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Cincau

Cincau merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang sering di dengar oleh banyak masyarakat. Hal ini karena cincau sering dijadikan es dan diperjual belikan. Sehingga hal ini membuat es cincau bukan menjadi sesuatu yang asing.

Cincau sendiri memiliki warna dan tekstur yang mudah dikenali. Warna cincau yaitu hijau seperti lumut dan teksturnya lunak.

Tanaman Cincau

Tanaman cincau berasal dari kata Hokkian Sienchau (xiancao). Jenis tanaman ini sering di ucapkan pada kalangan Tionghoa di Asia Tenggara. Beberapa daerah seperti di Jawa cincau dikenal dengan nama kepleng, tarawulu, juju, dan camcao. Sedangkan di Sunda disebut tahulu dan camcauh.

Klasifikasi Cincau

Cincau sebagai tanaman mempunyai sistem klasifikasi ilmiah yang dijelaskan sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Sub kingdom Viridiplantae
Infra kingdom Streptophyta
Super divisi Embryophyta
Divisi Tracheophyta
Sub divisi Spermatophyta
Kelas Magnoliopsida
Super ordo Mesangiospermae
Ordo Ranunculales
Famili Menispermaceae
Genus Cyclea
Spesies Cyclea barbata meirs

Jenis Cincau

Cincau memiliki beberapa jenis tanaman yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Cincau hijau

Cincau hijau memiliki nama ilmiah cyclea barbata dan pohon ini bisa memiliki ketinggian sekitar 5 hingga 16 meter. Cincau hijau mempunyai daun dengan bentuk hati dan berwarna hijau tua. Permukaan daun berbulu dan batang pada pohon cincau hijau bertekstur kasar.

  1. Cincau hitam

Cincau hitam berasal dari nama ilmiah yaitu mesona palutris atau dikenal juga dengan nama janggelan. Cincau hitam merupakan jenis tanaman yang tumbuh di Indonesia. Pohon cincau hitam mempunyai jenis batang yang ramping dan kecil serta tumbuh dengan cara menjalar. Tanaman ini memiliki bunga majemuk yang berwarna merah muda atau putih dengan sapuan ungu.

  1. Cincau perdu

Cincau perdu mempunyai nama ilmiah dalam tumbuhan yaitu premna oblongifolia. Jenis cincau ini selain tumbuh di Indonesia juga terdapat di kepulauan Solomon. Getah dan ekstrak dari daun cincau perdu dimanfaatkan untuk obat diare, luka bakar, sariawan, dan bisul.

Tanaman cincau jenis ini mempunyai daun berwarna hijau dan bentuknya lonjong dengan ujung yang meruncing. Tangkai daun berbulu dengan kulit berwarna abu- abu dan memiliki tekstur yang sedikit bersisik.

  1. Cincau hijau cina

Tanaman ini mempunyai nama ilmiah cocculus orbiculatus. Jenis cincau ini tumbuh dengan cara merambat dan daunnya berbentuk lonjong dengan ujung daun yang runcing. Daun memiliki warna hijau muda dan bertekstur cukup licin dan tipis apabila masih berusia muda. Sedangkan daun yang sudah tua bertekstur tebal dan memiliki warna hijau tua.

  1. Cincau minyak

Cincau minyak dalam sistem tumbuhan memiliki nama ilmiah stephania hernadifolia atau disebut juga stephania japonica. Tanaman ini mempunyai daun berwarna hijau dan bentuknya seperti telur dengan ujung yang runcing. Bunga cincau minyak tersusun dalam tandan dan buahnya berwarna merah serta orange. Akar pohon cincau minyak bisa digunakan untuk mengobati diare dan gatal- gatal, karena akar bersifat astringen dengan rasa yang pahit.

  1. Cuing atau cuwing

Cuing atau cuwing mempunyai nama ilmiah tiliacora triandara dan jenis tanaman ini biasanya tumbuh di negara Thailand serta Laos.

Jenis cincau ini juga memiliki nama lain yang dikenal dengan istilah bai yanang.  Daun cincau cuing berwarna hijau tua dan bunga berwarna kuning. Tanaman ini jenis tumbuhan rambat dan akan lebih bertahan hidup jika berada di udara yang tidak terlalu dingin.

Ciri Morfologi Cincau

Tanaman cincau yang sering di manfaatkan sebagai es dan digunakan untuk pelepas dahaga memiliki ciri morfologi dalam sisem tumbuhan sebagai berikut :

  1. Batang

Cincau merupakan tanaman yang memiliki arti batang dengan tekstur lunak. Tumbuhan merambat ini akan baik dengan cara membelit dan tumbuh dari umbi batang. Umbi batang cincau bisa merambat hingga mencapai ketinggian sekitar 50 cm. Batang cincau berwarna hijau tua dan panjangnya sekitar 4 hingga 5 neter.

  1. Daun

Daun tanaman cincau berbentuk seperti jantung dan sedikit bulat. Warna daun hijau tua dan memiliki bulu disekitar daunnya. Panjang daun bisa mencapai sekitar 10 cm dan ujung daun sedikit runcing.

  1. Bunga

Cincau merupakan tanaman berumah dua yang artinya terdapat bunga jantan dan bunga betina pada tumbuhan tersebut. Arti bunga jantan dan betina tumbuh pada malai dan sifatnya menggantung pada ruas batang bekas ketiak daun.

  1. Buah

Cincau mempunyai buah berwarna hijau dan membentuk dompolan. Bentuk buah cincau yaitu lonjong dan ukurannya krang dari 1 cm. Sedangkan biji pada tumbuhan ini berwarna hitam.

Manfaat Cincau

Berikut dibawah ini manfaat tanaman cincau ialah:

  1. Menurunkan tekanan darah

Cincau hijau memiliki beragam manfaat untuk kesehatan salah satunya yaitu dapat menurunkan tekanan darah. Senyawa bioaktif pada cincau inilah yang berperan untuk menurunkan hipertensi. Oleh karena itu cincau sangat bagus untuk di konsumsi agar bisa menjaga tekanan darah pada tubuh.

  1. Menyehatkan pencernaan

Cincau memiliki fungsi yang baik untuk pencernaan. Hal ini dikarenakan tanaman cincau mempunyai kandungan flavonoid yang bisa menyehatkan usus dan mampu digunakan untuk mengatasi asam lambung.

  1. Menangkal radikal bebas

Pohon cincau mengandung zat metabolit, dimana zat ini berisi kandungan seperti flavonoid, fenolik, dan terpenoid. Kandungan tersebut membuat cincau bermanfaat sebagai antioksidan dalam tubuh yang bisa menangkal radikal bebas pada tubuh.

  1. Mengatasi sakit tenggorokan

Daun cincau juga bisa digunakan untuk membuat minuman cincau dan daun memiliki kandungan fosfor, kalsium, serta mineral. Kandungan dalam cincau ini berkhasiat untuk melegakan tenggorakan pada tubuh.

  1. Menyembuhkan sakit diare

Cincau mempunyai kandungan vitamin B yang berfungsi untuk melawan bakteri penyebab diare. Sifat cincau yang membuat perut adem dan nayaman setelah cicncau dikonsumsi membuat meredakan sakit perut.

Cara Budidaya Tanaman Cincau

Berikut langkah- langkah membudidayakan tanaman cincau agar jenis tumbuhan ini terus tumbuh dan bisa digunakan banyak orang :

  1. Persiapan lahan

Sebelum melakukan proses penanaman pohon cincau, maka lebih baik persiapkan lahan terlebih dahulu. Pastikan jenis lahan pertanian yang akan digunakan untuk menanam cincau adalah tanah yang gembur dan bebas dari hama maupun rumut liar.

  1. Pembibitan

Pembibitan dilakukan dengan cara memilih bibit yang paling bagus agar hasil panen bisa memperoleh kualitas yang bagus. Pemibitan cincau juga bisa dilakukan dengan 3 cara yaitu melalui biji, metode stek, dan metode merunduk.

Pembibitan melalui biji bisa bisa dilakukan dengan cara mengeringkan biji terlebih dahulu dibawah sinar matahari hingga kandungan air berkurang. Sedangkan pada metode stek bibit bisa diperoleh dengan cara memilih batang yang tua kemudian potong melintang dengan pisau. Rendam batang yang sudah dipotong dan tunggu hingga keluar bulu akar.

Cara ketika untuk pembibitan yaitu dengan melakukan metode merunduk. Metode ini dilakukan dengan cara memilih bagian batang yang paling baik dan sudah berbulu kemudian dirundukkan pada media polybag.

  1. Penanaman

Penanaman cincau yang baik bisa dilakukan pada saat awal musim hujan. Cara penanaman yaitu memberi sekitar 2 hinggga 3 stek tanaman cincau pada masing- masing lubang. Ketika tanaman sudah berusia sekitar 5 hingga 20 hari maka akan muncul daun- daun yang berwarna hijau.

  1. Pemeliharaan

Pemeliharaan dilakukan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan hasil panen memiliki kualitas yang bagus. Pemeliharaan bisa melalui beberapa cara yaitu pemupukan, penyiangan, dan penyiraman. Tahap pertama pemupukan dapat dilakukan pada saat tanaman berusia sekitar 1 bulan.

Selanjutnya pada saat berumur 2 bulan pemupukan bisa dilakukan lagi. Sedangkan tahap penyiangan pada pemeliharaan ini yaitu membersihkan tanaman dari berbagai gangguan seperti hama maupun rumput liar. Cara ketika yaitu penyiraman. Cara ini dilakukan agar tumbuhan cepat subur dan tidak layu.

  1. Panen

Pemanenan cincau bisa dilakukan pada saat tumbuhan sudah benar-benar siap untuk dipanen. Pastikan pula bahwa panen dilakukan dengan cara hati- hati agar tidak merusak tumbuhan cincau.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami bagikan pada semua pembaca berkenaan dengan tanaman cincau, klasifikasi ilmiah, jenis, ciri morfologi tumbuhan, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga mengedukasi bagi kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *