Tanaman Ciplukan, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Ciplukan

Tumbuhan ciplukan merupakan suatu pohon yang terbilang unik. Ciplukan termasuk salah satu jenis tanaman liar yang dapat tumbuh disekitar arti sawah, jenis kebun, tepi hutan, dan tepi jalan.

Bagi sebagain orang yang kurang mengetahui manfaat dari tumbuhan ini, maka kemungkinan ciplukan akan dibasmi karena dianggap mengganggu budidaya tanaman yang lain. Sebenarnya ciplukan memiliki beberapa khasiat khususnya untuk jenis tanaman obat-obatan karena didalamnya terdapat kandungan seperti minyak lemak, protein, asamasetat, alkaloid, fisalin, dan saponin.

Tanaman  Ciplukan

Tumbuhan ciplukan memiliki bentuk yang mirip dengan sayuran seperti terong dan labu siam. Ciplukan memiliki istilah lain yang disebut dengan physalis angulata L.

Tanaman ciplukan merupakan salah satu tumbuhan yang berasal dari spesies familia Solanaceae. Awalnya ciplukan merupakan tumbuhan yang berasal dari Amerika. Namun, kebeadaanya semakin tersebar luas ke beberapa Negara, khususnya Negara yang beriklim tropis seperti Indonesia.

Klasifikasi

Adapun klasifikasi ilmiah tanaman ciplukan dalam sistem tumbuhan adalah sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub Divisi Angiospermae
Kelas Dicotyledonnae
Ordo Solanales
Family Solanaceae
Marga Physalis
Spesies Physalis angulata L

Ciri Morfologi

Morfologi merupakan karakteristik khusus yang ada pada tumbuhan, dimana morfologi dari tanaman ciplukan adalah sebagai berikut :

  1. Akar

Tanaman ciplukan memiliki struktur akar tunggang atau akar serabut yang berfungsi untuk menyerap air dan unsur hara dalam tanah. Akar berbentuk panjang memiliki rasa pahit dan berwarna putih. Ciplukan mempunyai definisi akar yang menyebar dan tidak berada di kedalaman tanah yang paling dalam. Akan tetapi akar ini memiliki kekuatan yang cukup baik.

  1. Batang

Pengertian batang pada tanaman ciplukan memiliki bentuk yang tegak dan tingginya bisa mencapai ukuran 1 meter. Sedangkan bagian bawah batang ciplukan berbentuk bulat dan memiliki warna kecoklatan. Perlu diketahui, walaupun struktur batang memiliki warna kecoklatan, namun kulit batangnya berwarna hijau. Batang ciplukan juga memiliki rongga, berusuk, dan bersegi lancip.

  1. Daun

Daun tumbuhan ciplukan adalah daun tunggal, dimana dalam satu tangkai hanya memiliki satu helai daun saja. Daun tanaman ini menyebar dibagian bawah dan pada bagian atas lebih rapat sehingga dapat dikatakan berpasang-pasangan.

Tanaman ciplukan ini memiliki daun dengan ukuran panjang sekitar 5 sampai 15 cm dengan diameter sebesar 2,5 sampai 10,5 cm. Tangkai daun ciplukan memiliki warna hijau dan uratnya berwarna keputihan.

  1. Bunga

Definisi bunga ciplukan terdapat pada tangkai daun karena jenis bunga ini merupakan bunga tunggal. Mahkota bunga ciplukan memiliki bentuk seperti lonceng dan berwarna kekuningan dengan sedikit campuran noda-noda coklat.

Pada setiap noda-noda yang ada pada mahkota bunga terdapat rambut-rambut pendek yang mirip dengan huruf abjad V. Bunga ciplukan juga memiliki tangkai benang yang berwarna kuning pucat dengan kepala sari biru muda dan kepala putih seperti tombak yang kecil.

  1. Buah

Buah pada tanaman ciplukan memiliki bentuk yang cukup menarik yaitu seperti telur yang terbungkus rapi. Pembungkus buah ini merupakan kelopak yang menggembung dari tanaman di atas atau tengah pohon, sehingga terlihat lebih rapat.

Manfaat Tanaman Ciplukan

Tanaman ciplukan kaya akan manfaat, karena baik daun maupun buahnya bisa sama-sama digunakan untuk mencegah berbagai penyakit, manfaat ciplukan diantaranya yaitu :

  1. Mengobati flu dan batuk

Penyakit flu dan batuk merupakan salah satu penyakit yang dapat diobati oleh buah ciplukan. Cara yang dilakukan untuk bisa mengkonsumsi buah ini yaitu memotong-motong buah, menjemur, dan merebus buah ciplukan sampai mendidih.

Rebusan yang masih panas perlu didinginkan terlebih dahulu. Apabila air sudah dingin, maka dapat diminum dengan perlahan-lahan. Lakukan cara ini setidaknya seminggu dua kali, maka flu dan batuk akan lebih membaik.

  1. Mengurangi peradangan

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa jenis ciplukan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Daun ciplukan sendiri dapat membantu untuk mengurangi peradangan.

Daun ini memiliki pengaruh anti inflamasi dan analgesik yang memberikan ketenangan sekaligus menyebuhkan dengan lebih cepat. Berbagai masalah peradangan seperti radang sendi, wasir, dan asam urat dapat diobati dengan daun ciplukan ini.

  1. Menurunkan kadar kolestrol

Hipertensi dapat terjadi karenan kadar kolestrol yang tinggi, namun untuk menurunkan kadar kolestrol kita tidak perlu bingung lagi untuk mencari obatnya. Buah ciplukan memiliki khasiat khusus yang bisa membantu menurunkan kadar kolestrol jahat sekaligus menaikan kadar kolestrol yang baik.

Walaupun buah pada ciplukan dapat digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolestrol jahat, namun tetap disarankan untuk memperbanyak olahraga bagi pemilik kolestrol yang tinggi.

  1. Makanan diet

Kaum wanita biasanya selalu ingin tampil cantik dan menarik. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya ialah soal berat badan. Namun, dengan adanya buah ciplukan maka tidak perlu bingung lagi dengan berat badan yang sering menghantui para wanita.

Buah ciplukan memiliki kalori rendah dan didalamnya terdapat nutrisi yang dapat digunakan untuk mencukupi nutrisi harian. Oleh karena itu buah ini dapat dikonsumsi sebagai makanan diet.

  1. Obat herbal kanker payudara

Daun ciplukan memiliki kandungan sitotoksik yang dapat digunakan untuk mematikan sel kanker payudara. Sehingga, tanaman ciplukan memberikan kemudahan bagi penderita kanker payudara sebagai alternatif pengobatan.

  1. Meningkatkan imunitas tubuh

Tumbuhan ciplukan memang memiliki kehebatan yang luar biasa dengan hadirnya vitamin C dalam kandungannya. Vitamin C ini bersifat antioksidan dan bisa merangsang produksi sel darah putih yang termasuk bagian dari sistem imunitas tubuh.

  1. Menjaga kesehatan mata

Buah yang dapat dijadikan untuk menjaga kesehatan mata ternyata bukan hanya terletak pada wotel saja. Akan tetapi, buah ciplukan mampu menjaga kesehatan mata karena didalamnya ada kandungan karotenoid yang tinggi. Karotenoid pada buah ciplukan memiliki manfaat yang cukup banyak.

Manfaat dari karotenoid itu sendiri diantaranya dapat mengurangi stress oksidatif dalam sistem ocular yang bisa mencegah katarak pada mata.

  1. Mengobati bisul

Daun ciplukan dapat dijadikan sebagai obat bisul. Cara penggunaanya yaitu ambil satu genggaman daun ciplukan dan satu sendok teh adas pulasari, satu lembar daun sirih, dan sedikit garam. Bahan- bahan tersebut kemudian dicampurkan menjadi satu dan diremas- remas sampai halus. Kemudian hasil remasan yang sudah halus, dapat dioleskan pada bagian bisul.

  1. Mengobati borok

Penyakit borok merupakan salah satu penyakit yang tidak hanya mengganggu kesehatan tapi juga memalukan. Ditambah lagi bagi perempuan yang mempunyai borok di mahkota kesayangannya yaitu dirambutnya, maka hal ini akan mengganggu kepercayaan diri mereka.

Mengobati borok ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan satu genggaman daun ciplukan dan mencampurkan dua sendok teh air kapur sirih. Bahan-bahan yang sudah siap ditumbuk sampai halus dan ditempelkan pada bagian yang sakit.

Cara Budidaya Tanaman Cilplukan

Tumbuhan sangat memerlukan perawatan untuk menjaga kelestarian dan hasil yang akan diperoleh pada saatnya nanti. Oleh karena itu tanaman ciplukan juga memerlukan perawatan untuk menjaga kualitasnya, cara pemeliharaan ciplukan dapat dilakukan sebagai berikut :

  1. Penyiapan Benih

Benih dari tanaman ciplukan bisa diperoleh dari tanaman yang sudah berumur 2,5 bulan. Biasanya, buah yang sudak masak ketika ditekan akan mengeluarkan daging buah beserta dengan bijinya. Bagian biji itulah yang dipersiapkan menjadi benih.

  1. Penyemaian Benih

Penyemaian adalah proses membentuk kecambah yang akan tumbuh menjadi ciplukan. Proses ini diperlukan tanah dengan tekstur yang lembut dan memiliki kandungan nutrisi yang baik.

  1. Penanaman

Penanaman ciplukan ini dimulai dari bibit yang berada di persemaian dan memiliki akar yang sedikit. Penanaman bibit ini juga memiliki batang yang masih lunak dan jumlah daun berkisar antara 7 – 8 lembar daun.

  1. Perawatan

Perawatan tumbuhan ciplukan perlu dilakukan dengan lebih hati- hati, karena penyiraman ciplukan secara berlebihan justru akan merusak tanaman. Penggunaan pupuk juga tidak terlalu banyak dan disesuaikan dengan takaran pupuk yang digunakan pada tanaman tomat.

  1. Panen

Buah ciplukan dapat dipanen setiap 2 sampai 3 minggu sekali. Apabila arti budidaya ciplukan dapat dilakukan dengan baik dan benar maka hasil panen akan sejenis serta berkualitas baik. Setiap satu batang pohon ciplukan mampu menghasilkan sekitar 300 buah.

Demikianlah uraian atas artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan tanaman ciplukan, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara budidaya yang bisa dilakukan dalam berbagai jenis lahan pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *