Tanaman Delima, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Delima

Tahukah anda tentang tanaman delima? Pohon delima adalah jenis tanaman buah yang berasal dari kawasan Persia atau Iran dan dikenal juga berasal dari wilayah Pegununungan Himalaya di India Selatan. Tanaman delima ini di negara Spanyol disebut dengan istilah granada.

Sebenarnya asal usul nama “delima” berasal dari bahasa Melayu dan beberapa bahasa daerah di negara Indonesia yang mempunyai istilah tersebut. Di daerah Aceh buah delima ini disebut glima, di Madura masyarakatnya menyebut buah delima dengan nama dhalima, di Jawa delima dinamakan gangsalam, sedangkan di Sunda disebut sebagai dalima.

Tanaman Delima

Tanaman delima adalah jenis tumbuhan yang dapat tumbuh dengan baik di wilayah dataran rendah hingga kawasan yang berada pada ketinggian maksimal 1000 meter. Selain itu kondisi tanah yang paling cocok untuk pohon ini yaitu tanah gembur dan tidak terendam oleh air.

Klasifikasi Delima

Tanaman delima mempunyai klasifikasi dalam sistem tumbuhan yang diuraikan sebagai berikut :

Kingdom Plantae
Filum Tracheophyta
Kelas Magnoliopsida
Ordo Myrtales
Family Lythraceae
Genus Punica
Spesies Punica granatum

Ciri Morfologi Delima

Berikut ini adalah ciri morfologi pada pohon delima yang dijelaskan sebagai berikut dibawah ini:

  1. Batang

Batang pohon delima memiliki morfologi yang dapat tumbuh mencapai ketinggian 3 sampi dengan 5 meter. Warna batang delima pada saat masih berusia muda yaitu cokelat sedangkan yang sudah tua akan berubah warna menjadi hijau kotor.

Batang delima adalah jenis batang berkayu yang ditumbuhi percabangan dalam jumlah yang banyak. Batang juga memiliki ranting dengan bentuk persegi. Perlu anda ketahui bahwa cabang dan ranting pohon delima teksturnya lemah seperti perdu pada umumnya. Selanjutnya dibagian ketiak daun atau lateral ditumbuhi dengan duri.

  1. Daun

Daun pohon delima adalah jenis daun tunggal yang memiliki tangkai dengan ukuran pendek dan tumbuh secara berkelompok. Daun adalah bagian delima yang memiliki khasiat sebagai obat dan memiliki warna warna hijau serta bagian permukaannya tampak mengkilap.

Daun delima mempunyai panjang rata-rata 1 sampai dengan 9 cm dengan lebar yaitu 0,5 hingga 2,5 cm. Berdasarkan ukuran tersebut maka daun delima berbentuk lonjong atau lanset. Bagian pangkal daun yaitu berbentuk lancip, ujungnya tumpul, dan sisinya rata. Sedangkan sistem pertulangannya yaitu menyirip.

  1. Bunga

Pohon delima memiliki jenis bunga tunggal dan bertangkai pendek. Definisi bunga ini biasanya tumbuh di bagian ujung ranting dan ketiak daun yang paling atas. Tanaman delima juga mempunyai warna yang bervariasi, yaitu mulai dari merah, ungu, dan putih.

Biasanya warna bunga itu nanti akan sama dengan warna buah yang dihasilkan. Selain itu pertumbuhan bunga pada pohon delima juga tidak mengenal musim dan akan terus mekar sepanjang tahun.

  1. Buah

Morfologi terakhir dari tanaman delima yaitu bagian buahnya. Buah delima memiliki bentuk yang persis dengan buah buni dan ukuran diameternya sekitar 5 sampai dengan 12 cm. Warna buah delima juga beragam dan biasanya sama dengan warna bunganya yaitu mulai dari merah, ungu, dan putih.

Kulitnya buah ini ada bercak sampai dengan bercak yang menonjol dengan warna lebih tua daripada warna dasar kulit buah.

Daging buah delima juga memiliki banyak kandungan air dengan rasa manis keasam-asaman. Selain itu dalam buah delima juga terdapat biji-biji yang warnanya yaitu putih. Biji tersebut jumlahnya cukup banyak dengan bentuk yang sangat banyak yaitu bulat, oval, agak persegi, dan pipih.

Manfaat Delima

Tanaman delima memiliki beberapa manfaat yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Meringankan nyeri arthritis dan nyeri persendian

Kandungan antioksidan dan flavonol yang ada pada buah delima bisa digunakan untuk membantu maupun menghentikan peradangan akibat osteoarthritis dan kerusakan tulang rawan.

  1. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau sering dinamakan dengan istilah hipertensi adalah salah satu kondisi yang bisa memicu terjadinya serangan jantung dan stroke. Untuk mengatasi masalah tersebut maka cara alami yang bisa kita lakukan yaitu rutin minum jus buah delima. Jus delima ini memiliki antioksidan polifenol yang bisa melawan aterosklerosis serta peradangan pembuluh darah. Oleh karena itu bisa menurunkan tekanan darah.

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang penting untuk mencegah penyakit dan bisa berfungi untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Satu buah delima biasanya terdapat sekitar 40 persen dari kebutuhan vitamin C harian. Kebutuhan  vitamin C ini bisa diperoleh apabila kita mengonsumsi jus delima.

Selain itu delima juga memiliki kandungan antioksidan yang bisa bekerja melindungi tubuh agar terhindar dari penyakit ginjal, komplikasi penyakit kardiovaskular, mencegah stres oksidatif serta kerusakan akibat radikal bebas.

  1. Melawan infeksi virus dan bakteri

Buah delima juga bermanfaat untuk mencegah penyakit dan melawan infeksi. sifat anti-bakteri dan anti-virus yang ada pada buah ini ternyata dapat melindungi tubuh dari berbagai infeksi dan peradangan di mulut.

  1. Menahan lapar

Buah delima yang mempunyai kandungan serat sangat tinggi yaitu sekitar 7 gram serat pada buah delima yang beratnya 180 gram. Serat sendiri yaitu salah satu nutrisi paling penting untuk menjaga kesehatan dan berat badan tubuh. Makanan yang mengandung serat akan memberikan efek kenyang lebih lama sehingga menghindari anda dari kebiasaan ngemil. Dengan demikian buah delima ini bisa menahan rasa lapar untuk beberapa jam kedepan.

Cara Budidaya Delima

Setelah mengetahui manfaat buah delima, maka saatnya kita pelajari langkah-langkah budidaya tanaman delima yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Pemilihan bibit

Langkah pertama yang harus dipersiapkan sebelum budidaya pohon delima yaitu pemilihan bibit. Bibit delima bisa diperoleh dari biji, stek batang atau cangkok. Apabila menginginkan pertumbuhan yang cepat maka sebaiknya menggunakan bibit yang berasal dari stek batang atau cangkokan.

Pastikan pula bahwa bibit delima yang akan ditanam memiliki kualitas unggul yaitu harus sehat dan bebas dari arti hama penyakit, memiliki daun yang hijau segar, tidak layu dan rontok.

  1. Penyiapan lahan

Tahap kedua yaitu membuat lubang tanam dengan ukuran sekitar 50 x 50 x 50 cm atau 60 x 60 x 60 cm. Kemudian siapkan campuran tanah, kompos/pupuk kandang yang terfermentasi, dan sekam. Langkah selanjutnya yaitu biarkan tanah yang sudah digali selama kurang lebih 3 hari untuk menghilangkan gas-gas racun pada tanah.

  1. Penanaman delima

Penanaman dilakukan dengan cara menaruh bibit delima ke dalam lubang tanam. Posisikan bibit delima tegak lurus dan jangan sampai miring. Setelah itu tutup lubang dengan media campuran yang sebelumnya sudah dipersiapkan terlebih dahulu yaitu berupa tanah, pupuk kompos, dan sekam.

Apabila bibir sudah dimasukan ke lubang tanam, maka padatkan kembali dengan tanah yang ada disekitar. Akan tetapi ketika melakukan pemadapatan jangan sampai terlalu padat karena bisa mengakibatkan perkembangan akar menjadi terhambat.

  1. Perawatan delima

Perawatan delima dilakukan melalui 3 tahap. Tahap yang pertama yaitu melakukan penyiraman bibit pohon delima yang sudah ditanam. Penyiraman bisa dilakukan satu kali sehari pada waktu pagi dan sore hari. Tahap kedua yaitu pemangkasan yang berfungsi untuk merangsang bunga dan buah.

Tahap ketiga yaitu bagian paling penting dan pokok yang harus ada pada saat melakukan budidaya tanaman delima yaitu proses pemupukan.

Pemberian pupuk ini bisa dilakukan secara rutin. Karena pada dasarnya pemberian pupuk yang rutin akan membuat tanaman delima tumbuh lebih optimal dan memberikan tambahan nutrisi yang bisa membuat tanaman tumbuh secara cepat, sehat dan subur.

  1. Panen delima

Langkah akhir dari budidaya tanaman delima yang paling ditunggu-tunggu yaitu bagian pemanenan. Pada tahap panen ini buah delima mulai bisa dipanen apabila buah sudah matang.

Salah satu ciri-ciri yang bisa menandai bahwa buah sudah masak yaitu bagian pangkal buahnya mulai berwarna kuning. Pemanenan buah delima sendiri bisa di lakukan dengann cara memotong tangkai buahnya dan buah delima bisa dimakan dalam keadaan segar ataupun dibuat minuman jus.

Itulah tadi artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman delima, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi kaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *