Tanaman Gandum; Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Gandum

Tanaman gandum merupakan tumbuhan yang sudah dikenal sejak masa pra sejarah, pada saat itu gandum dan tanaman biji-bijian lain menjadi sumber makanan utama bagi masyarakat dizamannya. Selain itu, gandum telah dibudidayakan di cina sejak tahun 2700 SM (Sebelum Masehi).

Tumbuhan gandum ini termasuk dalam golongan tanaman serealia yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai bahan baku pembuatan roti dan mie, tanaman gandum juga memiliki manfaat sebagai bahan baku utama industry makanan dan pakan untuk hewan ternak.

Sebagai upaya untuk dapat mengurangi impor gandum, maka perlu adanya tindakan perluasan budidaya tanaman gandum di Indonesia sebagai upaya untuk dapat memenuhi kebutuhan gandum yang nantinya dapat diproses menjadi tepung terigu. Selama ini tumbuhan gandum di Indonesia di tanam hanya dalam skala yang sangat kecil untuk dikonsumsi sendiri.

Gandum

Gandum merupakan jenis tanaman serealia dari kindom plantae yang kaya akan karbohidrat. Biasanya gandum dimanfaatkan untuk memproduksi tepung terigu, pakan ternak, dan juga difermentasi yang dapat menghasilkan senyawa alkohol.

Gandum adalah jenis makanan yang sering digunakan terkhusus oleh para kaum wanita karena memiliki kandungan yang sangat baik dan kaya akan manfaat untuk kesehatan terutama untuk mengobati penyakit kronis seperti jantung koroner, hipertensi, jantung, dan diabetes.

Pengertian Gandum Menurut Para Ahli

Adapun definisi gandum menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Ballard (2009), Gandum adalah biji padi-padian yang mempunyai nutrisi terbanyak dibandingkan biji padi-padian lainnya.
  2. Dinas Pertanian (2010), Gandum (Triticum aestivum L.) adalah salah satu komoditi pangan alternatif dalam rangka mendukung ketahanan pangan, serta diversifikasi pangan. Saat ini diversifikasi pangan yang paling berhasil yaitu terigu sebab penggunaannya cukup luas dengan berbagai kemasan, siap saji danpraktis. Akan tetapi, selama ini kebutuhan industri gandum yang ada di Indonesia telah dipasok dari gandum import dan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
  3. Wikipedia, Gandum ialah sekelompok tanaman serealia dari suku padi-padian yang kaya akan karbohidrat. Biasanya gandum digunakan untuk memproduksi tepung terigu, pakan ternak, ataupun difermentasi untuk menghasilkan alkohol.

Klasifikasi Gandum

Adapun klasifikasi ilmiah dari tumbuhan gandum ini, antara lain sebagai berikut;

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Ordo : Poales
  • Famili : Poaceae
  • Genus : Triticum L

Ciri Morfologi Tanaman Gandum

Untuk karakteristik morfologi dari tanaman gandum ini, antara lain;

Biji

Biji pada gandum memiliki panjang sekitar 6 sampai 8 mm dengan diameter yaitu 2 sampai 3 mm dan memiliki bentuk oval. Selain itu, biji gandum juga memiliki tekstur yang cukup keras sama halnya dengan tanaman serealia lainnya.

Biji pada tanaman gandum dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu pada bagian kulit sering disebut dengan nama bran, lembaga, serta endosperma. Dalam biji yang terdapat cadangan makanan yang banyak mengandung lemak yaitu pada bagian lembaga.

Akar, Batang, dan Daun Gandum

Definisi batang pada tanaman gandum memiliki bentuk beruas-ruas dengan jumlah 6 ruas pada tia malai. Tumbuhan gandum termasuk dalam keluarga gramineae, sehingga tumbuhan gandum memiliki sistem perakaran serabut.

Tumbuhan gandum memiliki bentuk daun yang tegak dan melengkung, tergantung dengan jenis varietas dan memiliki bentuk bergaris seperti pita.

Bunga Gandum

Tanaman gandum merupakan tumbuhan yang memiliki bentuk bunga majemuk. Bentuk malai gandum menyerupai bunga atau spikelet yang saling bertumpuk, pada tiap spikelet terdapat kulit ari dan bulir, dari tiap bulir terdapat batang yang berukuran sangat kecil.

Selain itu tumbuhan gandum juga merupakan salah satutumbuhan yang dapat melakukan penyerbukan sendiri, sehingga bunga tanaman gandum dapat mekar sesudah malai muncul beberapa hari sebelumnya. Pembungaan yang dilakukan pada tumbuhan gandum bergantung pada musim karena pembungaan gandum dapat terjadi cukup lama saat musim dingin tiba.

Manfaat Gandum

Adapun secara umum fungsi tanaman gandum ini, antara lain;

Melancarkan Pencernaan

Biji pada tanaman gandum mempunyai serat yang cukup tinggi sehingga bermanfaat untuk menghaluskan makanan yang masuk pada saluran pencernaan setiap insan. Hal tersebut yang dapat membuat biji tanaman gandum sangat erat kaitannya terhadap pencernaan.

Diet

Kandungan serat yang cukup tinggi dimiliki pada biji gandum juga dapat membuat tubuh manusia mengalami sensasi kenyang yang lebih lama dibandingkan dengan jenis makanan lainnya. Jika mempunyai niatan untuk berdiet dengan pola makan yang sehat, maka dengan mengkonsumsi biji gandum atau olahan sejenisnya merupakan pilihan yang tepat agar diet dapat menjadi lebih berhasil.

Baik untuk Jantung

Kandungan serat yang terdapat pada biji gandum juga sanagt baik untuk kesehatan jantung. Dengan sering mengkonsumsi roti yang dibuat dari biji gandum maka tubuh akan lebih terjaga dari serangan penyakit jantung.

Apabila tubuh sudah diserang oleh penyakit jantung terutama jantung koroner, maka cara terbaik yaitu dengan mengkonsumsi oat meal dengan rutin agar dapat segera diobati. Pada setiap suap oat meal yang dikonsumsi itu terbuat dari biji gandum dengan kandungan Folic Acid yang berfungsi untuk menurunkan atau bahkan dapat mengobati penyakit jantung terutama jantung koroner.

Mengobati Penyakit Kolesterol

Kandungan serat yang ada dalam biji gandum juga bermanfaat untuk mengikat kolesterol, lemak, dan juga asam empedu dalam tubuh, sehingga kolesterol yang ada dalam darah dapat diturunkan dengan rutin makan makanan yang terbuat dari biji gandum.

Kolesterol yang ada dalam tubuh akan sering dikontrol karena adanya serat, maka biji gandum juga dapat digunakan untuk mencegah munculnya penyakit kolesterol.

Mengobati Penyakit Diabetes

Biji dari gandum yang dimasak menjadi roti mempunyai kandungan gula yang cukup rendah. Cukup jauh kandungan glukosanya jika dibandingkan dengan sumber karbohidrat lain. Maka dari itu, dengan sering mengkonsumsi gandum maka tidak akan mengalami penumpukan zat gula didarah yang dapat menyebabkan penyakit diabetes.

Cara Budidaya Gandum

Sedangkan untuk definisi budidaya yang banyak dilakukan untuk tanaman ini, antara lain;

Kondisi lingkungan

Kondisi lingkungan yang sesuai untuk menanam gandum di Indonesia merupakan daerah dataran menengah sampai dengan dataran tinggi dengan ketinggian mulai dari 800 m diatas permukaan laut, yang memiliki suhu udara sekitar 15 sampai 25 derajat celcius.

Kelembaban udara yang dibutuhkan yaitu sekitar 80 sampai 90% dengan curah hujan kurang lebih 600 mm per tahun, pH tanah yang dikehendaki yaitu 6,5 sampai 7,1 dan tanah yang cukup remah serta subur karena kondisi ini yang paling sesuai dan cocok untuk tanaman gandum. Pada kondisi tanah tergenang tidak dikehendaki oleh tanaman gandum, namun juga tidak boleh terlalu kering.

Pembibitan

Bibit gandum yang bernas merupakan bibit yang berasal dari malai sudah matang dibagian batang utama, dan mempunyai bentuk serta warna yang kompak, bibit diambil dari indukan yang tidak terserang hama dan penyakit, dan yang terakhir bibit memiliki berat yang cukup bernas dan seragam.

Pada dasarnya bibit gandum mempunyai masa istirahat yang tidak cukup lama yakni sekitar 0 sampai 4 bulan. Benih yang diharapkan yaitu sekitar 75 sampai 100 kg/ha dengan sistem tugal. Kultivar yang mayoritas ditanam di Indonesia sekarang ini yaitu jenis Dewata dan Selayar.

Pengolahan Tanah

Tanah digemburkan dengan kedalaman 25 sampai 30 cm sekiranya satu minggu sebelum masa tanam, kemudian dieramnakan terlebih dahulu, jika sebelumnya tanah didiamkan maka pengolahan tanah harus dilakukan dua kali. Selanjutnya buat bedengan dengan lebar sekitar 2 meter serta untuk panjangnya menyesuaikan dengan kondisi lahan, selokan yang menghubungkan antar bedengan dibuat selebar 50 cm dan kedalaman 25 cm.

Penanaman

Tanaman gandum lebih tepat jika ditanam pada awal musim kemarau atau akhir musim hujan. Cara tanam gandum yaitu dengan melakukan tugal antar barisan kemudian benih dimasukkan sebanyak 1 sampai 2 butir lalu lubang ditutup lagi menggunakan tanah. Jarak tanam gandum yang dipakai yaitu 20 cm x 10 cm atau 25 x 10 cm.

Pengairan

Setelah melakukan penanaman gandum serta pemupukan dasar,maka langkah selanjutnya yaitu dengan mengairi lahan supaya benih dapat muncul tunas serta tumbuh dengan baik.

Irigasi diperlukan setelah dilakukan penyiangan gulma dan pemupukan lanjutan yakni pada umur 30 HST (Hari Setelah Tanam), pada saat masa bunting sampai muncul malai yaitu (45 sampai 65 HST) dan saat masa pengisian biji sampai masak yaitu (70 sampai 90 HST).

Pemupukan

Pemupukan pertama dapat dikerjakan sebelum atau pada musim tanam. Pupuk kompos dapat diolah bersamaan dengan tanah pada bedengan dengan jumlah 10 sampai 20 ton/ha. Pengendalian gulma dapat dikerjakan bersamaan ketika pemupukan lanjutan.

Pupuk slanjutan dapat diaplikasikan saat 7 sampai 14 HST seberat 100 kg/ha urea, 50 kg/ha KCl dan 100 kg/ha SP36, sedangkan pupuk lanjutan kedua diaplikasikan pada fase tumbuhan berumur 30 HST dengan dosis anjuran yang sama yakni 100 kg/ha urea, 50 kg/ha KCl dan 100 kg/ha SP36. Pengendalian gulma yang ketiga dapat dikerjakan jika populasi gulma sudah tinggi atau banyak.

Pemanenan

Masa pemanenan gandum yang tepat yaitu ketika 80% dari rumpun sudah bermalai, daun telah menguning dan jerami, batang serta biji sudah mengeras. Usia panen gandum sekitar 90 sampai 125 hari tergantung pada ketinggian tempat.

Pemanenan dikerjakan pada saat tidak hujan atau mendung dengan cara memotong batang gandum menggunakan sabit bergerigi. Lalu malai tersebut dikeringkan kemudian dirontokkan menggunakan tresher padi hasil modifikasi.

Itulah tadi deskripsi terkait dengan pengertian tanaman gandum, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan teknik budidaya. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Berikan Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *