Tanaman Ginseng, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Ginseng
Ginseng merupakan salah satu tanaman yang terkenal dengan keberagaman manfaatnya. Jenis tanaman obat ini juga dijadikan sebagai alternatif untuk kesehatan karena memiliki kandungan yang bisa menjaga daya tahan tubuh.

Nama ginseng sendiri berasal dari bahasa inggris yang dibaca menggunakan lafal bahasa kantonis yaitu jen shen. Sedangkan dalam bahasa mandarin ginseng dibaca ren shen yang artinya duplikat manusia karena arti akar pohon ini berbentuk seperti manusia.

Tanaman Ginseng

Seperti yang telah dikemukakan diatas, ginseng merupakan tanaman yang kaya akan manfaat. Walaupun sebagian orang mungkin belum mengetahui wujud atau bentuk asli dari ginseng namun kata ginseng sudah tidak asing lagi didengar di telinga kita.

Ginseng di negara Indonesia dikenal dengan istilah ginseng Jawa atau som jawa, talinum paniculatum gaerth, talinum triangulare wild dan kolesorm.  Jenis ginseng ini sering dimanfaatkan akarnya sebagai obat tradisional.

Klasifikasi Ginseng

Tanaman ginseng memiliki klasifikasi dalam sistem tumbuhan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Sub Kingdom Viridiplantae
Super divisi Streptophyta
Divisi Tracheophyta
Kelas Magnoliopsida
Super ordo Asteranae
Ordo Apiales
Famili Araliaceae
Genus Panax L
Spesies Panax Ginseng C. A. Mey

Ciri Morfologi Ginseng

Morfologi atau karakteristik tanaman ginseng diuraikan menjadi 5 bagian yaitu :

  1. Akar

Akar tumbuhan ginseng mempunyai bentuk seperti boneka dan sedikit menggembung. Panjang akar diperkirakan sekitar 5 sampai 10 cm.

Akar tanaman ginseng mempunyai warna coklat kotor dan menembus tanah mencapai kedalaman 30 sampai 60 cm. Fungsi akar tanaman ginseng yaitu untuk menyimpan cadangan makanan. Akar juga memiliki perpaduan rasa manis dan pahit, oleh karena itu bagian akar ini sering digunakan untuk pengobatan tradisional.

  1. Batang

Jenis batang tanaman ginseng mempunyai bentuk bulat dan bercabang pada bagian bawahnya. Sedangkan di pangkalnya terdapat warna merah keunguan.

Tanaman ini bisa tumbuh mencapai ukuran 70 hingga 80 cm. Perlu diketahui bahwa tanaman ginseng sangat lambat dalam pertumbuhannya. Hal ini dikarenakan cabang pada tanaman akan muncul setelah mencapai umur sekutar 5 tahun.

  1. Daun

Daun tanaman ginseng merupakan jenis daun tunggal yang berbentuk bulat oval. Daun memiliki tepi yang bergerigi dan bentuk pertulangan daun menyirip. Warna daun pada ginseng yaitu hijau tua atau hijau gelap dan pada masing- masing tangkainya terdiri dari 5 daun muda.

  1. Bunga

Bunga ginseng temasuk bunga majemuk yang berbentuk malai dan muncul diujung pangkal daun. Pengertian bunga pohon ini memiliki mahkota dengan bentuk bulat oval dan panjangnya sekitar 3 hingga 4 mm. Benang sari pada bunga ini berjumlah sekitar 15. Sedangkan tangkainya bercabang dan berwarna merah keunguan.

  1. Buah

Buah tanaman ginseng mempunyai bentuk bulat telur dan berwarna coklat maupun kekuningan. Diameter buah berukuran sekitar 3 hingga 4 cm. Setiap satu buah ginseng didalamnya terdapat beberapa biji berwarna putih.

Manfaat Ginseng

Setelah mengetahui beberapa penjelasan terkait klasifikasi dan morfologi tanaman ginseng, maka saatnya kita pelajari manfaat dari ginseng yang sangat beragam diantaranya yaitu :

  1. Mengurangi peradangan

Tanaman ginseng memiliki beberapa kandungan diantaranya yaitu antiperadangan. Pada dasarnya antiperadangan yang ada pada senyawa ginsenosida dalam ginseng berfungsi untuk membantu mengurangi peradangan pada tubuh.

  1. Meredakan stress

Ginseng memiliki khasiat untuk membuat sistem saraf tubuh bekerja lebih baik. Sistem saraf tubuh yang baik ini seperti meningkatkan energi dan merangsang metabolisme tubuh. Selain itu ginseng juga dapat menurunkan kadar hormon stress pada tubuh dan membantu menciptakan suasana hati yang lebih baik.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Ginseng dapat berfungsi untuk melawan infeksi bakteri maupun mikroba, karena didalamnya terdapat kandungan antialergi, antioksidan, dan antimikroba. Tanaman ginseng ini dipercaya dapat meningkatkan vaksinasi terhadap berbagai penyakit diantaranya virus hepatits C, influenza, dan rotavirus.

  1. Mencegah penuaan dini

Ginseng memiliki manfaat atau fungsi untuk mencegah penuaan dini, karena kandungan antioksidan dalam ginseng dapat mengurangi tanda- tanda penuaan dan mencegah radikal bebas yang akan masuk dalam tubuh. Selain itu ginseng juga berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Tentunya hal ini akan membuat kulit tampak lebih awet muda dan lembab.

  1. Meningkatkan fungsi kognitif

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tanaman ginseng menunjukkan hasil bahwa ginseng dapat meningkatkan kemampuan berpikir. Selain itu, ginseng juga memiliki dampak positif pada fungsi otak.

  1. Menurunkan kada gula darah

Tanaman ginseng merupakan tanaman yang mempunyai kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah. Sehingga hal ini akan membantu proses penyembuhan yang dialami penderita diabetes. Hal ini dikarenakan ginseng mempunyai kandungan ginsenosida yang mempengaruhi produksi insulin dalam pankreas serta mampu untuk meningkatkan resistensi insulin.

  1. Melawan sel- sel kanker

Kandungan ginsenosida yang terdapat pada tanaman ginseng dapat membantu untuk mengurangi resiko munculnya berbagai penyakit kanker. Berbagai jenis penyakit kanker tersebut diantaranya adalah kanker perut, kanker usus besar, kanker hati, kanker esofagus, dan kanker paru- paru.

  1. Menurunkan berat badan

Daun pada tumbuhan ginseng juga dapat dimanfaatkan, salah satunya yaitu digunakan untuk menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan ginseng kaya akan serat dan antioksidan. Kandungan tersebut membantu proses pembakaran lemak dan menurunkan kadar kolestrol pada tubuh.

  1. Menjaga kesehatan hati

Kandungan saponin pada daun ginseng memberikan manfaat untuk menjaga kesehatan organ hati. Daun ginseng juga membantu untuk menetralkan beragam racun yang ada pada tubuh sehingga dapat terhindar dari kerusakan organ hati.

  1. Membantu melancarkan ASI

Daun ginseng sangat disarankan bagi ibu menyusui. Karena kandungan saponin yang ada pada daun ginseng dipercaya mampu untuk melancarkan ASI. Konsumsi daun ini dapat dilakukan secara langsung atau dicampur pada makanan maupun minuman.   

Cara Budidaya Ginseng

Tumbuhan ginseng yang kaya akan manfaat menjadi tanaman yang harus dibudidayakan dengan baik, karena hal ini akan membantu proses pertumbuhan dan kelestarian dari tanaman ginseng sendiri. Berikut dibawah ini cara budidaya tanaman ginseng yaitu;

  1. Persiapan bibit ginseng

Bibit atau benih adalah hal pertama yang harus dilakukan ketika seseorang ingin melakukan proses penanaman. Bibit ginseng sendiri dapat diperoleh dengan melakukan dua pilihan yaitu menggunakan biji atau metode stek batang.

Kedua cara tersebut mempunyai kelemahan dan kelebihan masing- masing. Namun, bibit ginseng yang diperoleh dengan cara metode stek batang juga bisa dilakukan dengan membeli bibit ginseng terlebih dahulu setelah itu dilakukan stek batang.

  1. Periapan media tanam ginseng

Proses kedua yang dilakukan pada budidaya tumbuhan ginseng yaitu menyiapkan media tanam. Tanah yang digunakan untuk menanam ginseng pastikan memiliki tanah yang kaya akan nutrisi dan gembur. Kemudian persiapkan pula pupuk kandang, arang sekam, pot atau polybag, cetok, dan air. Pastikan pula bahwa pot atau polybag harus dilubangi terlebih dahulu bagian bawahnya.

  1. Cara menanam ginseng

Penanaman ginseng dapat dilakukan dengan dua cara yaitu penyemaian dengan biji dan pembibitan dengan stek batang. Penyemaian dengan biji maupun pembibitan dengan stek batang bisa dilakukan dengan cara mencampur tanah gembur dengan pupuk kandang dan arang sekam dengan perbandingan 1:1.

Perbedaan antara keduanya yaitu penyemaian dengan biji dilakukan dengan cara menebarkan 1 biji ginseng ke dalam pot atau polybag dan ditutup kembali dengan tanah. Sedangkan pembibitan dengan stek batang dilakukan dengan cara menancapkan batang ginseng pada lahan yang sudah disiapkan dan ditutup dengan tanah.

  1. Pemeliharaan tanaman ginseng

Pemeliharaan tanaman ginseng juga diperlukan agar mampu menghasilkan tumbuhan yang berkualitas. Beberapa cara yang dilakukan untuk pemeliharaan tanaman ginseng yaitu menyiram ginseng, memberinya pupuk, dan membersihkan lahan.

  1. Proses penan tanaman ginseng

Proses panen bisa dilakukan pada saat usia tanaman mencapai 4 sampai 5 bulan. Ciri tanaman ginseng yang siap dipanen diantaranya yaitu :

  1. Daun berwana kuning dan mulai rontok dengan sendirinya.
  2. Batang berubah warna menjadi merah.
  3. Berbunga dan mengeluarkan biji
  4. Ukuran umbi ginseng lebih dari 1 cm.

Demikianlah saja penjelasan yang bisa kami uraikan pada semua pembaca berkenaan dengan materi tanaman ginseng, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan ccra pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberikan edukasi bagi semunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *