Tanaman Hydrilla, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Hydrilla

Mendengar tanaman hydrilla mungkin sesuatu yang sangat baru dan kurang dikenal banyak orang. Tanaman hydrilla sebetulnya merupakan jenis tumbuhan aquascape air yang tumbuh di sedimen bawah air dengan kedalaman kira-kira 2 meter.

Tumbuhan ini memiliki beberapa cara untuk reproduksi yaitu didalam air, melalui cabang, dan akar fragmen yang berasal dari tanaman rusak dan hanyut kedaerah baru. Perlu diketahui bahwa hydrilla merupakan contoh gulma yang beracun dan bisa mengganggu danau maupun sungai yang ditumbuhi tanaman ini.

Tanaman Hydrilla

Tumbuhan hydrilla tumbuh di lingkungan perairan yang dingin hingga hangat dari negara bagian Asia, Afrika, Australia, sampai menyebar ke bagian Eropa. Tanaman ini biasanya tumbuh bersaing dengan tanaman yang lainnya dan bisa menghambat cahaya matahari yang akan masuk ke tanaman lain karena sudah ditutup oleh hydrilla ini.

Selain itu tumbuhan hydrilla juga bisa menghambat saluran jenis irigasi dan bisa menyebabkan banjir karena pertumbuhannya yang membentuk seperti tikar tebal sehingga sangat menghalangi air untuk bisa mengalir dengan baik. Oleh karena itu tumbuhan ini masuk dalam jenis daftar tanaman yang dilarang di daerah Selandia Baru.

Jenis Hydrilla

Tanaman hydrilla walaupun dikenal hanya memiliki satu spesies saja, namun beberapa ahli botani menyebutkan bahwa jenis tumbuhan ini memiliki beberapa spesies diantaranya yaitu:

  1. Brazillian elodea atau egeria densa
  2. Hydrilla verticillata
  3. Elodea canadensis

Klasifikasi Tanaman Hydrilla

Tanaman hydrilla memiliki sistem klasifikasi dalam tumbuhan yang diuraikan sebagai berikut dibawah ini:

Kingdom Plantae
Sub kingdom Tracheobionta
Super divisi Spermatophyta
Divisi Magnoliophyta
Kelas Liliopsida
Sub kelas Alismatidae
Ordo Hydrocharitales
Family Hydrocharitaceae
Genus Hydrilla
Spesies Hydrilla verticillata L Royle

Ciri Morfologi Hydrilla

Berikut dibawah ini merupakan karakteristik dari morfologi tanaman hydrilla yaitu;

  1. Batang

Morfologi pertama yang bisa kita pelajari dari tanaman hydrilla yaitu bagian batang. Jenis batang sendiri merupakan salah satu organ tumbuhan yang sangat penting dan biasanya dijadikan tempat untuk bertumpu dan tumbuh.

Lebih uniknya lagi ternyata daun dan akar merupakan perkembangan lanjutan dari batang yang mempunyai fungsi tertentu. Tumbuhan hydrilla ini memiliki batang yang cukup panjang. Panjang batang yaitu sekitar 1 sampai dengan 2 meter.

  1. Daun

Morfologi kedua pada tanaman ini yaitu bagian daun. Daun hydrilla diatur dalam whorl dengan jumlah kira-kira 2 sampai 8 mm. Biasnya daun terletak disekitar struktur batang.

Masing-masing daun dari tanaman hydrilla ini memiliki panjang sekitar 5 sampai dengan 20 mm dengan lebar 0,7 hingga 2 mm. Ukuran daun memang cenderung kecil, mengingat bahwa tanaman ini bukan merupakan jenis tanaman darat yang bisa tumbuh menjulang sangat tinggi. Daun dibagian tepi bergerigi dan pelepah daun ketika masih segar berwarna kemerah-merahan.

  1. Bunga

Hydrilla merupakan jenis tanaman yang kadang-kadang bisa berumah satu (monoecious) atau bisa juga berumah dua (dioecious). Apabila bunga berumah dua maka terdapat dua jenis kelamin yaitu bunga jantan dan bunga betina.

Biasanya kedua jenis bunga tersebut diproduksi dengan car terpisah pada tumbuhan tunggalnya. Ukuran bunga hydrilla sangat kecil-kecil dengan jumlah kelopak 3 macam dan 3 mahkota. Panjang mahkota bunga sendiri yaitu bisa mencapai sekitar 3 sampai dengan 5 mm.

Mahkota bunga memiliki sifat yang transparan dengan garis-garis merah yang ada pada bagiannya. Selain itu tanaman ini juga dikenal dapat bereproduksi dengan cara vegetatif.

Manfaat Tanaman Hydrilla

Walaupun jenis tanaman ini merupakan tumbuhan yang bisa mengganggu habitat lain, namun setidaknya hydrilla memiliki beberapa manfaat yang bisa kita pelajari sebagai berikut dibawah ini :

  1. Hydrilla merupakan tanaman yang bisa memberikan sumber unsur hara pada budidaya tanaman kacang tanah. Unsur hara sendiri merupakan bagian yang sangat penting dan mutlak harus ada pada tanaman. Pada dasarnya tanaman yang tidak memiliki unsur hara maka pertumbuhannya akan lambat bahkan bisa mengalami kegagalam dalam pertumbuhannya.

Hidup sebagai tumbuhan air maka hydrilla memiliki kandungan unsur hara yang penting. Kandungan inilah yang bisa dijadikan sebagai pupuk organik dan dapat digunakan dalam bidang pertanian untuk membantu proses pertumbuhan tanamna yang lainnya.

  1. Tanaman hydrilla memiliki fungsi lain yaitu bisa menurunkan kadar logam Cr yang terdapat dalam limbah dengan proses penyamakan kulit sebesar 95,85 % dengan waktu sekitar 8 hari.
  2. Hydrilla juga bisa dimanfaatkan untuk sumber makanan ikan, tempat persembunyian ikan, dan sebagai tempat untuk pemijahan ikan hais atau ikan yang ukurannya lebih kecil-kecil.
  3. Seperti yang kita ketahui, bahwa tumbuhan yang hidup di air ini juga bisa dijadikan sebagai tanaman hias untuk menghias akuarium agar terlihat lebih bagus. Karena pada dasarnya sesuatu yang hanya terlihat polos akan memberikan kesan yang sangat membosankan untuk dilihat.

Dengan demikian, tanaman hydrilla ini sangat membantu pendekoran aquarium agar lebih indah dan enak untuk dipandang. Selain itu apabila aquarium terdapat tanaman hias dan akan dijual maka harga jualnya akan lebih tinggi dibandingkan aquarium yang masih kosong atau polosan.

Cara Budidaya Hydrilla

Teknik menanam atau perbanyakan tanaman hydrilla dapat dilakukan melalui stek batang atau dengan memotong bagian batang atasnya. Untuk lebih detail dan jelasnya maka simak langkah-langkah dibawah ini untuk melakukan penanaman hydrilla yang ada di aquarium:

  1. Tahap pertama yaitu potong bagian batang hydrilla kemudian tancapkan batang yang sudah dipotong tadi di aquarium Anda. Pada proses ini biarkan tanaman hydrilla tumbuh dengan cara yang alami dan bisa menghasilkan bunga yang akan menghiasi aquarium atau kolam Anda. Pada dasarnya semua bagian batang dari hydrilla bisa ditanam, akan tetapi agar tanaman hydrilla ini dapat tumbuh dengan posisi yang bagus, maka usahakan batang hydrilla yang dipotong adalah bagian tengahnya.
  2. Selanjutnya cara kedua yang dapat bisa anda lakukan untuk menanam tumbuhan hydrilla ini yaitu dengan cara membeli bibit tanaman hydrilla yang sudah dilengkapi dengan akar, lalu menancapkannya pada aquarium yang sudah anda sediakan. Cara ini lebih praktis dan simpel, namun perlu mengeluarkan beberapa uang untuk pembelian benih. Sifat tanaman hydrilla yang gampang tumbuh dan berkembang biak, maka untuk mendapatkan hasil terbaik dari hydrilla, kita harus rajin-rajin dalam melakukan pemotongan batang agar tumbuhan bisa membentuk sesuai dengan keinginan kita.
  3. Usahakan untuk tidak meletakkan tanaman hydrilla dengan jumlah yang banyak di aquarium anda, karena jika tidak diperhatikan dengan baik, maka hydrilla akan tumbuh dengan liar dan bisa menutupi permukaan aquarium anda. Sama halnya dengan tata letak atau posisi tanaman hydrilla, sebaiknya hydrilla ditanam dibagian tepi atau belakang sisi aquarium agar tidak menutupi elemen dekoratif lain yang ada di aquarium.
  4. Perlu kita ketahui bahwa menanam hydrilla di aquarium juga dibutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang baik. Tujuannya agar tanaman ini bisa tumbuh dengan bagus dan tidak menjadi tanaman pengganggu. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk merawat tanaman ini yaitu melakukan penggantian air. Hal ini dilakukan seminggu sekali sebanyak 20 sampai 30 % dari volume air. Apabila anda menggunakan air PDAM, maka sebaiknya air diendapkan terlebih dahulu kurang lebih selama semalam sebelum digunakan. Tujuannya agar bahan kimia yang terdaopat dalam air tersebut tidak mencemari aquarium beserta penghuninya.

Jangan lupa pula untuk membersihkan kaca aquarium saat proses penggantian air berlangsung. Cara ini bisa anda lakukan dengan mengandalkan bantuan ikan pembersih kaca atau keong tanduk untuk menjaga kaca aquarium dari lumut-lumut yang mengganggu agar kaca terlihat semakin bersih.

Penggunaan pupuk juga sangat disarankan agar tanaman hydrilla yang ada didalam aquarium bisa tumbuh lebih subur. Biasanya pupuk yang digunakan untuk tanaman hydrilla ini adalah jenis pupuk cair agar tidak terlalu mengotori air yang ada dalam aquarium.

Itulah tadi artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman hydrilla, jenis, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga bisa memberikan edukasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *