Tanaman Jade, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Jade

Jade merupakan jenis tumbuhan yang asing dan jarang didengar di telinga kita. Pohon jade ini dikenal dengan nama lain yaitu crassula ovate selain itu juga dikenal sebagai tanaman giok atau tanaman yang membawa hoki dan keberuntungan dalam menjalani kehidupan.

Tumbuhan jade berasal dari Afrika Selatan dan Mozambik. Pohon jade ini merupakan jenis tanaman cemara yang memiliki cabang-cabang tebal. Jade juga sangat dikenali dari daun yang tebal, mengkilap, halus dan berwarna hijau pekat. yang tumbuh dalam pasangan yang berlawanan di sepanjang cabang-cabangnya.

Tanaman Jade (Crassula Ovate)

Jade adalah bagian dari keluarga crassulaceae. Jenis tanaman ini memiliki spesies yang cukup banyak yaitu sekitar 150 spesies atau bahkan bisa lebih. Masing-masing spesies juga memiliki bentuk dan ukuran yang beraneka ragam.

Pohon jade ini sangat mudah ditemukan, mudah dalam pertumbuhannya dan perawatan tanaman ini tidak terlalu rumit. Biasanya tanaman ini akan membentuk semak yang segar dan tegak. Pada lahan yang terbuka apabila tanaman ini bisa mengalami kondisi pertumbuhan yang baik maka bisa mencapai ketinggian lebih dari 2 m dan 1,5 m.

Jenis Jade

Pohon yang dikenal atau lebih populer sebagai tanaman bonsai ini memiliki beberpa jenis. Berikut dibawah ini merupakan beberapa varietas dari pohon jade seperti :

  1. Portulacaria afra “Aurea”, Jenis jade ini merupakan ​​pohon yang bentuknya paling kompak yaitu tegak dengan daun yang bulat dan berwarna kuning cerah saat mendapat cukup sinar matahari.
  2. Portulacaria afra “Limpopo”, Jenis kedua pohon jade ini terkenal memiliki daun yang jauh lebih besar.
  3. Portulacaria afra “Prostrata”, Jade Portulacaria afra Prostrata ini mempunyai daun yang rendah dan hampir menyentuh dengan ketanah.
  4. Portulacaria afra “Medio-picta“, Bentuk pohon jade yang satu ini sangat beraneka ragam, dengan dedaunan yang lebih sedikit atau renggang.
  5. Portulacaria afra “Foliis variegates”, Sama halnya dengan janeis portulacara afra medio-picta, maka jenis jade yang satu ini juga mempunyai bentuknya yang sangat beraneka ragam dan memiliki keunikan masing-masing.

Klasifikasi Jade

Adapun untuk klasifikasi ilmiah yang ada dalam tanaman jade ini antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Sub kingdom Trakeofit
Divisi Angiospermae
Kelas Eudicots
Ordo Eudicots
Family Crassulaceae
Genus Crassula
Spesies C. ovata

Ciri Morfologi Jade

Pohon jade sudah pasti mempunyai bagian-bagian atau strukur organ yang ada pada tanaman tersebut. Bagian-bagian tersebut dinamakan juga sebagai morfologi. Untuk mengetahui lebih lengkapnya morfologi dari tanaman jade ini maka bisa kita lihat deskripnya sebagai berikut;

Pada dasarnya jade memiliki daun yang berwarna hijau terang, dan berdaging cukup tebal dengan bentuk yang bulat seperti telur.

Ketika usia pohon jade terus bertambah maka akan terjadi perubahan pada daun yaitu warnanya akan menjadi kekuningan. Daun jade ini ternyata juga bisa menjadi makanan untuk gajah liar di Afrika Selatan. Hal inilah yang menyebabkan pohon jade akhirnya dikenal sebagai pohon gajah “Olifantskos” atau Elephant Tree (dalam bahasa Inggris).

Gajah-gajah di Afrika Selatan ini bida memakan daun jade hingga 200 kg per hari, tentunya ini adalah angka yang cukup fantastik. Pohon jade juga memiliki bentuk hampir mirip dengan semak atau pohon kecil.Warna daunnya selalu hijau, dan memiliki ketinggian sekitar 2 sampai dengan 3 meter serta diameter batang kurang lebih 20 cm.

Manfaat Jade

Manfaat tanaman jade tersebut diantaranya yaitu;

  1. Tanaman pembawa hoki

Keberuntungan pasti selalu diidam idamkan semua orang. Apalagi jika keberuntungan itu selalu hadir terus menerus dalam kehidupan, maka akan membuat tentram dan kenyamanan.

Perlu anda ketahui bahwa tanaman jade memang terkenal dengan istilahnya yang membawa keberuntungan atau kehokian. Oleh karena itu bagi orang-orang yang percaya akan kehokian dari tanaman jade ini maka akan membeli jade dan ditempatnya dirumahnya.

Mungkin hal ini kelihatan unik dan sulit untuk dipercaya, karena mana mungkin sebuah tanaman bisa memberi keberuntungan? akan tetapi kemustahilan tersebut dihempas banyak orang yang menggunakan tanaman jade ini agar kehidupannya penuh dengan keberuntungan. Biasanya tanaman ini lebih berpengaruh jika ditempatkan didepan pintu rumah.

  1. Tanaman hadiah

Siapa yang tidak menyukai hadiah? Pasti jawabannya semua orang suka. Hadiah bisa diberikan pada waktu-waktu tertentu seperti pada saat perayaan ulang tahun, anniversary, kelulusan, pernikahan dan lain sebagainya.

Bahkan banyak sekali jenis barang yang bisa dijadikan kado atau hadiah. Salah satu keunikan dari tanaman jade ini biasanya juga sering digunakan sebagai tanaman hadiah. Hadiah tumbuhan jade ini diberikan agar penerima hadiah bisa memperoleh kebahagiaan yang lebih banyak dan segala mimpi-mimpinya bisa terwujud.

Biasanya tanaman jade yang berfungsi sebagai hadiah akan diberikan kepada pengusaha-pengusaha yang baru membuka bisnis atau cabang bisnis. Hal ini dipercaya agar para pebisnis yang mendapat hadiah tanaman jade usahanya semakin lancar dan memperoleh banyak kemakmuran.

  1. Tanaman hias

Inilah manfaat terakhir dari tanaman jade yang mirip dengan batu giok ini. Selain sanggup membawa keberuntungan bagi siapa pun pemiliknya jade ternyata juga memiliki manfaat lain yaitu dijadikan sebagai salh satu jenis tanaman hias. Sehingga bagi seseorang yang tidak percaya bahwa jade bisa memberikan keberuntungan maka bisa memanfaatkan tanaman ini sebagai dekorasi.

Karena pada dasarnya tanaman jade memiliki bentuk yang cantik dan layak dijadikan pemanis dekorasi ruangan. Bentuknya yang bulat dan sedikit lonjong serta berwarna hijau ini bisa memberikan kesan mahal dan sejuk ketika dipandang.

Teknik Budidaya Jade

Pohon yang tidak terlalu memerlukan perawatan rumit ini snagat diasarankan untuk ditanam dan dibudidayakan. Hal ini dikarenakan jenis spesies ini termasuk tanaman yang unik dan perlu untuk diperhatikan agar tumbuhan ini tidak semakin langka.

Maka dari itu beberapa hal dibawah ini akan menjelaskan langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk membudidayakan tanaman jade yaitu sebagai berikut:

  1. Persiapan lahan

Persiapan lahan sangat diperlukan sebelum kita melakukan penanaman. Salah satu hal yang harus diperhatikan pada saat proses pengolahan lahan yaitu memilih jenis lahan pertanian yang akan menjadi tempat penanaman. Pastikan bahwa daerah tempat penanaman memiliki tingkat kesuburan tanah yang baik.

Setelah itu pastikan pula bahwa lahan sudah harus bersih dan bebas dari segala jenis tanaman pengganggu yang nantinya bisa menghambat pertumbuhan pohon jade. Usahakan persiapan lahan ini dilakukan jauh-jauh hari sebelum penanaman jade dilakukan.

  1. Penanaman

Pohon jade akan lebih mudah jika ditanam pada tanah yang terbuka dan daerahnya terlindungi serta cerah. Pastikan bahwa penanaman menggunakan tanah yang cukup mineral. Jade bisa ditanam di bawah pohon yang akan melindunginya dari dingin dan hujan di musim dingin sehingga tumbuhan ini sangat memerlukan pendamping atau tumbuhan lain untuk menjaga pertumbuhannya.

Walaupun pohon jade ini termasuk pohon yang membutuhkan perlindungan namun pastikan bahwa tanaman ini juga memerlukan sinar matahari yang cukup agar bisa melakukan pertumbuhan dengan baik. Pohon jade juga bisa ditanam di pot, yang sebelumnya pot sudah diisi dengan berbagai campuran yaitu tanah liat, pasir sungai, pozzolan, bagian kecil perlit.

  1. Penyiraman dan pemupukan

Pohon jade memerlukan penyiraman dan pemupukan agar tanaman ini bisa tumbuh dengan baik. Pastikan bahwa penyiraman tanaman ini dilakukan seminggu sekali. Tambahkan pula sedikit pupuk pada tanaman jade setidaknya sebulan sekali pada saat musim panas atau kemarau. Salah satu pupuk yang direkomendasikan ialah pupuk yang slow release.

Walaupun tanaman ini membutuhkan penyiraman, namun jangan sampai pnyiraman dilakukan secara berlebihan karena hal ini kana membuat batang maupun cabang pohon jade menjadi lunak dan terlihat kehitaman.

  1. Penyakit, hama penyakit Crassula ovate

Pada dasarnya tanaman jade merupakan jenis pohon yang sangat takut beku. Selain itu jika musim dingin tiba maka tanaman ini kadang-kadang menjadi tempat yang dipilih jamur sehingga hal ini akan membuat daun mengering lalu jatuh ketanah.

Untuk mengatasi hal-hal tersebut maka diperlukan perawatan seperti menyemprotkan pestisida agar bisa membuang dan memusnahkan segala macam hama tanaman ataupun penyakit yang menyerang pohon jade.

Demikianlah artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman jade, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi kalian semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *