Tanaman Jambu, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Pohon Jambu
Jambu merupakan jenis tanaman buah yang mudah dicari dan tidak asing bagi banyak kalangan. Tanaman jambu sendiri memiliki beberapa macam bentuknya diantaranya seperti jambu biji dan jambu air. Pada artikel ini akan dibahas jambu biji yang merupakan salah satu buah favorit bagi banyak orang.

Jambu biji disukai banyak orang karena selain bisa di konsumsi secara langsung juga bisa di buat jus. Selain itu jambu ini mempunyai banyak manfaat kesehatan bagi tubuh.

Tanaman Jambu

Jambu biji atau dalam nama ilmiahnya dikenal dengan istilah psidium guajava L merupakan tumbuhan yang berasal dari Amerika. Jambu ini tumbuh di lahan pertanian yang gembur. Tanaman jambu biji termasuk dari golongan famili myrtaceae.

Jambu biji dalam bahasa inggris di sebut lambo guava. Sedangkan di Indonesia jambu ini dikenal dengan nama jambu siki, jambu batu, dan jambu klutuk.

Jenis Jambu

Tanaman jambu mempunyai banyak macam yang mana masing-masing dari jenis jambu tersebut memiliki karakteristik sendir-sendiri. Berikut di bawah ini yang termasuk jenis-jenis pohon jambu yaitu:

  1. Jambu biji kristal

Jambu biji kristal merupakan jambu yang namanya terlihat mahal dan keren. Jambu ini berbentuk bulat tetapi ada benjolan- benjolan di sekitarnya. Daging jambu Kristal cukup tebal jika dibandingkan dengan jambu lainnya. Rasa jenis jambu ini juga cukup manis.

  1. Jambu biji sukun

Jambu biji sukun memiliki bentuk yang hampir sama dengan jambu biji Kristal. Perbedaannya yaitu pada jambu biji sukun permukaan kulitnya lebih halus dan daging berwarna putih. Akan tetapi untuk urusan ketebalan daging, jambu biji Kristal tetap menjadi pemenangnya.

  1. Jambu biji susu

Jambu biji susu merupakan jenis jambu yang paling enak rasanya. Daging jambu ini dikatakan cukup tebal dan bijinya terbilang sedikit, sehingga ketika makan jambu ini tidak perlu memisahkan bijinya terlebih dahulu.

  1. Jambu biji alpukat

Nama jambu biji alpukat diambil sesuai dengan bentuk jambu yang sama persis dengan buah alpukat.

Klasifikasi Tanaman Jambu

Tanaman jambu secara umum memiliki klasifikasi atau nama ilmiah dalam sistem tumbuhan yaitu sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub divisi Angiospermae
Kelas Dycotyledoneae
Ordo Myrtaceae
Genus Psidium
Spesies Psidium guajava L

Ciri Morfologi Jambu

Tanaman jambu memiliki karakteristik morfologi yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Akar

Jambu biji merupakan tanaman perdu yang memiliki banyak cabang dan tingginya bisa mencapai sekitar 3 hingga 10 meter. Usia tanaman jambu biji ini bahkan bisa bertahan hingga puluhan tahun yaitu berkisar antara 30 sampai 40 tahun.

  1. Batang

Jenis batang jambu biji mempunyai ciri khusus yaitu berkayu keras, kuat, dan tidak mudah patah. Selain itu kulit kayu pada tanaman ini memiliki tekstur yang halus dan mudah terkelupas pada waktu-waktu tertentu. Arti batang dan cabang jambu biji mempunyai warna coklat atau coklat keabu-abuan. Pada waktu tertentu biasanya tanaman ini juga akan mengalami pergantian atau peremajaan kulit.

  1. Daun

Daun jambu biji berbentuk bulat panjang atau bulat langsing atau bulat oval. Ujung daun jambu biji sedikit lancip dan warnanya beragam mulai dari hijau muda, hijau tua, merah tua, dan hijau bercampur kuning.

Permukaan daun memiliki tekstur yang sedikit mengkilap dan ada pula yang halus seperti daun pada umumnya. Daun mempunyai pola yang saling berhadapan dan tumbuh secara tunggal. Panjang helai daun sekitar 5 hingga 15 cm dengan lebar 3 sampai 6 cm.

  1. Bunga

Bunga tanaman jambu biji biasanya keluar di bagian ketiak daun. Kelopak dan mahkota bunga masing- masing terdiri dari 5 helai.

Benang sari pada bunga jambu biji berjumlah banyak dan tangkai sari berwarna putih. Bunga jambu biji juga dan yang sempurna atau disebut hermaprodit artinya pembuahan akan terbentuk apabila da penyerbukan. Selain itu ada pula yang tidak melakukan penyerbukan atau disebut partenokarpi sehingga buah yang dihasilkan tanpa biji.

  1. Buah

Arti buah jambu biji pada umumnya memiliki bentuk yang bulat dan kulit buah berwarna hijau saat masih. Namun ketika jambu sudah masak maka warnanya berubah menjadi kuning muda. Daging jambu biji memiliki warna putih biasa, putih susu, merah menyala, merah tua, dan merah muda. Selain itu aroma buahnya juga begitu khas ketika sudah matang.

  1. Biji

Struktur biji yang terdapat pada buah jambu biji terbilang cukup banyak. Walaupun ada jenis jambu biji yang mempunyai bagian biji hanya sedikit atau bahkan tidak punya. Pada dasarnya jambu yang memiliki biji berbentuk lebih sempurna. Sedangkan jambu yang tidak ada bijinya bentuknya sedikit tidak beraturan.  

Manfaat Jambu

Jambu biji merupakan buah yang kaya akan manfaat selain memiliki nutrisi gizi yang baik, tanaman ini juga memiliki kandungan lain yang bisa membantu menjaga kesehatan pada tubuh. Berikut dibawah ini yang termasuk manfaat dari jambu biji ialah;

  1. Menurunkan tekanan darah dan kolestrol

Kalium yang ada pada jambu biji bisa membatu menjaga tekanan darah yang ada pada tubuh. kalium bisa melindungi tubuh dari pengaruh luar yang bisa mengganggu atau bahkan merusak tekanan darah. Sehingga buah jambu biji sangat baik untuk di konsumsi.

  1. Melancarkan saluran pencernaan

Kandungan serat yang ada pada tanaman ambu biji bukan hanya berfungsi untuk menurunkan kolestrol jahat pada tubuh. Akan tetapi kandungan tersebut juga dapat membantu melancarkan sistem saluran pencernaan seperti sembelit dan mematikan bakteri yang ada di saluran pencernaan.

  1. Menjaga kesehatan mata

Jambu biji juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata. Oleh karena itu sangat di sarankan untuk mengkonsumsi buah jambu biji ini untuk mencegah berbagai infeksi penyakit mata.

  1. Menyehatkan kulit

Kandungan vitamin A yang ada pada jambu biji bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit wajah maupun tubuh. Selain itu antioksidan yang tinggi pada buah jambu biji juga mampu mengeluarkan radikal bebas pada tubuh dan mencegah penuaan dini.

  1. Mencegah deman berdarah

Jambu biji dipercaya mampu meningkatkan kadar trombosit dlama tubuh. sehingga hal ini dapat menurunkan resiko terjadinya pendarahan pada bagian organ vital yang diamalami pasien DBD.

Cara Budidaya Jambu

Setelah mempelari jenis, klasifikasi, dan manfaat dari jambu biji maka sekarang saatnya kita mengetahui cara budidaya tanaman jambu biji. Dibawah ini merupakan langkah-langkah untuk melakukan budidaya jambu biji :

  1. Pemilihan bibit jambu biji

Jambu biji dapat di perbanyak dengan metode okulasi dan dari biji yang terdapat di buah jambu itu sendiri. Bibit yang berasal dari metode okulasi di pilih yang sudah  berumur 4 bulan dan panjangnya sekitar 30 cm serta mempunyai 6 pasang daun.

Apabila bibit berasal dari biji maka diambil dari buah yang sudah matang. Biji kemudian di fermentasi kurang lebih selama satu hari. Selanjutnya biji di angin-anginkan dan biji benih di rendam di larutan asam selama 15 menit. Proses akhirnya yaitu cuci dengan air tawar hingga 3 kali dan di keringkan.

  1. Penyemaian benih jambu biji

Penyemaian benih jambu biji dilakukan dengan cara membuat bedengan dan memberinya pupuk. Biji kemudian dapat ditanam di bedengan. Apabila biji sudah berumur sekitar 1 sampai 2 bulan dan mempunyai 2 sampai dengan 3 helai daun maka dapat dipindahkan di lahan tanam.

  1. Penanaman jambu biji

Penanaman bisa dilakukan dengan mempersipakan lahan tanam terlebih dahulu. Pastikan lahan berada di tanah yang gembur dan bebas dari gangguan arti hama maupun gulma. Tanah kemudian dicampur dengan pupuk kandang. Kemudian tanam bibit jambu biji ke dalam tanah dan tidak perlu terlalu dalam.

  1. Pemeliharaan

Pemeliharaan dilakukan dengan menyiram tanaman secara teratur sebanyak 2 kali sehari di waktu pagi dan sore hari. Penyiangan juga perlu dilakukan agar lahan bebas dari gangguan gulma yang tumbuh di sekitar pohon jambu biji.

  1. Panen

Pemanenan jambu biji bisa dilakukan ketika tanaman berusia 2 hingga 3 tahun. Panen dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak tanaman.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan tanaman jambu, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi dan literasi bagi semua pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *