Tanaman Jarak, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Jarak

Adakah disini yang belum mengenal tentang tanaman jarak? Jarak yang dikenal sebagai tumbuhan liar ini biasanya hidup di hutan, tanah kosong, dan di lahan pertanian pantai. Tanaman jarak termasuk jenis tumbuhan perdu yang memiliki daun tunggal dan kerpaklipula dijadikan sebagai salah satu jenis tanaman pagar.

Tanaman Jarak

Tumbuhan jarak ini merupakan jenis tumbuhan dari euphorbiaceae dan masuk dalam golongan genus jatropha L. Selain itu tanaman jarak merupakan jenis tumbuhan yang memiliki arti bunga dengan jenis uniseksual. Di negara Indonesia pohon jarak juga memiliki nama yang berbeda-beda seperti di daerah Sumatra jarak disebut dulang dan gloah, di Madura dinamakan kaleke, sedangkan di Jawa Barat disebut kaliki.

Klasifikasi Jarak

Tanaman jarak memiliki sistem klasifikasi dalam tumbuhan yaitu sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Sub kingdom Viridiplantae
Infra kingdom Streptophyta
Divisi Tracheophyta
Sub divisi Spermatophyta
Kelas Magnoliopsida
Sub Kelas Rosidae
Ordo Malpighiales
Family Euphirbiaceae
Genus Jatropha L
Spesies Jatrropha Curcas L

Ciri Morfologi Jarak

Tanaman jarak memiliki ciri morfologi yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Daun

Tanaman jarak memiliki morfologi daun yang bentuknya berlekuk dan bersudut tiga atau lima. Pada umumnya daun jarak ini memiliki ukuran yang cukup lebar dan bulat. Sedangkan panjang daunnya bisa perkirakan hingga mencapai sekitar 5 sampai dengan 15 cm.

Tanaman jarak juga memiliki tulang daun yang bersifat menjari. Daun yang dihubungkan pada tangkai juga memiliki ukuran yang cukup panjang sekitar 4 hingga 15 cm.

  1. Bunga

Morfologi yang selanjutnya dari tanaman jarak ialah bagian bunga. Bunga tanaman jarak ini mempunyai bentuk yang malai dan menjadi salah satu dengan bunga yang majemuk. Warna pada bunga jarak yaitu kuning kehijauan dan berkelamin tunggal serta berumah satu.

Tanaman jarak memiliki bunga yang terdiri dari 5 kelopak dengan bentuk bulat oval dan panjangnya sekitar 4 mm. Perlu anda ketahui bahwa benang sari dari bunga tanaman jarak ini letaknya ada di bagian pangkalnya. Sedangkan tangkai putik memiliki ukuran yang pendek dan disertai dengan warna yang hijau.

Mahkota pada bungajarak jumlahnya yaitu 5 mahkota dengan warna keunguan. Selain itu bunga betina maupun bunga jantan yang ada pada bunga susunannya terletak di rangkaian yang sudah terbentuk cawan dan tumbuh di ketiak daun atau ujung batang.

  1. Batang

Morfologi definisi batang pada tanaman jarak yaitu mempunyai bentuk yang silindris. Apabila batang ini terluka maka akan menimbulkan  getah. Selain itu batang juga memiliki fungsi untuk sistem percabangan dan mendukung perluasan pada bidang fotosintesis.

  1. Buah

Morfologi dari buah jarak pada tanaman ini mempunyai bentuk yang mirip dengan bulat telur dan diameternya sekitar 2 sampai dengan 4 cm. Buah jarak juga diprediksi jiak panjangnya bisa mencapai 2 cm dan lebarnya sekitar 1 cm.

Pada umumnya buah tanaman jarak ini memiliki dua warna yang sesuai dengan pertumbuhannya. Apabila buah masih muda maka warna yang dihasilkan ialah hijau, sedangkan buah jarak yang sudah masak mempunyai warna coklat sampai kehitaman. Ketahuilah pula bahwa buah jarak ini memiliki 3 ruang dan masing-masing ruang terdiri dari 1 biji, sehingga hal ini diartikan jika setiap buah jarak memiliki 3 biji.

  1. Biji

Bagian biji pada tanaman jarak memiliki bentuk yang oval lonjong dan warnanya yaitu coklat kehitaman. Ukuran dari biji tanaman jarak ini bisa dikatakan cukup panjang yaitu sekitar 2 cm dengan ketebalan kira-kira mencapai 1 cm.

Manfaat Tanaman Jarak

Tanaman jarak adalah tumbuhan yang hampir semua bagiannya bisa digunakan untuk salah satu jenis tanaman obat tradisional. Berikut dibawah ini adalah manfaat dari tanaman jarak yaitu:

  1. Keputihan pada bayi

Biasanya bayi yang minum ASI di bagian langit-langit lidahnya akan berwarna keputihan. Hal ini yang mengakibatkan bayi tidak mau untuk menyusui dan berat badannya cenderung naik. Untuk mengatasinya masalah tersebut maka bisa memanfaatkan getah daun jarak.

  1. Dapat mengobati radang telinga

Influenza yang terjadi pada tubuh biasanya bisa mengakibatkan radang telinga yang mendadak dengan ditandai suhu badan yang naik, sakit dalam telinga, sedikit tuli dan berdengung. Masalah ini bisa kita obati dengan memakai getah daun jarak yang diteteskan sebanyak 6 tetes kedalam telinga anak.

  1. Obat sakit gigi berlubang

Getah pada tanaman jarak memiliki sifat anti mikroba yang bisa mengusir bakteri seperti jenis streptococcus, staphyloccus dan escherechia coli dan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi rasa sakit gigi yang berlubang. Caranya yaitu gunakan getah jarak diteteskan pada kapas, kemudian tempelkan pada gigi yang berlubang.

  1. Obat sariawan

Sakit sariawan juga bisa diobati dengan menggunakan tanaman jarak. Caranya yaitu mengambil getah yang keluar dari batang jarak, kemudian tempelkan pada bagin yang terkena sariawan. Apabila cara ini dilakukan secara rutin maka proses penyembuhan sariawan akan semakin.

  1. Mengatasi kembung dan masuk angin

Cara menggunakna tanaman jarak untuk mengatasi kemung dan masuk angin yaitu mengambil selembar daun jarak kemudian dibakar. Usahakan pada saat daun dibakar jangan sampai gosong dan tambahkan sedikit minyak sayur atau telon kemudian tempelkan dibagian pinggang.

  1. Mengatasi susah buang air besar

Cara mempergunakan tanaman jarak agar bisa mengatasi susah buang air besar yaitu mengambil sekitar 4 helai daun jarak yang segar lalu cuci bersih. Kemudian memasak daun tersebut dan bisa dimakan secara langsung. Lakukan cara ini selama 7 kali berturut-turut sampai penyakit sembelitnya berkurang atau hilang.

Teknik Budidaya Jarak

Melihat manfaat yang ada pada tanaman jarak tersebut, maka budidaya jarak ini perlu dilakukan agar bisa terus dimanfaatkan banyak orang. Berikut dibawah ini adalah langkah-langkah budidaya tanaman jarak :

  1. Persiapan Lahan

Persiapan lahan bisa dilakukan sebelum penanaman dimulai yaitu dengan cara membuka lahan, pengajiran dan pembuatan lubang tanam. Lahan yang belum di tanami harus dibersihkan terlebih dahulu baik dari gulma ataupun semak. Selanjutnya pengairan bisa dilakukan dengan memasang dan menancapkan ajir  dengan jarak sesuai.

Penanaman bisa dilakukan dengan jarak sekitar 2 cm x 3 cm atau tergantung dari lahan yang di akan di Tanami. Sedangkan ukuran lubang tanam kira-kira 40 cm x 40 cm x 40 cm dan bila tanaman yan di tanam dari steks dibuat lubang tanam tunggal dengan diameter 3 cm.

  1. Pembibitan

Proses kedua untuk budidaya tanaman jarak yaitu pembibitan. Pembibitan tanaman jarak bisa dilakukan dengan menggunakan tanaman yang berasal dari stek cabang atau batang maupun benih.

Pembibitan tanaman jarak biasanya lebih banyak menggunakan biji dengan menggunakan media polibag yaitu caranya melakukan persemaian tanaman dengan media polibag yang sebelumnya sudah di campur dengan pupuk dan tanah. Selanjutnya lakukan pemeliharaan pada bibit jarak seperti tanaman lainnya hingga tumbuh dengan baik.

  1. Penanaman

Proses penanaman sebaiknya dilakukan di awal musim hujan sehingga kebutuhan air bagi tanaman cukup tersedia. Penamanan tanaman jarak di lakukan dengan cara memasukan bibit jarak ke dalam lubang tanam, setelah itu timbun kembali tanamna dengan tanah agar pohonnya lebih kokok. Selanjutnya lakukan  penyiraman pada media tanah.

  1. Pemupukan

Apabila penanaman sudah selesai dilakukan maka perawatan perlu dilakukan agar tanaman jarak bisa tumbuh dengan baik. Salah satu perawatan jarak yaitu pemupukan. Pertama buatlah lubang yang melingkari tanaman sejauh ½ tajuk dengan kedalam kira-kira 3 sampai 5 cm. Pupuk kemudian masukan kedalam lubang tersebut dan lubang di tutup dengan tanah serta dipadatkan .

  1. Panen dan produktivitas

Proses pemanenan adalah tahap yang paling ditunggu. Panen jarak sudah bisa dimulai ketika tanaman berbunga dan berada pada umur sekitar 3 sampai dengan 4 bulan.

Pemanenan tanaman jarak ini bisa dilakukan dengan cara menggoyangkan poho atau memukul dahan secara berulang kali hingga buah terlepas dan berjatuhan. Adapun cara yang lebih cepat dan baik lagi yaitu dengan cara memetiknya langsung sehingga tidak akan merusak buah yang di hasilkan.

Demikianlah artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman jarak, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *