Tanaman Kale, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Kalian

Merasa asingkah kalian mendengar tanaman yang bernama kal ? Kale adalah jenis sayuran yang masih satu spesies dengan kubis atau kol. Tanaman kale ini juga sering disebut dengan nama kailan. tumbuhan kale pada umumnya dibedakan  menjadi 2 jenis yaitu kale daun keriting dan kale daun halus. Jenis yang pertama yaitu kale daun keriting biasanya adalah tanaman yang bisa dimasak. Sedangkan kale daun halus lebih sering digunakan untuk pakan berbagai jenis hewan ternak.

Kailan atau tanaman kale merupakan tumbuhan semusim dan memiliki usia yang rlatif pendek yaitu sekitar 40 sampai dengan 50 hari setelah bibit dilakukan penanaman.

Tanaman Kale/Kailan 

Tanaman kale pada dasarnya lebih sering dianggap sebagai pohon yang tumbuh pada  cuaca yang dingin. Selain itu tanaman kale juga memiliki ketahanan yang cukup tangguh dan bisa tumbuh pada saat suhu berada di angka sekitar -7 °C hingga 27 °C. Tanaman kalian ini sangat dipuji – puji sebagai makanan yang kaya akan vitamin dan mineral.

Beberapa kandungan tanaman kale diantaranya yaitu vitamin K, vitamin C, beta karoten, dan kalsium, yang kadarnya sangat tinggi sekali jika dibandingkan sayuran biasa pada umumnya. Kandungan lain yang ada pada tanaman kale ialah zat anti kanker yang dinamakan sulforaphane dan akan muncul ketika sayuran dipotong.

Sayuran kale ini juka mempunyai keunikan tersendiri yaitu jika pemanenannya dilakukan pada saat tanaman terlalu tua maka daun dan batang kale menjadi lebih keras dan tidak enak untuk dikonsumsi. Oleh karena itu kale akan lebih enak dikonsumsi jika panen dilakukan saat usianya masih muda dan biasanya jenis ini disebut baby kailan.

Klasifikasi Kale

Berikut ini merupakan klasifikasi tanaman kailan, antara lain;

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub Divisi Angiospermae
Kelas Dicotyledonae
Family Cruciferae
Genus Brassica
Spesies Brassica oleracea Var. Acephala

Ciri Morfologi Kale

Untuk lebih jelasnya maka berikut dibawah ini adalah karakteristik morfologi dari tanaman kale yang diuraikan sebagai berikut:

  1. Akar

Karakteristik pertama yang akan kita bahas pada tanaman kale yaitu akarnya. Morfologi akar pada tanaman kale yaitu perakarannya berjenis akar tunggang dan serabut yang jumlahnya cukup banyak. Kailan atau kale ini juga memiliki  sistem akar  yang  panjang  yaitu pada akar serabut panjang bisa mencapai 25 cm, sedangkan pada akar tunggang mencapai 40 cm

  1. Batang

Morfologi selanjutnya pada tanaman kale yaitu bagian batang. Bentuk batang tanaman kale adalah jenis batang yang sejati, tidak keras, tegak, dan beruas-ruas dengan diameter yang dimilikinya yaitu sekitar 3 sampai dengan 4 cm dan warna batang hijau muda.

  1. Bunga

Bunga pada tanaman kale umunya memiliki warna kuning akan tetapi ada juga yang berwarna putih. Tumbuhan kale ini memiliki karakteristik arti bunga yang sempurna yaitu terdapat 6 benang sari dan sisanya terletak di lingkaran luar.selain itu bunga juga terdapat di tanda yang muncul dari ujung tunas.

  1. Daun

Bagian daun dari tanaman pasti akan menjadi bagian yang paling mudah untuk ditebak, biasanya daun identik dengan warna hijau sehingga mudah dikenali banyak orang. Daun pada tanaman kale dikenal sebagai daun roset. Artinya yaitu daun yang  tersusun  spiral atau melingkar  kearah pucuk cabang yang tak  berbatang. Sayur kale juga memiliki ukuran pada permukaan daun yang cukup besar.

  1. Buah dan Biji

Morfologi terakhir yang akan kita bahas pada tanaman kailan yaitu bagian buah dan bijinya. Buah pada tanaman kale ini mempunyai bentuk seperti polong dan ukurannya panjang serta ramping.

Buah kale didalamnya berisi biji dan bentuk biji bulat kecil-kecil. Warna struktur biji yaitu coklat  sampai  kehitam-hitaman. Biasanya bagian biji pada tanaman kale ini dimanfaatkan sebagai bibit untuk memperbanyak tanaman kale.

Manfaat Kale

Sayuran kale adalah jenis tumbuhan yang memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat dari tanaman kale mungkin kurang diketahui banyak orang, sehingga dibawah ini akan dijelaskan apa saja manfaat dari kale tersebut:

  1. Pencernaan

Kandungan kale yang tinggi akan serat namun memiliki kadar kalori dan lemak yang rendah bisa memberikan fungsi yang baik untuk pencernaan. Kale yang memiliki kandungan lemak yang sedikit ini bisa membuat pencernaan lebih lancar dan tidak terganggu. Sehingga sayuran ini bisa bebas untuk dikonsumsi.

  1. Pembentukan hemoglobin

Tanaman kale berfungsi untuk pembentukan hemoglobin dan membawa oksigen ke seluruh tubuh. hal ini dikarenakan kale memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi, bahkan melebihi kandungan zat besi yang ada pada daging hewani.

  1. Menyehatkan Jantung

Kesehatan jantung pada tubuh merupakan salah satu kesehatan yang harus dijaga. Apalagi jenis penyakit yang satu ini juga cukup berbahaya.

Salah satu cara tradisional yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung ialah dengan mengonsumsi rutin sayuran kale. Pada dasarnya tanaman kale ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh yang efenya berujung pada kesehatan jantung.

  1. Mencegah kanker

Kandungan kale yang begitu beragam yaitu mulai dari karotenoid, flavonoid dan vitamin K ternyata memiliki manfaat yang sangat luar biasa. Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh kandungan tanaman kale tersebut ialah mampu mencegah serangan dari aneka jenis kanker.

Seperti yang kita ketahui bahwa jenis penyakit kanker adalah sakit yang sangat berbahaya dan bisa berujung pada kematian, sehingga dengan cara alami ini sayur kale sangat bisa dimanfaatkan dengan baik. Selain itu dengan mengkonsumsi kale maka jumlah vitamin K yang ada pada tubuh akan mengalami peningkatan dan berguna untuk mengurangi kemungkinan terserang Alzheimer.

  1. Mengobati penyakit dalam dan Membersihkan racun

Tanaman kale ternyata juga memiliki khasiat lain yaitu bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang ada dalam tubuh. Salah satu penyakit dala tersebut ialah asma, arthritis, dan penyakit autoimun.

Selain itu sayur kale juga bisa digunakan untuk membersihkan racun yang ada pada tubuh. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi glucosinolates  dan isothiocyanates bisa membantu melawan hingga menghilangkan racun dari dalam tubuh.

Teknik Budidaya Kale

Berikut dibawah ini adalah langkah-langkah untuk budidaya tanaman kale yang diuraikan sebagai berikut :

  1. Penanaman

Sebelum penanaman dimulai pastikan bahwa anda sudah memiliki bibit yang akan ditanam. Biasanya benih kale bisa diperoleh dari toko tanaman kale maupun diperoleh dari biji buah kale itu sendiri.

Proses penanaman diawali dengan membuat bedengan terlebih dahulu yang ukuran yaitu lebar 120 cm dan panjangnya  disesuaikan dengan ukuran petak tanah. Seminggu sebelum penanaman pastikan bahwa lahan tanam sudah dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu menggunakan pupuk kandang, Pupuk TSP, dan Pupuk KCl .

Penanaman bisa dimulai dengan memasukan bibit ke lubang tanam. Lakukan hal ini dengan hati-hati dan timbun kembali tanaman dengan tanah.

  1. Perawatan

Tahap kedua setelah penanaman dilakukan maka perawatan kale juga harus dilaksanakan. Perawatan ini diantaranya yaitu melakukan penyiraman, penyiangan dan juga penyiangan.

Penyiraman dilakukan pada pagi dan sore hari dan menyesuaikan kondisi yang terjadi pada saat ini. Sedangkan penyulaman bisa dilakukan jika ada tanaman yang mati. Cara perawatan yang terakhir yaitu penyiangan yang bisa dilakukan seminggu sekali atau sesuai dengan pertumbuhan gulma dengan cara mencabutnya secara manual.

  1. Pemanenan

Tahap akhir dari budidaya tanaman kale yang paling ditunggu-tunggu adalah pemanenan. Panen bisa dilakukan jika umur kale sudah mencapai sekitar 70 hari atau paling singkatnya yaitu berumur 40 hari.

Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh bagian tanaman atau memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau yang tajam. Pastikan bahwa panen harus dilakukan hati-hati agar tidak merusak tanaman lain yang masih belum siap panen.

Itulah tadi yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman kale, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga mampu memberi edukasi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *