Jenis Tanaman Kecambah dan Manfaatnya

Diposting pada

Jenis Tanaman Kecambah

Kecambah atau biasa dikenal dengan toge merupakan arti tumbuhan sporofit muda yang muncul setelah berkembang dari fase embrionik yang berada di dalam struktur biji. Fase perkembangan dikenal sebagai perkecambahan dan termasuk satu fase kritis dalam kehidupan tumbuhan.

Untuk ibu rumah tangga sudah tidak asing dengan tumbuhan ini sebab umumnya kecambah sering dimanfaatkan untuk bahan makanan dan dikategorikan sebagai tanaman sayuran. Beberapa orang tidak tahu perbedaan pada kecambah dengan toge sebab berbentuk yang hampir mirip. Orang jawa sering mengatakan toge dengan sebutan kecambah dan kecambah adalah tanaman yang berasal dari kacang hijau dengan ukuran kecil.

Tanaman Kecambah

Kecambah sering dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan dikelompokkan ke dalam tanaman sayuran. Kecambah disebut makanan sehat sebab terdapat kandungan kaya vitamin E tetapi dikritik pula sebab beberapa kecambah dapat membentuk zat anti gizi.

Kecambah terbagi menjadi 3 bagian utama yaitu radikula atau akar embrio, hopikotil, dan kotiledon atau daun lembaga. Terdapat dua kelas berasal dari tanaman berbunga dibagi menjadi cacah daun lembaga yaitu dikotil dan monokotil.

Tanaman berbiji terbuka lebih bermacam-macam dalam cacah lembaga. Kecambah pada pinus contohnya bisa mempunyai hingga delapan daun lembaga. Beberapa jenis tanaman tidak mempunyai kotiledon dan dikenal sebagai akotiledon. Kecambah jelai yang disebut sebagai malt dimanfaatkan sebagai bahan dasar bir. Malt dimanfaatkan sebagai bagian dari minuman yang sehat sebab terdapat kandungan maltosa yang lebih rendah dibandingkan sukrosa.

Jenis Tanaman Kecambah

Berikut jenis tanaman kecambah antara lain

  1. Kacang hijau

Tanaman Kecambah Kacang Hijau
Kecambah Kacang Hijau

Biasanya tauge yang berasal dari tanaman kacang hijau sering digunakan untuk berbagai varian menu makanan yang berasal dari Asia Timur. Tanaman ini terdapat kandungan yang kaya akan vitamin E dan menjadi menu yang direkomendasikan untuk dimakan. Kecambah kacang hijau terdapat kandungan vitamin E dan antioksidan yang sangat berguna untuk menambah kesuburan dan vitalitas pria.

Selain itu, terdapat kandungan protein daripada dengan biji kacang sebab pada fase perkecambahan terjadi pembentukan asam amino esensial.

Kandungan nutrisi yang terdapat di dalam kecambah sangat berhubungan erat dengan hormon testosteron yang identik dengan pria karena berperan sebagai hormon seks terhadap pria. Wanita tidak banyak memerlukan hormon ini disebabkan testosteron sebagai hormon seks yang berada pada pria.

  1. Tanaman kedelai

Tanaman Kecambah Kacang Kedelai
Kecambah Kacang Kedelai

Kecambah kacang kedelai berukuran lebih besar dari kecambah kacang hijau. Akar kacang kedelai yang panjang dengan bentuk yang lebih ramping dan berwarna kehijau- hijauan. Jenis kecambah ini biasanya terasa renyah dan agak pahit saat dikonsumsi secara mentah. Bau aroma dari kecambah ini langu yang relatif lebih tinggi daripada kecambah kedelai kacang hijau.

Banyak kandungan yang berada di kedelai yang menjadikan kecambah kedelai ini mempunyai manfaat yang bagus. Untuk dapat menjadikan kecambah dibutuhkan biji-bijian atau kacang- kacangan yang sehat dan bersih dari adanya pestisida.

Selain itu, kondisi lingkungan yang optimal dibutuhkan seperti ruang gelap, kadar air untuk proses perkecambahan dan kelembaban.

Umumnya tiap 3 hingga 5 hari kecambah telah bisa untuk dipanen. Proses pembentukan kecambah kedelai itu sendiri bisa dilakukan di sepanjang tahun, tidak membutuhkan cahaya matahari dan dapat terjadi di musim apapun baik pada musim hujan ataupun musim kemarau.

  1. Alfalfa

tanaman kecambah alfalfa
Kecambah Alfalfa

Salah satu jenis kecambah yang satu ini berbentuk seperti tunas halus dengan daun yang hijau dan mempunyai rasa segar dan renyah. Kandungan pada kecambah alfalfa yaitu kandungan spionin yang sangat tinggi dan termasuk senyawa yang bisa mengurangi kadar kolesterol jahat tanpa menghambat atau mengganggu kolesterol baik atau HDL.

  1. Tanaman Gandum

Tanaman Kecambah Gandum
Kecambah Gandum

Intisari pada tanaman gandum adalah cadangan makanan yang terdapat kandungan banyak lemak dan berada bagian dengan sel yang tetap hidup meskipun sesudah panen. Di sekeliling bagian yang tetap hidup terdapat molekul glukosa yang sedikit, mineral, protein, dan enzim. Fase perkecambahan akan dilakukan di keadaan yang baik untuk membuat tanaman gandum yang baru.

Terdapat beberapa faktor yang memberikan pengaruh perkecambahan terhadap tanaman gandum yakni keadaan kelembaban tinggi, dengan suhu yang relatif hangat dan kandungan oksigen yang melimpah. Intisari gandum yaitu embrio pada gandum yang berwarna coklat keemasan yang berbentuk serpihan.

  1. Tanaman Jagung

Tanaman Kecambah Jagung
Kecambah Jagung

Fase perkecambahan di benih jagung yang dilakukan saat radikula timbul dari kulit biji. Awal mula perkecambahan benih akan menyerap kandungan air melalui imbibis dan benih yang membesar akan diikuti oleh peningkatan aktivitas enzim dan respirasi yang tinggi.

Pada awalnya koleoriza yang memanjang akan menembus bagian pericarp dan setelahnya radikula akan menembus koleorize. Kemudian koleoptil akan terangkat ke atas oleh pemanjangan mesokotil dan berfungsi pada timbulnya tunas ke atas permukaan tanah. Biasanya benih jagung ditanam pada kedalaman tanah berkisar 5 hingga 8 cm.

Apabila kelembaban tanah tepat sehingga tanaman bisa dapat menimbulkan kecambah berukuran yang seragam dalam 4 hingga 5 hari setelah tanam. Dengan keadaan yang dingin atau kering menimbulkan tanaman yang bisa tumbuh berkembang saat tanaman telah berumur dua minggu atau lebih setelah tanam.

  1. Kacang Tanah

Kecambah Kacang Tanah
Kecambah Kacang Tanah

Pada awal pertumbuhan tanaman kacang tanah adalah perkecembahan. Di dalam perkecambahan tersebut ini dibedakan menjadi dua bagian adalah perkecambahan hipogeal dan perkecambahan epigeal. Tanaman kacang tanah termasuk perkecambahan hypogeal.

Perkecambahan ini biasanya ditunjukkan dengan terjadinya pemanjangan ruas batang teratas dan membentuk daun lembaga terangkat ke atas permukaan tanah. Sementara untuk kotiledon masih berada di dalam tanah. Di dalam perkecambahan tanaman kacang tanah terdapat empat tahapan utama.

  1. Kacang Merah

Tanaman Kecambah Kacang Merah
Kecambah Kacang Merah

Biji kacang merah bisa berkecambah sebab di bagian dalamnya terdapat embrio tanaman. Terdapat tiga bagian yang berasal dari embrio salah satunya yaitu akar lembaga atau radikula, daun lembaga atau kotiledon, dan bayang lembaga atau kaulikulus.

Di dalam pertumbuhannya terdapat beberapa faktor yang memperngaruhinya yaitu cahaya. Pertumbuhan kecambah kacang merah dapat terjadi di tempat yang terang ataupun tempat yang lembab. Tetapi pertumbuhan kacang merah di tempat gelap akan membuat pertumbuhannya lebih cepat.

  1. Kacang polong

Tanaman Kecambah kacang polong
Kecambah kacang polong

Sama dengan jenis kacang lainnya, kacang polonh dapat menjadikan sumber serat dan protein yang bagus untuk tumbuh. Sementara itu, kacang polong kaya akan kandungan vitamin B1, folat, dan mangan. Mengonsumsi kacang polong dapat mengontrol gula darah dan menyehatkan pencernaan sampai mengatasi penyakit hipertensi.

  1. Hazelnut

Tanaman Kecambah Hazelnut
Kecambah Hazelnut

Hazelnut sering sekali dikonsumsi sebagai makanan camilan ataupun sebagai olahan minuman, makanan ringan ataupun es krim. Kacang hazelnut terdapat kandungan berbagai nutrisi yang dapat menyehatkan bagi tubuh antara lain protein, lemak, vitamin E, B6, K, fosfor, zat besi, potasium, dan magnesium. Hazelnut kaya akan kandungan antioksidan, menyehatkan jantung dan mengurangi gula darah dan resiko akan adanya penyakit kanker.

  1. Walnut

Tanaman Kecambah Walnut
Kecambah Walnut

Seperti kacang almond, kacang walnut atau biasa dikenal dengan kacang kenari merupakan camilan sehat yang enak dan terkenal di dunia. Walnut memiliki kadar asam lemak omega tinggi. Kacang ini terdapat kandungan fosfor dan magnesium.

Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa walnut dapat menurunkan penyakit radang dan menjaga diabetes dan metabolitik serta penurunan kognitif terkait usia.

Manfaat Kecambah

Berikut manfaat dari konsumsi kecambah antara lain:

  1. Kandungan antioksidan yang besar

Kacang hijau merupakan salah satu tanaman dengan kandungan antioksidan yang besar. Kadar antioksidan bisa meningkat saat kacang hijau dikembangkan membentuk kecambah. Bahkan kandungan antioksidan yang berada di dalam kecambah dikenal enam kali lebih banyak daripada kacang hijau. Antioksidan merupakan komponen yang sangat bagus untuk tubuh.

Dikarenakan kecambah bisa membantu tubuh untuk menangkis radikal bebas yang dapat memunculkan kerusakan pada sel dan menghindari dari adanya penyakit berbahaya atau kronis.

  1. Bagus untuk diet

Kecambah mempunyai kandungan yang kaya terhadap serat. Hal ini yang menjadikan bagus untuk orang yang sedang melakukan diet untuk mempertahankan perut kenyang lebih lama maka adanya keinginan untuk maka dapat terkurangi. Protein adalah komponen yang berperan penting dalam aktivitas penurunan berat badan. Dikarenakan protein bisa menekan nafsu makan sehingga mengurangi asupan kalori harian.

  1. Mengurangi gula darah

Manfaat kecambah yang bisa diperoleh dari adanya kandungan serat yang berada di dalamnya yaitu mengurangi gula darah. Hal ini dikarenakan serat akan memperlambat proses pada penyerapan kandungan gula ke dalam darah sehingga menghindari adanya peningkatan kadar gula darah dan mengurangi kadarnya.

  1. Mengurangi resiko penyakit jantung

Memakan kecambah bisa mengurangi resiko penyakit jantung. Hal ini dikarenakan tanaman ini diyakini dapat mengurangi kolesterol dan tekanan darah. Kedua hal tersebut adalah faktor yang beresiko utama dari penyakit jantung.

  1. Mengurangi stres dan gangguan kecemasan

Kegunaan kecambah untuk beberapa orang sangat mengherankan. Tetapi, kecambah terdapat kandungan vitamin C, Zinc, dan Magnesium. Ketiga kandungan tersebut diyakini bisa menyeimbangkan suasana hati, mengurangi kecemasan dan menjadikan tidur lebih nyenyak.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa kecambah adalah bahan pangan dengan kadar lemak yang rendah, kaya akan kandungan vitamin C dan kandungan protein serta folat yang bisa mengurangi resiko munculnya penyakit kardiovaskular dan menurunkan LDL atau Low density lipoprotein yang berada di dalam tanah.

Di dalam kecambah terdapat kandungan fitoestrogen yang dapat berperan seperti estrogen untuk wanita.. Estrogen dapat mengatasi kerapuhan terutama untuk wanita yang terdapat di masa menopause. Kecambah yang berguna dalam mencegah kanker payudara, menstruasi, dan keluhan semburat. Kecambah juga mempunyai kemampuan menurunkan resiko penyakit artritis.

Untuk beberapa jenis kecambah terdapat kandungan senyawa fitokimia dengan jumlah yang banyak dan salah satunya yaitu kanavanin.

Senyawa ini banyak dijumpai di kecambah alfalfa dan berguna untuk mencegah penyakit kanker darah, kanker usus besar dan kanker pankreas. Selain itu, terdapat kandungan senyawa anti kanker lain yang terdapat di kecambah yakni daidzein dan genistein.

Itulah tadi artikel lengkap yang bisa kami berikan pada kalian tentang adanya berbagai macam tanaman berkecambah yang mudah ditemukan serta manfaat bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *