Tanaman Kelapa; Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tanaman Kelapa Adalah

Kelapa merupakan tanaman asli yang bersal dari daerah tropis, yaitu wilayah yang terletak disepanjang garis khatulistiwa. Kelapa banyak tumbuh subur serta dibudidayakan sebagian besar patani yang mendiami daerah tersebut. Kelapa juga banyak ditemukan diseluruh Provinsi Indonesia, mulai dari daerah pantai yang datar sampai daerah pegunungan yang cukup tinggi. Untuk daerah yang padat penduduknya, seperti Jawa dan Bali, tanaman kelapa lebih banyak ditanam pada tanah tegalan atau tanah perkarangan, sedangkan untuk daerah yang yang jarang penduduknya, seperti daerah transmigrasi, tanaman kelapa banyak ditanam pada lahan yang cukup luas dengan pola monokultur atau perkebunan kelapa.

Produktivitas tanaman kelapa yang dibudidayakan rakyat dapat mencapai sekitar  0,5  sampai 1 ton kopra per hektar per tahun. Produksi ini dapat dikatakan cukup rendah apabila dibandingkan dengan kemampuan dari kelapa sendiri untuk berproduksi sampai dengan 2,0 ton kopra. Rendahnya produksi kelapa rakyat, diduga karena belum menggunakan bibit unggul serta kurangnya pemeliharaan dan juga dapat disebabkan karena umur tanaman yang terlalu tua dan lingkungan tumbuh yang tidak sesuai.

Tanaman Kelapa

Kelapa memiliki nama Ilmiah (Cocos nucifera) yaitu termasuk dalam marga Cocos dari suku aren atau Arecaceae. Tanaman ini dapat dimanfaatkan hampir diseluruh bagiannya oleh manusia sehingga dapat dikatakan sebagai tanaman serbaguna, terutama bagi masyarakat yang mendiami daerha pesisir.

Tanaman kelapa diperkirakan berasal dari daerah pesisir Samudera Hindia yang berada disisi Asia, dan kini telah menyebar luas keseluruh pantai tropic yang ada diseluruh dunia.

Tanaman kelapa dapat dikatakan sebagai tanaman serbaguna karena hampir seluruh bagian dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia mulai dari buah pohon kelapa yang dapat dijadikan sebagai bahan makanan atau minuman, alat-alat rumah tangga, bahan industri, bahan bangunan dan lain sebagainya.

Seperti contoh pada bagian tempurung kelapa dapat dimanfaatkan sebagai arang tempurung kelapa, buahnya sebagai bahan dasar santan, minyak kelapa dan campuran berbagai olahan makanan lainnya, dan pada bagian daun dapat dijadikan bahan dasar untuk pembuatan sapu lidi.

Klasifikasi Tanaman Kelapa

Adapun untuk klasifikasi yang ada dalam tanaman kelapa ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  • Kingdom: Plantae
  • Sub kingdom: Tracheobionta
  • Sub divisi : Spermatophyta
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas : Liliopsida
  • Sub kelas: Arecidae
  • Ordo: Arecales
  • Famili : Arecaceae
  • Genus: Cocos
  • Spesies : Cocos nucifera L.

Ciri Morfologi Tanaman Kelapa

Ciri morfologi yang melekat pada tanaman kelapa ini, antara lain sebagai berikut;

Akar

Kelapa memiliki system perakaran serabut yang cukup tebal dan berkayu serta bentuknya yang berkerumun membentuk seperti bonggol. Akar kelapa sangat kuat sehingga dapat menopang tegaknya tumbuhan yang cukup tinggi dari terjangan angin. Akar kelapa ada yang berada diatas permukaan tanah ada juga yang berada didasar permukaan tanah.

Bunga

Pengertian bunga pada tanaman kelapa termasuk bunga majemuk yang tumbuh pada ketiak daun dengan membentuk tandan. Pada bagian manggarnya terdapat tempurung yang melindungi bunga dengan bentuk memanjang. Warna bunga dari tanaman kelapa yaitu putih agak kekuningan dengan tekstur agak keras, panjangnya dapat mencapai 30cm sampai 1,5 m.

Buah

Buah tanaman kelapa memiliki ukuran yang cukup besar berbentuk bulat ada juga yang lonjong tergantung dengan jenis varietas yang ditanam, diameternya kira-kira 10 sampai 20 cm. Buah kelapa berwarna hijau, kuning, dan ada yang berwarna orange, apabila sudah tua warnanya dapat berubah menjadi merah kecoklatan.

Batang

Batang tanaman kelapa berbentuk kayu dengan memiliki rongga seperti serabut. Batang kelapa dapat mencapai ketinggian 20 meter dengan tegak berdiri namun tidak memiliki cabang. Kulit batang kelapa terasa kasar jika dipegang, umumnya masyarakat akan membuat lubang yang berfungsi untuk tempat pijakan ketika memanjat atau secara alamiah pada batang kelapa akan terbentuk dengan sendirinya.

Manfaat Tanaman Kelapa

Air Kelapa Muda sangat baik untuk dikonsumsi, selain dapat menghilangkan rasa, air kelapa muda juga memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. Air buah nyiur pada kelapa ternyata memiliki khasiat dan nilai gizi yang luar biasa. Tidak hanya unsur makro berupa nitrogen dan karbon,akan tetapi juga unsur mikro yang sangat dibutuhkan tubuh pada air kelapa. Unsur nitrogen didalamnya berupa protein yang tersusun dari asam amino, arginin, seperti alanin, sistin, alin, dan serin.

Dibandingkan asam amino yang terdapat di susu sapi, asam amino yang ada didalam air kelapa ternyata lebih tinggi. Sementara unsur karbon dapat dijumpai dalam bentuk karbohidrat sederhana seperti fruktosa, sorbitol, glukosa, sukrosa, inositol, dan lainnya. Begitu halnya dengan unsur mikro yang ada di air kelapa berupa mineral yang sangat dibutuhkan tubuh sebagai penganti ion. Maka wajar saja jika setelah minum air kelapa muda tubuh akan terasa segar kembali.

Jika diteliti lebih jauh, air kelapa ternyata juga mengandung beragam vitamin seperti vitamin C yang dominan asam pantotenat, asam nikotinat, biotin, asam folat,  serta riboflavin. Jadi wajar saja jika air kelapa juga dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional sekaligus kecantikan.

Selain itu secara khusus air kelapa kaya akan potasium atau kalium. Selain kandungan mineral, air kelapa juga mengandung gula yang cukup bervariasi antara 1,7 sampai 2,6 persen serta protein anatar 0,07 sampai 0,55 persen. Karena komposisi yang terkandung dalam air kelapa tersebut maka dapat berpotensi menjadi bahan baku produk pangan.

Air kelapa juga bisa dimanfaatkan untuk proses pembuatan minuman alkohol, jelly, dektran, cuka, serta nata de coco. Pengembangan produk kesehatan dan energi terbarukan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan utama dalam agribisnis berbasis kelapa untuk menggerakkan perekonomian pedesaan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Produk seperti minyak kelapa murni virgin coconut oil, VCO serta biodiesel dapat dikembangkan dalam skala kecil pedesaan bahkan juga pada tingkat rumah tangga.

VCO merupakan minyak yang dihasilkan melalui proses tertentu sedemikian rupa sehingga seasli mungkin seperti keadaan alaminya dalam daging kelapa atau virgin. Hal ni juga dimaksudkan untuk dapat membedakan antara proses pengolahan minyak kelapa yang melalui tahapan pemurnian atau refining dengan pengolahan yang melibatkan bahan kimia

Kelapa merupakan salah satu jenis tanaman yang serba guna dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Seluruh bagian kelapa dapat dimanfaatkan untuk kepentingan manusia mulai dari akar sampai bagian daun dan yang paling utama buahnya.

Pada bagian akar tanaman kelapa dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan bir dan zat pewarna. Pada bagian batang dapat dimanafaatkan sebagai bahan baku perabotan rumah, mebel, sebagai kayu, ataupun kayu bakar. Sedangkan pada bagian daun kelapa dapat digunakan sebagai bahan pembungkus ataupun dianyam untuk dijadikan atap rumah, dan lidinya biasa digunakan untuk membuat sapu.

Bagian bunga tanaman kelapa dapat menghasilkan cairan yang dikenal dengan nama nira memiliki rasa manis, dan bisa dijadikan bahan baku pembuatan gula nira ataupun sebagai minuman. Nira ini juga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula aren atau gula merah biasa.

Cara Budidaya Tanaman Kelapa

Untuk pengertian budidaya dalam tanaman kelapa ini, antara lain sebagai berikut;

Peremajaan

Peremajaan tanaman kelapa dapat dilakukan dengan kriteria yaitu umur tanaman kelapa sudah lebih dari 50 tahun, tinggi batang kelapa sudah lebih dari 15 meter dan produksi buahnya kurang dari 3 butir per tahun atau setara dengan 0,5 ton kopra per hektar per tahun.

Pembibitan

Untuk dapat digunakan sebagai benih, pilih benih unggul yang berasal dari Blok Penghasil Tinggi (BPT) serta tidak terkena hama penyakit, benih disiapkan sekitar 10 – 12 bulan sebelum masa tanam, umur bibit dapat dipindah tanam pada areal lahan budidaya setelah 8 – 10 bulan.

Pembuatan Lubang Tanam

Ketika ingin membuat lubang tanam terlebih dahulu membuat barisan ajir diantara kelapa tua dengan jarak antara 8,5 x 8,5 m atau 9 x 9 x 9 m berbentuk segitiga. Sebelum bibit ditanam pada lahan budidaya terlebih dahulu dibuat lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm atau dapat disesuaikan dengan berat ringannya tanah yang diolah, ukuran lubang tanam lebih besar untuk tanah berat dan lebih kecil untuk tanah ringan.

Penanaman

Pada 2 sampai 4 minggu sebelum bibit tanam dilahan, terlebih dahulu lubang ditimbun dengan tanah yang telah dicampur dengan 20 kg pupuk kandang atau pupuk lainnya sesuai dengan kebutuhan dan kodisi tanaman serta tanah. Bibit kelapa ditanam pada bagian tengah lubang dengan kedalaman sekitar 10 cm dari permukaan tanah.

Nah, itulah tadi pembahasan secara lengkapnya atas deskripsi tentang pengertian tanaman kelapa, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan cara budidaya. Semoga melalui artikel ini memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi pembaca. Trimakasih,

Berikan Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *