Tanaman Kelengkeng, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Pohon Kelengkeng

Siapa yang tidak mengenal buah kelengkeng? Buah yang mempunyai ukuran minimalis ini merupakan jenis tanaman buah dengan rasa manis dan berbentuk bulat. Buah kelengkeng selain dapat di konsumsi secara langsung, ternyata juga bisa digunakan untuk pembuatan sirup. Kelengkeng sendiri merupakan tanaman yang memiliki nama latin dimocarpus longan.

Tanaman Kelengkeng

Buah yang berasal dari Asia Tenggara ini mempunyai banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Tanaman kelengkeng bisa hidup lebih dari 50 tahun dan merupakan tanaman subtropis, namun di Indonesia yang memiliki iklim tropis kelengkeng juga dapat tumbuh dengan baik.

Klasifikasi Kelengkeng

Tanaman kelengkeng dalam sistem tumbuhan dapat di klasifikasikan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Sub kingdom Viridiplantae
Infra kingdom Streptophyta
Divisi Trachophyta
Super divisi Embryophytina
Kelas Magnoliopsida
Ordo Sapindales
Super ordo Rosanae
Famili Sapindaceae
Genus Dimocarpus lour
Spesies Dimocarpus longan lour

Ciri Morfologi Kelengkeng

Ciri morfologi tanaman bengkuang di uraikan menjadi 6 bagian yaitu mulai dari akar, batang, daun, bunga, buah, dan bijinya. Berikut dibawah ini penjelasan karakteristik morfologi tanaman bengkuang :

  1. Akar

Pohon kelengkeng memiliki tinggi sekitar 40 meter, tentunya hal ini merupakan ketinggian yang cukup panjang. Selain itu, arti akar pohon kelengkeng berjenis akar tunggang. Pohon kelengkeng juga mempunyai berbagai akar yaitu akar samping, akar kuat, dan akar panjang.

  1. Batang

Jenis batang pohon kelengkeng memiliki kayu yang keras dan bentuknya bulat dengan sistem percabangan simpodial. Artinya batang mempunyai cabang- cabang yang banyak dan tersusun dengan rapat dan mendatar. Permukaan batang kelengkeng biasanya berwarna coklat dan bertekstur kasar.

  1. Daun

Tanaman kelengkeng mempunyai daun yang begitu banyak dan ukurannya panjang. Bagian ujung daun runcing dan warnanya yaitu hijau gelap. Daun kelengkeng termasuk jenis daun majemuk yang susunannya berhadap- hadapan pada satu tangkai.

Biasanya satu tangkai dalam kelengkeng ini berisi sekitar 3 hingga 6 pasang daun. Daun kelengkeng juga memiliki bentuk yang menyirip.

  1. Bunga

Bunga pada pohon kelengkeng ada dua jenis yaitu diesis dan monoesis. Bunga kelengkeng juga termasuk arti bunga majemuk dengan ukuran yang kecil dan berwarna coklat kekuningan. Bunga memiliki flos terminalis atau bagian ujungnya berbentuk seperti payung. Mahkota pada bunga berjumlah sekitar 5 helai.

  1. Buah

Buah kelengkeng tentunya sudah sering dilihat banyak orang. Buah ini memiliki ukuran yang kecil dan bentuknya bulat seperti kelereng.

Buah pada awalnya berwarna hijau dan jenis buah ini belum layak dikonsumsi karena masih muda. Sedangkan bunga yang berwarna coklat kekuningan merupakan buah yang sudah masak dan layak untuk dikonsumsi. Daging buah juga cukup tebal dan rasanya manis.

  1. Biji

Kelengkeng mempunyai struktur biji berwarna hitam dengan ukuran yang kecil pula. Biji buah ini mempunyai bentuk bulat dengan tekstur yang tidak kasar.    

Manfaat Kelengkeng

Walaupun buah kelengkeng berukuran kecil, namun kandungan buah memiliki banyak manfaat. Berikut dibawah ini yang termasuk manfaat buah kelengkeng yaitu:

  1. Membantu memperkuat tulang

Osteoporosis pada wanita cenderung akan dialami ketika sudah menglami menopause. Hal ini dikarena pada tubuhnya kekurangan zat mineral seperti tembaga. Selain itu pertambahan usia juga bisa menyebabkan terjadinya osteoporosis.

Untuk menjaga tulang agar tetap kuat, maka salah satu buah yang disarankan agar bisa dikonsumsi yaitu kelengkeng. Kandungan kelengkeng tersebut diantaranya yaitu mineral dan ketika kelengkeng di konsumsi maka dpat memenuhi kebutuhan gizi per harinya.

  1. Menjaga kesehatan mata

Riboflavin merupakan jenis zat yang penting untuk tubuh dan merupakan bagian dari vitamin B kompleks. Kekurangan riboflavin dapat meningkatkan resiko gangguan mata seperti katarak. Sementara kabar gembiranya adalah buah kelengkeng memiliki kandungan riboflavin. Apabila buah dikonsumsi sekitar 3,5 ons setiap harinya maka dapat menjaga kesehatan mata seseorang.

  1. Membantu program diet

Program diet sering dilakukan untuk memperoleh berat tubuh yang ideal. Karena pada dasarnya sebagian orang akan merasa lebih percaya diri ketika mempunyai berat yang tidak berlebih.

Buah kelengkeng merupakan salah satu buah yang bisa digunakan untuk program diet. Hal ini dikarenakan buah ini mempunyai lemak dan protein yang rendah sehingga dapat dijadikan sebagai menu makanan.

  1. Memberikan sumber tenaga

Sumber tenaga pada tubuh sangatlah penting untuk dimiliki semua orang. Karena dengan adanya tenaga maka dapat membuat pergerakan tubuh lebih kuat dan tidak mudah lelah.

Perlu diketahui, walaupun kelengkeng memiliki kandungan lemak dan kalori yang rendah ternyata buah ini mempunyai kandungan karbohidrat kompleks. Sehingga hal ini bisa membantu pemenuhan asupan sumber tenaga pada tubuh.

  1. Membantu menyembuhkan luka

Manfaat lain dari buah kelengkeng yaitu menyembuhkan luka dengan lebih cepat. Senyawa polifenol pada kelengkeng membuat buah ini berfungsi untuk mencegah serangan radikal bebas dalam tubuh dan mencegah kerusakan sel- sel dalam tubuh termasuk soal luka yang dapat disembuhkan dengan lebih cepat.

  1. Mengurangi stres

Buah kelengkeng juga bisa digunakan sebagai buah yang anti depresan. Sehingga mengkonsumsi buah ini dapat menenangkan saraf dan mencegah kelelahan berlebih serta menghindari dari insomnia.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Buah kelengkeng dipercaya mampu menjaga kesehatan jantung pada tubuh manusia. Selain itu buah ini juga terkenal akan manfaatnya untuk menyehatkan pembuluh darah.

Manfaat ini ada karena buah kelengkeng memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. sehingga dapat terhindar dari penyakit jantung dan rusaknya dinding pembuluh darah.    

Cara Budidaya Kelengkeng

Budidaya tanaman kelengkeng perlu dilakukan agar buah ini tidak langka dan bisa dikonsumsi banyak orang dengan mudah. Berikut dibawah ini cara budidaya tanaman kelengkeng yaitu :

  1. Pemilihan bibit kelengkeng

Pemilihan benih kelengkeng harus dilakukan dengan cermat dan teliti. Karena hal ini nantinya akan berpengaruh pada hasil kelengkeng yang berkualitas.

Cara pertama yang dilakukan untuk menentukan bibit kelengkeng yaitu memilih bagian biji dari buah kelengkeng yang sudah tua. Bibit juga bisa diperoleh dengan cara membelinya di toko tanaman.  Biji selain di dapatkan dari buah kelengkeng dapat diperbanyak melalui cangkok dan okulasi.

  1. Persiapan lahan untuk budidaya pohon kelengkeng

Melakukan penanaman tumbuhan perlu memperhatikan jenis lahan pertanian yang akan digunakan sebagai tempat penanaman. Salah satu hal yang harus diperhatikan ialah area lahan harus mendapat sinar matahari yang cukup.

Pastikan pula bahwa tanah yang digunakan merupakan tanah yang memiliki sifat gembur dan banyak unsur hara. Lahan juga harus bebas dari gangguan gulma, agar tanah memiliki kondisi yang baik dan ketika digunakan untuk menanam kelengkeng akan mendapatkan hasil yang bagus.

  1. Penanaman pohon kelengkeng

Tahap selanjutnya adalah melakukan penanaman tumbuhan kelengkeng. Pertama- tama buat lubang tanam pada tanah yang akan digunakan untuk penanaman.

Selajutnya beri sedikit pupuk kandang pada tanah yang sudah dilubangi. Apabila penanaman dilakukan di pot yang besar maka langkah yang dilakukan sama persis seperti sebelumnya yaitu membuat lubang di bawah pot dan memberinya pupuk kandang.

Kemudian masukan bibit dalam pot dan timbun kembali dengan tanah. Hal ini dilakukan agar tumbuhan kuat dan lebih kokoh.

  1. Perawatan tanaman kelengkeng

Perawatan tanaman kelengkeng bisa dilakukan melalui beberapa cara diantaranya yaitu penyiraman, sinar matahari, dan pemupukan. Penyiraman dilakukan agar tanaman tidak kekurangan air dan mencegah tanaman agar tidak layu. Namun penyiraman pada kelengkeng tidak di sarankan dengan memberinya air secara berlebih karena hal ini justru akan membuat tanaman busuk dan mati.

Perawatan kedua yang harus dilakukan ialah pastikan bahwa tanaman kelengkeng harus mendapat sinar matahri secara langsung. Hal ini akan membuat tumbuhan kelengkeng berproduktifitas lebih baik.

Pemupukan pada pohon kelengkeng juga harus dilakukan dengan hati- hati dan teratur. Pemberian pupuk berguna agar tumbuhan cepat tumbuh dan berkembang.

  1. Panen buah kelengkeng

Apabila budidaya kelengkeng dilakukan dengan baik dari awal hingga tahap akhir maka yang dilakukan selanjutnya ialah pemanenan buah kelengkeng. Panen buah kelengkeng bisa dilakukan dengan memilih buah yang sudah tua dan siap untuk dikonsumsi.

Nah, itusaja artikel yang bisa kami uraikan pada semua pembaca berkenaan dengan tanaman kelengkeng, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakuan. Semoga memberi edukasi dan wawasan untuk semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *