Tanaman Kenikir, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Kenikir

Kenikir atau sering disebut juga dengan nama ulam raja ini merupakan jenis tumbuhan yang hidup di daerah tropis. Tanaman kenikir ini berasal dari Amerika Latin dan Amerika Tengah akan tetapi kenikir lebih mudah ditemukan di Florida, Amerika Serikat dan di Indonesia atau negara-negara di Asia Tenggara lainnya.

Pada awalnya tanaman kenikir ini bisa sampai ke Asia Tenggara karena persebarannya yang berawal melalui Filipina oleh orang-orang Spanyol. Kenikir adalah jenis tumbuhan yang berasal dari anggota asteraceae. Tumbuhan ini juga memiliki warna bunga kuning dan ungu. Biasanya definisi bunga warna ungu dijadikan sayuran salad dan sangat populer dimakan mentah bersama nasi atau dicacah dengan  tempoyak, cincalok, dan sambal terasi.

Tanaman Kenikir

Kenikir seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa persebarannya sampai di wilayah Amerika yang mana negara tersebut memiliki suhu panas. Dengan demikian bisa kita simpulkan jika kenikir cenderung tumbuh di iklim yang panas atau tropis dan tidak begitu lembab.

Wilayah Indonesia yang pada umumnya memiliki tanah berpasir, subur, tanah terbuka dan penyinaran matahari yang penuh, maka pohon kenikir pertumbuhannya sangat baik di negara Indonesia. Dari berbagai daerah yang ada di Indonesia maka jenis kenikir ini lebih banyak ditanam di Jawa dengan dataran yang rendah hingga pegunungan.

Kenikir biasanya bisa ditanam di sekitar rumah dan dijadikan sebagai salah satu jenis tanaman hias. Pucuk daun kenikir yang masih muda juga bisa dimanfaatkan untuk sayuran, dimakan mentah-mentah sebagai lalap mapun direbus. Orang-orang Jawa biasanya menggunakan kenikir ini untuk pelengkap makanan pecel.

Jenis Kenikir

Tanaman kenikir memiliki beberapa jenis diantaranya yaitu sebagai berikut :

  1. Cosmos Caudate. Tumbuhan ini disebut sebagai tanaman tahunan herbaceous atau tanaman tahunan yang biasanya dapat tumbuh dengan ketinggian yang mencapai 30 cm hingga 2 meter. Daun jenis kenikir ini sangat sederhana dan warna bunganya begitu beragam yaitu mulai dari warna merah muda terang, kuning hingga putih.
  2. Cosmos bipinnatus. Kenikir jenis ini paling terkenal di Eropa dan biasanya dijadikan tanaman hias dan banyak dibudidayaka di negara tersebut bahkan bibitnya pun sudah banyak dijual di toko bunga atau supermarket se Austria.
  3. Cosmos sulfureus. Tumbuhan kenikir adalah jenis kenikir yang dijadikan sebagai tanaman hias, sehingga banyak ditemukan disekitar pekarangan rumah. Tanaman kenikir jenis ini mmiliki bunga yang berwarna kuning cerah.

Klasifikasi Kenikir

Tanaman kenikir memiliki klasifikasi ilmiah dalam sistem tumbuhan yang diuraikan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Kelas Magnoliopsida
Ordo Fabales
Famili Asteraceae
Genus Cosmos
Spesies Cosmos caudatus
Nama binomial Cosmos caudatus Kunth

Ciri Morfologi Kenikir

Karakteristik morfologi tanaman kenikir tersebut dijelaskan sebagai berikut:

  1. Akar

Akar pada tanaman kenikir  yaitu jenis akar tunggang dan berwarna putih. Selain itu pada tanaman ini juga ada akar cabang yang tumbuh tegak luas pada akar tunggang tersebut. Biasanya arti akar cabang akan ada yang mati dan ada juga yang menjadi akar permanen serta berfungsi untuk menyerap air dan unsur hara dari  tanah.

  1. Batang

Batang tanaman kenikir adalah jenis batang berkayu dan berbentuk segi empat.  Batang biasanya tumbuh tegak, beralur membujur, dan memiliki cabang yang banyak. Tinggi batang yaitu bisa sekitar  1 sampai dengan 3 m tergantung dari daerah dan kondisi lingkungan.

Biasanya bagian bawah batang merupakan tempat menempelnya perakaran tanaman dan dibagian ini memiliki warna coklat. Sedangkan bagian atas batang warnanya adalah hijau dan dijadikan sebagai tempat menempelnya daun.

  1. Daun

Morfologi daun pada tanaman ini letaknya yaitu berpasangan, bersilang, dan  berhadapan. Selain itu daun mempunyai sifat yang menyirip, ujungnya runcing, dan dibagian tepi rata. Panjang daun pada tanaman kenikir ini yaitu bisa mencapai 15 sampai dengan 20 cm dengan warna hijau pada daun muda dan hijau tua pada daun yang berumur tua.

  1. Bunga

Bunga tanaman kenikir adalah jenis bunga majemuk yang berbentuk bongkol dan letaknya di ujung batang. Bunga memiliki tangkai dengan ukuran sekitar 25 cm. Warna bunga pada tanaman kenikir yaitu kuning dan mahkotanya terdiri atas 8 helaian. Selain itu benang sari mempunyai bentuk seperti dengan kepala sari yang warnanya coklat kehitaman.

  1. Biji

Bagian biji kenikir berbentuk jarum, terbungkus kulit biji yang keras berwarna coklat, ujung berambut. Biji juga merupakan alat perbanyakan. Biji berukuran kecil dengan panjang 1 cm (Hakim, 2015).

Manfaat Kenikir

Tanaman kenikir mempunyai beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh yang mungkin jarang diketahui banyak orang. Berikut dibawah ini adalah manfaat dari tanaman tersebut yaitu:

  1. Menurunkan terkanan darah

Daun kenikir merupakan jenis tumbuhan yang mempunyai efek diuretik dan biasa digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Tanaman kenikir ini daunnya memiliki efek kerja seperti dengan obat antihipertensi golongan ACE-inhibitor.

Oleh karena itu bagi seseorang yang ingin menurunkan tekanan darahnya bisa mengkonsumsi daun kenikir ini, terlebih lagi daun ini sangat mudah untuk didapatkan jadi semakin mudah untuk dikonsumsi.

  1. Mencegah osteoporosis

Kandungan antioksidan yang tinggi dan kalsium yang terdapat pada tanaman kenikir berkhasiat untuk mencegah osteoporosis. Daun kenikir ini mempunyai pengaruh yang baik untuk merangsang pembentukan tulang, meningkatkan kekuatan tulang, dan dianggap bisa mencegah tulang keropos atau osteoporosis.

Untuk itu bagi seseorang yang mengkonsumsi daun kenikir ini tidak akan ada efek yang buruk. Justru daun kenikir akan memberi banyak manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

  1. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Kandungan antioksidan yang tinggi pada ekstrak daun kenikir ternyata bisa digunakan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Oleh karena itu kenikir ini sangat baik untuk dikonsumsi, selain itu manfaat lain yang bisa diperoleh ketika kita mengkonsumsi kenikir yaitu bisa mencegah kerusakan sel dan mencegah penyakit jantung.

Cara Budidaya Kenikir

Tanaman kenikir bisa dibudidayakan melalui langkah-langkah berikut dibawah ini:

  1. Persiapan bibit

Bibit tanaman kenikir bisa diperoleh dari biji tanamannya secara langsung. Benih kenikir ini akan disemai dengan menggunakan media semai berupa kompos dan tanah dengan perbandingan 1:1.

Pembibitan dilakukan selama kurang lebih 3 – 4 minggu sampai kondisi tanaman benar-benar siap untuk dipindahkan ke lahan tanam. Pada saat pembibitan pengawasan sangat di perlukan, karena jika bibit yang akan ditanam rusak maka bisa mempengaruhi proses pertumbuhan dari tanaman kenikir itu sendiri. Usahakan selama pembibitan tanah jangan terlalu lembab dan jangan terlalu kering juga.

  1. Penanaman

Tahap selanjutnya yaitu penanaman, dimana bibit yang sudah berusia sekitar 3 – 4 minggu ditanam dilahan dengan jarak yang sudah ditentukan.

Jarak tanam biasanya berbeda-beda yaitu ada yang 50 cm × 10 cm, 50 cm × 13,3 cm, 50 cm × 20 cm, dan 50 cm × 40 cm. Sebelum penanaman dilakukan maka berikan pupuk terlebih dahulu ke tanah dengan jenis pupuk yang memiliki kandugan pupuk NPK.

  1. Pemeliharaan

Kegiatan pemeliharaan harus dilakukan selama tanaman kenikir itu hidup, salah satu diantaranya yaitu dengan cara sebagai berkut;

  1. Penyulaman yang bisa dilakukan 1 minggu setelah penanaman.
  2. Pengairan dilakukan sesuai kebutuhan tanaman dan tergantung dari kondisi yang terjadi, apabila tanaman terlalu kering maka penyiraman harus selalu dilakukan.
  3. Penyiangan biasanya dilakukan untuk menghilangkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.
  1. Pemanenan

Tahapan terakhir dari budidaya tanaman kenikir yang paling ditunggu yaitu pemanenan. Panen bisa dilakukan pada daun yang sudah siap di konsumsi, dan biasanya adalah jenis daun muda yang akan dipanen. Usahakan selama melakukan panen tidak merusak bagian yang lain agar kenikir selalu bisa tumbuh dengan baik.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman kenikir, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi pemahaman bagi kalian semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *