Tanaman Kopi, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Kopi
Apakah anda sudah mengetahui tanaman kopi? Pastinya sudah. Tumbuhan kopi bisa diolah bagian bijinya dan dijadikan minuman yang memiliki cita rasa yang khas. Kopi memang terkenal dan disukai banyak kalangan mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, segala profesi, dan kaum muda. Kandungan kafein yang ada pada kopi juga membuat tubuh kita lebih terjaga dan fit.

Tanaman Kopi

Tanaman kopi memiliki beberapa nama ilmiah atau nama latin yaitu coffee canephora pierra, coffe Arabica L dan lain-lain. Kopi juga terkenal sebagai tanaman tahunan akan tetapi tanaman ini mudah mengalami kekeringan karena perakarannya yang dangkal.

Kopi juga termasuk dalam spesies tanaman yang berbentuk pohon dan dari famili rubiaceae dan genus coffea. Selain itu tanaman yang lebih populer dimanfaatkan bijinya untuk diekstrak dan dijadikan minuman juga memiliki bagian lain pada daunnya yang bisa digunakan juga sebagai minuman dengan cara menyeduhkan seperti tanaman teh.

Jenis Kopi

Tanaman kopi memiliki beberapa jenis dimana setiap jenisnya memiliki ciri khusus. Berikut ini adalah macam pohon kopi yaitu;

  1. Arabika

Jenis kopi ini pertama kali ditemukan di Ethiopia dan Arab yang kemudian tersebar luas ke penjuru dunia. Tanaman ini tumbuh di ketinggian sekitar 1000 hingga 2000 meter dari permukaan laut. Kopi arabika juga memiliki aroma yang unik dan berbeda-beda.

  1. Robusta

Robusta memiliki nama latin yang dikenal dengan istilah coffea canephora var robusta. Nama robusta sendiri diambil dari kata robust yang artinya kuat. Negara Indonesia termasuk salah satu negara penghasil kopi robusta terbesar setelah Vietnam dan Brazil.

  1. Liberika

Pohon kopi jenis ini memiliki ketinggian sekitar 18 m. Ukuran buah yang dihasilkan juga lebih besar jika dibandingkan dengan kopi arabika dan robusta. Walaupun buah lebih besar sayangnya buah sering mengalami penyusutan dan akhirnya menyebabkan berat buah keringnya lebih kecil dari berat buah basahnya.

Klasifikasi Kopi

Klasifikasi ilmiah yang ada dalam tanaman kopi antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Subkigdom Tracheobionta
Super Divisi Spermatophyta
Divisi Magnoliophyta
Sub Kelas Asteridae
Kelas Magnoliopsida
Ordo Rubiales
Famili Rubiaceae
Genus Coffea
Spesies Coffea sp

Ciri Morfologi Kopi

Tanaman kopi memiliki ciri atau karakteristik morfologi yang diuraikan sebagai berikut dibawah ini;

  1. Akar

Morfologi pertama yang bisa dipelajari dari tanaman kopi adalah akarnya. Definisi akar tanaman kopi bersifat akar tunggang dan tidak mudah rubuh. Akar tanaman kopi cukup dangkal dengan kedalam sekitar 0 sampai dengan 30 cm.

Tanaman kopi yang berakar tunggang hanya dimiliki oleh tanaman kopi yang bibitnya berasal dari bibit semaian. Sedangkan tanaman kopi yang berasal dari bibit stek, cangkok, dan okulasi yang batang bawahnya berasal dari bibit stek maka akar tunggangnya cenderung akan mudah patah.

  1. Batang

Pohon kopi tumbuh dengan tegak hingga mencapai ketinggian sekitar 12 m dan memiliki cabang. Tanaman kopi yang berbatang tegak lurus memiliki ruas pada setiap kuncup batang.

Struktur batang juga memiliki susunan cabang yang cukup rumit. Cabang tegak lurus pada tanaman kopi sering disebut dengan istilah orthotrop. Sedangkan tunas yang tumbuh pada batang dinamankan tunas air atau cabang air dan cabang yang tumbuh kesamping disebut plagiotrop.

  1. Daun

Daun tanaman kopi berbentuk bulat telur dan ujungnya sedikit runcing. Cabang dan ranting-ranting daun tersusun berdampingan pada ketiak daun. Lebar daun sekitar 20 hingga 30 cm dan panjangnya 10 sampai 16 cm. Permukaan daun juga terlihat berlekuk- lekuk karena urat daun tenggelam. Daun memiliki tangkai dengan ukuran 1 cm dan helaian daun cukup mengkilat.

  1. Bunga

Tumbuhan kopi biasanya akan berbunga pada saat memasuki usia kira – kira 2 tahun. Awalnya bunga akan keluar dari ketiak daun dan terletak di bagian batang utama atau cabang reproduksi. Akan tetapi bunga yang keluar dari kedua tempat tersebut nantinya tidak dapat menghasilkan buah.

  1. Buah

Buah yang ada di pohon kopi pada saat usianya masih muda memiliki warna hijau, sedangkan yang sudah matang berwarna merah.

Daging dalam arti buah tanaman kopi mempunyai 3 bagian yaitu lapisan kulit luar (eeksokarp), lapisan daging (mesokarp), dan lapisan kulit tanduk (endokarp).  Biasanya pada buah berisi biji 2 butir. Biji trsebut memiliki bidang yang datang dan bidang yang cembung.

Manfaat Tanaman Kopi

Kopi yang terkenal dengan rasa yang pahit ternayat memiliki manfaat yang luar biasa. Berikut ini adalah beberapa manfaat tanaman kopi yaitu:

  1. Menurunkan berat badan

Masalah berat badan memang menjadi sesuatu yang penting bagi sebagian kalangan. Namun kali ini untuk mengatasi masalah berat badan yang cenderung berlebih maka dapat dilakukan berbagai cara. Salah satu caranya yaitu meminum kopi secara rutin dan perhatikan takarannya agar sesuai dengan yang semestinya.

Konsumsi kopi ini dikatakan bisa menurunkan berat badan karena didalam kopi memiliki kandungan klorogenat dan kafein. Selain minum kopi secara rutin maka menurunkan berat badan akan bisa tercapai apabila mengatur pola makan dan olahraga secara teratur.

  1. Mencegah diabetes

Penyakit diabetes biasanya terjadi akibat pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Selain itu penyakit ini juga terjadi karena hormon insulin yang ada didalam tubuh berkurang. Sehingga hal ini menyebabkan tubuh tidak bisa mengikat dan mengatur kadar gula yang ada didalam darah.

Pencegahan diabetes ini bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi kopi secara teratur. Cara ini bisa dilakukan dengan memberikan takaran yang pas pada kopi dan imbangi pula dnegan olahraga dan pola makan yang baik.

  1. Mengurangi tingkat stres dan depresi

Kopi merupakan salah satu minuman yang bisa digunakan untuk memberikan ketenangan, menghilangkan stres dan depresi. Terlebih lagi jika seseorang sedang mengalami masa suntuk, pekerjaan yang banyak dan tak kunjung selesai, maka kopi menjad teman minum untuk membuat tubuhnya menjadi lebih segar.

Kopi dibuat dengan cara menyeduh kopi yang ada di cangkir sesuaikan dengan selera masing-masing. Setelah meminum kopi pasti tubuh akan merasa lebih rileks dan bisa melanjutkan aktivitas kembali.

  1. Meningkatkan metabolisme tubuh

Semua jenis makanan ataupun minuman yang dikonsumsi dengan ukuran atau takaran yang pas maka akan memberikan efek positif pada tubuh. Salah satunya yaitu kopi itu sendiri. Apabila kopi dikonsumsi secara teratur dengan takaran yang pas maka bisa meningkatkan metabolisme tubuh.

Sedangkan metabolisme tubuh yang lancar bisa menghilangkan gundukan dan tumpukan lemak-lemak jahat yang ada di dalam tubuh.

  1. Meningkatkan daya ingat

Seseorang yang usianya semakin bertambah pasti daya ingatnya akan semakin berkurang. Namun apabila kita sedang mengalami hal tersebut maka bisa diatasi dengan mengkonsumsi kopi. Cara ini dilakukan karena kopi dianggap bisa meningkatkan kembali daya ingat seseorang.

  1. Meredakan sakit kepala

Sakit kepala pasti akan mengganggu kenyamanan seseorang. Apabila sakit kepala sering anda alami maka cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu mengkonsumsi kopi hitam secukupnya. Cara ini bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana yaitu tinggal menyiapkan secangkir kopi hangat dan seduh dengan air panas tambahkan gula secukupnya dan minum hangat-hangat.

Cara Budidaya Kopi

Tanaman kopi yang kaya akan manfaat perlu untuk dibudidayakan mengingat jenis tumbuhan ini memiliki peluang yang bagus dalam pasar. Berikut ini adalah langkah-langkah budidaya tanaman kopi yaitu :

  1. Penanaman bibit kopi

Sebelum melakukan penanaman bibit kopi, pastikan bahwa benih diperoleh dari tanaman yang berkualitas. Siapkan pula lahan kopi yang digunakan untuk penanaman. Jarak tanaman budidaya kopi bisa sekitar 2,75 x 2,75 meter atau 2,5 x 2,5 meter.

  1. Perawatan dan pemeliharaan tanaman kopi

Perawatan dan pemeliharaan tanaman kopi bisa dilakukan dengan beberapa cara yaitu penyulaman, pemupukan, pemangkasan pohon, dan penyiangan gulma. Khusus perawatan yang dilakukan dengan cara pemupukan berfungsi untuk menyuburkan tanah.

Sedangkan pemangkasan dan penyiangan gulma berfungsi untuk membersihkan lahan dari tanaman liar yang bisa mengganggu proses pertumbuhan tanaman kopi. Semakin baik perawatan dan pemeliharaan tanaman kopi maka hasilnya akan semakin baik pula.

  1. Pemanenan tanaman kopi

Pemanenan kopi bisa dilakukan pada saat tumbuhan ini berumur sekitar 2,5 sampai dengan 4 tahun. Hasil panen yang pertama biasanya tidak terlalu banyak, namun panen ini bisa dilakukan secara bertahap.

Nah, demikianlah artikel yang bisa kami berikan dan ulaskan kepada kalian tentang adanya penjelasan tanaman kopi, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *