Tanaman Kurma, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Kurma

Siapa yang tidak kenal dengan buah kurma? Buah ini identik dengan rasanya yang manis dan seringkali dijadikan sebagai pembuka puasa pada Bulan Ramadhan.

Pohon kurma memiliki nama latin yaitu phoenix dactylifera. Ribuan tahun lamanya kurma sudah menjadi arti makanan pokok yang ada di Timur Tengah. Pohon ini diyakini berasal dari Teluk Persia dan sudah dibudidayakan sejak dahulu kala.

Tanaman Kurma

Pohon kurma memiliki tinggi sekitar 15 sampai 25 m dan tumbuh secara tunggal. Penyerbukan pohon kurma dilakukan secara alami yaitu oleh angin dan serangga. Jenis tanaman ini dapat beradaptasi pada iklim yang kering dan panas.

Pohon kurma juga dapat menggunakan bermacam-macam tanah yang dijadikan sebagai lahan pertanian pada penananam. 

Klasifikasi Kurma

Pohon kurma memiliki klasifikasi ilmiah dalam sistem tumbuhan sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Liliopsida
Ordo Arecales
Famili Fabaceae
Genus Phoenix
Spesies P. dactylifera

Ciri Morfologi Tanaman Kurma

Karakteristik morfologi tanaman kurma diuraikan mulai dari batang hingga buah, berikut dibawah ini penjelasannya:

  1. Batang

Pohon kurma memiliki batang yang teksturnya tidak merata. Definisi batang kurma memiliki diameter sekitar 40 hingga 45 cm. Jenis batang pada pohon kurma  juga memiliki bentuk yang bulat.

  1. Daun

Pohon kurma mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda dimana ukurannya sekitar 30 cm dengan lebar daun sekitar 2 cm. Daun kurma tumbuh dari tunas pertimal yang ada pada tandan secara berkelanjutan dimana setiap tandanya mempunyai 3 sampai 5 daun yang tersusun secara spriral.

  1. Bunga

Pohon kurma memiliki bunga yang sulit untuk dibedakan antara bunga jantan dan betinanya. Karena keduanya memiliki bentuk yang sama-sama indah sehingga sangat susah untuk dibedakan.

Walaupun untuk membedakan antara arti bunga jantan dan betina sulit, namun dengan melihat pangkal pelepah pada masing- masing bunga dikatakan dapat membantu untuk membedakan jenis bunganya. Pangkal pelepah yang berwarna kekuningan termasuk kedalam jenis bunga jantan. Sedangkan pada bunga betina warnanya terlihat keabu- abuan.

  1. Buah

Buah kurma yang sering dicari saat bulan ramadhan ini ternyata tidak hanya memiliki warna coklat gelap saja. Namun buah kurma juga memiliki warna yang bervariasi mulai dari kemerah- merahan hingga kuning muda. Buah kurma memiliki bentuk yang sedikit lonjong dengan daging cukup tebal.

Ukuran buah berkisar antara 2 hingga 7,5 cm. Selain itu buah kurma juga memiliki biji dengan bentuk yang memanjang sekitar 1 cm.

Manfaat Tanaman Kurma

Buah kurma yang sudah dikenal banyak orang ternyata juga memiliki manfaat yang tidak tanggung- tanggung diantaranya yaitu:

  1. Menjaga kesehatan pencernaan

Menjaga kesehatan pencernaan ternyata dapat dliakukan dengan cara mengkonsumsi buah kurma. Serat yang ada pada kandungan buah kurma dapat melancarkan pencernaan. Jenis serat ini sekitar ada 11,5% dan tidak terlalu larut dalam makanan. Sehingga hal ini dapat membantu untuk mengatasi sembelit maupun diare pada perut seseorang.

  1. Menangkal radikal bebas

Kurma memiliki zat antioksidan didalamnya, dimana zat ini berkhasiat untuk mengurangi radikal bebas yang akan masuk ke dalam tubuh. Antioksidan yang terdapat pada kurma juga berfungsi untuk melindungi jaringan tubuh dan sel dari stress.

Lebih hebatnya lagi, zat antioksidan pada buah kurma ternyata juga dapat digunakan untuk mengurangi beberapa resiko kanker seperti flavonoid, asam fenolik, dan karorenoid. Oleh karena itu, buah kurma sangat disarankan untuk dikonsumsi agar dapat menjaga kesehatan tubuh.

  1. Membantu menurunkan berat badan

Buah kurma dapat dijadikan sebagai buah yang dapat dikonsumi ketika seseorang sedang melakukan program diet. Karena buah ini memiliki kandungan karbohidrat dan serat yang akan membuat kenyang. Akan tetapi perlu diperhatikan, bahwa buah kurma tidak dapat dikonsumsi secara berlebih. Olahraga rutin juga diperlukan untuk menyeimbangkan kesehatan.

  1. Menyehatkan tulang

Selenium, mangan, magnesium, dan tembaga sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang. Berbagai nutrisi tersebut dapat mencegah osteoporosis dan kandungan boron yang terdapat pada buah kurma ternyata juga berkhasiat untuk menyehatkan tulang.

  1. Memenuhi cairan tubuh

Cairan tubuh berfungsi untuk memberi kekutan dalam tubuh. Dimana dengan cairan ini akan membuat tubuh seseorang terhindar dari rasa lemas dan lesu.

Kurma juga termasuk tanaman yang mempunyai kandungan air cukup banyak, sehingga dapat membantu mengembalikan cairan dalam tubuh.  Biasanya kurma yang memiliki kandungan air yang cukup banyak adalah kurma muda segar yang berwarna hijau atau kuning.

  1. Membantu mengobati anemia

Kurma memiliki kandungan mineral yang tinggi, sehingga buah ini dapat membantu untuk menangani berbagai kondisi kesehatan. Selain kandungan mineral yang tinggi ternyata juga terdapat zat besi. Zat besi dalam kurma akan membantu proses pembentukan sel darah merah, mengurangi rasa lelah, dan meningkatkan energi. Sehingga kurma dapat membantu untuk mengobati anemia.

  1. Menanggulangi alergi

Alergi dapat mengganggu kenyamanan seseorang, karena alergi menimbulkan rasa gatal yang terkadang tidak dapat ditahan. Akibatnya kulit dapat terluka karena garukan yang dilakukan secara terus menerus. Akan tetapi sekarang tidak perlu bingung untuk mengatasi alergi tersebut.

Buah kurma memiliki kandungan belerang organik yang tidak semua jenis makanan memilikinya. Belerang organik sendiri mempunyai khasiat untuk kesehatan seperti mengurangi rasa alergi. Oleh karena itu, bagi seseorang yang sering merasa alergi pada kulitnya maka dapat mengkonsumsi buah kurma.

  1. Mempercepat pemulihan penyakit demam berdarah

Kurma memberikan manfaat berupa peningkatan jumlah trombosit pada penderita sakit demam berdarah. Oleh karena itu, seringkali pasien yang sakit demam berdarah akan disarankan untuk meminum sari kurma agar trombositnya naik.

  1. Mencegah gejala rematik

Mineral yang ada pada buah kurma membantu untuk menyehatkan tulang dan otot. Oleh karena itu kurma dapat mencegah gejala rematik. Cara mengkonsumsi buah kurma untuk mencegah gejala rematik yaitu dengan memakan 15 buah kurma setiap hari dan dilakukan secara rutin.

  1. Menjaga kesehatan sistem saraf

Kesehatan sistem saraf dapat dijaga dengan mengkonsumsi buah kurma, karena didalamnya terdapat vitamin B. Selain itu, buah kurma juga memiliki kalium didalamnya dan berfungsi untuk membuat sistem saraf lebih sehat dan responsif.

Oleh karena itu, kurma merupakan makanan yang akan membantu seseorang untuk meningkatkan kewaspadaan dan kecepatan otak. Sehingga sangat disarankan untuk mengkonsumsi buah kurma secara rutin setiap harinya.

Cara Budidaya Tanaman Kurma

Manfaat kurma yang begitu luas membuat buah yang satu ini diminati banyak orang. Sehingga tidak ada salahnya apabial budidaya tanaman kurma dilakukan. Berikut dibawah ini merupakan cara membudidayakan buah kurma :

  1. Persiapan bibit kurma

Tahap awal untuk budidaya tanaman kurma yaitu membuat bibit terlebih dahulu. Bibit kurma dapat diperoleh melalui kecambah dari biji. Cara menyiapkan kecambah biji kurma yaitu bersihkan biji dari daging kurma, kumpulkan dengan banyak. Setelah itu rendam biji selama kurang lebih 4 hari dengan air yang anti kaporit.

  1. Proses perkecambahan

Apabila proses perendaman biji kurma yang dilakukan selama 4 hari telah selesai maka dapat dipindah ke media penyemaian. Media penyemaian dapat menggunakan media tisu basah.

  1. Pemindahan tanaman kurma ke lahan yang lebih luas

Pembibitan yang dilakukan di media tisu basah, kemudian dipindahkan ke media polybag atau pot setelah 14 hari. Setelah itu tunggu pertumbuhan kecambah kurma hingga 20 sampai 30 cm. Setelah itu pindah ke media tanam yang lebih luas. Namun tetap perhatikan tanaman agar terpapar sinar matahari.

  1. Perawatan pohon kurma

Perawatan pohon kurma diperlukan agar hasil dari buah kurma memiliki kualitas yang baik. Pertama- tama perawatan yang bisa dilakukan yaitu melakukan penyiraman. Penyiraman dilakukan 2 hari sekali pada saat tanaman kurma berumur 1 sampai 6 bulan setelah penanaman. Sedangkan pada umur 7 sampai dengan 12 bulan dilakukan penyiraman 4 hari sekali.

  1. Panen

Panen dapat dilakukan pada saat pohon kurma sudah berubah warna menjadi kuning, merah, dan merah muda. Cara panen buah kurma yaitu dengan memotong tunas buah. Kemudian bersihkan bekas potongan untuk mempercepat pertumbuhan buah lagi.

Nah, demikianlah saja artkel yang bisa kami sajikan pada semua pembaca berkenaan dengan tanaman kurma, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi referensi bagi pembaca semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *