Tanaman Markisa, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Markisa

Markisa merupakan jenis tanaman merambat yang berasal dari Amerika Serikat dan berhasil menyebar sampai ke negara Indonesia. Buah yang satu ini memiliki nama yang bermacam macam tergantung sebutannya di setiap negara. Negara Portugis misalnya menyebut buah markisa dengan nama maracuja, di Inggris disebut passion fruit. Sedangkan di Negara asal dimana markisa ditemukan yaitu di Amerika Selatan disebut granadilla.

Tanaman Markisa

Tanaman markisa terbagi menjadi 3 macam yaitu markisa ungu, merah, dan kuning. Markisa juga termasuk kedalam tumbuhan semak yang hidupnya menjalar panjang. Sari buah markisa juga mempunyai aroma dan rasa yang sangat khas. Sehingga markisa sering digunakan sebagai bahan campuran makanan dengan sari buah yang lainnya.

Klasifikasi Markisa

Markisa memiliki klasifikasi ilmiah dalam sistem tumbuhan sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Subkingdom Tracheobionta
Superdivisi Spermatophyta
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Sub Kelas Dilleniidae
Ordo Violales
Famili Passifloraceae
Genus Passiflora
Spesies Passiflora edulis sims

Ciri Morfologi Tanaman Markisa

Morfologi tanaman markisa dibedakan menjadi 4 macam mulai dari akar, batang, daun, dan buahnya. berikut dibawah ini penjelasan morfologi pohon markisa :

  1. Akar

Pengertian akar pada tanaman markisa termasuk kedalam jenis akar serabut. Akr ini berwarna kuning kecoklatan. Akar markisa pada umumnya akan tumbuh secara menjalar dan merambat pada tumbuhan yang lainnya. Selain itu, akar markisa juga terdapat bulu-bulu yang halus dan mengalami percabangan yang cukup banyak.

  1. Batang

Batang tumbuhan markisa bersifat menjalar dan memanjat, dan batangnya sedikit lunak. Bentuk batang markisa yaitu bulat dan ditumbuhi rambut halus yang terlihat rapat. Kira- kira batang pohon berukuran sekitar 1,5 sampai dengan 5 meter. Pada jenis batang juga ditumbuhi daun secara menyebar dan spiral.

  1. Daun

Tanaman markisa memiliki susunan daun yang lengkap, dan letak daun tersebar. Daun markisa berbentuk hati dan terdapat tiga tonjolan bulat pada ujungnya yang runcing. Tonjolan daun pada bagian tengah memiliki ukuran yang lebih besar. Permukaan daun juga berambut halus. Daun memiliki pajang sekitar 4,5 sampai dengan 14,5 cm dengan lebar antara 3,5 sampai 13 cm.

  1. Bunga

Pohon markisa mempunyai bunga yang terletak di ketiak daun. Bunga pada tumbuhan ini merupakan bunga sempurna dan memiliki panjang sekitar 2 sampai 3 cm. Bunga markisa mempunyai dua warna yaitu ungu dan hijau. Jumlah benang sari pada bunga juga banyak dan mahkota bunga berbentuk oval dengan ujung yang membulat.

  1. Biji

Struktur biji tanaman markisa berbentuk bulat pilih dan mempunyai selaput yang keras serta berwarna hitam. Biji buah markisa dikelilingi oleh daging markisa yang mempunyai rasa dan aroma khas. Biji markisa juga tidak memmiliki bulu atau rambut halus dipermukaannya.

  1. Buah

Bentuk buah markisa ialah bulat utuh dengan warna merah kuning apabila sudah masak. Buah markisa memiliki panjang sekitar 1,5 sampai dengan 2 cm dengan diameter sekitar 5 sampai dengan 8 cm.

Manfaat Tanaman Markisa

Tanaman markisa memang menjadi buah yang unik, karena memiliki rasa, aroma dan warna kulit buah yang khas. Selain memiliki keunikan- keunikan yang disebutkan diatas buah markisa juga memiliki beragam manfaat yang dapat membantu untuk mengurangi ataupun mencegah beberapa macam penyakit. Manfaat markisa diantaranya yaitu :

  1. Menguatkan daya tahan tubuh

Tubuh memerlukan berbagai macam gizi agar mampu melakukan kegiatan sehari- hari. Daya tahan tubuh yang tinggi juga berfungsi untuk membuat gerak tubuh manusia lebih lincah dan terhindar dari rasa lesu.

Buah markisa memiliki kandungan vitamin C, polifenol, antioksidan, dan beta karoten. Beberapa kandungan seperti antioksidan pada buah markisa berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh, sehingga hal ini membuat tubuh lebih kuat dan terhindar dari penyakit.

  1. Menyehatkan pencernaan

Bagi sebagian orang yang mempunyai masalah pencernaan maka akan mengganggu kenyamanannya. Karena masalah pencernaan dapat membuat perut merasa sakit dan kembung. Oleh karena itu buah markisa hadir untuk mengurangi masalah pencernaan.

Serat yang ada pada buah markisa membuat tanaman yang satu ini berfungsi untuk menyehatkan pencernaan. Karena kandungan serat pada markisa dapat mencegah sembelit.

  1. Menjaga kadar gula darah

Buah markisa merupakan buah yang memiliki indeks glikemik yang rendah. Selain itu, antioksidan dan nutrisi yang cukup tinggi pada markisa membuat buah ini bermanfaat untuk menstabilkan kadar gula darah pada tubuh.

  1. Menjaga kesehatan tulang dan sendi

Tumbuhan markisa memiliki kandungan mineral yang tinggi sehingga hal ini mampu untuk menjaga kesehata tulang dan meurunkan resiko osteoporosis. Selain markisa, olahraga ringan juga diperlukan agar tulang dan sendi tetap terjaga kekuatannya dan terhindar dari serangan penyakit.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan serat yang terdapat pada buah markisa tidak hanya berfungsi untuk mnyehatkan pencernaan. Akan tetapi serat ini juga mampu mengeluarkan kolestrol pada pembuluh darah. Sehingga hal ini akan membantu untuk menjaga kesehatan jantung pada tubuh. Kesehatan jantung yang dimaksud diantaranya yaitu menstabilkan tekanan darah.

  1. Mengandung antiradang

Sungguh unik dan menakjubkan, karena tanaman markisa bukan hanya buahnya saja yang memiliki khasiat tinggi. Melainkan, pada kulit markisa juga mempunyai kandungan antioksidan yang mampu memberikan efek anti radang pada tubuh.

  1. Mengurangi kecemasan

Rasa cemas dan gelisah sering terjadi pada diri seseorang. Penyebabnya bisa berbagai macam, mulai dari pekerjaan yang tak kunjung selesai, merasa takut karena sudah berbohong, mencuri dan lain sebagainya. Oleh karena itu, rasa cemas yang terkadang muncul seakan-akan segera ingin dihilangkan agar tidak mengganggu pikiran.

Kandungan magnesium yang terdapat pada markisa ternyata dapat dijadikan solusi untuk mengurangi rasa cemas pada seseorang. Karena magnesium memiliki fungsi untuk mengurangi rasa stress dan cemas dab mampu memperbaiki mood buruk agar lebih baik.

  1. Mencegah infeksi

Vitamin C yang ada pada buah markisa memiliki antioksidan yang tinggi. Sehingga hal ini mampu untuk mencegah terjadinya penyakit sekaligus infeksi pada tubuh. Selain itu, dengan adanya kandungan ini maka penyembuhan luka dan perbaikan jaringan pada tubuh bisa dilakukan dengan lebih cepat.     

Cara Budidaya Markisa

Budiaya tanaman markisa perlu dilakukan agar markisa dapat terus dilestarikan dan dikonsumsi untuk banyak orang. Berikut dibawah ini beberapa cara untuk melakukan arti budidaya tanaman markisa yaitu :

  1. Persiapan bibit

Arti benih markisa dapat diperoleh dengan cara melakukan teknik sambung, yaitu antara perpaduan markisa ungu dan markisa kuning. Markisa ungu dijadikan sebagai batang bagian atas, sedangkan markisa kuning bagian bawah batang.

  1. Persiapan lahan tanam

Persiapan lahan pertanian dalam tanam sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya gagal penanaman. Lahan perlu dilakukan pembersihan terlebih dahulu sampai lahan siap untuk ditanami markisa. Apabila lahan sudah dibersihkan dari berbagai rumput, gulma, maupun hama maka proses selanjutnya yaitu membuat lubang pada lahan yang sudah siapkan. Buatlah ukuran lubang tanam sekitar 50 x 50 x 50 cm.

  1. Penanaman markisa

Tahap ketiga yaitu melakukan penanaman pohon markisa. Cara penanaman markisa dilakukan dengan jarak 2 x 5 meter. Pada setiap 1 hektar lahan dapat ditanami tumbuhan markisa sekitar 1000 pohon. Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, maka siapkan pula tiang rambat. Hal ini dilakukan mengingat bahwa pohon markisa merupakan tumbuhan yang merambat.

  1. Pemeliharaan markisa

Sudah semestinya apabila kita menanam sesuatu perlu dilakukan perawatan. Perawatan dilakukan agar tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan hasil yang berkualitas. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk dalam merawat tumbuhan markisa yaitu melakukan pemupukan pada tanaman. Pupuk yang bisa dipakai untuk pohon jenis ini yaitu urea, KCI, TSP, dan pupuk organik.

Selain pemupukan perawatan pohon markisa yang perlu dilakukan ialah penyiangan dan pengairan. Penyiangan yaitu membersihkan lahan dari berbagai gulma yang ada disekitar lahan. Sedangkan pengairan merupakan penyiraman pohon markisa secara teratur.

  1. Panen markisa

Buah markisa dapat dipanen ketika berumur sekitar 9 sampai dengan 10 bulan. Buah markisa yang sudah masak memiliki warna ungu tua atau kuning. Biasanya buah yang benar-benar sudah masak bisa jatuh sendiri dari tangkai pohon.

Demikianlah artikel lengkap yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan tanaman markisa, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberikan referensi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *