Tanaman Mentimun: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tanaman Mentimun

Mentimun menjadi salah satu tanaman merambat yang berasal dari familia cucurbitaceae. Ditinjau dari segi ciri morfologisnya, tanaman mentimun memiliki daun besar dan sulur keriting, dengan memiliki 4 atau 5 batang utama dari mana sulur bercabang. Tanaman mentimun menghasilkan bunga kuning yang berdiameter 4 cm (1,6 in).

Dimana untuk buah mentimun bervariasi dalam bentuk tetapi umumnya silinder melengkung membulat di kedua ujungnya yang dapat mencapai hingga 60 cm (24 in) dengan panjang 10 cm (3,9 in) dengan diameter. Tanaman mentimun adalah salah satu contoh tanaman tahunan, bertahan hidup hanya satu musim tanam dan tanaman merambat dapat mencapai panjang 5 m (16,4 kaki). Mentimun biasanya digunakan sebagai sayuran segar, dikonsumsi segar dalam salad. Beberapa varietas dibudidaya secara  khusus untuk pengawetan.

Tanaman Mentimun

Tanaman mentimun (cucumis sativus) hakekatnya tanaman merambat yang dibudidayakan secara luas untuk menghasilkan buah cucumiform, yang digunakan sebagai tanaman sayur. Mentimun berasal dari Asia Selatan, yaitu dari ndia dan telah dibudidayakan selama lebih dari 3000 tahun,tapi sekarang tumbuh di sebagian besar benua, karena banyak jenis mentimun diperdagangkan di pasar global.

Karena mentimun termasuk tanaman merambat yang merambat yang berakar di tanah, maka menumbuhkan teralis atau bingkai pendukung lainnya untuk melilitkan sulur-sulurnya. Buah mentimun terdiri dari 95% air.

Dalam istilah botani, mentimun diklasifikasikan sebagai pepo, sejenis buah botani dengan kulit luar yang keras dan tidak ada divisi internal. Namun, seperti tanaman tomat dan labu, sering kali dipersepsikan dan dimakan sebagai sayuran.

Pengertian Tanaman Mentimun

Tanaman mentimun adalah tanaman dari milik famili Cucurbitaceae dimana bagian dari genus cucumis. Genus Cucumis memiliki hampir 40 spesies, seperti melon (C. melo), dan semangka (Citrullus vulgaris). Mentimun adalah tanaman tahunan yang sensitif terhadap embun beku dengan daun kasar (besar, tebal, dan kasar) dan dapat merambat yang dapat mencapai ketinggian enam kaki.

Tanaman mentimun secara alami monoecious, artinya ada bunga jantan dan betina terpisah pada tanaman yang sama. Gynoecious secara dominan menghasilkan bunga betina, namun, mereka akan menghasilkan bunga jantan dalam kondisi yang mencakup hari yang lebih panjang, suhu tinggi, dan hari yang terang.

Benih-benih baik monoecious dan gynoecious mungkin dicampur untuk ditanam di area yang sama. Serbuk sari ditransfer oleh lebah dan serangga lainnya dari jantan ke bunga betina. Di pertanian komersial, hibrida ginekomis lebih sering digunakan karena lebih produktif dan berkembang lebih awal.

Buah mentimun dikenal sebagai “berry palsu”. Tumbuh baik dalam bentuk bundar atau segitiga dan ditutupi kulit luar yang keras dan tebal.

Pengertian Tanaman Mentimun Menurut Para Ahli

Adapun definisi tanaman mentimun menurut para ahli, antara lain:

  1. Collins Dictionary, Mentimun adalah sayuran tipis panjang dengan kulit hijau keras dan daging transparan basah. Itu dimakan mentah dalam salad.

Klasifikasi Tanaman Mentimun

Berikut ini klasifikasi tanaman mentimun, yaitu:

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Sub kelas Rosidae
Ordo Curcubitales
Family Curcubitaceae
Genus Cucumis
Spesies Cucumis sativus L

Ciri Morfologi Tanaman Mentimun

Karakteristik morfologi tumbuhan yang ada di dalam tanaman mentimun, diantarnya yaitu:

  1. Akar

Tanaman mentimun mempunyai sistem perakaran tunggang dan bulu-bulu akar, dengan daya tembusan arti akar yang relatif dangkal, yaitu pada kedalaman sekitar 30-60 cm. Itulah sebabnya tanaman mentimun termasuk peka terhadap kekurangan dan kelebihan air.

  1. Batang

Definisi batang tanaman mentimun berwarna hijau, berbulu dengan panjang 0,5m-1,5m dan pada umumnya batang tersebut mengandunga air dan lunak. Mentimun memiliki sulur dahan berbentuk spiral yang keluar di sisa tangkai daun. Sulur mentimun merupakan batang yang termodifikasi dan ujungnya peka sentuhan, apabila menyentuh galah sulur tersebut akan mulai melingkarinya.

  1. Bunga

Arti bunga tanaman mentimun berbentuk terompet dan berwarna kuning ketika sudah mekar. Mentimun termasuk tanaman berumah satu, yang berarti bahwa bunga jantan dan bunga betina terletak secara terpisah, tapi masih dalam satu tanaman. Bunga betina memiliki bakal buah yang membengkok, terletak di bawah mahkota bunga, sedangkan bunga jantan tidak memilikinya.

  1. Buah

Makna buah mentimun muda memiliki warna yang berkisar antara hijau, hijau gelap, hijau muda, dan hijau keputihan sampai putih, tergantung kultivar yang diusahakan. Sedangkan warna buah mentimun yang sudah tua (untuk produksi benih) adalah cokelat, cokelat tua bersisik, kuning tua, dan putih bersisik.

Panjang buah mentimun berkisar antara 12 sampai dengan 25 cm dengan diameter antara 2 sampai dengan 5 cm atau tergantung pada kultivar yang diusahakan. Bentuk buah mentimun berkisar antara panjang, lonjong, bundar atau bulat, dan pangkal buah melekuk. Bentuk pangkal dan ujung buah yaitu berkisar antara melekuk, meruncing, melingkar, dan meruncing, tetapi tidak beraturan.

  1. Daun

Tanaman mentimun memiliki arti daun tunggal. Bentuk, ukuran, dan kedalaman lekuk daun mentimun bervariasi tergantung pada spesies dan kultivarnya. Panjang daun berkisar antara 7-20 cm, panjang tangkai daun 5-15 cm, dan pinggiran daun berlekuk antara 3 sampai dengan 5 cm, dengan susunan daun berselang-seling.

Daun yang masih muda menyirip lima seperti pohon palem dan sudut-sudutnya meruncing, sedangkan daun yang sudah tua membentuk subcordatus, yaitu bangun daun menyerupai bulat telur, tetapi pangkal daun mempunyai lekukan.

Manfaat Tanaman Mentimun

Tanaman mentimun biasanya digunakan sebagai  sayuran segar yang dapat memberikan beragam manfaat untuk kesehatan, diantaranya yaitu:

  1. Mengandung Antioksidan

Antioksidan adalah molekul yang menghambat oksidasi, reaksi kimia yang membentuk atom yang sangat reaktif dengan elektron tidak berpasangan yang dikenal sebagai radikal bebas. Akumulasi radikal bebas berbahaya ini dapat menyebabkan beberapa jenis penyakit kronis.

Faktanya, stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas telah dikaitkan dengan kanker dan penyakit jantung, paru-paru dan autoimun. Buah-buahan dan sayuran, termasuk mentimun, mengandung antioksidan yang sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko dengan kondisi-kondisi tersebut.

Satu studi mengukur kekuatan antioksidan mentimun dengan menambah bubuk mentimun pada 30 orang dewasa. Pada akhir studi setelah 30 hari, bubuk mentimun menyebabkan peningkatan signifikan dalam beberapa penanda aktivitas antioksidan dan peningkatan status antioksidan.

Namun, penting untuk dicatat bahwa bubuk mentimun yang digunakan dalam penelitian ini kemungkinan mengandung dosis antioksidan yang lebih besar daripada yang kita konsumsi dalam porsi mentimun yang khas.

  1. Meningkatkan Hidrasi

Air sangat penting untuk fungsi tubuh kita, karena memainkan banyak peran penting, termasuk dalam proses seperti pengaturan suhu tubuh dan transportasi produk limbah dan nutrisi. Faktanya, hidrasi yang tepat dapat memengaruhi segalanya, mulai dari kinerja fisik hingga metabolism.

Kita dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan cairan tubuh kita dengan minum air atau cairan lainnya, tapi bagi beberapa orang, mereka memperoleh sekitar 40% dari total asupan air dari makanan.

Buah-buahan dan sayuran, khususnya, dapat menjadi sumber air yang baik dalam makanan. Karena mentimun terdiri dari sekitar 96% air, mereka sangat efektif dalam mempromosikan hidrasi dan dapat membantu kita memenuhi kebutuhan cairan harian kita.

  1. Menurunkan Gula Darah

Beberapa penelitian pada hewan dan tabung percobaan menemukan bahwa mentimun dapat membantu mengurangi kadar gula darah dan mencegah beberapa komplikasi diabetes. Satu studi pada hewan meneliti efek berbagai tanaman terhadap gula darah. Mentimun terbukti secara efektif mampu untuk mengurangi dan mengontrol kadar gula darah.

Penelitian pada hewan lain menginduksi diabetes pada tikus dan kemudian menambahkannya dengan ekstrak kulit mentimun. Kulit mentimun mampu membalikkan sebagian besar perubahan terkait diabetes dan mengakibatkan terjadinya penurunan gula darah.

Selain itu, satu studi tabung menemukan bahwa mentimun mungkin efektif dalam mengurangi stres oksidatif dan mencegah komplikasi terkait diabetes. Namun, bukti saat ini terbatas pada penelitian tabung dan hewan. Akan tetapi, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan bagaimana mentimun berpengaruh terhadap gula darah pada manusia.

Cara Budidaya Tanaman Mentimun

Beberapa hal yang harus kita perhatikan ketika membudidayakan tanaman mentimun, diantaranya yaitu:

  1. Mentimun sangat rentan terhadap kerusakan akibat es dan dingin dengan tanah harus setidaknya 70ºF (21ºC) untuk perkecambahan.
  2. Persyaratan perawatan utama untuk mentimun adalah air (penyiraman yang konsisten). Tanaman mentimun membutuhkan setidaknya satu inci air per minggu (atau lebih, ketika suhu tinggi). Penyiraman yang tidak konsisten menyebabkan buah terasa pahit.
  3. Siram perlahan di pagi atau sore hari, hindari daun agar tidak mendorong penyakit daun yang dapat merusak tanaman. Jika memungkinkan, siram mentimun dengan selang hujan atau irigasi tetes untuk menjaga dedaunan tetap kering.
  4. Tambahkan mulsa untuk menahan kelembaban tanah.
  5. Ketika bibit telah muncul, mulailah menyirami dengan sering, dan meningkat menjadi satu galon per minggu setelah berbuah.
  6. Jika kita telah memasukkan bahan organik ke tanah sebelum tanam, kita mungkin hanya perlu menambahkan kompos atau pupuk busuk yang busuk.
  7. Kita juga bisa menggunakan pupuk cair seperti makanan nabati yang rendah nitrogen / kalium tinggi dan formula fosfor. Oleskan saat tanam, 1 minggu setelah mekar, dan setiap 3 minggu, langsung ke tanah di sekitar tanaman. Atau, kita bisa menggunakan pupuk granular ke dalam tanah.
  8. Jika kita memiliki ruang terbatas atau lebih suka tanaman merambat vertikal, pasang teralis lebih awal untuk menghindari kerusakan pada bibit dan tanaman merambat.
  9. Semprotkan tanaman merambat dengan air gula untuk menarik lebah dan menghasilkan lebih banyak buah.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan pengertian tanaman mentimun menurut para ahli, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan teknik budidaya yang bisa dilakukan. Semoga memberikan edukasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *