Tanaman Nanas; Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tanaman Nanas Adalah

Tanaman nanas termasuk tanaman kering yang banyak menyimpan air, Ananas comosus termasuk dalam tanaman CAM. Pada saat terjadi fotosintesis CO2 masuk kedalam asam organik dan diikuti oleh transfer CO2 kedalam siklus Calvin yang hanya dipisahkan untuk sementara waktu. Fiksasi karbon kedalam asam organic terjadi pada saat malam hari yang sering disebut dengan metabolisme asam krasulase sedangkan untuk siklus Calvin terjadi pada saat siang hari. Tanaman seperti nanas ini membuka stomata pada saat malam hari dan menutup stomata pada saat siang hari serta pada sel mesofilnya mampu menyimpan asam organik yang dibuat dalam vakuola ketika malam hari sampai dengan pagi.

Nanas

Hakekatnya buah pada tanaman nanas juga sering dimakan oleh masyarakat dalam kondisi segar ataupun sudah diolah seperti dibuat minuman atau makanan. Selain rasanya yang nikmat, buah ini juga memiliki rasa yang segar manis namun sedikit masam.

Terkadang ada juga yang merasa gatal lidahnya ketika makan buah nanas, hal ini disebabkan ketika hendak mengkonsumsi buah nanas tidak dicuci dengan air garam akan tetapi hanya dicuci dengan air biasa. Maka dari itu, ketika ingin mengkonsumsi buah nanas sebaiknya dicuci menggunakan air garam, karena garam dapat menghilangkan getah yang ada pada buah nanas sehingga tidak terasa gatal dilidah saat dimakan.

Pengertian Tanaman Nanas

Nanas memiliki nama latin Ananas comocus, nanas adalah salah satu tanaman buah yang banyak dibudidayakan pada daerah tropis serta subtropis. Nanas merupakan tanaman buah berupa semak yang memiliki nama daerah neneh (Sumatera) dan danas (Sunda).

Dalam bahasa Inggris sering disebut dengan pineapple dan untuk orang Spanyol menyebutnya dengan pina. Nanas berasal dari Brasilia atau Amerika Selatan yang telah menetap disana sebelum masa Colombus. Pada abad ke-16 orang Spanyol membawa nanas ke daerah Filipina dan Semenanjung Malaysia lalu masuk ke Indonesia pada abad ke-15.

Tumbuhan nanas ini memiliki buah yang banyak mengandung vitamin, mineral, enzim serta antioksidan dalam takaran yang lumayan besar. Dengan kandungan nutrisi yang ada didalamnya, buah nanas dapat diguankan untuk membantu meredakan asam lambung, mengurangi peradangan, dan juga dapat membantu memecah protein hewani.

Selain itu, buah nanas juga terdapat kandungan fosfor yang sangat bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit osteoporosis. Akan tetapi buah nanas banyak mengandung zat bromelian yang sangat tinggi sehingga tidak dianjurkan dikonsumsi oleh ibu hamil.

Klasifikasi Tanaman Nanas

Klasifikasi ilmiah pada tanaman nanas ini, antara lain sebagai berikut;

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Spermatophyta
  • Kelas : Angiospermae
  • Ordo : Farinosae
  • Famili : Bromiliaceae
  • Genus : Ananas
  • Species : Ananas comosus (L) Merr.

Ciri Morfologi Tanaman Nanas

Morfologi yang menjadi karakteristik pada tanaman nanas ini, antara lain sebagai berikut;

Akar

Akar pada tumbuhan nanas memiliki dua jenis akar yang dapat dibedakan, yakni akar tanah dan akar samping. Akar pada tumbuhan nanas termasuk kedalam akar serabut, akar ini tumbuh dari batang dan terus berkembang masuk lebih dalam pada ruang antara batang dan daun, sehingga, akar dari tanaman nanas menjadi lebih pipih dan melingkar hal ini terjadi karena akar dalam keadaan terjepit.

Batang

Definisi batang pada tumbuhan nanas tidak hanya berfungsi sebagai tempat tumbuhnya akar, melainkan juga tempat melekatnya bunga, tunas, daun, dan juga buah. Sehingga, batang pada tanaman nanas sering tidak terlihat. Selain itu, batang pada tanaman nanas juga termasuk cukup pendek yakni sekitar 20 sampai 30 cm. Sedangkan pada tangkai bunga atau pada buah nanas adalah hasil dari perpanjangan batang.

Daun

Daun pada tumbuhan nanas memiliki bentuk seperti pita yang cukup panjang, yakni dengan panjang sekitar 130 sampai 150 cm dan lebar sekitar 3 sampai 5 cm. Permukaan daunnya memiliki sifat yang cukup halus dan mengkilap serta berwarna hijau agak tua, akan tetapi terkadang berwarna merah tua bahkan sampai coklat kemerahan.

Jumlah daun pada tiap batang sekitar 70 sampai 80 helai daun. Bentuk daun nanas yakni spiral dengan mengelilingi batang bahkan sampai batangnya sendiri tidak terlihat, selain itu daun tumbuhan nanas ini juga tidak memiliki tulang daun.

Bunga

Pengertian bunga pada tumbuhan nanas memiliki rangkaian bunga majemuk atau inflorecentia pada ujung batangnya. Bunga nanas ini memiliki sifat hermafrodit atau bunga sempurna hal ini terjadi karena dalam satu bunga terdapat putik atau pistillum serta benang sari atau stamen.

Bunga pada tumbuhan nanas ini berjumlah kurang lebih 100 sampai 200 kuntum bunga dalam satu tumbuhan, dan bunga pada tanaman nanas ini akan membuka setiap hari sekitar 5 sampai 10 kuntum bunga. Bunga tumbuhan nanas ini terletak pada ketiak daun pelindung.

Perkembangan bunga nanas ini memakan waktu 10 sampai 20 hari, sedangkan kemunculan bunga itu sendiri memakan waktu 6 sampai 16 bulan dari waktu pertama kali penanaman.

Buah

Buah pada tumbuhan nanas merupakan buah majemuk yang memiliki bentuk gabungan dari 100 sampai 200 kuntum bunga serta bentuknya yang bulat memanjang. Pada buah tanaman nanas terdapat mata buah nanas yang merupakan bekas putik dari bunga nanas itu sendiri.

Bentuk, rasa, ukuran, serta aroma pada buah nanas tergantung dari jenis varietasnya. Biasanya buah nanas memiliki warna orange agak kekuningan ketika sudah matang dan berwarna hijau ketika masih muda akan tetapi daging buah nanas baik yang sudah tua maupun yang masih muda memiliki warna kuning hanya bedanya yang sudah tua berwarna kuning pekat.

Buah nanas ini dapat dipanen sekitar umur 5 sampai 6 bulan setelah tumbuhan nanas ini berbunga. Pada bagian atas bunga terdapat mahkota bunga atau Corolla yang dapat dimanfatkan sebagai bahan perbanyakan tanaman.

Manfaat Tanaman Nanas

Kegunaan nanas yang bisa dimanfaatkan oleh manusia, antara lain sebagai berikut;

Melawan Radikal Bebas

Nanas mengandung banyak vitamin C, vitamin C pada nanas bermanfaat untuk melindungi tubuh dari gangguan kesehatan akibat radikal bebas. Vitamin C pada nanas juga bisa untuk membantu mengurangi risiko atherosclerosis, kanker usus besar, serta peradangan pada sendi.

Mengatasi Ketombe

Manfaat nanas yang banyak orang tidak ketahui ialah kemampuannya dalam mengatasi masalah ketombe. Caranya yaitu dengan menyiapkan seperempat bagian nanas yang sudah matang, lalu kupas kulitnya, diparut dan peras, kemudian disaring untuk diambil airnya.

Tambahkan air hangat dan perasan satu buah jeruk nipis lalu aduk sampai rata, dan gosokan pada kulit kepala yang berketombe. Lakukan cara ini sebelum tidur dan bersihkan dengan keramas keesokan harinya, lakukan hal ini 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Menjaga Kesehatan Pencernaan

Buah nanas dipercaya dapat digunakan untuk mengatasi peradangan dan gangguan pencernaan. Hal itu terjadi karena pada buah nanas terdapat kandungan bromelain yang berfungsi untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan, bahkan berdasarkan penelitian oleh beberapa ahli bahwa pada bromelain juga dapat digunakan untuk meringankan peradangan.

Mencegah Penyakit Jantung

Penyakit jantung merupakan suatu ancaman bagi banyak orang karena dapat menyebabkan kematian. Maka dari itu, bagi seseorang yang peduli dengan kesehatan serta ingin dapat terhindar dari penyakit jantung, sangat dianjurkan untuk dapat mengonsumsi nanas secara rutin agar dapat  diambil manfaatnya.

Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada buah nanas juga dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Cara Budidaya Tanaman Nanas

Teknik budidaya dalam tanaman nanas antara lain sebagai berikut;

Membuat Lubang Tanam

Langkah pertama dalam budidaya dan penanaman tanaman nanas yaitu dengan membuat lubang tanam dalam bedengan menggunakan gancu atau cangkul, ketika membuat lubang tanam buat lubang tanam dengan ukuran kurang lebih 30 x 30 cm.

Memasukan Benih

Setelah lubang tanam sudah siap dengan ukuran sesuai dengan bedengan yang sudah dibuat, maka langkah selanjutnya yaitu penaburan benih nanas. Namun, sebelumnya perlu dilakukan peyeleksian benih nanas untuk diambil mana saja yang bagus, bernas serta tidak berpenyakit.

Pilih benih nanas yang baik serta berkualitas agar nantinya dapat menghasilkan buah nanas yang baik dan berkualitas juga.

Tutup Lubang

Tutup masing-masing lubang dengan menggunakan tanah yang ditimbun, jika perlu injaklah tanah yang menimbun tersebut agar tanah bisa lebih memadat. Saat menaruh bibit nanas, sebaiknya bibit tumbuhan nanas benar-benar masuk didalam tanah agar pertumbuhan dan perkembangan akarnya baik serta tidak mudah roboh.

Siram

Langkah terakhir adalah dengan melakukan penyiraman tanah secara merata menggunakan air bersih. Penyiraman dilakukan agar tanaman tidak kekurangan unsur air serta dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Penyiraman dilakukan jangan sampai tergenang namun juga tidak terlalu kering atau kekurangan.

Itulah tadi penjelasan serta pengulasan secara lengkapnya mengenai pengertian tanaman Nanas, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan cara budidayanya dalam sistem pertanian. Semoga artikel ini memberikan wawasan kepada segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *