Jenis Tanaman Pagar Hidup Untuk Kebun dan Manfaatnya

Diposting pada

Jenis Tanaman Pagar Hidup

Kita sering mendengar istilah pagar hidup atau tanaman pagar?. Tanaman pagar adalah tanaman yang dibentuk dan berguna untuk pagar (pelindung). Tanaman pagar ini dapat menggunakan jenis tanaman apapun namun harus mempunyai makna batang yang kokoh dan daun yang rimbun.

Tanaman pagar mempunyai berbagai manfaat. Salah satunya untuk pembahas lahan pertanian atau dalam beragam jenis perkebunan. Artikel ini membahas jenis tanaman pagar hidup berserta manfaatnya.

Tanaman Pagar Hidup

Tanaman pagar hidup merupakan tanaman yang sengaja ditanam dan dipelihara sebagai pembatas antar lahan dengan jalan ataupun antar petakan lahan. Pagar hidup juga berfungsi sebagai estetika yang mempercantik halaman rumah.

Tanaman yang biasa digunakan sebagai pagar hidup bukan hanya berasal dari beragam jenis tanaman hias tetapi tanaman sayuran merambat dan tanaman obat-obatan. Tanaman pagar juga memberikan nutrisi bagi hewan sepeerti nektar dari bunga, daun untuk hewan herbivora.

Selain itu, tanaman pagar yang memiliki batang yang cocok dan daun yang rimbun mampu menahan angin yang dapat menganggu bahkan merusak pemandangan di dalam rumah. Tanaman pagar juga berfungsi sebagai tanaman hias.

Tanaman pagar dapat dibentuk dengan cara menanamnya di daerah yang akan dibentuk sebagai pagar. Tanaman dipelihara hingga tumbuh subur. Apabila tanaman pagar sudah tumbuh subur dan cukup tinggi. Dapat dipangkas dan membentuk pagar yang sesuai kebutuhan. Jenis tanaman yang tepat mempengaruhi bentuk pagar yang dibuat.

Jenis Tanaman Pagar Hidup

Tanaman pagar memiliki banyak manfaat salah satunya menambah keasrian dan lahan penghijauan. Tanaman pagar juga dapat menyaring polusi bahkan bisa dijadikan sebagai obat. Berikut jenis-jenis tanaman yang dijadikan pagar hidup, khususnya yang terdapat dalam jenis lahan pertanian  dalam arti perebunan.

  1. Lidah Mertua

Tanaman Pagar Hidup Lidah Mertua
Lidah Mertua

Mungkin kamu sudah tak asing dengan lidah mertua bukan? Lidah mertua merupakan tanaman yang sering kita jumpai di pekarangan rumah dan kebun karena dipercaya mampu menyaring polusi udara yang mengandung seperti karbondioksida dan benzene.

Tanaman ini dapat menciptakan udara yang bersih dan segar di sekitar rumah. Tanaman ini juga memiliki daun tegak dengan ketinggian mencapai 75 cm.

  1. Bambu Kuning

Tanaman Pagar Bambu Kuning
Bambu Kuning

Bambu kuning sangat familiar di telinga masyarakat. Bambu kuning memiliki banyak fungsi dan biasanya digunakan sebagai bahan bangunan ataupun furnitur sebagai pagar. Bambu kuning dapat dijadikan sebagai pagar hidup karena mampu tumbuh tinggi menjulang dan batangnya yang berciri khas (berwarna kuning menyala).

Bamu kuning memiliki ciri-ciri yaitu batangnya beruas dan berwarna kuning. Bambu kuning hidup di lingkungan tropis seperti wilayah Asia Tenggara (ASEAN). Bambu kuning dapat ditemui di pinggir-pinggir sungai, perdesaan maupun tanaman hias perkotaan.

  1. Pohon Palem

Tanaman Pagar Pohon Palem
Pohon Palem

Banyak jenis pohon palem yang cocok ditanam di halaman rumah ataupun kebun. Pohon palem sangat cocok di daerah tropis seperti Indonesia. Banyak jenis dan manfaat dari pohon palem. Misalnya palem ekor tupai bagian daunnya bermekaran. Palem kipas yang memiliki daun berukuran besar dan megah. Palem botol yang memiliki batang yang unik.

Selain itu, terdapat palem kuning atau merah memiliki morfolofi yang unik yaitu ruas pelepahnya berwarna merah memikat dan guratan keemasan. Hal ini, membuat banyak orang mengira palem kuning atau merah dikenal karya seni manusia.

Palem menghadirkan suasana yang asri dan segar bagi pemiliknya dan membuat rumah atau kebun terlihat lebih cantik. Daun-daunnya meneduhkan halaman. Tanaman ini juga dianggap pembawa keberuntungan.

  1. Bunga Melati

Tanaman Pagar Bunga Melati
Bunga Melati

Bunga melati dikenal sebagai bunga yang memiliki aroma harum dan soft serta memiliki kelopak bunga berwarna putih mempesona. Bunga melati cocok di daerah tropis seperti Indonesia. Tampilan bunga melati yang indah dapat mempercantik halaman rumah atau kebun.

Bunga melati biasanya diletakkan ke dalam pot bunga. Apabila arti bunga sudah mekar dapat dipindahkan ke atas tembok pagar. Perawatan bunga melati sangat mudah yaitu memotong cabang yang tidak beraturan (kurang rapi), memberikan pupuk dan air serta menyirami setiap hari.

  1. Pohon Pinus

Tanaman Pagar Pohon Pinus
Pohon Pinus

Pohon pinus biasanya ditemukan di daerah dataran tinggi. Dataran tinggi memiliki suhu udara yang agak dingin sehingga cocok untuk ditanami pohon pinus. Pohon pinus selalu mengingatkan asri dan segarnya hutan hijau dengan adanya bentuk dan daun khas. Pohon pinus mudah dirawat dan cukup dirapikan berkala sehingga menjadi daya tarik apabila ditanami di halaman ataupun kebun. Salah satu jenis pohon pinus adalah pinus merkus.

  1. Tanaman Pandan

Tanaman Pagar Tanaman Pandan
Pohon Pandan

Tanaman pandan selain berfungsi sebagai tanaman pagar juga berguna untuk mengusir serangga seperti kecoa. Kandungan di dalam pandan menyebabkan serangga tidak singgah ke halaman rumah atau kebun.

Pandan biasanya digunakan juga untuk bahan masakan. Misalnya untuk wewangian masakan, pewarna makanan bahkan untuk membungkus tanaman. Pandan juga dipercaya dapat mengatasi masalah kesehatan seperti mencegah penuaan dini, menambah nafsu makan dan mengatasi penyakit panu.

  1. Pohon Mangga

Tanaman Pagar Hidup Pohon Mangga
Pohon Mangga

Tanaman mangga sering kita jumpai di kebun bahkan halaman rumah. Perawatan yang mudah menjadikan mangga sangat digemari oleh masyarakat. Pohon mangga apabila berhasil memeliharanya akan menghasilkan buah yang manis.

Pohon mangga memiliki morfologi seperti batangnya kokoh dan daunnya yang rimbun. Selain itujuga beberapa jenis pohon mangga memberikan estetika di halaman maupun kebun. Daunnya yang rimbun memberikan suasana yang asri dan segar.

  1. Pohon Cemara Kipas

Tanaman Pagar Pohon Cemara Kipas
Pohon Cemara Kipas

Tanaman cemara kipas merupakan jenis pohon cemara yang sering digunakan sebagai tanaman pagar. Pohon ini mempunyai ketinggian berkisar 3-6 meter. Cemara kipas pertama kali dibudidayakan oleh Eropa tetapi di Indonesia sudah banyak ditemukan.

Cemara kipas yang tumbuh tegak dan tinggi dapat menutupi bangunan rumah dan menciptakan suasana yang asri dan menyegarkan bagi lingkungan. Cemara kipas juga dapat sebagai penahan angin yang dapat merusak keindahan kebun atau halaman. Cemara kipas dengan kayunya yang beraroma dan lembut berguna mengusir nyamuk bahkan menjadi obat herbal.

Manfaat Tanaman Pagar Hidup

Tanaman pagar memiliki banyak kegunaan bagi kehidupan manusia, antara lain sebagai berikut;

  1. Tanaman Hias

Banyak jenis tanaman yang digunakan sebagai tanaman pagar namun juga berfungsi tanaman hias. Misalnya bambu kuning yang memiliki keunikan dalam batang yang berwarna kekuningan menambah estetika dekorasi, palem yang memiliki daun yang megah dan besar menciptakan suasana yang segar dan asri. Tanaman hias dapat digantung, ditanam di halaman maupun diletakkan ke dalam pot.

  1. Penyaring Udara

Tanaman pagar selain berfungsi melindungi atau membatasi daerah juga mampu menyaring udara kotor seperti CO2 dan benzene melalui jenis tanaman lidah mertua. Lidah mertua menjadikan udara lebih bersih dan segar.

  1. Obat Diare

Jenis tanaman dolar dapat digunakan sebagai obat diare dan ambien. Bagian batangnya diambil, ditumbuk sampai halus kemudian direbus. Selain itu, daun tanaman dolar mampu mencegah radikal bebas karena terdapat flavonoid dan polyphenol.

  1. Obat Penyakit Kudis

Tanaman cemara selain daun dan batangnya yang menjulang tinggi untuk menutupi bangunan rumah juga dapat dimanfaatkan sebagai obat penyakit kudis. Kayu cemara biasanya digunakan sebagai pengusir nyamuk, pembuatan tiang/pagar bahkan perahu.

  1. Obat Penyakit Disentri

Tanaman seperti bunga soka dapat menyembuhkan penyakit sakit perut dan disentri melalui pemanfaatan bagian akar. Tanaman ini selain pagar hidup juga dikenal sebagai toga (tanaman obat keluarga).

Itulah tadi uraian lengkap yang bisa kami lakukan pembahasan kepada segenap pembaca berkaitan dengan jenis-jenis tanaman pagar hidup untuk perkebunan dan manfaatnya bagi manusia. Semoga memberikan bahan pertimbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *