Pengertian Tanaman Pagar, Manfaat, Jenis dan Contohnya

Diposting pada

Tanaman Pagar Adalah

Tanaman pagar mempunyai nama lain pagar hidup. Pagar hidup atau tanaman pagar biasanya mempunyai batang yang kokoh dan daun yang rimbun. Pagar hidup atau tanaman pagar dapat dibentuk dengan menancapkan tanaman pagar ke lokasi yang akan dibentuk menjadi pagar.

Kemudian tanaman tersebut dirawat dan dibiarkan tumbuh. Ketika ukuran tanaman cukup tinggi maka setelahnya dapat dipangkas dan dibentuk menjadi seperti pagar atau sesuai dengan kebutuhan. Pemilihan tanaman yang tepat juga dapat berpengaruh kepada bentuk pagar yang terbentuk.

Tanaman Pagar

Tanaman pagar merupakan tumbuhan yang ditanam di tepi sebagai pembatas antara ladang dengan jalan setapak atau pembatas antara petak ladang dengan petak lainnya. Selain itu tanaman pagar juga dapat digunakan untuk mempercantik pekarangan rumah.

Tanaman yang digunakan sebagai tanaman pagar tidak selalu dari jenis tanaman hias namun dapat juga berasal dari tanaman sayuran yang hidup merambat dan tanaman obat. Secara tidak langsung tanaman pagar juga mempunyai manfaat sebagai sumber makanan bagi habitat hewan disekitarnya seperti lebah dan hewan herbivora.

Manfaat Tanaman Pagar

Kegunaan yang dimiliki tanaman pagar dalam kehidupan manusia, antara lain sebagai berikut;

Penyakit Disentri

Selain tanaman hias ada juga tanaman obat yang dapat digunakan sebagai tanaman pagar seperti bunga soka yang telah dijelaskan diatas ternyata mempunyai manfaat dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti disentri dan sakit perut dengan memanfaatkan bagian akarnya. Tanaman yang mempunyai manfaat seperti ini dapat disebut juga tanaman obat keluarga atau toga.

Tanaman Hias

Beberapa manfaat tanaman pucuk merah yang dipergunakan sebagai definisi tanaman hias bertema tropis, tanaman pengarah, sebagaai garis pembatas pada jalur hijau dan dapat digunakan sebagai tanaman hias apabila diletakan dalam pot. Baca jugaPengertian Tabulampot, Jenis, Tujuan, Manfaat, dan Contohnya

Mengobati Penyakit Kudis/Alat Pembuatan Perahu

Tanaman pagar jenis cemara dapat dimanfaatkan sebagai obat penyakit kudis. Kayunya  secara komersial dapat digunakan untuk membuat tiang, pagar atau untuk membuat perahu.

Obat Diare atau Ambeien

Selain sebagai tanaman hias, tanaman pagar jenis dolar juga dapat digunakan sebagai obat diare dan ambeien. Bagian dari tanaman yang digunakan sebagai obat adalah batangnya. Daun tanaman dolar mengandung flavonoid dan polyphenol yang mampu mencegah radikal bebas.

Jenis Tanaman Pagar

Tanaman pagar mempunyai banyak manfaat untuk kelestarian lingkungan dan menciptakan udara sehat bagi makhluk hidup khususnya bagi seluruh kehidupan manusia. Ada beberapa jenis tanaman yang cocok dijadikan tanaman pagar.

Tanaman Pagar dan Contohnya

Adapun nama-nama tumbuhan yang bisa diamnfaatkan sebagai tanaman pagar, antara lain sebagai berikut;

Bunga Soka

Bunga soka berasal dari genus ixora pada umumnya ditanam dalam tanam sebagai bunga hias. Namun tanaman perdu yang mempunyai julukan api di hutan atau flame of the jungle ini ternyata dapat digunakan sebagai tanaman pagar.

Bunga soka yang mempunyai beragam warna menarik seperti putih, kuning, merah muda dan merah memberikan daya tarik tersendiri ketika digunakan sebagai tanaman pagar. Bunga soka yang tumbuh lebat dapat dengan mudah dipangkas sesuai bentuk yang diinginkan sehingga tanaman pagar terlihat lebih artistic.

Tanaman ini mempunyai daun yang kecil berwarna hijau tua dengan warna bunga yang indah. Bunga soka termasuk jenis tanaman yang mudah dalam hal perawatannya sehingga lebih praktis.

Pucuk Merah

Tanaman pucuk merah merupakan tanaman perdu semak atau pohon mini yang sesuai jika dijadikan sebagai tanaman pagar rumah. Tanaman ini dapat tumbuh lebat sehingga memberikan kesan yang rimbun dan asri. Tanaman pucuk merah akan semakin cantik ketika selesai dipangkas karena pucuk daun baru yang tumbuh mempunyai warna merah.

Tanaman pucuk merah membutuhkan cahaya matahari yang cukup agar warna tunasnya merah dan bentuk tajuk tanaman tetap terjaga. Jika warna daun bagian pucuk sudah mulai memudar dapat dilakukan pemangkasan untuk menumbuhkan tunas baru dengan warna merah pada bagian pucuknya.

Selain pemangkasan hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemberian air dan pupuk sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Pohon Cedar

Pohon cedar cocok dijadikan pagar karena pohon ini tumbuh tinggi dan mempunyai daun berbentuk jarum. Pohon cedar atau lebih dikenal dengan cemara mempunyai pertumbuhan yang tinggi sehingga dapat menutupi bangunan rumah dan memberikan kesejukan.

Terdapat dua jenis cemara yang biasanya digunakan untuk mengisi taman atau sebagai tanaman pagar. Jenis yang pertama yaitu cemara kipas, tanaman ini dapat hidup pada kondisi lingkungan yang lembap. Cabang daun cemara jenis ini mengerucut ke samping, bersisik, dan membentuk kipas. Cemara Kipas dibudidayakan sebagai tanaman hias pertama kali di Eropa, terutama sebagai tanaman pengisi taman.

Jenis tumbuhan cemara yang kedua yaitu cemara pinsil yang mempunyai nama lain Cupressus Sempervirens merupakan cemara asli mediterania. Daun cemara jenis ini tumbuh padat dan rimbun dengan warna hijau gelap. Cemara jenis ini dapat berhatan hidup pada kondisi lingkungan yang kering dan dapat tumbuh dengan baik di daerha dingin dan lembab.

Tanaman Teh-Tehan

Tanaman teh-tehan mirip seperti tanaman teh yang tumbuh di puncak atau di daerah dataran tinggi. Teh-tehan termasuk tanaan semak yang tumbuh lebat dengan daun yang rapat berwarna hijau muda.

Biasanya tanaman teh-tehan banyak ditumbuhkan kemudian dipangkas dengan bentuk yang beranekaragam seperti kotak, bulat, spiral dan bentuk lainnya. Hal tersebut dapat menambah nilai keindahan dari lingkunagn seitar atau taman yang ditanami tanaman pagar jenis ini.

Bambu Hias

Masyarakat Indonesia telah banyak yang menggunakan bambu hias sebagai tanaman pagar. Batang bambu hias dapat tumbuh denga kokoh dan mampu bertahan lama sehingga cocok untuk dijadikan tanaman pagar. Bambu hias setiap jenisnya mempunyai keunikan dan kesan tersendiri jika dijadikan sebagai tanaman pagar.

Ada beberapa jenis bambu hias yang sering digunakan sebagai tanaman pagar untuk mempercantik tampilan pekarangan maupun taman. Jenis bambu hias tersebut antara lain bambu kuning. Bambu kuning mempunyai warna batang kuning yang kontras dengan warna daunnya yang hijau muda.

Bambu ini dapat menciptakan kesan yang indah jika disusun sebagai pembatas rumah atau pagar. Jenis bambu ini juga telah banyak digunakan sebagai penghias rumah, gedung perkantoran maupun hotel. Jenis bambu hias lainnya adalah bambu air, bambu jenis ini dapat tumbuh lebih baik di tempat yang tanahnya mengandung banyak air. Bambu ini mempunyai ukuran rongga batang sangat kecil dibandingkan bambu lainnya.

Jenis bambu selanjutnya adalah bambu jepang yang tidak tumbuh berumpun seperti kebanyakan bambu lain. Bambu jenis ini akan tumbuh lurus dan kokoh dengan batang dan daunnya berwarna hijau pucat. Bambu jepang banyak digunakan sebagai pembatas jalan atau pagar rumah.

Jenis terakhir adalah bambu sian, bambu jenis ini berasal dari Thailand yang tumbuh dengan rumpun sangat banyak. Batang bambu sian tumbuh dengan tegak dan ramping dengan warna hijau keputihan. Daun bambu ini berukuran kecil. Bambu sian sering digunakan untuk menghias taman dan ditumbuhkan secara berkelompok sebagai pembatas dan dapat berfungsi untuk meredam suara.

Clementis

Tanaman pagar clementis merupakan tanaman yang tumbuh merambat dan mencari pijakan. Tanaman pagar jenis ini memounyai bunga yang indah dengan warna beragam mulai dari ungu, biru maupun merah muda.

Tanaman pagar ini dapat memberikan kesan hidup karena warna bunganya yang cerah dan menarik. Tanaman ini biasanya ditumbuhan didekat tembok atau pagar dan akan tumbuh merambat memenuhi pagar maupun tembok rumah sehingga menimbulkan kesan alami.

Bougenville

Bougenville atau yang lebih dikenal dengan bunga kertas dapat digunakan sebagai tanaman pagar yang cantik. Bunga kertas mempunyai batang yang keras dan kokoh sehingga dapat dijadikan sebagai tanaman pagar dan pembatas yang menarik.

Tanaman ini biasanya ditanam dipekarangan rumah atau taman. Bunga kertas mempunyai duri pada bagian rantingnya. Tanaman ini mempunyai warna bunga yang beragam seperti putih, ungu, merah, dan orange. Bougenville banyak ditanam oleh masyarakat Indonesia karena perawatannya yang mudah dan praktis serta dapat bertahan hidup pada cuaca panas.

Tanaman Dolar

Tanaman dolar dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias mapaun tanaman pagar untuk menghiasi pekarangan rumah. Tanaman ini tumbuh merambat biasanya di permukaan dinding atau pagar. Tanaman dolar mampu melindungi dinding dari paparan cahay matahari sehingga cat dinding lebih awet.

Akar dari tanaman ini merupakan akar serabut yang tersebar dibagian batang dan mempunyai warna coklat. Batang tanaman berwarna coklat dan dapat tumbuh merambat sejauh 5 meter. Daun tanaman dolar merupakan daun tunggal dnegan posisi tumbuh berseling. Bentuk daunnya lonjong dengan bagian ujung yang sedkit runcing. Daun tanaman dolar bertekstur tebal yang dapat digunakan untuk menimpan cadangan air.

Nah, itulah tadi penjelasan secara singkat dan lengkapnya mengenai pengertian tanaman pagar, manfaat, jenis dan contohnya. Semoga melalui artikel ini memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca yang mencarinya. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *