Tanaman Pakis Haji, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Jenis, dan Manfaatnya

Diposting pada

Pohon Pakis Haji

Bagi beberapa orang yang suka memelihara jenis tanaman hias, tanaman pakis haji tidak lagi terdengar asing. Biasanya tanaman ini diletakkan di dalam ruangan sebagai hiasan. Seperti namanya pakis haji adalah tumbuhan dalam kelompok pakis-pakisan.

Mulanya tanaman ini hanya ditemukan di hutan lembab yang tidak banyak terkena sinar matahari. Namun, saat ini tanaman pakis haji sudah banyak dipelihara atau juga dibusisayakan. Selain sebagai tanaman hias, pakis haji juga dikenal sebgai bahan makanan.

Tanaman Pakis Haji

Tanaman pakis haji mudah dikenali karena memiliki bagian daun yang mirip dengan pohon kelapa. Namun tinggi tanaman pakis haji tidak tumbuh setinggi pohon kelapa. Kekerabatan keduanya dianggap dekat karena tergolong kedalam tumbuhan biji terbuka (gymnospermae).

Daun tanaman pakis haji ketika berumur muda bentuknya akan menggulung seperti tumbuhan paku. Akan tetapi jika sudah berumur tua, tidak demikian. Anatomi khas yang dimiliki oleh tanaman pakis haji yaitu bagian klorofilnya.

Tidak seperti tumbuhan pada umumnya yang klorofilnya terletak pada kloroplas, tanaman pakis haji klorofilnya tersebar di semua bagian sitoplasma.

Klasifikasi Pakis Haji

Pakis haji yang termasuk kedalam tumbuhan gymnospermae dikenal juga dengan tanaman cycas, dilihat dari genusnya. Kekerabatannya sangat dekat dengan pohon palem. Berikut klasifikasi ilmiah dari tanaman pakis haji.

Kingdom Plantae
Divisi Cycadophyta
Kelas Cycadopsida
Ordo Cycadales
Kelas Magnoliopsida
Family Cycadaceae
Genus Cycas
Spesies Cycas sp

Ciri Morfologi Pakis Haji

Adapaun ciri morfologi yang ada dalam tanaman pakis haji, antara lain sebagai berikut;

  1. Akar

Pengertian akar tanaman pakis haji disebut juga dengan radix primaria, atau berakar tunggang. Biasanya tanaman yang memiliki akar tunggang tidak membutuhkan perawatan yang cukup banyak. Karena dengan morfologi yang demikian, akar mampu memenuhi nutrisi dan air dengan baik, serta mempertahankan tekstur tanah agar selalu subur.

  1. Batang

Tanaman pakis haji mempunyai jenis batang dengan pola percabangan monopodial. Struktur batangnya berbentuk sama seperti pohon palem, namun ukuran diameternya sekitar 30 cm dengan bentuk tegak lurus. Permukaan batang pakis haji tidak licin seperti pada pohon palem.

  1. Daun

Bentuk daun pakis haji dalam bahasa latin disebut dengan paripinnatus, atau daun majemuk menyirip. Bentuknya memanjang dan terdapat anak daun di setiap percabangan hingga bagian ujungnya.

  1. Bunga

Bunga tanaman yang juga dikenal dengan Cycas ini termasuk monoecus. Pada bagian strobilus jantan terdapat mikrosporofil yang bentuknya seperti sisik rapat. Sementara bagian megasporofil bentuknya berlekuk seperti keris.

  1. Biji

Bagian biji dari tanaman pakis haji mempunyai bentuk oval hingga bulat sempurna. Selain itu, bentuk biji pakis haji juga sedikit menyirip. Dalam satu mikrosporofil dapat ditemukan 2 hingga 5 buah calon biji.

Jenis Tanaman Pakis Haji

Tanaman pakis haji memiliki keanekaragaman yang cukup banyak. Setidaknya ada seratus spesies pakis haji, beberapa diantaranya yaitu sebagai berikut :

  1. Cycas rumphii

Spesies ini banyak ditemukan di Nusantara, persebarannya hampir ke seluruh wilayah kepulauan Indonesia. Asal spesies Cycas rumphii diperkirakan berasal dari Maluku, dan dibudidayakan di daerah Indocina. Umumnya jenis ini digunakan sebagai tanaman hias.

  1. Cycas revoluta

Sikas jenis ini dikenal sebagai sikas kerdil. Dengan ukurannya yang kecil, tanaman ini digunakan sebagai hiasan interior atau eksterior. Selain itu, disebut kerdil karena pertumbuhannya yang lambat. Karena ukurannya yang kecil, maka tanaman ini mudah untuk dipindahkan. Walaupun ukurannya kecil, namun keindahan daunnya membuat sikas revoluta dijual dengan harga yang cukup tinggi.

  1. Cycas circinalis

Pakis haji jenis ini dikenal juga dengan sebutan Fern Palm oleh orang Barat. Disebut demikian karena morfologinya yang mirip dengan pohon palem. Batang dari sikas ini berbentuk silinder, bukan bulat.

Pertumbuhannya dikenal lambat, namun tinggi dari batang dapat mencapai 3,5 meter. Biasanya bagianbatang tidak ditemukan cabang dan memiliki penyangga untuk mahkota bunga yang berbentuk roset. Warna daun sikas mengkilap, sementara bagian batang tertutup dengan rapat oleh pangkal tangkai daunnya.

  1. Cycas media

Pakis haji spesies ini merupakan jenis tertinggi jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Tingginya dapat mencapai sembilan meter, asal jenis ini adalah dari wilayah Australisa. Sehingga, Cycas media juga memiliki julukan lain yaitu Australian Nut Palm.

Batang sikas berbentuk silinder, dan tumbuh hanya tunggal untuk menyangga mahkota berbentuk roset. Bentuk daun seperti jenis-jenis lainnya, yaitu menyirip. Akan tetapi ukurannya lebih pendek sekitar satu meter. Selain itu, anak daunnya lurus berujung tajam dan susunannya menyempit. Dengan ciri-ciri yang telah disebutkan, sikas jenis ini lebih cocok untuk ditanam di luar ruangan.

  1. Cycas siamensis

Sikas siamensis memiliki keunikan tersendiri, selain tubuhnya yang kerdil jenis pakis haji ini mudah dikenali dari bagian batangnya. Tebal dan membengkak, begitulah bentuk dari batang sikas ini. Dengan morfologi demikian, seringkali disebut mirip dengan tanaman Desylirion.

Manfaat Pakis Haji

Tanaman pakis haji yang dikenal sebagai tanaman hias, ternyata juga kaya akan manfaat lain. Manfaat tanaman pakis haji diantaranya sebagai berikut:

  1. Mengobati Sakit Perut

Gangguan pencernaan dapat terjadi kapan saja dan akibat apa saja, salah satunya yang mengganggu dan sering diderita adalah sakit perut. Tanaman pakis haji dapat dijadikan obat untuk sakit perut, sebab di dalam pakis haji terkandung zat yang berfungsi sebagai pencahar.

Dengan memanfaatkannya, perut akan jadi sakit dan membuang virus serta bakteri jahat yang ada di dalam tubuh. Cara mengolah pakis haji sebagai obat sakit perut yaitu dengan merebus atau dijus. Kedua cara tersebut dapat digunakan dan memiliki dampak yang sama.

  1. Menjaga Kesehatan Mata

Pakis haji memiliiki kandungan vitamin A yang berguna untuk menjaga kesehatan mata. Kandungannya diketahui setara dengan kandungan vitamin A yang ada pada wortel. Sehingga jika kita mengonsumsinya, maka akan menjaga mata agar selalu dalam keadaan sehat.

Untuk dapat menjaga kesehatan mata, tanaman pakis haji harus dikonsumsi secara berkelanjutan. Jika demikian, bukan hanya menjaga mata sehat, akan tetapi juga mencegah mata dari kerusakan yang dapat terjadi. Misalnya miopia, hipermetropi, dan silindris.

  1. Menjaga Kesehatan Kulit

Selain kaya akan vitamin A, tanaman pakis haji juga mengandung vitamin C. Kandungan ini berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit. Juga membuat tampilan kulit menjadi lebih cerah dan halus. Kulit kita dapat mengalami beberapa gangguan yang mungkin tidak begitu dihiraukan. Misalnya kulit kering dan kusam. Dengan mengonsumsi pakis haji, kesehatan kulit dapat terus terjaga.

  1. Menjaga Imunitas

Nyatanya tanaman pakis haji yang terkenal sebagai tanaman hias ini mengandung zat antioksidan yang tinggi. Kandungan ini mampu menjaga kekebalan tubuh dan juga mencegah radikal bebas.

Akibat dari radikal bebas dan imunitas yang lemah akan menyebabkan kita mudah terserang penyakit-penyakit ringan bahkan sampai penyakit berat. Hal ini tentu saja tidak ingin terjadi pada kita, maka dari itu mengonsumsi pakis haji dapat menjadi salah satu solusi.

  1. Meningkatkan Kecerdasan Otak

Tidak hanya ikan-ikanan atau sumber protein hewani lain yang memiliki kandungan omega 3. Tanaman pakis haji juga mempunyai kandungan tersebut. Omega 3 sangat penting untuk pertumbuhan anak-anak. Oleh karena itu, makanan yang didalamnya terkandung omega 3 sangat disarankan untuk dikonsumsi anak-anak.

Seringnya mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3 dapat meningkatkan kecerdasan pada otak. Kinerja dan kemampuan berpikir pun akan menjadi lebih baik apabila mengonsumsi omega 3. Maka pakis haji juga dapat dijadikan panganan rutin untuk memenuhi asupan bagi otak.

  1. Menyembuhkan Luka

Luka pada tubuh menjadi bagian yang mengganggu penampilan apabila letaknya cukup terlihat. Khususnya luka akibat gigitan hewan, dapat disembuhkan dengan menggunakan pakis haji. Caranya dengan membuat pakis haji menjadi ramuan, ditumbuk hingga halus. Setelah itu ditempelkan pada bagian luka akibat gigitan hewan tertentu.

  1. Mengobati Batuk dan Pilek

Manfaat lain dari pakis haji adalah dapat mengobati batuk dan pilek. Biasanya batuk dan pilek menjadi penyakit yang sering menjangkit ketika musim hujan. Maka jika kita menderita batuk dan pilek, agar lekas sembuh dan normal pakis haji dapat dikonsumsi untuk mengobatinya. Tanaman pakis haji dibuat menjadi ramuan, dan diminum saat sedang batuk dan pilek.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami selesaikan pada semua pembaca berkenaan dengan tanaman pakis haji, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, jenis, dan manfaatnya dalam berbagai bidang. Semoga memberi edukasi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *