Tanaman Palem, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Palem

Tanaman palem merupakan jenis tumbuhan yang bisa hidup di daerah mana saja. Lahan pertanian yang subur dan gersang pun bisa membuat palem tumbuh dengan baik. Oleh karena itu tanaman ini bisa menjadi salah satu tanaman untuk dijadikan rekomendasi bagi pemula yang ingin berkebun.

Tanaman ini juga bisa tumbuh di daerah tropis maupun subtropis. Selain itu jenis palem ini bisa hidup didataran rendah maupun tinggi.

Tanaman Palem

Palem merupakan tanaman yang sering dicari banyak orang karena memiliki kemudahan dalam proses perawatannya. Selain itu tanaman palem juga memiliki banyak jenis dengan keunikan masing-masing.

Beberapa jenis tanaman ini diantaranya yaitu palem raja, palem botol, palem kuning, palem mini, palem sadeng, palem kipas, palem ekor ikan, palem merah dan lain-lain. Tumbuhan ini juga sering dijadikan sebagai salah satu jenis tanaman hias karena memiliki bentuk yang bagus dan sifat pohonnya bisa memberi efek tenang dan sejuk.

Klasifikasi Palem

Palem memiliki sistem klasifikasi dalam tumbuhan yang diuraikan sebagai berikut:

Kingdom Plantae (Tumbuhan)
Divisi Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
Sub Devisi Angiospermae (Tumbuhan Berbiji Tertutup)
Kelas Monocotyledonae
Famili Aracaceae/Palmaceae
Genus Archontophonix/Mascarena/Cyrtostachys/Roystonea
Spesies Roystona Sp/Revenea Sp/Mascarena lagenicaulis/Cyrtostachys lakka

Ciri Morfologi Palem

Berikut di bawah ini adalah penjelasan tentang ciri morfologi tanaman palem yang di bedakan menjadi 6 hal yaitu:

  1. Akar

Morfologi pertama yang bisa kita pelajari dari tanaman palem yaitu akarnya. Pohon palem memiliki sistem perakaran yang tumbuh kedalam tanah dan jumlahnya terus bertambah serta padat. Arti akar ini juga memiliki kerapatan yang sangat menempel sehingga bisa menjadi penopang dari jenis batang palem. Tanaman palem juga memiliki bentuk akar yang silindris, tidak berserabut, dan tidak memiliki banyak cabang.

  1. Batang

Morfologi selanjutnya yang bisa kita pelajari dari tanaman palem adalah batangnya. Pada umumnya pengertian batang palem tidak memiliki cabang, tidak beruas, dan tumbuhnya tegak ke atas. Batang palem biasanya tumbuh sebagai batang tunggal seperti pohon kelapa.

Tinggi batang palem sekitar 15 higga 20 meter. Batang palem biasanya akan membesar pada bagian bawah dan di bagian atasnya meramping.

  1. Daun

Daun tanaman palem tersusun dengan bentuk menyirip dan bersifat majemuk. Tangkai daun biasanya di lengkapi dengan pelepah yang bisa menyelimuti batang. Beberapa jenis palem tertentu daunnya ditumbuhi duri. Selain itu, daun palem ada yang mempunyai karakteristik morfologi yang unik yaitu anak daun yang tumbuh melingkari ibu tangkai daun.

Palem memiliki daun dengan ukuran cukup panjang yaitu bisa mencapai 3 meter. Daun pada bagian atas berwarna hijau tua, sedangkan bagian bawah berwarna hijau dengan kombinasi keputih-putihan.

  1. Bunga

Bunga pada tumbuhan merupakan sesuatu yang seringkali menjadi pemikat. Hal ini dikarenakan bunga memiliki sifat menampilkan keindahan dan bisa membuat seseorang terpesona. Pada tanaman palem bunga sangat bermanfaat untuk membantu proses penyerbukan.

Penyerbukan dalam definisi bunga palem terjadi dalam karangan dan proses penyerbukannya dibantu oleh serangga kecil. Bebepa jenis palem keberadaan bunga juga bisa terdapat di tajuk daun.

Tanaman palem juga mempunyai bunga yang muda dan biasanya dilindungi oleh seludung muda serta berada dalam karangan yang di sebut mayang. Mayang memiliki tangkai yang berisi cairan manis dan dikenal dengan nama nira.

  1. Buah

Buah pada pohon palem mempunyai ukuran yang bisa dikatakan cukup besar dengan diameter sekitar 4 cm. Tandan dari buah palem biasanya bergantungan ke bawah dengan warna kecokelatan untuk buah yang muda. Sedangkan buah yang sudah matang memiliki warna merah terang.

Arti buah palem juga memiliki tekstur kulit luar yang tebal hingga menutup mesokarpium yang berserat. Serat ini biasanya disebut dengan istilah sabut.

  1. Biji

Karakteristik morfologi terakhir yang bisa kita ketahui dari pohon palem yaitu struktur bijinya. Palem mempunyai endokarpuim atau lapisan buah bagian dalam yang berfungsi untuk melindungi biji dari buah palem. Lapisan endokarpium bertekstur sedikit keras dan bentuknya seperti batok dalam ciri kelapa.

Pada lapisan terdapat biji cair yang mendakan bahwa buah masih muda dan secara perlahan akan mengeras serta membentuk endapan. Kandungan dari endapan sangat kaya akan protein dan vitamin.

Manfaat Tanaman Palem

Pohon palem merupakan jenis tumbuhan yang memiliki banyak manfaat dan dibawah ini adalah beberapa hal manfaat dari tanaman palem yaitu:

  1. Palem bisa digunakan sebagai tanaman hias yang sering dijumpai di taman-taman kota dan sekitar pekarangan rumah.
  2. Palem dijadikan sebagai kayu bakar yang ada didaerah pedesaan.
  3. Palem jenis kelapa sawit dan jenis nyiur bisa menghasilkan minyak nabati.
  4. Palem merupakan tanaman yang disebut multiguna karena jenis tumbuhan ini dijadikan menjadi minyak goring, kosmetik, sabun, shampoo, margarine dan lain- lain.
  5. Palem yang mempunyai ukuran pohon cukup besar juga bermanfaat untuk membuat lingkungan sekitar lebih sejuk, dingin, dan mengurangi polusi udara.

Cara Budidaya Palem

Tanaman palem merupakan jeni tumbuhan yang memiliki banyak manfaat dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu tanaman ini harus dibudidayakan agar terus berkembang dan tidak langka. Berikut dibawah ini langkah atau cara budidaya tanaman palem yaitu:

  1. Pembibitan

Bibit tanaman palem bisa diperoleh dari biji yang ada pada pohon palem itu sendiri. Pembibitan benih palem yang dilakukan dengan biji bisa melalui 3 proses yaitu pengencambahan biji, penumbuhan tunas, dan membesarkan bibit.

Apabila proses bibit sudah dilakukan dengan baik dan benar maka langkah selanjutnya yaitu merawat bibit yang semakin tumbuh dan memindahkan bibit ke tempat media tanam.

  1. Pengolahan media tanam

Tanaman palem bisa ditanam di dalam pot dan sebaiknya jenis tambulapot berasal dari tanah liat yang ukurannya sesuai dengan bibit palem. Langkah selanjutnya yaitu mencampurkan tanah kebun, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1: 1: 1 atau bisa juga dengan sekam padi, sabut kelapa dan pasir dengan perbandingan 1: 1: 2.

  1. Penanaman

Teknik penanaman bisa dilakukan dengan membuat lubang tanam terlebih dahulu yang sudah disiapkan 2 minggu sebelum penanaman akan dimulai. Lubang tanam bisa dibuat dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm untuk tanah yang berpasir. Sedangkan pada tanah liat bisa dibuat lubang dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm.

Cara melakukan penanaman yaitu memasukan tanaman palem ke dalam lubang dan timbun akar sampai pangkal batang dengan sisa tanah yang masih tersedia disekitarnya. Kemudian tanah disekitar batang bisa dipadatkan agar tanaman dapat berdiri kokoh dan tidak mudah roboh.

  1. Pemeliharaan tanaman palem

Ketika seseorang menanam sebuah tanaman dan berharap agar tanaman bisa menghasilkan sesuatu yang baik maka dalam proses penanaman harus dilakukan perawatan ataupun pemeliharaan. Tujuannya agar tanaman tetap terjaga dan tidak mati.

Sama seperti tanaman yang lainnya pohon palem juga perlu dijaga dengan melakukan beberapa cara diantaranya pemupukan, penyiraman, dan penyiangan. Pemberian pupuk pada palem bertujuan agar tanah tetap subur.

Sedangkan proses penyiraman berfungsi agar tanaman tidak mudah layu dan cara ini bisa dilakukan sesuai kebutuhan serta tergantung cuaca. Tahap terakhir dari pemeliharaan tanaman palem yaitu penyiangan dimana cara ini berfungsi untuk menyingkirkan tanaman pengganggu maupun hama atau gulma yang bisa menghambat pertumbuhan palem.

  1. Panen

Tanaman palem bisa di panen pada saat tanaman ini sudah menunjukan tanda-tanda siap diambil bagian tanamanya. Perhatikan baik-baik sebelum memanen palem karena palem harus dipanen pada saat tanaman ini sudah benar-benar matang.

Apabila proses pemanenan telah selesai dilakukan maka tahap selanjutnya palem akan dikirim atau diidstribusikan ke pasar-pasar. Proses pendistribusian palem ini harus dilakukan hati-hati dan dilakukan pengemasan agar ketika sampai ditujuan palem tidak rusak.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan tanaman palem, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara budidaya yang bisa dilakukan. Semoga memberikan referensi bagi kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *