Tanaman Pandan, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Pandan

Tanaman pandan sejatinya dapat ditemukan secara liar, biasanya ditemukan di tepian sungai, tepi rawa, dan tempat-tempat yang sedikit lembab.

Namun saat ini pandan sudah banyak ditanam di pekarangan rumah. Pandan merupakan tumbuhan yang hidup di wilayah yang beriklim tropis. Pandan adalah kelompok tumbuhan monokotil, tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah pantai hingga ketinggian mencapai 500 mdpl.

Tanaman Pandan

Tanaman pandan pada umumnya dapat dipergunakan bagian daun sebagai bahan kuliner atau masakan tradisional. Bahkan untuk di Indonesia daun pandan sering digunakan sebagai pewangi makanan, termasuk pada berbagai jenis tanaman padi yang kita masak dalam keseharian.

Klasifikasi Pandan

Adapun untuk sistem klasifikasi dari tanaman pandan ini antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Sub kingdom Viridiplantae
Infra kingdom Streptophyta
Divisi Trachophyta
Super divisi Embryophytina
Sub divisi Spermatophytina
Kelas Magnoliopsida
Super ordo Lilianae
Ordo Pandanales
Famili Pandanaceae
Genus Pandanus l. F
Spesies Pandanus amaryllifolius

Ciri Morfologi Tanaman Pandan

Adapun ciri morfologi yang ada dalam tanaman pandan, antara lain sebagai berikut;

  1. Batang

Tanaman pandan adalah kelompok perdu yang rendah. Ukuran tertinggi dari tanaman ini dapat mencapai 2 meter. Jenis batang tanaman pandan tumbuh menjalar, bentuknya bulat dan memiliki bekas dudukan daun. Tanaman pandan memiliki cabang, pada bagian pangkal batangnya akan muncul akar.

Arti akar tanaman pandan adalah jenis akar tunggang, bentuknya besar dan berfungsi untuk menopang tanaman bila sudah cukup besar.

  1. Daun

Daun tanaman pandan bentuknya memanjang seperti pedang. Tiap-tiap daun tersusun atas roset yang rapat. Daun pandan adalah daun tunggal yang duduk memeluk batang, bentuknya sempit serta memanjang.

Pada bagian ujung daun berbentuk meruncing, bagian tepinya terdapat duri-duri kecil yang tajam. Kadang-kadang duri tersebut juga ditemukan pada bagian sisi punggung ibu tulangnya. Daun pandan telihat seperti tersusun dalam sebuah garis spiral yang biasanya berjumlah 3 buah.

Tulang daun pandan aitu sejajar, panjang daun dapat mencapai 40 sampai dengan 80 cm. Lebar daun ukurannya sekitar 3 hingga 5 cm. Warna daun pandan mulai dari hijau muda, hijau tua, hingga kekuningan. Bagian daun akan mengeluarkan aroma khas jika diremas.

  1. Bunga

Bunga daun pandan adalah bunga majemuk. Bentuknya terlihat seperti bonggol dengan warna putih. Bunga pandan memiliki kelamin tunggal, biasanya bunga dapat ditemukan pada bagian ujung batang atau pada ketiak daun pelindung. Uuran bunga cukup besar, dan seringkali berwarna.

Bunga dengan kelamin jantan bisa memiliki putik atau tidak dengan putik yang rudimenter. Pada bunga jantan ditemukanbanyak benang sari yang ada pada sumbu bunga, ukurannya pendek atau bisa juga panjang. Tangkai sari pada bunga pandan terlihat seperti berlekatan. Kepala sarinya tegak dan mempunyai 2 ruang sari. Bunga betina tidak memiliki benang sari, sifatnya bisa steril atau fertil.

  1. Buah

Buah pandan adalah buah batu yang posisinya menggantung dan berbentuk seperti bola. Ukuran buah pandan diameternya adalah 4 hingga 7,5 cm. Dinding buah pandan terdapat rambut dan berwarna jingga.

Bakal buah dari buah pandan yaitu menumpang, hanya memiliki satu ruang, letaknya bebas atau bisa juga berlekatan langsung dengan bakal buah lain yang ada di dekatnya. Buah pandan tergolong kecil menurut ukuran, didalamnya terdapat endosperm bergading dan lembaga yang juga berukuran kecil.

Manfaat Tanaman Pandan

Sedangkan manfaat yang ada dalam tanaman pandan ini antara lain sebagai berikut;

  1. Menurunkan kadar gula darah

Daun pandan bermanfaat untuk menurunkan kadar gula yang ada didalam darah. Hal ini sudah terbukti oleh penelitian, bahwa ekstrak dari daun pandan mampu menurunkan kadar postprandial. Ternyata tidak hanya itu, ekstrak daun pandan juga bermanfaat meningkatkan produksi insulin yang ada pada pankreas. Dengan demikian, tubuh akan terhindar dari penyakit diabetes.

  1. Meningkatkan nafsu makan

Daun pandan juga bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan. Aromanya yang khas jika ditambah pada sebuah makanan mampu merangsang napsu makan dan rasa lapar.

  1. Menetralisir racun

Kandungan yang ada di dalam daun pandan berfungsi sebagai zat detoksifikasi racun yang ada pada tubuh. Cara untuk mendapatkan khasiat ini adalah dengan meramu daun pandan menjadi semacam teh, kemudian mengomsumsinya.

  1. Mencegah kanker

Daun pandan diketahui menngandung zat anti karsinogenik yang berfungsi mencegah kanker. Selain itu, daun pandan juga memiliki peran sebagai antioksidan yang mampu mencegah radikal bebas dan penyebab kanker apabila dikonsumsi secara teratur.

  1. Menurunkan tekanan darah

Ada dua masalah yang umumnya terjadi pada tekananan darah, yang pertama adalah tekanan darah tinggi (hipertensi) dan tekanan darah rendah (hipotensi). Kedua gangguan tersebut disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi sehingga menjadi normal, daun pandan dapat diminum secara rutin sebagai campuran tanaman teh.

Fungsi Daun Pandan yang Lainnya
  1. Mengatasi kram
  2. Meredakan reumatik
  3. Mengatasi masalah gigi dan gusi
  4. Mengatasi masalah ketombe
  5. Mencegah rambut rontok
  6. Mengatasi rambut rusak

Teknik Budidaya Pandan

Agar lebih jelas untuk teknik pembudidayaan yang ada dalam tanaman pandan ini antara lain sebagai berikut;

  1. Pemilihan bibit

Tanaman pandan dapat dikembangbiakkan dengan cara vegetatif melalui anakan. Bibit pandan harus dipilih dari indukan yang berkualitas, sehat, dan segar. Anakan pandan selanjutnya dipotong secara hati-hati, lalu setelah itu akan lebih baik jika segera ditempatkan pada media tanam yang memiliki kelembapan tinggi.

  1. Penanaman

Pandan merupakan tanaman yang suka dengan air. Maka pandan butuh tempat dengan kandungan air yang cukup. Pandan akan tumbuh dengan daun yang banyak jika subur, dan juga berukuran panjang serta lebar. Akibat dari ukuran pandan tersebut, penguapan yang terjadi pada tanaman akan cukup tinggi.

  1. Pemeliharaan

Pemeliharaan penting pertama pada tanaman pandan dapat dilakukan dengan penyiraman rutin sebanyak dua kali setiap harinya. Namun ketika musim peghujan, kelembapan harus diatur sedemikian rupa agar akar tidak cepat membusuk.

Perawatan lainnya yaitu dengan memberi pupuk pada lahan pertanian di sekitar tanaman pandan. Pemberian pupuk paling tidak dilakukan selama sebulan sekali agar kandungan unsur hara pada tanah tetap ada  untuk tanaman tumbuh.

Selain itu pemeliharaan tanaman pandan juga dapat dilakukan dengan pemangkasan. Bagian yang perlu dipangkas yaitu daun-daun yang sudah tua, kering, atau kurang subur. Dengan pemangkasan, perkembangan tanaman akan jauh lebih pesat dan pertumbuhannya lebih baik.

Itulah tadi deskripsi yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca tentang tanaman pandan, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dijalankan. Semoga bisa memberi edukasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *