Tanaman Philodendron, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, dan Manfaatnya

Diposting pada

Tumbuhan Philodendron

Tanaman Philodendron sudah lama dikenal sebagai salah satu jenis tanaman hias yang menawan. Tanaman Philodendron adalah tanaman hias yang dapat tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia dan sudah populer di kalangan penata taman bahkan penikmat tanaman hias.

Biasanya penikmat tanaman hias terpukau oleh ragam dan bentuk daun Philodendron. Tanaman Philodendron memiliki daya tarik pada warna dan bentuk daun seperti bentuk hati, lonjong berujung lancip, menjari, warna daun beraneka ragam.

Philodendron

Tanaman Philodendron dalam sejarahnya berasal dari hutan tropis Amerika perawatannya sangat mudah. Hanya ditanam pada media tanah yang gembur dan diletakkan pada tempat yang teduh. Daun mempunyai bentuk beraneka macam seperti hati, mirip gergaji dan lonjong berujung lancip.

Philodendron mempunyai keindahan yang dapat dilihat dari warna dan batang beragam. Batang berbentuk bulat dengan diameter bervariasi. Batang berwarna berbeda sesuai tingkat pertumbuha.

Pengertian Tanaman Philodendron

Philodendron adalah tanaman hias daun yang populer oleh kalangan penikmat tanaman hias dengan keindahan tidak kalah seperti tanaman puring. Tanaman Philodendron akan mempunyai bentuk dan warna daun yang indah. Keragaman jenis Philodendron banyak dicari oleh kolektor tanaman hias

Philodendron berfungsi sebagai dekorasi taman rumah. Philodendron mempunyai lebih dari lima ratus spesies tanaman Philodendron di seluruh dunia.

Tanaman Philodendron Menurut Para Ahli

Adapun definisi tanaman philodendron menurut para ahli, antara lain sebagai berikut;

  1. Diana (2003), Tanaman Philodendron dimanfaatkan oleh para penata taman sebagai elemen pembentuk taman terkhusus pada rancangan taman tropis. Beberapa jenis tanaman Philodendron mempunyai penampilan yang sangat eksotis sehingga menjadikan titik perhatian dalam sebuah taman. Tanaman Philodendron di Amerika adalah jenis tanaman indoor yang sangat populer. Badan antariksa NASA telah merekomendasikan Tanaman Philodendron sebagai tanaman hias yang berfungsi dalam menyerap polusi udara berbentuk benzena, formaldehida, dan trikloroethylen.
  2. Lingga (2007), Seiring dengan berkembangnya pemuliaan tanaman hia telah terdapat kloning terhadap tanaman Philodendron. Klon tersebut tidak ditemukan di area hutan yakni Philodendron hasil penyilangan antar spesies atau penyilangan berurutan dari satu jenis dengan jenis lainnya secara terprogram atau dapat dikatakan jenis hibdridasi. Jenis tanaman Philodendron hasil hibridasi bukan jenis sama sekali baru tetapi penamaannya mengikuti nama yang diberikan oleh pemulia tanaman melipui tanaman Philodendron Raja Congo, Xanadu, Moonlight, dan Red Emeral.

Jenis Philodendron

Tumbuhan philodendron secara umum berdasarkan pada tumbuhnya dibedakan menjadi dua jenis yaitu;

  1. Daratan
  2. Menumpang

Akan tetapi untuk macam-macam tumbuhan philodendron sendiri ada beberapa bentuk. Atara lain;

  1. Philodendron Imperial Red Cardinal, Tanaman Philodendron berdaun merah dengan tingkat daya tahan yang sangat tinggi pada suhu ruangan yang dingin. Tanaman Philodendron ini cocok apabila diletakkan pada dalam ruangan kalian.
  2. Philodendron Selloum, Tanaman Philodendron ini biasa dikenal dengan nama Tanaman Philodendron jari. Tanaman Philodendron ini memiliki keunikan dengan bentuk daun yang menyerupai jari-jari manusia.
  3. Philodendron Moonlight, Tanaman Philodendron dikenal dengan nama lain Philodendron lemon orange juice dengan warna daun kuning menyala seperti lemon orange yang memanjakan mata kalian.
  4. Philodendron Congo Rojo, Tanaman Philodendron ini biasa digunakan sebagai tanaman hias yang diletakkan dengan cara digantung atau diletakkan pada teras rumah.

Klasifikasi Philodendron

Adapun untuk klasifikasi yang ada dalam tumbuhan philodendron ini antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Divisi Tracheophyta
Super Divisi Spermatophytina
Ordo Alismatales
Famili Araceae
Kelas angiosperms
Genus Aroideae
Spesies Philodendron

Ciri Morfologi Philodendron

Tanaman philodendron mempunyai keanekaragaman baik ukuran dan bentuk daun berdasarkan jenisnya sehingga keragaman ini yang menjadikan para ahli botani sebagai kunci determasi dalam penentuan jenis yang ditemukan di habitat asalnya.

Namun apabila bentuk dan ukuran daun tanaman berbeda sulit untuk dibedakan sehingga para ahli botani hanya menggunakan warna dan susunan daun, ukuran dan warna bunga, dan seludang batang serta sifat tumbuh tanaman sebagai kunci determinasi. Berikut ciri tanaman Philodendron berdasarkan morfologinya sebagai berikut;

  1. Akar

Tanaman philodendron berakar serabut yang bersifat herbaceous atau mengandung minyak sampai akar berumur tua. Permukaan akar tanaman Philodendron berukuran cukup besar dan mudah patah. Tanaman philodendron di ujung akar terdapat tudung akar dengan kenampakan seperti bulu putih dengan banyak mengandung air.

Bagian arti akar utama tanaman Philodendron tumbuh di dalam tanah. Tanaman Philodendron mempunyai akar nafas yang tumbuh dan menggantung di tiap ruas. Akar nafas ini terlihat jelas pada tanaman Philodendron yang merambat namun berukuran cukup besar atau berubah menjadi pohon.

Fungsi akar utama tanaman Philodendron sebagai penyerapan air dan zat hara namun akar nafas berfungsi dalam penempelan atau pemanjatan benda lain di sekitarnya. Semua jenis tanaman Philodendron mempunyai akar adventif di beberapa bagian bukunya.

Tanaman philodendron mempunyai jumlah akar yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan bukan oleh karakter jenis tanaman tertentu.

Akar tanaman Philodendron berwarna putih saat masih segar, putih kehijauan atau kecokelatan dengan ukuran panjang, diameter, dan tekstur yang berbeda tiap jenisnya. Tetapi, akar tanaman Philodendron jika sudah kering maka ciri tersebut tidak dapat terlihat lagi.

  1. Batang

Tanaman philodendron berbatang bulat dengan ukuran bervariasi. Jenis tanaman Philodendron merambat dengan lingkar batang berukuran lebih kecil apabila dibandingkan dengan jenis perdu atau tanaman bertumbuh tegak. Tanaman philodendron mempunyai ukuran batang dengan panjang yang bervariasi, ada yang berukuran puluhan cm namun ada pula yang lebih pendek.

Tanaman philodendron memiliki panjang ruas yang merambat berkisar 10 sampai dengan  30 cm dan berubah lebih panjang lagi apabila diletakkan di tempat yang lebih gelap (minim pencahayaan). Tanaman Philodendron dengan permukaan batang yang bervariasi, ada yang licin, kasar, dan ada pula yang berambut. Batang tanaman Philodendron berwarna hijau mengkilap, kuning, merah, dan kecokletan.

Pada bagian tanaman Philodendron terdapat seludang daun dengen bentuk dan ukuran yang bervariasi tiap jenisnya.

Seludang daun biasanya berbentuk lembaran halus dan tipis tetapi ada pula yang tebal dan berair. Jenis tanaman philodendron dengan seludang tebal memiliki kandungan cairan gelatin yang berfungsi sebagai pelumas saat daun mulai tumbuh. Pada jenis yang merambat, seludang daun akan rontok segera setelah daun mulai tumbuh.

  1. Daun

Tanaman philodendron sesuai dengan jenis yang beragam menyebabkan bentuk dan warna daun tanaman Philodendron Bentuk daun tanaman Philodendron berbentuk hati, jari-jari dan lanset berlekuk. Tanaman Philodendron memiliki ukuran helaian daun dan panjang tangkai yang beragam.

Jenis tanaman Philodendron yang merambat mempunyai tangkai daun panjang namun pada jenis tumbuh tegak dengan tangkai daun pendek dan terdapat beberapa jenis bertangkai daun panjang. Tangakai daun tanaman Philodendron umumnya selalu tumbuh memanjang dan panjang daunnya hampir sama dengan tangkai.

Kebanyakan tangkai daun tanaman philodendron berasal dari Amerika Tengah dengan panjang tangkai dapat mencapai lebih dari 50 cm.

Bentuk tangkai daun meliputi bulat, setengah lingkaran, dan setengah lingkaran berlekuk. Warna daun tanaman Philodendron bervariasi seperti hijau, kuning, merah, hijau muda, merah keunguan, perak, dan variegate.

Tanaman philodendron dengan bentuk daun yang tersusun saling berhadapan kecuali jenis dengan ruas berbatang pendek. Susunan daun juga saling bersilang hingga membentuk ikatan seperti rumpun.

Terdapat 55 sub jenis tanaman Philodendron dari Amerika Tengah dengan bentuk daun lekukan dan tiga diantaranya berdaun triloba atau 3 lekuk yaitu tanaman philodendron madronoense, ruthchuhianum, tripatitum, dan angustilobum.

  1. Bunga

Tanaman philodendron mempunyai bunga majemuk dan terlindungi oleh seludang bunga sebagai pembungkus spadiks. Tiap jenis tanaman philodendron memiliki perbedaan ukuran seludang dan spadiks yang digunakan dalam kunci determinasi tanaman Philodendron. Seludang tanaman Philodendron mempunyai warna yang bervariasi. Posisi bunga pada batang tergantung posisi batangnya bisa tegak atau miring.

Bunga tanaman philodendron awalnya bersembunyi di ujung batang dan kemudian tumbuh sehingga batang melengkung dan bunga menjadi tegak. Terdapat jenis tanaman Philodendron dengan jumlah bunga tunggal dalam satu ketiak daun bahkan ada pula yang lebih dari satu bunga per ketiak daun.

  1. Biji

Tanaman Philodendron dengan bagian biji tanaman yang terbungkus oleh kulit dari lapisan luar dan dalam. Struktur biji tanaman Philodendron dengan warna yang sangat beragam namun tidak seperti anthurium yang lain sehingga perbedaan tersebut digunakan dalam kunci determinasi jenis.

Manfaat Tanaman Philodendron

Tanaman Philodendron memiliki manfaat yaitu;

  1. Sebagai dekorasi ataupun elemen membentuk taman yang berguna dalam penyerapan zat polutan/polusi dengan memanfaatkan daun potong.
  2. Zat polutan bernama formalehid berpotensi menyebabkan kanker yang biasa terdapat di bahan busa
  3. Bahan karpet dengan jumlah yang banyak
  4. Philodendron dapat bermanfaat sebagai tanaman indoor yang mampu menyerap zat polutan tersebut.
Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapat dikatakan bahwasanya tanaman philodendron adalah tanaman hias daun yang dinikmati oleh para kolektor tanaman hias yang banyak digunakan sebagai dekorasi atau tanaman indor ataupun elemen pembentuk taman yang berguna dalam menyerap zat polutan/polusi dengan menggunakan daun potong. Dalam menyerap zat polutan yang bernama formaldehid yang terdapat pada bahan busa atau partikel debu di bahan karpet dengan jumlah banyak yang merugikan kesehatan.

Zat polutan tersebut juga memicu adanya penyakit kanker. Tanaman Philodendron mempunyai fungsi sebagai dekorasi atau membentuk taman rumah. Tanaman Philodendron memiliki lebih dari 500 spesies tanaman di seluruh dunia. Tanaman Philodendron berwarna hijau saat berumur muda dan agak keabu-abuan saat berumur dewasa, ada pula hijau tua saat berumur muda dan hijau kemerahan saat berumur dewasa.

Tanaman Philodendron ada yang berwarna belang saat dewasa yang mulai banyak diincaar oleh para kolektor tanaman hias yaitu jenis Philodendron variegata. Bahkan perlu diketahui untuk philodendron variegata dijual dengan harga yang cukup fantastis, tinggi tanaman mencapai 60 cm saja dan berdaun menarik dengan kombinasi warna yakni hijau, kuning muda, merah dan putih. Philodendron variegata bisa dijual hingga Rp 8,5 juta.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman philodendron, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, dan manfaatnya. Semoga bisa memberikan pemahaman bagi kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *