Tanaman Pinang, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Pinang

Tanaman pinang atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah palm/betel nut merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai obat. Pohon ini juga memiliki sebutan nama lain untuk masing-masing daerah seperti di Sunda dan Jawa disebut jambe,  pining di daerah Toba, batang mayang di Suku Karo, dan pineung di Aceh.

Pinang termasuk tumbuhan monokotil yang tergolong dalam jenis palem-paleman. Pohon pinang termasuk tanaman yang mempunyai nilai ekonomi cukup baik.

Tanaman Pinang

Pinang mempunyai batang yang lurus dan ramping serta kaya akan manfaat. Pohon pinang biasanya bisa ditanam disekitar pekarangan rumah atau di taman. Tanaman ini juga bisa tumbuh di tei sungai dan tingginya bisa mencapai 10 sampai 30 meter dengan diameter sekitar 15 hingga 20 cm.

Klasifikasi Pinang

Nama lain pohon pinang adalah areca catechu L dan tanaman ini memiliki klasifikasi dalam sistem tumbuhan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Sub kingdom Viridiplantae
Infra kingdom Streptophyta
Super divisi Embryophyta
Divisi Tracheophyta
Sub divisi Spermatophyta
Kelas Magnoliopsida
Super ordo Lilianae
Ordo Arecales
Famili Arecaceae
Genus Areca L
Spesies Areca catechu L

Ciri Morfologi Pinang

Berikut dibawah ini penjelasan lengkap terkait karakteristik morfologi yang ada dalam tanaman pinang yaitu:

  1. Akar

Pinang merupakan jenis tumbuhan yang masuk dalam golongan tumbuhan monokotil. Tanaman pinang mempunyai jenis akar serabut. Definisi akarnya sangat persis dengan tanaman kelapa dikarenakan masih satu jenis keluarga yaitu palmae.

  1. Batang

Pohon pinang merupakan tanaman soliter atau sering diartikan sebagai tumbuhan secara individual. Struktur batang pinang bentuknya lurus dan bisa mencapai ketinggian sekitar 20 sampai dengan 30 meter. Pinang memiliki batang dengan diameter sekitar 25 hingga 30 cm.

Selain itu batang pohon pinang mempunyai ruas bekas daun atau disebut nodus dengan jarak antar ruas sekitar 15 sampai 20 cm. Batang akan semakin baik apabila jarak antar ruas pada batang semakin rapat.

  1. Daun

Daun pada tanaman pinang jumlahnya bermacam-macam ada yang sekitar 7 sampai 10 helai daun pada setiap pohonnya.

Tanaman pinang memiliki bentuk daun yang menyirip dan bersifat majemuk dengan panjang sekitar 1 hingga 1,5 meter. Selain itu pada pohon juga terdapat anak daun atau dinamakan leaflet dengan jumlah sekitar 30 sampai 50 pinak daun.

  1. Buah

Pinang memiliki jenis buah yang dinamakan drupe atau buah batu. Sering dinamakan sebagai buah drupe karena lapisan dalam bagian buah atau endocarp litany tebal dank eras seperti batu. Buah pinang berwarna kuning sampai dengan orange pada saat buah sudah matang. Buah didalamnya juga terdapat bagian biji yang berbentuk bulat lonjong.

  1. Bunga

Bunga pada tumbuhan pinang berumah satu dan terdapat bunga jantan serta bunga betina yang ada di satu rangkaian bungan atau disebut inflorescense. Bunga betina pada pohon ini terletak di bagian dasar dari tangkai rangkain bunga dan memiliki panjang 1,3 sampai 2,0 cm serta 6 benang sari dengan 3 indung telur yang terdapat stigma berbentuk segitaga.

Sedangkan bunga jantannya memiliki ukuran yang lebih kecil, jumlahnya banyak dan terletak menyebar luas dari bagian luar hingga ujung tangkai rangkaian bunga. Bunga jantan maupun betina memiliki 6 petal akan tetapi tidak ada tangkai bungannya. Bunga pinang berwarna putih susu dan bunga jantannya memiliki 6 benang sari.  

Manfaat Pinang

Pinang walaupun memiliki rasa yang pahit ternyata dianggap menyimpan manfaat yang banyak untuk kesehatan diantaranya yaitu:

  1. Mencegah gigi berlubang

Zaman dahulu banyak sekali orang-orang yang mengunyah pinang karena buah ini dianggap bisa menguatkan gigi dengan baik. Hal ini memang benar buah pinang bisa digunakan untuk mengurangi bakteri penyebab gigi berlubang.

Oleh karena itu buah ini bisa dijadikan obat untuk membuat kesehatan mulut agar lebih terjaga atau khususnya untuk menghindari dari terjadinya gigi berlubang.

  1. Mengatasi mulut kering

Mengunyah buah pinang juga bisa menyebabkan air liur keluar. Sehingga kebiasaan orang-orang mengunyah pinang ini sangat bermanfaat untuk mengatasi mulut kering.

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa mengunyah pinang secara langsung pastinya juga akan menimbulkan efek samping. Efek saming yang dimaksud seperti gigi akan berubah warna dan lain sebagainya, maka buah pinang tidak bisa dikunyah secara terus menerus.

  1. Membantu menyembuhkan penyakit stroke

Buah pinang dipercaya bisa membantu memperbaiki kemampuan bicara, memberi kekuatan pada tubuh, dan mengaktifkan fungsi kandung kemih. Oleh karena itu jenis tanaman pinang ini dianggap bisa menyembuhkan penyakit stroke.

  1. Meningkatkan energy di tubuh

Buah pinang bermanfaat untuk menambahkan energy yang ada pada tubuh. sehingga buah ini sering digunakan untuk dijadikan stimulan agar bisa libido pada tubuh.

  1. Meredakan gangguan kecemasan

Terakhir manfaat buah pinang yaitu bisa digunakan untuk menjaga kesehatan mental. Kesehatan mental disini maksudnya seperti gejala depresi yang sedang dialami seseorang. Arti buah pinang dipercaya bisa menurunkan kadar hormon kolestrol yaitu hormon penyebab stres. Oleh karena itu buah pinang dianggap bisa membantu menghilangkan kecemasan seseorang.

Cara Budidaya Pinang

Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk melakukan budidaya tanaman pinang yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Penentuan lahan tanaman pinang

Sebelum melakukan penanaman pohon pinang maka hal yang harus dilakukan ialah menentukan lahan yang akan digunakan untuk perkebunan. Lahan yang akan dipakai harus memenuhi beberapa syarat diantaranya yaitu :

  1. Lahan berada diketinggian sekitar 0,1 hingga 1000 mdpl, namun pinang akan lebih cepat berbuah apabila berada di ketinggian dibawah 600 mdpl
  2. Tingkat keasaman tanah yang baik untuk tanaman pinang yaitu dari ph 4 hingga ph 8
  3. Kelembapan udara sekitar 50 sampai 90 % dan memiliki suhu yang sekitar 20’ C sampai 32’ C.
  1. Pembibitan tanaman pinang

Proses kedua dari budidaya tanaman pinang yaitu melakukan pembibitan pinang. Pembibitan tanaman pinang diawali dengan menyiapkan polybag dan membuat lubang dibagian bawahnya. Setelah itu campurkan tanah dan pupuk kompos/kandang yang nantinya dimasukan ke dalam polybag.

Polybag bisa diisi dengan campuran tanah dan kompos dengan banyak sebesar 2/3 bagian. Benih bisa ditanam di polybag dan tunggu hingga benih tumbuh dan berumur 5 bulan.

  1. Penanaman tanaman pinang

Proses penanaman pinang bisa dilakukan apabila bibit sudah tumbuh dengan baik dan sehat. Penanaman dilakukan dengan memindahkan bibit dari polybag ke lahan yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Proses penanaman perlu memerhatikan beberapa hal diantaranya yaitu jarak tanaman minimal 2,75 m x 3 m.

Pastikan disekitar tanaman terdapat bamboo ajir agar terlihat lebih rapi. Lubang tanam akan lebih baik jika dibuat 1 bulan sebelum penanaman dilakukan dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm. Masing – masing lubang diberi pupuk kandang/kompos kurang lebih 1 kg.

  1. Pemeliharaan tanaman pinang

Pemeliharan tanaman pinang perlu dilakukan agar memperoleh hasil yang maksimal. Maka dari itu beberapa hal yang harus dilakukan untuk melakukan perawatan pinang yaitu pemupukan, penyiangan, dan penyulaman.

Pemupukan dilakukan setahun 2 kali dan biasanya tahap pertama di awal musim penghujan dan tahap kedua yaitu diakhir musim penghujan. Sedangkan proses penyiangan dilakukan sebulan 2 kali agar tanaman terhindar dari gulma/rumput yang menganggu pohon pinang.

Pemeliharaan ketiga yaitu penyulaman, dimana cara ini dilakukan untuk menyisihkan pinang yang tidak sehat atau sudah mati.

  1. Panen dan pasca panen tanaman pinang

Panen pada tanaman pinang bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu panen buah matang dan panen buah muda. Panen buah matang dilihat dari warna buah yang sudah kuning kemerah-merahan. Sedangkan panen buah muda ada 2 macam yaitu pinang muda yang bijinya belum keras dan kedua buah buah pinang muda yang bijinya sudah terbentuk dengan baik.

Itulah tadi deskripsi yang bisa kami uraikan pada semua pembaca tentang tanaman pinang, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi kalian semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *