Tanaman Sansivera, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tanaman Lidah Mertua
Apakah anda termasuk pecinta berbagai jenis tanaman hias? Jika anda menyukai tanaman hias maka lidah mertua bisa menjadi salah satu tanaman referensi yang bisa digunakan untuk menghias sekitar rumah maupun tempat anda. Tanaman hias ini sangat popular dan memiliki sifat yang mudah dalam perawatannya.

Sansevieria atau lidah mertua merupakan tanaman hias yang memerlukan sedikit air dan cahaya matahari sehingga bisa diletakkan didalam rumah. Tumbuhan yang memiliki daun keras, tegak, dengan ujung meruncing ini ternyata juga memiliki segudang manfaat seperti menghilangkan bau perabotan yang ada rumah. Uniknya lagi ternyata tanaman lidah mertua memiliki perbedaan pada tumbuhan lain pada umumnya. Sanseviera ini mempunyai keistimewaan dapat menyerap bahan beracun, seperti benzene, trichloroethylene, karbondioksida, dan formaldehyde.

Sansivera (Lidah Mertua)

Tanaman lidah Mertua ini pada umumnya terbagi menjadi dua macam yaitu berdaun pendek dan panjang. Lidah mertua yang mempunyai daun pendek sekitar 8 cm ini sangat cocok diletakkan di meja tamu, rak di ruang kerja, dan hiasan di pinggir tangga karena bentuknya yang mini dan bisa menjadi dekor dalam ruangan agar terlihat lebih indah.

Sedangkan jenis lidah buaya mertua yang daunnya tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran sekitar 50 sampai 75 cm ini bisa dimanfaatkan sebagai pagar atau pembatas ruangan, dan pastinya tanaman ini juga bisa memberikan kesan yang lebih bagus. Perlu diketahui juga bahwa tanaman lidah mertua sebetulnya memiliki banyak jenis yaktu sekitar 70 jenis.

Salah satu jenis lidah mertua tersebut diantaranya seperti pagoda, trifasciata, sansevieria trifasciata dan lain-lain. Lidah mertua juga bisa ditanam langsung di tanah apabila anda mempunyai lahan yang cukup selain itu tanaman ini juga bisa ditanam dalam pot.

Jenis Sansivera

Dibawah ini adalah beberapa jenis dari tanaman lidah mertua yaitu sebagai berikut:

  1. Sansevieria Stuckyi

Jenis pertama dari tanaman lidah mertua yaitu sansevieria stuckyi. Jenis tanaman ini mempunyai ciri-ciri diantaranya berwarna hijau gelap, daunnya kasar dan terdapat guratan-guratan yang warnanya pucat. Jenis sansevieria stuckyi bisa mengalami pertumbuhan hingga mencapai 2 meter. Selain itu, tanaman hias ini memiliki juga mempunyai bunga yang aromanya sangat wangi.

  1. Sansevieria Pinguicula

Jenis kedua lidah mertua yang selanjutnya ialah sansevieria pinguicula. Tanaman hias ini berasal dari kawasan Kenya, Garissa, dan Bura.

Tanaman jenis sansevieria pinguicula ini juga memiliki ciri-ciri diantaranya ialah daunnya berwarna biru, hijau dan biasanya dapat tumbuh dengan cepat. Daun di bagian pinggirnya memiliki pembatas yang berwarna cokla dengan kemerahan.

  1. Sansevieria Kirkii

Sansevieria kirkii adalah salah satu jenis tanaman hias lidah mertua yang berasal dari Afrika. Sansevieria kirkii memiliki nama lain yang disebut dengan nama sansevieria bintang karena bentuknya yang persis dengan bintang. Jenis tanaman ini mempunyai ciri-ciri yaitu bunganya berwarna putih-kehijauan, daunnya berwarna hijau gelap, dan mempunyai aroma yang wangi.

  1. Sansevieria Trifasciata

Jenis lidah mertua yang selanjutnya adalah sansevieria trifasciata. Tanaman hias ini berasal dari kawasan Afrika Barat, Kongo, dan Nigeria Timur. Ciri – ciri dari tanaman sansevieria trifasciata diantaranya yaitu mempunyai daun yang kaku dan tumbuh ke atas. Selain itu, daun sansevieria trifasciata memiliki warna hijau dengan guratan-guratan berwarna belang-belang (abu dan hijau).

  1. Sansevieria Ehrenbergii

Sansevieria ehrenbergii merupakan jenis tanaman lidah mertua yang memiliki  ciri-ciri seperti daunnya berwarna hijau gelap dan susunan daun begitu rapat. Selain itu jenis tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai antiseptik, dan perban alami.

Klasifikasi Lidah Mertua (Sansivera)

Adapun klasifikasi ilmiah yang ada dalam tanaman lidah mertua ini antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Sub kingdom Tracheobionta
Super divisi Spermatophyta
Divisi Magnoliophyta
Kelas Liliopsida
Sub kelas Lilidae
Ordo Lilliales
Family Agavaceae dan Ruscaceae
Genus Sansevieria
Spesies Sansevieria

Ciri Morfologi Sansivera

Tanaman lidah mertua memiliki ciri-ciri morfologi yang dijaskan sebagai berikut dibawah ini :

  1. Akar

Sansevieria atau lidah buaya mertua ini merupakan jenis tumbuhan yang berbiji  tunggal atau tumbuhan monokotil oleh karena itu akar tanaman ini berbentuk serabut. Selain itu sansevieria yang baik dan sehat akarnya akan terlihat sangat banyak  dan berwarna putih.

Akar berwarna putih  ini biasanya tumbuh  dari  bagian pangkal  daun  dan akan menyebar ke berbagai arah di dalam tanah.

  1. Batang

Pada tanaman ini batang akan berubah menjadi rhizoma. Bagian ini berfungsi  untuk tempat penyimpanan sari-sari makanan hasil fotosintesis. Rhizoma juga berfungsi untuk perkembangbiakan. Rhizoma akan menjalar di bawah permukaan tanah dan bagian ujung organ ini  adalah jaringan meristem yang selalu tumbuh memanjang.

  1. Bunga

Pengertian bunga lidah mertua atau sansevieria berada dalam malai yang tumbuh tegak dari pangkal batang dan masuk dalam kategori bunga uniseksual yang mempunyai bunga betina maupun jantan.

  1. Daun

Tanaman lidah mertua mempunyai morfologi daun yang tidak lengkap yaitu hanya terdiri dari helaian dan pelepah. Lidah mertua juga dieknal memiliki jenis daun yang tebal dan memiliki kandungan air sangat banyak. Daun pada tanama ini memiliki bentuk yang panjang dan runcing di bagian  ujungnya. Sedangkan di beberapa jenis tanaman ini pada bagian ujung daun ada yang berduri.

Daun juga memiliki tekstur daging yang kaku. Selain itu keunikan utama dari lidah mertua ini yaitu pada daun ada garis melintang dengan corak totol. Sansevieria juga memiliki warna daun yang sangat beragam, mulai dari hijau tua, hijau abu-abu, hijau muda dan  warna kombinasi  putih  kuning  atau  hijau kuning.

Manfaat Sansivera

Berikut dibawah ini adalah beberapa manfaat dari tanaman lidah mertua yaitu:

  1. Tanaman lidah mertua bisa digunakan untuk mengurangi sick building syndrome. Sick building syndrome merupakan kondisi kesehatan yang menurun karena efek kandungan nikotin, karbon dioksida (CO2), dan efek penggunaan AC yang terlalu tinggi. Dengan adanya tanaman lidah mertua ini maka zat-zat berbahaya tersebut akan terfilter dan rumah terasa lebih segar serta bebas dari polusi.
  2. Bunga lidah mertua bisa memberikan ketenangan karena aroma terapi yang biasanya akan dikeluarkan saat menjelang sore hari.
  3. Tanaman lidah mertua bermanfaat untuk mengatasi flu dan batuk yaitu bisa dikonsumsi dengan cara menyaring rebusan 25 daun lidah mertua lalu diminum dua kali sehari. Selain itu hal ini juga berkhasiat untuk menurunkan resiko

Teknik Budidaya Sansivera

Tanaman lidah mertua atau sansevieria memiliki  nilai ekonomi yang cukup tinggi  bahkan prospek yang  cukup  bagus, karena tanaman ini sudah menjadi salah satu komoditas ekspor dan negara Korea Selatan merupakan salah satu negara pengimpor Sansevieria.

Akibat dari peluang lidah mertua yang sangat bagus ini maka budidaya harus selalu dilakukan, yaitu dengan cara berikut ini:

  1. Penanaman

Lidah mertua ini bisa ditanam dengan menggunakan 2 pilihan metode yaitu tunas dan stek daun. Menanam dengan tunas bisa dilakukan dengan cara menyediakan pot atau wadah yang sudah diisi tanah dan pupuk kompos terlebih dahulu. Kemudian memisahan tunas dari tanaman induknya dan ditanam pada pot atau lahan tanam.

Cara yang kedua yaitu penanaman bisa dilakukan dengan metode stek daun. Tahap pertama yang perlu dilakukan ialah memotong daun lidah mertua secara horisontal. Perhatikan juga bahwa daun yang akan distek harus memiliki usia yang pas dan sesuai. Biasanya daun dipilih yang paling tua atau daun yang letaknya paling dibawah.

Tanaman induk yang sudah dilakukan metode stek bisa distek lagi setelah 2 hingga 3 bulan sesudahnya. Pada umumnya tanaman Lidah Mertua lebih banyak ditanam dengan cara metode stek yaitu sekitar 90 % dan akan berubah corak maupun warna.

  1. Perawatan

Perawatan tanaman lidah mertua cukup mudah yaitu anda bisa melakukan penyiraman sekitar 1 sampai dengan 2 kali dalam seminggu dengan jumlah air sekitar 25 hingga 30 ml setaip satu kali penyiraman.

Pada saat penyiraman pastikan bahwa air jangan terlalu karena hal ini akan mengundang bakteri dan juga penyakit. Perhatikan pula perawatan daun pada tanaman ini yaitu agar daun tidak mudah patah karena keindahan utamanya terdapat pada corak dan warna daunnya.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman sansivera, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaannya yang yang baik. Semoga bisa memberi edukasi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *