Tanaman Sawo: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Sawo

Sawo adalah jenis tanaman yang berbuah secara musiman. Pohon sawo adalah tanaman yang sudah dikenal banyak orang. Buah yang memiliki rasa manis dan warna kulitnya yang coklat ini memiliki banyak kandungan yang dibutuhkan oleh tubuh seperti mineral, gula, vitamin, protein, dan lain-lain.

Kandungan yang begitu banyak tersebut, membuat tanaman sawo ini yang pada awalnya tumbuh liar menjadi dibudidayakan agar bisa dikonsumsi banyak orang. Tanaman sawo biasanya bisa tumbuh dengan ketinggian mencapai 20 meter. Selain itu buah sawo bisa hidup dengan baik jika berada pada daerah yang tropis.

Tanaman Sawo

Tanaman sawo adalah tumbuhan yang berasal dari negara Amerika Tengah, Meksiko, dan Hindia Barat dengan istilahnya yang sering dinamakan  neesbery atau sapodilas. Buah sawo diIndonesia biasanya dijadikan sebagai tanaman perkarangan untuk dinikmati buahnya.

Sawo selain memiliki bau yang sedap dan rasa yang manis, ternyata juga kaya akan manfaat salah satunya yaitu untuk menjaga kesehatan dan menambah vitamin dalam tubuh. Vitamin tersebut diantarannya yaitu vitamin C, vitamin A, dan vitamin K.

Klasifikasi Sawo

Tanaman sawo mempunyai klasifikasi nama-nama ilmiah yang dijelaskan sebagai berikut dibawah ini:

Kingdom Plantae
Sub kingdom Tracheobionta
Super divisi Spermatophyta
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Sub kelas Dilleniidae
Ordo Ebenales
Family Sapotaceae
Genus Manilkara
Spesies Manilkara kauki

Ciri Morfologi Sawo

Tanaman sawo memiliki karakteristik morfologi tumbuhan yang dibedakan menjadi 7 bagian yaitu :

  1. Pohon

Tanaman sawo mempunyai pohon yang bisa hidup sampai ratusan tahun. Buah sawo ini memiliki kandungan latex yang sangat tinggi sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu bahan pembuat permen karet. Selain itu pohon ini juga terdapat daun yang lebat dan rindang.

  1. Batang

Morfologi batang pada tanaman sawo mempunyai jenis batang yang berkayu bertekstur keras dan kuat. Batang pada tanaman sawo bentuknya yaitu bulat dan akan mengerak pada saat terjadi pergantian kulit. Pertumbuhan buah sawo ini biasanya lurus ke atas menjauhi permukaan tanah.

  1. Akar

Pengertian akar pada tanaman sawo merupakan jenis akar tunggang. Selain itu akar ini memiliki bentuk yang mengerucut dan tumbuh tegak lurus ke bawah. Buah sawo ini ternyata juga memiliki akar serabut yang berguna untuk menghisap nutrisi tanaman dan air dari tanah.

  1. Daun

Daun pada tanaman sawo merupakan jenis daun yang tidak lengkap karena hanya memiliki tangkai dan daun saja. Pangkal daun berbentuk runcing dan bagian ujung daunnya berbentuk tumpul. Sedangkan tulang daun bentuknya yaitu menyirip dan sedikit berbulu.

Daun pohon sawo yang masih berusia muda memiliki warna hijau, sedangkan daun yang sudah tua berwarna cokelat. Perlu anda ketahui bahwa panjang daun sekitar 14 cm dengan lebarnya yaitu 5 cm.

  1. Bunga

Bunga memiliki karakteristik yang bisa tumbuh setiap tahunnya. Biasanya arti bunga tanaman ini terletak di area pertemuan cabang ranting dan memiliki panjang kira-kira 2 cm. Diameter pada bunga tanaman sawo yaitu sekitar 1,5 cm selain itu bunga juga memiliki kelopak yang ada di bagian dalamnya.

  1. Biji

Morfologi biji pada tanaman sawo dilapisi daging buah. Biasanya setiap 1 buah sawo memiliki sekitar 3 sampai dengan 5 biji. Struktur biji sawo bentuknya adalah lonjong, berwarna hitam mengkilat dan bertekstur keras.

  1. Buah

Tanaman sawo mempunyai bentuk oval atau lonjong dan kulitnya kasar. Selain itu buah sawo memiliki warna coklat tua dan ukurannya tergantung pada pemeliharaan tanaman serta jenis sawo yang ditanam. Daging buah sawo mempunyai ketebalan sekitar 4 mm, berair dan berwarna coklat muda. Selain itu, buah sawo ini diameter kurang lebih 7 cm.

Manfaat Sawo

Berikut adalah beberapa manfaat dari buah sawo untuk kesehatan, diantaranya yaitu :

  1. Membantu pembentukan sel darah merah

Kandungan zat besi yang ada pada buah sawo berfungsi untuk menjaga tubuh dan memproduksi sel darah merah. Apabila kita mengkonsumsi buah sawo maka bisa membantu penderita anemia atau ibu hamil agar terhindar dari kekurangan sel darah merah karena kandungan zat besi tersebut.

  1. Menjaga kesehatan tulang

Fungsi selanjutnya yang bisa kita dapatkan apabila mengkonsumsi buah sawo maka bisa menjaga kesehatan tulang. Hal ini dikarenakan buah sawo memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang.

  1. Mengatasi radang mulut

Tanaman sawo juga bisa digunakan untuk mengatasi radang mulut dengan cara menggunakan air rebusan buah sawo yang sudah dipotong – potong dan ditambah dengan air bersih secukupnya.

  1. Mengatasi diare

Buah sawo juga memiliki manfaat sebagai obat diare. Caranya yaitu rebus campurkan setengah gelas air panas dengan 15 tetes getah sawo yang masih muda. Selain itu, sawo juga bisa diparut dan diperas kemudian perasan sawo tersebut dicampurkan dengan air matang.

  1. Mengatasi sariawan

Kandungan vitamin yang ada pada tanaman sawo bisa digunakan untuk mengatasi radikal bebas dan mencegah penyakit salah satunya yaitu sariawan. Oleh karena itu dengan mengkonsumsi buah sawo secara rutin maka anda bisa menjaga kesehatan mulut dan terhindar dari penyakit sariawan.

Teknik Budidaya Sawo

Tanaman sawo bisa dibudidayakan melalui beberapa langkah dibawah ini :

  1. Pemilihan Bibit Sawo

Sebelum melakukan penanaman maka langkah pertama yang harusnya dilakukan yaitu menyiapkan bibit sawo terlebih dahulu.

Pilihlah benih sawo yang berkualitas agar hasil yang diperoleh bisa memuaskan. Tanaman sawo ini bisa di perbanyakan dengan cara pencangkokan dengan memerhatikan induk tanaman sawo yang paling baik terlebih dahulu.

  1. Pemilihan Lokasi

Sawo adalah jenis tumbuhan yang bisa hidup di wilayah tropis. Pastikan bahwa tempat untuk penanaman sawo memiliki curah hujan sekitar 1250 sampai 2500 mm untuk setiap tahunnya. Pohon sawo juga bisa mengalami pertumbuhan yang baik ketika berada di ketinggian antara 900 hingga 2500 m diatas permukaan air laut.

  1. Pengolahan Tanah

Pengolahan tanaha juga harus dilakukan sebelum penanaman sawo dilakukan. Salah satu pengolahan tanah yang harus dilakukan yaitu cangkul dan bajaklah tanah serta bersihkan lahan dari rumput-rumput liar yang bisa mengganggu pertumbuhan sawo.

Lahan pertanian tanam juga perlu di beri jarak antara tanaman sawo yang satu dengan lainnya yaitu sekitar 8 sampai dengan 9 m x 8 hingga 9 m.

  1. Penanaman Sawo

Langkah yang selanjutnya yaitu proses penanaman sawo. Caranya yaitu masukkan bibit sawo pada lubang tanam yang sudah disediakan. Padatkan kembali dengan tanah agar tanaman menjadi lebih kuat dan kokoh.

Pastikan jika penanaman pohon sawo harus berada di tempat yang tidak pernah terkena sinar matahari secara langsung. Letak ini nantinya bisa mempengaruhi pertumbuhan daun tanaman sawo. Apabila daun sudah mengeluarkan daun baru maka tempatkan bibit tanaman ditempat yang secara langsung bisa terpapar sinar matahari.

  1. Perawatan Tanaman Buah Sawo

Tahap budidaya tanaman sawo tidak berhenti sampai disini. Langkah selanjutnya yaitu melakukan perawatan pohon sawo yaitu dengan cara pemupukan, penyiangan, dan pemangkasan. Cara pemupukan dilakukan dengan 3 fase yaitu  fase adaptif ketika tanaman berumur sekitar 0 sampai 3 tahun,  fase vegetatif yaitu ketika tanaman sawo berumur sekitar 4 hingga 7 tahun dan fase reproduktif I yakni ketika tanaman berumur sekitar 8 sampai 14 tahun.

Cara kedua yaitu lakukan penyiangan pada tanaman pengganggu yang ada di sekitar tumbuhan sawo. Penyiangan tersebut bisa dilakukan sekitar 1 – 2 bulan sesudah penanaman. Selain itu lakukan pula pemangkasan supaya tanaman sawo bisa tumbuh dengan lebih baik dan bisa terhindar dari serangan jenis hama tanaman.

  1. Pemanenan Buah Sawo

Tahap akhir dari budidaya tanaman sawo yang paling ditunggu-tunggu yaitu masa panen. Pemanenan buah sawo berdasarkan cara atau metode pananamannya bisa dilakukan dalam waktu yang berbeda.

Pada umumnya sawo yang berasal dari hasil vegetatif cenderung akan jauh lebih cepat berbuah jika dibandingkan dengan tanaman sawo yang ditanam dengan cara generatif. Semakin tua umur tanaman sawo, maka buah sawo yang dihasilkan akan semakin banyak.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman sawo, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi kalian semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *