Tanaman Serut, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Pohon Serut

Tanaman serut merupakan jenis tanaman hias yang memiliki bentuk unik dan secara ilmiah lebih dikenal dengan istilah streblus asper. Bagi pecinta tanaman hias, pastinya tumbuhan serut ini bukan menjadi sesuatu yang asing dan menarik banyak hati pecinta tanaman hias. Namun walaupun sudah berhasil menarik banyak hati dari pecinta tanaman hias, tidak semua orang mengetahui karakteristik tanaman serut ini.

Tumbuhan serut atau streblus asper lour tersebar di berbagai kawasan Asia mulai dari India, Indonesia, Laos, Malaysia, Nepal, Bhutan, Kamboja, Filipina, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia sediri jenis tanaman ini lebih sering ditemukan di pulau Jawa, Madura, Sulawesi, Sumatera, Kepulauan Sunda Kecil, dan Maluku.

Tanaman Serut

Tanaman serut ini juga memiliki nama lain yaitu pohon kertas pasir, pohon sikat gigi, dan semak kasar Siam. Sedangkan di negara Filipina tanaman ini dikenal dengan nama bogtalay dan kalyos. Dalam bahasan inggris pohon serut disebut dengan nama toothbrush tree, sandpaper tree, dan siamese rough bush. Selain itu tanaman serut ini masuk dalam famili Moraceae atau nangka-nangkaan.

Klasifikasi Serut

Adapun untuk klasifikasi ilmiah yang ada dalam tanaman serut ini antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Divisi Angiospermae
Super ordo Rosanae
Famili Moraceae
Genus Streblus
Spesies Streblus asper

Ciri Morfologi Tanaman Serut

Berikut dibawah ini adalah karakteristik morfologi dari tanaman serut yaitu:

  1. Akar

Morfologi pertama dari pohon serut yaitu bagian akarnya. Akar serut adalah bagian yang paling unik dan menarik karena bentuknya terlihat abstrak atau tidak beraturan. Hal ini dikarenakan arti akar serut tumbuh dengan tunas melalui akar. Selain itu bentuk akar serut yang tidak beraturan justru membuat tanaman ini sering dijadikan bonsai.

  1. Batang

Tanaman serut adalah jenis pohon yang ukurannya sedang yaitu tingginya antara 4 sampai dengan 15 meter. Pada pohon ini morfologi jenis batangnya memiliki kulit yang berwarna putih keabu-abuan. Bagian batang pohon serut juga bisa dijadikan untuk teknik budidaya serut melalui mencangkok batang yang ukurannya sudah sesuai.

  1. Daun

Morfologi selanjutnya yaitu berasal dari daun serut. Pohon serut mempunyai daun yang berwarna hijau dan berbulu. Bagian tepi daun terlihat bergerigi seperti gergaji. Daun dari tanaman serut memiliki kelebihan yaitu mudah dijadikan dan dibentuk menjadi bonsai.

Daun serut juga memiliki bentuk yang bulat seperti telur dan lonjong dengan panjang sekitar 4 sampai dengan 12 cm. bagian ujung daun runcing, sama halnya dengan bagian pangkalnya. Selain itu tulang daun pada tanaman seurt ini juga bersifat menyirip.

  1. Bunga

Bunga pada pohon serut dinamakan sebagai pohon monoecious atau berumah satu. Artinya yaitu bunga memiliki 2 jenis bunga yaitu betina dan jantan yang  tumbuh terpisah namun masih berada dalam satu pohon.

Bunga mempunyai warna kuning kehijauan dan biasanya bunga jantan muncul di ketiak sedangkan bunga betina tumbuh secara berkelompok. Buah berwarna juga memiliki bentuk bulat dengan diameter kira-kira 8 sampai dengan 10 mm.

Manfaat Tanaman Serut

Tanaman serut ini selain dikenal sebagai tanaman yang mudah untuk dijadikan bonsai juga sangat terkenal akan manfaatnya untuk menjaga kesehatan. Berikut dibawah ini adalah manfaat dari pohon serut yaitu :

  1. Mengobati hepatitis

Penyakit hepatitis bisa menyerang tubuh karena adanya infeksi virus, parasit, dan bakteri atau lainnya. Biasanya penyakit ini akan mengganggu kesehatan organ hati, dan akibatnya yaitu kekurangan vitamin B, penggunaan obat-obatan kimia secara terus-menerus dan gizi buruk.

Penyakit hepatitis ini bisa diatasi dengan mengkonsumsi daun serut. Caranya ada dua macam yang pertama gunakan sekitar 50 gram daun serut, 25 gram daun meniran, dan 50 gram daun pegagan. Atau cara yang kedua yaitu gunakan 30 gram daun serut dan 25 gram rimpang temulawak.

Cara 1 atau 2 tersebut prosesnya sama yaitu semua bahan tersebut dicuci dan rebus hingga mendidih. Setelah air tersisa sekitar 1 gelas, maka dinginkan di minum setiap pagi dan sore hari secara teratur.

  1. Mengobati bisul

Bisul merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan infeksi bakteri. Untuk mengatasi masalah ini anda bisa memanfaatkan daun serut. Caranya iris tipis daun serut sebanyak 250 gram. Tambahkan tang kwe yang sudah dipotong kecil-kecil.

Rebus kedua bahan tersebut dengan air sebanyak 3 gelas. Tunggu air mendidik dan minumlah ketika sudah digin, obat ini bisa diminum ½ gelas setiap dua kali dalam sehari.

  1. Bersifat desinfektan

Kulit pohon serut ini memiliki sifat desinfektan, sehingga bisa digunakan untuk mengobati luka dan penyakit kulit seperti culebra. Caranya yaitu rebus kulit pohon serut dan ketika airnya masih hangat dapat dibasuhkan pada kulit yang bermasalah dengan cara yang hati-hati.

  1. Manfaat lainnya

Pohon serut juga termasuk jenis tanaman yang bisa dipakai untuk mengobati sakit gigi, kanker, dan penyakit kusta. Selain itu mengunyah kulit pohon ini juga bisa berkhasiat untuk menetralisir racun dalam tubuh.

Teknik Budidaya Serut

Budidaya tanaman serut disa dilakukan dengan langkah-langkah dibawah ini:

  1. Memilih Bakalan atau Bonggol Bonsai Serut

Penanam pohon serut diawali dengan cara memilih bakalan atau bonggol serut. Cara ini bisa didapatkan dengan membelinya di tempat penjualan benih tanaman dan pilihlah yang paling berkualitas. Apabila bonggol serut sudah didapatkan maka pangkas semua daun yang di bonggol menggunakan gunting.

Potong pula akar yang terlalu banyak pada bonggol serut dan hal ini dilakukan untuk melihat pertumbuhan akar secara langsung dari serut. Setelah itu cuci akar bonggol serut hingga bersih dan olesilah menggunakan perangsang pertumbuhan secara merata.

  1. Siapkan media tanam yang tepat

Proses kedua yang selanjutnya yaitu memilih media tanam yang cocok. Media tanam yang digunakan untuk menanam pohon serut sedikit berbeda dengan tanaman lainnya, yaitu ada campuran dari tanah gunung. Tanah gunung adalah jenis tanah humus serta pupuk kandang yang berasal dari sapi atau kambing.

Selain itu media tanam juga bisa menggunakan sekam padi maupun sabut kelapa yang sudah tidak terpakai. Media tanam ini berguna agar tanaman tetap terjaga dan cepat untuk tumbuh.

  1. Penanaman

Setelah menyiapakan bonggol dan media tanam maka proses penanaman pohon serut bisa dimulai. Cara yang dilakukan untuk penanaman yaitu masukan bonggol serut ke lahan tanam seperti pot besar. Pastikan pula bahwa penanaman ini dilakukan dengan cara hati-hati agar tidak merusak bonggol serut. Setelah dimasukan ke lahan tanam maka padatkan kembali dengan tanah agar tanaman lebih kokoh.

  1. Cara Merawat Bonsai Serut

Perawatan tanaman serut ini hampir sama dengan tumbuhan pada umumnya. Beberapa hal perawatannya yaitu penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian hama.

Pada proses penyiraman lihatlah keadaan tanaman tersebut apabila terlihat begitu kekeringan maka segera lakukan penyiraman dengan air secukupnya sekali sehari. Pastikan jika media tanam serut selalu lembap akan tetapi jangan terlalu basah.

Setelah itu pemupukan juga harus dilakukan untuk memberikan nutrisi pada pohon serut. Pemberian pupuk bisa dilakukan secara hati-hati karena tanaman serut sangat sensitif dengan nutrisi yang terlalu berlebihan. selain itu pastikan pula bahwa tanaman ini perlu mendapatkan sinar matahari pada saat usia tanaman sudah dewasa.

Perawatan selanjutnya yang bisa dilakukan agar tanaman serut bisa tumbuh dengan baik yaitu pemangkasan. Pemangkasan daun pada pohon serut ini bertujuan untuk merangsang tumbuhan agar bisa tumbuh dengan lebih banyak dan cepat. Selain itu seperti tanaman lainnya, maka tumbuhan serut ini juga bisa mengalami masalah terhadap hama dan penyakit tanaman.

Untuk mencegah kejadian tersebut maka pastikan bahwa anda sudah menyiapkan pestisida untuk menjaga tanaman serut. Jenis hama yang biasanya muncul pada serut adalah kutu daun. Jenis kutu daun ini bisa menyebabkan tumbuhnya cendawan jelaga.

Cendawan jelaga ini sangat mempengaruhi pertumbuhan serut karena bisa menutupi pucuk daun serut dan bisa mengakibatkan daun serut berubah warna menjadi hitam pekat. Agar tanaman ini terhindar dari hal tersbut maka gunakan zat-zat seperti insektisida dan fungisida untuk disemprotkan pada tanaman serut agar tetap terjaga.

Itulah tadi artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman serut, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga bisa memberi edukasi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *