Tanaman Sirih, Jenis, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Pohon Sirih
Tanaman sirih merupakan jenis tumbuhan yang tidak asing di dengar banyak kalangan. Sirih termasuk dalam keluarga piperaceae dan termasuk jenis tumbuhan yang merambat. Sirih merupakan tanaman asli dari Indonesia dan termasuk tumbuhan khas dari provinsi Riau

Bahkan perayaan adat istiadat daerah Riau untuk memakan tanaman sirih dalam rangka upacara penyambutan tamu masih dilakukan sampai sekarang.

Tanaman Sirih

Tanaman sirih selain digunakan untuk penyambutan upacara tamu juga bermanfaat untuk dijadikan sebagai jenis tanaman obat. Sirih juga di budidayakan secara luas ke beberapa negara seperti Laos, Vietnam, Pakistan, Malaysia, Bangladesh, India, Thailand, Myanmar, dan Singapura.

Sirih juga termasuk tanaman yang memiliki aroma khas. Aroma pada daun sirih memberikan efek romantic karena kandungan minyak esensial yang ada pada tumbuhan tersebut.   

Jenis Sirih

Berikut di bawah ini jenis tanaman sirih:

  1. Daun sirih merah

Daun sirih merah atau di kenal dengan nama piper ornatum berasal dari benua Amerika. Jenis sirih ini mempunyai daun yang lebar dan bentuknya seperti hati dengan ujung yang lancip dan panjang. Daun memiliki warna hijau dan undertone nya berwarna merah yang menghiasi serat daunnya. Sirih merah ini terkenal sebagai obat yang bisa menyembuhkan nyeri pada sendi.

  1. Daun sirih hijau (ketumpang air)

Jenis daun sirih hijau memiliki beragam nama diantaranya ialah slada’an, gofu horoho, suruhan, dan rangu- rangu. Namun, dari beragama nama tersebut sirih hijau lebih di kenal dengan nama ketumpang atau tumpangan air. Daun ini memiliki warna hijau yang snagat terang dan segar. Selain itu jenis daun ini sangat bermanfaat untuk mengobati sakit ginjal, perut, dan mual.

  1. Daun sirih putih

Jenis tanaman ini merupakan sirih yang sangat cocok untuk di tanam sekitar pekarangan rumah. Daunnya yang cantik dan warna hijau dengan corak putih yang mengelilingi daun menjadi pemikat tersendiri. Daun ini selain bagus untuk di jadikan tanaman hias ternyata memiliki fungsi lain yaitu sebagai perawat organ sensitif wanita. Sehingga jenis sirih ini menjadi bahan dari pembuatan produk organ kewanitaan.

  1. Daun sirih bulu

Jenis daun sirih bulu merupakan sirih yang jarang di temui di Indonesia. Ukuran sirih bulu ini lebih kecil dari jenis sirih lainnya. Selain itu sesuai dengan namanya, maka daun sirih ini memiliki bulu- bulu halus yan tumbuh pada daun hingga tangkainya. Sirih ini juga memiliki manfaat unuk menjaga kesehatan tubuh, hanya saja pengolahannya lebih lama.

  1. Daun sirih kuning

Jenis sirih yang satu ini merupakan sirih yang paling familiar di negara Indonesia. Daun ini mudah sekali di temukan bahkan di tempat terpencil atau hutan liar pun daun ini bisa di dapatkan. Salah satu fungsi sirih kuning ialah bisa membantu menghentikan pendarahan pada hidung.

  1. Daun sirih silver

Sirih silver sama seperti jenis daun sirih putih yang bisa di jadikan tanaman hias. Hal ini dikarenakan penampilan daun sirih silver yang menawan. Serat berwarna putih yang menghiasi daun dari ujung ke ujung membuatnya terlihat seperti buah semangka.

Jenis daun sirih silver juga masih laris di pasar tumbuhan, karena sering dicari untuk memperindah pekarangan rumah.

Klasifikasi Sirih

Tanaman daun sirih memiliki sistem klasifikasi dalam tumbuhan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Ordo Piperales
Famili Pipraceae
Genus Piper
Spesies Piper betle linn
Famili Apiaceae
Genus Coriandrum
Spesies Coriandrum sativum

Ciri Morfologi Sirih

Pohon sirih memiliki ciri atau karakteristik morfologi yang di uraikan sebagai berikut:

  1. Akar

Morfologi pertama yang akan kita bahas ialah akar sirih. Tanaman sirih mempunyai definisi akar tunggang dan bentuknya bulat lonjong serta berwarna coklat kekuningan. Jenis akar ini tumbuh dengan cara merambat atau merayap. Selain itu, akar juga memiliki banyak tunas baru yang akan muncul di bagian akar.

  1. Batang

Pengertian batang tanaman sirih berbentuk bundar memanjang. Batangnya bisa mencapai ketinggian sekitar 5 hingga 15 meter dan tumbuh sangat menyebar. Batang memiliki ruas-ruas dan sulur dengan jarak antara 5 hingga 10 cm. Sulur nantinya bisa digunakan untuk lokasi baru pertumbuhan kecambah tanaman sirih ini. Struktur batang memiliki warna kecoklatan hingga kehijauan.

  1. Daun

Daun tanaman sirih mempunyai bentuk oval atau bulat telur. Daun berwarna hijau muda hingga hijau tua dan lebarnya sekitar 2 sampai dengan 1 cm dengan panjang antara 5 sampai 15 cm. Permukaan tanaman sirih daun di bagian bawahnya berwarna putih. Bentuk daun selain oval juga bisa terlihat seperti jantung.

  1. Bunga

Tanaman sirih memiliki jenis bunga majemuk. Bunga jantan pada tanaman sirih memiliki biji- bijian yang disebut panjang gagang. Panjang gagang sendiri artinya yaitu bunga berukuran sekitar 1,5 sampai 3 cm dan ukuran benang sarinya lebih pendek.

Selain itu kepala bunga betina pada sirih memiliki pegangan yang cukup panjang jika dibandingkan kepala bunga jantan. Panjang kepala bunga betina yaitu sekitar 2,5 sampai 6 cm.

  1. Buah

Arti buah pada tanaman sirih memiliki bentuk seperti telur dan ukurannya kecil-kecil. Pada bagian ujungnya botak dan terlihat memiliki warna abu- abu sampai hitam. Selain itu, pada bagian dalam dari buah terdapat biji dengan bentuk bulat pipih dan berwarna hitam. Setiap 1 buah berisi sekiar 10 sampai 20 biji.  

Manfaat Sirih

Tanaman sirih selain bisa digunakan untuk tanaman hias juga memiliki beragam manfaat diantaranya yaitu :

  1. Menurunkan gula darah

Penderita diabetes yang baru didiagnosis dapat mencegah penyakit tersebut dengan mengkonsumsi daun sirih. Hal ini di karenakan daun sirih bermanfaat untuk menurunkan gula darah pada tubuh. Caranya yaitu rebus daun sirih dan minum air rebusan ketika sudah dingin. Ramuan ini di percaya bisa membantu proses penurunkan kadar gula darah yang tinggi.

  1. Menghambat karies gigi

Karies gigi merupakan kerusakan jaringan permukaan gigi yang bisa merambat ke bagian pulpa dan membuat gigi mudah keropos.

Untuk mengatasi masalah ini maka kita bisa memanfaatkan duan sirih untuk dikonsumsi agar bisa menjaga kesehatan gigi. Hal ini karena sirih memiliki kandungan flavonoid, mineral, alkanoid dan serat yang bagus untuk kesehatan gigi.

  1. Mengobati iritasi mata

Iritasi pada mata tentunya akan mengganggu penglihatan kita. Sehingga untuk mengatasi masalah ini kita tidak perlu panik karena dengan cara alami yaitu menggunakan daun sirih dapat meringankan iritasi mata.

  1. Menurunkan berat badan

Daun sirih bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan mempercepat proses metabolism tubuh. rebusan daun sirih ini juga berguna untu menghilangkan racun dalam tubuh dan menurunkan kadar air yang berlebih. Sehingga dengan mengkonsumsi daun sirih dan olahraga secara teratur bisa memperlancarkan program diet.

Cara Budidaya Sirih

Budidaya tanaman sirih bisa dilakukan melalui beberapa langkah dibawah ini :

  1. Persiapan media tanam

Lahan pertanian untuk penanaman pohon siirh usahakan berada di daerah dataran tinggi dengan ketinggian diatas 300 mdpl. Tanah yang dibutuhkan yaitu bertekstur lumpung liat berpasir.

  1. Pemilihan benih

Benih sirih harus di pilih sebagus mungkin. Benih yang baik memiliki crri bahwa sirih memiliki pertumbuhan yang cepat, daun berukuran lebar dan besar, tidak ada hama, tidak cacat, serta mempunyai tunas yang banyak.

  1. Proses penanaman daun sirih

Penanaman daun sirih dilakukan pada bagian ujung daun sekitar 40 hingga 50 cm. Agar tanaman kuat maka perlu disiapkan sandaran untuk memperkuat batang. Salah satu yang bisa digunakan untuk memperkuat tanaman yaitu menggunakan pohon tanaman lain seperti kapuk, kelor, dan gamal sebagai sandaran pohon sirih.

  1. Proses perawatan

Perawatan yang perlu dilakukan pada tanaman sirih yaitu memberikan cahaya matahari secara langsung kepada pohon sirih. Oleh karena itu tempatkan sirih di wilayah yang terbuka agar terpapar langsung oleh matahari dan lakukan pula penyiraman pada tumbuhan siirh agar selalu subur.

  1. Panen

Daun sirih bisa di panen ketika pohon sudah berusia sekitar 1 tahun. Gunakan pisau tajam atau gunting untuk memetik daun ini dan pastikan agar tidak merusak tanaman.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan tanaman sirih, jenis, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga mampu memberi edukasi bagi semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *