Tanaman Suplir, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Suplir

Suplir merupakan tanaman yang sempat populer sebagai salah satu jenis tanaman hias. Namun keberadaannya sekarang semakin tergantikan dengan tanaman hias lainnya yang lebih bagus lagi seperti anggrek. Jenis tanaman ini memiliki banyak spesies yang jumlahnya bisa mencapai 200 jenis.

Akan tetapi jenisnya yang banyak ini tidak bisa ditanam disembarang tempat, dan sebagian ada yang harus ditanam pada habitat aslinya.

Tanaman Suplir

Tanaman suplir ini memiliki nama ilmiah yaitu adiantum. Jenis tumbuhan ini bisa ditemui di alam liar umumnya di daerah yang mempunyai tingkat kelembapan yang tinggi seperti hutan tropis, air terjun, dan sungai. Tumbuhan suplir merupakan jenis tumbuhan paku yang mempunyai struktur daun saling bertumpukan satu sama lain. Selain itu tanaman ini dikenal akan memperbanyak diri melalui spora.

Klasifikasi Suplir

Berikut dibawah ini merupakan klasifikasi dari tanaman suplir ialah:

Kingdom Plantae
Sub kingdom Trachebionta
Divisi Pteridophyta
Kelas Filicopsida
Sub kelas Polypoditae
Ordo Pteridales
Family Pteridaceae (Adiantaceae)
Genus Adiantum L
Spesies Adiantum sp (Langs. Dan Fisch)

Ciri Morfologi Suplir

Dibawah ini merupakan salah satu ciri morfologi dari tanaman suplir ialah :

  1. Akar

Perlu anda ketahui bahwa tanaman suplir memiliki penampilan yang paling berbeda dengan jenis tanaman paku lainnya, sehingga hal ini membuat jenis tanaman paku lebih mudah untuk dikenali. Jenis suplir ini biasanya akan tumbuh dengan cara rizoma atau menjalar lambat di media tanamnya.

Morfologi yang pertama ini kita akan mempelajri bagian tanaman suplir yaitu akarnya. Pengertian akar tanaman suplir termasuk jenis akar serabut dan tumbuh dari rimpang yang tegak dan akar utamanya akan semakin tumbuh menaik atau memanjat. Biasanya akar suplir akan mencari hara dari humus dan bisa menembus tebing maupun dinding atau tembok.

Bagian ujung akar tanaman supir dilindungi oleh kaliptra atau tudung akar. Sedangkan di bagian belakang kaliptra terdapat titik tumbuh berupa sebuah sel yang bentuknya seperti bidang segiempat dan bagian yang kearah luar membentuk sel-sel kaliptra, sedangkan jika menuju kearah dalam maka membentuk sel-sel akar.

  1. Batang

Morfologi kedua dari tanaman suplir atau jenis paku-pakuan ini merupakan batangnya. Jenis batang sendiri merupakan organ penting yang ada pada tanaman. Selain itu batang biasanya juga menjadi tempat pertumbuhan daun, tangkai, dan buah. Maka dari itu batang adalah hal yang tidak boleh terlupakan dari sebuah tanaman.

Batang pada tanaman suplir ini memiliki warna yang hitam mengkilat dan berduri tegak atau semi tegak serta dijumpai sisik-sisik yang bertekstur lunak maupun keras. Batang lotus memiliki beberpa bagian cabang yang bentuknya seperti tongkat (rhizome).

Cabang pada batang ini biasanya terdapat daun dengan jumlah yang cukup banyak dan ketinggiannya bisa mencapai sekitar 0,25 sampai 1,3 meter. Sedangkan susunan anatomi batang suplir sendiri yaitu mulai dari epidermis, korteks dan stele. Pada ujung batang tanaman suplir ini juga terdapat jaringan meristematik yang membentuk akar dan batang.

Batang juga memiliki struktur seperti penampang yang melintang batang dan biasanya pada struktur ini akan tampak bagian-bagian seperti epidermis yang memiliki jaringan penguat, korteks yang banyak mengandung ruang antar sel serta silinder pusat yang terdiri atas xylem dan floem dan membentuk berkas pengangkut yang konsentris.

  1. Daun

Bagian morfologi tanaman suplir yang lainnya yaitu daun. Tumbuhan suplir ini mempunyai helai daun yang berbeda dengan jenis paku lainnya. Helai daun tidak memiliki bentuk yang memanjang simetris akan tetapi bentuknya sangat bervariasi seperti bulat, segitiga, maupun segiempat.

Daun tanaman suplir tidak bisa dibasahi oleh air karena permukaan daun ditutupi oleh bulu-bulu atau rambut halus yang cukup banyak. Oleh karena itu tanaman itu disebut dengan istilah “adiantum” yang artinya tidak dapat dibasahi.

Daun tanaman suplir berdasarkan fungsinya dibagi menjadi dua macam jenis daun yaitu daun tropophyl (daun untuk fotosintesis saja/daun steril ) dan daun sporophyl (daun penghasil spora/ daun fertil ). Sedangkan berdasarkan ukurannya tumbuhan paku suplir ini terbagi menjadi dua macam jenis daunnya yaitu daun Makrophyl dan daun Mikrophyl.

Manfaat Suplir

Berikut dibawah ini adalah manfaat dari tanaman suplir yaitu :

  1. Sebagai tanaman hias

Manfaat pertama dari tanaman suplir pastinya sudah diketahui banyak orang yaitu sebagai tanaman hias. Pada dasarnya nilai estetika sangat diperlukan untuk membuat suatu lokasi atau tempat menjadi lebih menarik. Tempat yang dipenuhi dekorasi akan membuat suasana lebih nyaman dan enak untuk dipandang. Salah satu bahan alami yang bisa kita gunakan untuk dekorasi atau hiasan suatu tempat ialah tanaman suplir.

Tanaman suplir ini memiliki manfaat yang bisa digunakan untuk menghias suatu tempat karena bentuknya kecil – kecil dan daunnya tumbuh memanjang bisa  membuat tempat terlihat lebih bagus. Biasanya tanaman ini bisa digantung dan dijadikan hiasan baik diluar maupun di dalam ruangan.

Fungsi Tanaman Suplir
  1. Suplir bisa dimanfaatkan untuk Menetralisir gangguan ginjal
  2. Menyehatkan kandung kemih
  3. Menstabilkan kondisi saluran kencing
  4. Melancarkan aliran air kencing
  5. Memaksimalkan penyerapan glukosa

Cara Budidaya Suplir

Berikut dibawah ini adalah langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk membudidayakan tanaman suplir ialah:

  1. Pembibitan

Hal Pertama yang harus diperhatikan pada saat melakukan penanaman dan merawat tanaman suplir adalah proses pembibitan tanaman. Cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan bibit tаnаmаn suplir yang bаguѕ bіѕа dengan cara mеmіѕаhkаn bіbіt dаrі tаnаmаn induk уаng mеmіlіkі kuаlіtаѕ bаіk dan sehat аtаu bеbаѕ dаrі ѕеgаlа penyakit maupun jenis hаmа tanaman lainnya.

Akan lebih baik jika kita jaga supaya batang tanaman suplir tidak putus ataupun patah. Hal ini perlu dilakukan karena batang dari tanaman suplir sangat mudah rapuh, tipis dan mudah sekali patah. Setelah itu bibit tanaman suplir bisa disimpan di tempat yang lembab dan basah terlebih dahulu sebelum kita mulai melakukan penanaman.

  1. Persiapan dan Penanaman Suplir

Pеnаnаmаn tаnаmаn suplir bisa kіtа lakukan dengan mеnуіарkаn mеdіа dаn juga wаdаh tаnаm уаng akan kita dіgunаkаn terlebih dahulu.  Kita bisa menggunakan wadah tanam berupa pot maupun polybag yang sudah  dilubangi bagian bawah dan setiap sisinya.

Sedangkan media tanam dari suplir bisa menggunakan tanah yang gembur dan mengandung banyak unsur hara. Kemudian campurkan media tanam tersebut dengan pupuk kandang atau kompos yang kemudian basahi dengan air.

Apabila media dan juga wadah tanam telah siap, maka selanjutnya adalah melakukan penanaman tanaman suplir ke dalam media tanam. Cara yang dilakukan ialah memasukan bibit suplir yang sudah disiapkan ke media tanam dan menutupnya kembali dengan tanah.

Lakukan cara ini dengan hati-hati dan раѕtіkаn agar batang tіdаk раtаh.  Setelah bibit dimasukan kedalam media tanam maka letakkan di area yang teduh dan jangan lupa untuk menyiram tanaman suplir secara bertahap setiap harinya.

  1. Perawatan Tanaman Suplir

Perawatan tanaman suplir perlu dilakukan agar bisa menjaga kualitas hidup tanaman ini tetap terjaga dengan baik. Salah satu hal yang paling penting yaitu kita harus selalu menjaga kelembaban dari tanaman suplir dengan cara menyiram tanaman suplir secara rutin.

Selain itu pemupukan juga perlu dilakukan setidaknya setiap dua bulan sekali agar nutrisi tanaman tetap tercukupi dengan baik.

Demikianlah saja artikel yang bisa kami bagikan pada semua pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman suplir, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberikan edukasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *