Tanaman Tapak Dara, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Tapak Dara

Tapak dara merupakan salah satu jenis tanaman hias yang memiliki nama unik. Tanaman ini merupakan tumbuhan perdu tahunan yang berasal dari Madagaskar dan sudah menyebar luas ke berbagai daerah. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki iklim tropis. Negara Indonesia sendiri tumbuhan tapak dara lebih dikenal sebagai tanaman hias untuk pekarangan rumah.

Tanaman Tapak Dara

Tanaman yang dikenal dengan nama kemunting cina atau pokok kembang sari cina oleh orang-orang Malaysia ini ternyata juga memiliki segudang nama di setiap daerah. Daerah sunda menyebut tapak dara dengan nama kembang tembaga, di Sulawesi dikenal dengna sebutan sindapor, dan di Jawa sendiri disebut tapak dara.

Selain itu tanaman ini juga memiliki nama yang berasal dari Cina yaitu chang chun hua dan di Inggris disebut rose periwinkle. Tapak darah selain memiliki nama lain di setiap daerah atau negara juga mempunyai nama latin yaitu catharanthus roseus (L) G. Don.

Klasifikasi Tapak Dara

Berikut ini adalah beberapa klasifikasi ilmiah yang ada dalam tapak dara dalam sistem tumbuhan yaitu:

Kingdom Plantae
Sub kingdom Viridiplantae
Infra kingdom Streptophyta
Super divisi Embryophyta
Divisi Tracheophyta
Sub divisi Spermatophytina
Super ordo Magnoliopsida
Ordo Gentianales
Famili Apocynaceae
Genus Catharanthus G. Don
Kelas Magnoliopsida
Spesies Catharanthus roseus (L) G. Don

Ciri Morfologi Tapak Dara

Berikut ini merupakan karakteristik morfologi yang terdapat pada tanaman tapak dara yaitu:

  1. Akar

Morfologi pertama dari tanaman tapak dara adalah bagian akarnya. Definisi akar merupakan struktur terpenting dari tanaman dan melalui akar maka tanaman ini mulai bisa tumbuh dan berkembang. Tapak dara merupakan tanaman perdu yang bisa mencapai ketinggian sekitar 1 meter. Tanaman ini mempunyai sistem akar yang serabut dan warnanya sedikit kecoklatan.

  1. Batang

Batang pada tanaman tapak dara memiliki bentuk yang bulat dan pangkalnya berkayu. Permukaan struktur batang tapak rata memiliki tekstur yang rata dan arah tumbuhnya lebih condong serta mempunyai pola cabang yang simpodial.

  1. Daun

Struktur selanjutnya dari tanaman tapak dara yaitu bagian daunnya. Daun pada tanaman ini merupakan daun tunggal dan sedikit tebal. Daun memiliki tangkai yang pendek dan letaknya berhadapan serta bersilang satu sama lain.

Helai pada daun berbentuk elips dan bagian ujung daun sedikit runcing. Daun memiliki bagian tepi yang rata dan pertulangan daun menyirip. Permukaan yang ada pada tumbuhan tapak dara mengkilap dan memiliki rambut halus. Daun tunggal pada tanaman ini memiliki panjang sekitar 2 sampai 6 cm. sedangkan lebar daun yaitu berkisar 1 sampai 3 cm.

  1. Bunga

Bunga pada tanaman tapak dara adalah jenis bunga majemuk. Bunga biasanya akan keluar dari ketiak daun dan ujung tangkai terdapat 5 helai mahkota bunga yang bentuknya seperti terompet. Tanaman tapak dara memiliki bunga yang berwarna merah muda atau putih dengan bercak merah yang ada disekitar tangkainya.

  1. Buah

Buah yang terdapat pada tanaman tapak dara merupakan jenis buah bumbung menggantung yang memiliki bulu dan didalamnya berisi biji. Biji pada tanaman tapak dara memiliki warna hitam pekat.

Manfaat Tapak Dara

Beberapa manfaat dari tanaman tapak dara yaitu:

  1. Mengatasi batuk dan pilek

Batuk dan pilek merupakan sakit yang bisa mengganggu kenyaman seseorang. Ketika batuk dan pilek menyerang tubuh maka badan juga akan merasakan sakit dan sangat mengganggu kesehatan.

Apabila anda sudah terkena sakit batuk maupun pilek maka salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu tidak minum es terlebih dahulu. Selain itu cara alami yang bisa dilakukan ialah mengkonsumsi tanaman tapak dara dengan cara mengeringkan tanaman dan dibuat dengan menyeduhnya menggunakan air panas seperti membuat teh.

  1. Mengatasi demam yang tinggi

Demam yang begitu tinggi pada seseorang biasanya bisa mengakibatkan kejang pada tubuh. Apabila keadaan ini terjadi pada tubuh maka tanaman dara bisa dimanfaatkan untuk mengatasi demam yang terlalu tinggi. Ambil daun tanaman tapak dara untuk dikonsumsi agar deman yang ada pada tubuh bisa turun dan tidak mengganggu kesehatan yang lainnya.

  1. Mengobati bisul

Tanaman tapak dara selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan yang ada pada dalam tubuh juga bisa digunakan untuk obat luar. Tanaman ini bisa membantu mengobati sakit bisul, borok, maupun luka yang ada pada tubuh. Caranya yaitu ambil daun tapak dara dan tumbuh dengan halus kemudian tempelkan pada bagian yang sakit. Lakukan cara ini dengan rutin dan teratur agar kesehatan kulit lebih terjaga.

  1. Menenangkan otak agar bisa tidur dengan lelap

Otak manusia apabila terlalu sering untuk digunakan berfikir hal-hal yang berat dan tidak di istirahatkan dengan baik maka bisa mengganggu kesehatan seseorang. Pada dasarnya manusia bukanlah suatu robot yang bisa bekerja selama 24 jam penuh. Oleh karena itu perlu adanya istirahat yang harus dilakukan agar kesehatan tetap terjaga.

Salah satu cara yang bisa membuat seseorang agar tidak insomnia dan bisa menenangka pikiran yaitu dengan mengkonsumsi daun tapak dara. Daun pada tanaman ini dipercaya bisa mengatasi gangguan tidur dan membuat pikiran lebih tenang.

  1. Membantu menghilangkan kepenatan akibat stres

Stres yang dialami seseorang pasti akan berakibat buruk pada kesehatan fisik maupun mental. Apabila seseorang tidak bisa membuat dirinya tenang maka kegelisahan akan selau menyerang diri mereka sendiri. Untuk mengatasi kejadian tersebut maka tubuh perlu diajak untuk rehat, refresing, dan istirahat yang cukup. Selain itu tubuh juga perlu mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi agar menambah daya energi pada tubuh.

Pada dasarnya tanaman tapak dara merupakan salah satu tanaman yang bisa menjadi obat untuk meredakan stres karena kepenatan yang terlalu berlebih. Tanaman ini bisa membuat pikiran lebih rileks dan tenang.

Cara Budidaya Tapak Dara

Berikut ini adalah cara budidaya tanaman tapak dara yang bisa dilakukan :

  1. Persiapan bibit tanaman tapak dara

Sebelum melakukan penanaman pastinya suatu bibit sangat penting untuk disiapkan, karena melalui bibit tanaman baru akan tumbuh. Bibit tapak dara bisa diperoleh dari biji maupun dengan metode stek batang atau daun tapak dara.

Bibit yang suda tersedia kemudian dilakukan penyemaian. Semai bibit bisa dilakukan hingga tingginya mencapai sekitar 10 hingga 15 cm.

  1. Persiapan media tanam dan temapat tanam

Media tanam yang perlu disiapkan yaitu campuran tanah, pupuk kompos dan kandang dengan perbandingan 2 :1 :1. Apabila media tanam sudah dicampur dengan baik maka selanjutnya masukan campuran tersebut ke dalam pot yang sudah disiapkan. Pot akan lebih baik apabila berasal dari bahan tanah liat atau semen.

  1. Penanaman bunga tapak dara

Berdasarkan proses diatas, maka apabila semua sudah dilakukan dengan baik dan benar proses penanaman bungan tapak dara bisa dimulai. Pertama-tama ambil benih tapak dara dan tanamkan kedalam pot atau lahan yang sudah disiapkan.

Usahakan pada saat penanaman memilih jenis bibit yang batangnya lurus dan tidak bercabang. Apabila penanaman sudah selesai dilakukan maka selanjutnya memastikan tanaman mendapat sinar matahari yang cukup dan terhindar dari curah hujan yang terlalu tinggi.

  1. Perawatan bunga tapak dara

Perawatan perlu dilakukan apabila menginginkan hasil yang maksimal pada tanaman. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memelihara tanaman tapak dara yaitu penyiraman, dan pemberian sinar matahari.

Penyiraman tanaman tapak dara bisa dilakukan secara teratur yaitu sehari sekali bisa pagi atau sore hari. Selanjutnya apabila tanaman sudah memasuki usia lebih dari seminggu maka bisa dipindahkan di tempat yang sekiranya akan mendapatkan sinar matahari.

Itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman tapak dara, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi kalian semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *