Tanaman Buah Tin, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tanaman Buah Tin

Apakah kalian sudah mengetahui apa itu buah tin? Tanaman buah tin atau yang disebut juga sebagai tanaman ficus carica ini adalah tumbuhan yang diperkirakan memiliki banyak spesies dalam arti pertanian yang jumlahnya sekitar 850. Tumbuhan buah tin ini juga masih berkerabat atau hampir mirip dengan pohon beringin.

Buah tin ini juga dikenal dengan 3 jenis spesiesnya yaitu cadocous, intermediate dan persistent. Kemudian buah tin juga dikenal memiliki sebutan sebagai tanaman ara dan pohon tin bisa tumbuh dengan ketinggian mencapai 6 sampai dengan 10 meter.

Tanaman Tin

Buah yang dikenal memiliki warna ungu ini pertumbuhannya memerlukan pencahayaan dan kelembapan yang optimal. Selain itu juga memerlukan unsur-unsur hara yang bisa menjaga buah tin agar tetap memiliki kualitas yang baik.

Tanaman tin juga akan tumbuh lebih subur didaerah yang mempunyai iklim tropis. Sedangkan pada daerah yang memiliki 4 musim biasanya memerlukan perawatan yang lebih intensif.

Klasifikasi Buah Tin

Adapun klasifikasi ilmiah yang ada dalam tanaman buah tin, antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Ordo Rosales
Famili Moraceae
Genus Ficus
Spesies Ficus carica L

Ciri Morfologi Tanaman Buah Tin

Karakteristik pada tanaman ini disebut dengan istilah morfologi yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Batang

Batang pada tanaman tin memiliki warna abu-abu dan kecoklatan. Selain itu jenis batang juga bertekstur lunak dan bisa mengeluarkan getah serta mampu mengiritasi kulit.

  1. Daun

Daun pada tanaman buah tin ini memiliki ciri morfologi yang mana ukuran daun cukup besar dan menekuk kedalam dengan 3 sampai 5 lobus. Pada umumnya daun tanaman buah tin ini memiliki panjang kira – kira 12 hingga 25 cm dengan lebar yang sekitar 10 sampai dengan 18 cm. Sedangkan untuk masalah warna, daun buah tin memiliki warna yang hijau terang.

Selain itu daun tanman tin ini juga mempunyai bulu yang cukup kasar di bagian atas. Namun pada bagian bawahnya bulu-bulu terlihat lebih banyak dan bersifat lembut.

  1. Buah

Morfologi ketiga dari buah tin yaitu bagian bunganya. Bunga pada pohon tin tidak bisa dilihat dengan jelas karena ditutupi oleh receptaculum atau dasar bunga.

Sehingga tipe yang seperti ini menjadi ciri khas dari tanaman buah tin itu sendiri. Selain itu buah pada tanaman ini juga memiliki warna hijau, sedangkan buah tin yang sudah matang akan warnanya akan berubah menjadi ungu kecoklatan.

Pada varietas yang lain buah tin juga memiliki warna buah yang kuning dan buahnya memiliki ukuran yang panjang sekitar 3 hingga 5 cm. Uniknya lagi buah tin yang masih muda bisa diolah menjadi sayuran dan dijadikan lauk untuk dimakan. Namun buah yang sudah masak bisa  dikonsumsi secara langsung, hal ini dikarenakan rasanya cukup lezat untuk dinikmati oleh kita.

Perlu anda ketahui bahwa buah dari tanaman tin ini mempunyai daging yang teksturnya begitu empuk dan biasanya memiliki biji didalam buahnya. Biasanya warna dari daging buah tanaman tin ini apabila semakin gelap maka akan memiliki rasa yang manis.

Sayangnya buah tin tidak bisa bertahan lama jika sudah matang. Jika ingin buah tin ini bertahan lama maka bisa dimasukkan didalam lemari es atau dikeringkan di panas terik matahari.

Manfaat Buah Tin

Dibawah ini merupakan beberapa khasiat yang dihasilkan karena mengkonsumsi buah tin;

  1. Buah tin membantu menjaga tekanan darah tinggi dan serangan Jantung koroner karena memiliki kandungan Kalium, Omega 3 dan Omega.
  2. Buah tin sangat efektif untuk program penurunan berat badan atau Obesitas karena kaya akan serat makanan.
  3. Daun tanaman tin memiliki sifat untuk mengurangi jumlah asupan insulin sehingga bisa menyembukan pasien diabetes.
  4. Mengurangi risiko kanker payudara dan kanker prostate.
  5. Buah ara atau tin bisa dipakai untuk menghindari insomnia dan membuat kualitas tidur lebih baik karena adanya kandungan trytophan dalam buah tin.
  6. Dengan mengkonsumsi rutin buah tin dapat mengurangi kelelahan, meningkatkan daya memori otak membantu dalam mengurangi kolesterol darah dan mencegah Anemia.
  7. Buah tin yang memiliki banyak kandungan seperti fenol dan benzaldehid berfungsi sebagai zat anti tumor dan bisa membunuh mikroorganisme akibat jamur, virus yang ada dalam tubuh manusia.
  8. Buah tin juga memiliki kandungan serat larut dan kalsium yang cukup tinggi sehingga sangat cocok dikonsumsi anak-anak maupun orang dewasa agar bisa memperkuat pertumbuhan tulang dan sendi serta mempercepat perkembangan tulang dan gigi pada anak.

Teknik Budidaya Tanaman Tin

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penanaman buah tin maka dibawah ini adalah cara budidaya taaman tin yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Menyiapkan Benih

Persiapan pertama yang harus dilakukan untuk melakukan penanaman buah tin yaitu menyiapkan benih terlebih daulu.

Benih buah tin bisa diperoleh dari tanaman induknya secara langsung dan pilih pohon yang sudah tua atau yang sudah mulai mengering. Belah buah tin dan pisahkan biji ditempat tertentu. Kemudian jemur biji buah tin sampai kering dan pindahkan ke tempat yang lebih teduh data biji mulai kering.

  1. Penyemaian buah tin

Setelah benih didapatkan maka proses selanjutnya ialah persiapan penyemaian buah tin. Siapkan polybag atau nampan untuk penyemaian biji buha tin. Isi tempat penyemaian dengan campuran tanah, pupuk kandang atau sekam dan pasir dengan perbandingan 2: 2: 1. Tempat penyemaian tersebut didiamkan selama kurang lebih 2 hari sebalum biji buah tin disemai.

Sebelum penyemaian dimulai maka rendam terlebih dahulu biji buah tin. Buang biji buah tin yang mengambang dan pastikan bahwa biji yang akan ditanam adalah biji yang tenggelam, karena biji yang tenggelam ini kemungkinan tumbuhnya lebih besar dibandingkan biji yang mengambang.

Selanjutnya penyemaian bisa dimulai dengan cara menebarkan biji buah tin secara merata di temppat penyemaian lalu tutup dengan tanah dan lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari untuk menjaga semaian tetap lembab.

Biasanya penyemaian ini akan berhasil dan mengeluarkan tunas setelah mencapai usia sekitar 3 – 5 minggu dari penebaran semaian. Setelah tunas buah tin mencapai ketinggian 15cm, maka bisa dipindahkan ke lahan tanam yang ukurannya lebih besar. 

  1. Menyiapkan Lahan Tanam

Jenis lahan pertanian untuk penanaman buah tin bisa menggunakan pot besar atau drum bekas yang dipotong menjadi 2 bagian. Pot kemudian diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang yang perbandingan 1: 1. Pilihlah tanah yang subur dan gembur serta biarkan pot yang sudah berisi campuran pupuk dan tanah selama 2 minggu sebelum ditanami.

Apabila anda melakukan penanaman buah tin di perkarangan rumah maka pastikan bahwa tempat penanaman bisa terkena sinar matahari. Kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran 50cm x 50cm dan kedalaman bisa mencapai 50-60cm.

Lubang tersebut diisi lubang pupuk kandang dan sekam padi (jika ada). Alangkah baiknya jika persipan ini dilakukan 2 minggu sebelum penanaman dimulai. 

  1. Menanam Bibit Buah Tin

Penanaman bibit buah tin bisa dilakukan dengan cara memasukannya ke dalam pot atau lubang tanam dan tutup timbun kembali dengan menggunakan tanah serta padatkan secara perlahan. Setelah penanaman selesai dilakukan maka siram pohon buah tin agar tanah tetap lembab.

  1. Merawat tanaman Buah Tin

Proses perawatan buah tin tidak begitu susah karena tanaman ini mudah beradaptasi baik dengan iklim di Indonesia. Salah satu perawatannta yaitu cukup lakukan penyiraman secara teratur di waktu pagi dan sore hari, dan pastikan bahwa penyiraman tidak dilakukan terlalu banyak.

Bersihkan pula tanaman liar yang ada sekitar pohon buah tin agar tidak mengganggu pertumbuhannya. Pemupukan juga harus dilakukan kembali setelah umur pohon buah tin 4 bulan dari penanaman. Hal ini dilakukan agar tanaman mendapatkan nutrisi tanaman yang baik.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman buah tin, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga mampu memberi edukasi bagi semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *