Tanaman Urang Aring, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tanaman Urang Aring

Kata urang aring mungkin sudah lazim didengarkan banyak kalangan. Tumbuhan ini merupakan salah satu jenis tanaman obat yang terkenal dengan manfaatnya dalam menjadikan rambut lebih sehat.

Tanaman urang aring ini adalah tumbuhan yang dapat memberikan zat pewarna hitam dan mampu menumbuhkan rambut dengan lebih cepat, sehingga seringkali tanaman ini dijadikan orang-orang sebagai produk untuk merawat kesehatan rambut.

Tanaman Urang Aring

Tanaman urang aring dalam bahasa latin disebut Eclipta Alba. Tanaman ini seringkali dikenal sebagai tanaman liar, tetapi memiliki banyak manfaat khususnya untuk kesehatan rambut.

Tanaman urang aring memiliki daun berbentuk bulat telur memanjang dengan ujung yang runcing. Bagian samping daun bergerigi dan permukaannya terdapat  bulu-bulu rambut. Daun inilah yang dijadikan produk minyak urang aring dan dapat memberikan manfaat kesehatan pada rambut diantaranya menghitamkan dan menyuburkan rambut.

Perlu diketahui, bahwasanya tanaman urang aring ini dapat tumbuh pada iklim tropis dan subtropis, seperti di negara India, Cina, Brazil, Thailand dan pastinya Indonesia. Tanaman ini juga dapat beradaptasi pada lingkungan yang berubah-ubah sehingga sangat mudah untuk tumbuh dan subur.

Klasifikasi Urang-Aring

Klasifikasi ilmiah tanaman urang aring ini, antara lain sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Super divisi Spermatophyta
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magniliopsida
Sub kelas Asteridae
Ordo Asterales
Famili Asteraceae
Genus Eclipta
Spesies Eclipta alba Hassk

Ciri Morfologi

Adapun untuk ciri morfologi dalam tumbuhan orang aring ini antara lain sebagai berikut;

  1. Akar

Ciri morfologi pertama yang dapat dipahami dari tanaman urang aring yaitu dari struktur akarnya. Tanaman urang aring memiliki arti akar tunggang, dimana akar ini terus tumbuh dibawah permukaan tanah dan memanjang.

Tanaman urang aring memiliki akar berwarna putih dan terdapat serabut kecil diantara akar tunggangnya.  Akar tunggang ini menghasilkan kekuatan yang mampu menopang tanaman lebih kokoh dan tidak mudah jatuh atau rubuh apabila terkena angin yang kencang.

  1. Batang

Morfologi struktur batang pada tanaman urang air ini, batangnya berbentuk bulat, memiliki cabang, berambut putih, dan memiliki warna batang keunguan. Definisi batang pada tanaman urang aring dapat tumbuh dengan tegak maupun berbaring tergantung dari jenis tanaman yang ditanamnya.

  1. Daun

Daun pada tanaman urang aring memiliki bentuk yang cukup unik, yaitu bulat loncong dan panjang serta ujung daunnya runcing atau lancip. Daun tanaman ini tidak terlalu panjang yaitu sekitar 2 sampai 3 cm.

Bagian tepi daun bergerigi dan pada permukaan daun in berambut halus tipis-tipis.Warna daun tanaman urang aring ini putih hingga keunguan dan memiliki pertulangan daun yang halus serta bentuk menyirip.

  1. Bunga

Morfologi selanjutnya yang dapat dipelajari adalah bagian bunga. Definisi bunga yang terdapat pada tanaman urang aring ini merupakan bunga majemuk, yang berarti bahwa kuntum bunga berada pada satu susunan tangkai bunga. Tangkai tanaman urang aring memiliki panjang sekitar 3 sampai 4 cm berwarna putih.

Mahkota bunga tanaman urang aring memiliki bentuk mirip dengan pita yang menyempit dan bergerigi dua. Penyerbukan bunga pada tanaman ini dibantu oleh hewan sekitar dan angin yang berhembus. Akibat penyerbukan ini akan membantu tanaman untuk menghasilkan calon buah yang semakin tumbuh.

Tanaman ini terlihat semakin unik karena memiliki bentuk bunga yang seperti pita, walaupun bunga pada tanaman urang aring lebih kecil jika dibandingkan dengan tanaman yang lainnya.

  1. Buah

Morfologi lain yang dapat dipelajari dari tanaman urang aring adalah buahnya.  Buah pada tanaman ini berbentu pipih atau memanjang dan bertekstur keras serta dikelilingi bulu disekitar buah. Buah pada tanaman ini biasanya berukuran kecil, karena diameternya berkisar antara 10 sampai dengan 20 mm saja.

Warna buah tanaman urang aring sesuai dengan salah satu manfaat yang dapat diberikan yaitu menghitamkan rambut, maka buah ini berwarna hitam juga. Akibat warna hitam pada buah ini maka tanaman urang aring memiliki ciri khusus pada buah yang dimilikinya.

Buah ini memiliki biji didalamnya yang dapat membantu untuk membudidayakan tanaman urang aring agar lebih tumbuh dan berkembang lebih banyak yaitu dengan sistem generatif. Sistem ini merupakan perkembangbiakan pada tumbuhan yang dapat dilakukan melalui penyerbukan.

Penyerbukan pada tanaman urang aring ini bisa dilakukan dengan angin maupun hewan disekitar yang sudah dijelaskan sebelumnya pada morfologi bunga diatas.

  1. Biji

Morfologi terakhir pada tanaman urang aring yaitu biji. Arti biji yang dimiliki tanaman urang aring sangat kecil yaitu berukuran antara 1 sampai dengan 2 mm saja. Biji ini biasanya digunakan kembali untuk membudidayakan tanaman urang aring agar lebih banyak dengan cara menanamnya.

Bagian biji dapat diambil dari dalam buah tanaman urang aring, dan biasanya memiliki warna putih sampai kehitaman. Ukuran biji yang begitu kecil membuat pengambilan biji dari dalam buah harus dilakukan secara hati-hati agar tidak hilang karena jatuh maupun terbang tertiup angin.

Manfaat Tanaman Urang Aring

Tanaman urang aring memiliki banyak manfaat yang tidak hanya terbatas pada kesehatan rambut saja, melainkan juga memberikan manfaat kesehatan tubuh dan menyebuhkan beberapa penyakit diantaranya;

  1. Kesehatan Rambut

Kegunaan Urang Aring dalam Rambut
  1. Menghitamkan rambut alis

Tanaman urang aring dapat menghitamkan rambut alis maupun rambut pada kepala karena pada tanaman ini terdapat kandungan zat pewarna hitam yang sangat berkhasiat. Manfaat ini akan lebih cepat dirasakan apabila penggunaan minyak urang aring dilakukan secara rutin.

  1. Menyuburkan rambut

Daun pada tanaman urang air dapat memberikan khasiat untuk menyuburkan rambut dengan cara meremas-remas daun dalam air dan menggunakannya untuk mendinginkan kepala, setelah 5-10 menit bilas dengan air bersih. Agar rambut tumbuh subur maka gunakan urang aring secara rutin dan optimal.

  1. Mengatasi ketombe dan uban

Minyak urang aring juga dapat digunakan untuk mengurangi gatal-gatal pada rambut karena ketombe maupun uban. Cara penggunaannya yaitu dengan mengoleskan minyak urang aring pada kulit kepada dengan halus dan gunakan secara rutin untuk memperoleh hasil yang optimal.

  1. Kesehatan Tubuh

Kegunaan Urang Aring dalam Tubuh
  1. Menyembukan sakit perut dan diare

Tanaman urang aring juga berkhasiat menyebuhkan sakit perut dan diare, yaitu dengan cara merebus daun dan akarnya kemudian tuang ke gelas dan tunggu sampai dingin. Air rebusan yang sudah dingin dapat diminum sebagai obat dari sakit perut dan diare.

  1. Mengatasi masalah keputihan

Masalah keputihan seringkali dialami oleh kaum wanita dan tanaman urang aring ini dapat memberikan solusi untuk mengatasi masalah keputihan tersebut yaitu dengan cara merebus semua bagian tanaman 60 gram kemudian cuci hingga bersih dan direbus dengan 2 gelas air. Rebusan air dari tanaman urang aring ini dapat diminum setelah air dingin.

  1. Mengatasi penyakit kulit

Daun urang aring dapat digunakan untuk mengatasi penyakit kulit yaitu dengan cara menghaluskankannnya dan dicampurkan dengan sedikit minyak zaitun lalu mengoleskan pada wajah dan kulit yang bermasalah.

  1. Mengatasi gusi bengkak

Tumbuk daun urang aring dengan halus kemudian oleskan pada bagian gusi yang bengkak maka rasa sakit dan nyeri pada gusi bengkak akan terobati.

  1. Mengatasi hidung mimisan

Daun urang aring dapat membantu mengatasi hidung mimisan yaitu dengan cara menumbuk halus daun setelah itu peras sari airnya dan tambahkan sedikit air lalu dapat minum.

Cara Budidaya Tanaman Urang Aring

Sedangkan proses dalam arti budidaya dalam tanaman orang aring ini antara lain sebagai berikut;

  1. Persyaratan tumbuhan

Tanaman urang aring merupakan tanaman yang mudah beradaptasi pada lingkungan dan dapat tumbuh subur dari tepi pantai, samping selokan, pinggir jalan, dan juga pada tanah lapang yang luas.

  1. Bahan tanaman

Tanaman ini akan ditanam bijinya oleh karena itu perkembangbiakan tanaman dilakukan dengan sistem generatif yaitu melalui penyerbukan yang dapat dilakukan oleh hewan sekitar (serangga) dan angin.

  1. Penanaman

Penanaman dilakukan dengan cara pembersihan lahan terlebih dahulu yaitu dengan membersihan semua jenis rumput-rumput yang dapat mengganggu penanaman tanaman urang aring. Tahap selanjutnya melakukan pencangkulan atau pembajakan tanah kemudian diberi pupuk kandang dan diratakan.

Penanaman dapat dilakukan dengan memberi  2 sampai 3 biji pada tanah yang sudah dilubangi, kemudian biji dicampur dengan abu dapur dan ditutup dengan tanah kembali agar dapat terpendam dengan rapat. Penanaman juga dapat dilakukan didalam pot yaitu dengan memberi pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1: 3.

  1. Pemeliharaan

Tahap pemeliharaan harus dilakukan secara rutin yaitu dengan cara menyiram tanaman 2 kali sehari, khususnya pada musim kemarau. Pada proses ini juga dapat dilakukan pembersihan semak-semak yang sekiranya dapat mengganggu pertumbuhan tanaman urang aring.

  1. Panen

Panen merupakan tahap akhir dalam buidaya urang aring yaitu mengambil hasil tanaman urang aring baik dari daun, bunga, maupun akarnya.

Nah, itulah tadi artikel yang bisa kami selesaikan pada segenap pembaca berkenaan dengan tanaman urang aring, klasifikasi, ciri morfologi, manfaat, dan proses pemudidayaannya. Semoga bisa memberi edukasi bagi semua pembaca yang membutuh bahan bacaannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *