Tanaman Uwi: Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Uwi

Mendengar nama tanaman uwi apakah anda merasa asing dan beum pernah melihatnya? Mungkin bagi orang-orang yang tinggal di perkotaan akan merasa demikian, jangan kahwatir pada artikel ini akan dibahas tanaman uwi lengkap dengan berbagai karakteristik dan cara budidayanya.

Tetapi yang pasti, arti tumbuhan uwi pada dasarnya mempunyai nama ilmiah yang disebut dioscorea alata. Uwi juga disebut dengan nama ubi, uwi manis, uwi legi, huwi dan lain sebagainya. dalam istilah bahasa asing atau inggris tanaman uwi diberi nama yam.

Tanaman Uwi

Sebagai informasi bahwa tanaman uwi pada dasarnya adalah tumbuhan perdu yang memanjat dan ketinggiannya bisa mencapai hingga ketinggian 3 sampai dengan 10 m. Kemudian tanaman uwi disebut juga dengan tanaman berumbi akar yang berasal dari jenis marga dioscoreaceae.

Perlu anda ketahui juga bahwa tanaman uwi mempunyai beberapa kerabat yang masih sejenis dan mirip dengan dirinya. Beberapa tumbuhan yang mirip dengan uwi diantaranya adalah gembili, sosohan, tanaman gadung, dan gembolo. Selain itu kandungan atau nutrisi tanaman uwi ini jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan ubi kayu, ubi jalar, maupun tanaman kentang.

Klasifikasi Uwi

Klasifikasi yang ada dalam tanaman uwi yaitu sebagai berikut;

Kingdom Plantae
Filum Magnoliophyta
Kelas Liliopsida
Ordo Araceales
Familia Dioscoracea
Genus Dioscorea
Spesies  D.Alata

Ciri Morfologi Uwi

Ciri morfologi tumbuhan uwi yaitu;

  1. Akar

Ciri morfologi pertama yang dimiliki tanaman uwi adalah bagian arti akarnya. Sebagai informasi bahwa akar pada tumbuhan uwi ini berjenis akar serabut. Selain itu akarnya berada didalam tanah dengan cabang yang banyak dan tidak mempunyai ukuran yang terlalu panjang.

  1. Batang

Tanaman uwi juga memiliki arti batang dengan ciri khusus salah satunya yaitu batang memiliki sayap. Maksudnya adalah batang tanaman uwi ini ada yang memanjat ke sebalh kanan. Kemudian tekstur dari batang uwi ini tidak berduri, namun pada saat diraba terasa lebih kasar dan muncul bintik-bintik kecil di bagian dasarnya. Selain itu batang uwi umumnya memiliki warna hijau hingga keungian.

  1. Daun

Karakteristik morfologi yang berikutnya adalah bagian daun. Umumnya tanaman uwi memiliki daun dengan bentuk bulat yang mirip telur.

Sifat daun uwi adalah tunggal artinya setiap tangkai hanya terdapat 1 daun yang tumbuh dan diselingi dengan daun berikutnya pada tangkai yang berbeda. Biasanya antara daun yang satu dengan lainnya saing berhadapan di bagian atasnya yang membentuk mirip anak panah atau tombak yang lonjong.

Ukuran daun tidak begitu panjang yaitu berkisar antara 15 sampai dengan 20 cm. Selain itu bentuk pertulangan dari daun adalah melengkung dan teksturnya licin. Sebagai informasi bahwa warna daun uwi cenderung hijau terang namun ada pula beberapa lainnya yang campur dengan warna keungu-unguan.

  1. Umbi

Ciri morfologi yang berikutnya adalah bagian umbi-umbian tanaman uwi. Perlu anda ketahui bahwa umbi uwi ini mempunyai kulit yang warnanya coklat hingga kehitam-hitaman. Kulit umbi tersebut tekturnya kasar. Sedangkan untuk daging umbi sendiri cenderung bewarna putih bersih dan pada saat direbus teksturnya sangat lunak. Namun daging umbi uwi yang masih mentah terdapat getahnya.

  1. Bunga

Bagian terakhir yang memiliki ciri morfologi pada tanaman uwi adalah bunganya. Umumnya arti bunga tanaman uwi bewarna kuning dan kuning kehijauan. Sifat dari bunga tanaman uwi adalah majemuk dengan panjang mahkota sekitar 12 sampai dengan 50 cm.

Manfaat Tanaman Uwi

Berikut dibawah ini yang merupakan manfaat tanaman uwi;

  1. Menjaga sistem pencernaan agar lebih lancar

Manfaat uwi sebetulnya sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan badan. Hal ini dikarenakan tanaman uwi memiliki kandungan serat yang sangat baik untuk tubuh salah satunya melancarkan sistem pencernaan. Sebetulnya sistem pencernaan ini akan berjalan dengan baik jika memperoleh kandungan serat yang banyak pula. Maka dari itu apabila anda ingin sistem pencernaan lancar bisa mengonsumsi tanaman uwi atau umbi uwi tersebut.

  1. Sebagai bahan pembuatan mie

Pada dasarnya umbi tanaman uwi ini yang sudah kering bisa anda parut atau gilingkan hingga menjadi lembut. Umbi yang sudah lembut tersebut berfungsi sebagai tepung yang bisa dipakai untuk proses pembuatan mie. Karena pada umumnya proses pembuatan mie ini menggunakan tepung, dan salah satu tepung yang bisa dipakai agar mie memiliki keunikan lain yaitu memakai tepung umbi uwi.

Bahkan tepung uwi ini juga bisa dipakau untuk pembuatan donat maupu kue. Sehingga dengan cara-cara cemerlang tersebut anda bisa menjadikan ciri khas dari produk yang anda buat dengan embel-embel tanaman uwi. Contohnya donat uwi, kue uwi, atau mie uwi.

  1. Menurunkan kadar gula darah yang tinggi

Manfaat selanjutnya dari tanaman uwi yaitu mampu menurunkan kadar gula darah yang tinggi pada tubuh. Caranya yaitu rebus umbi uwi atau akar tanaman uwi dengan mencapurnakan bawang putih, kemudian sisakan dalam 1 gelas, kemudian bisa diminum sekitar 2 sampai dengan 3 kali sehari.  

Cara Budidaya Uwi

Berikut dibawah ini beberapa macam langkah untuk pembudidayaan tanaman uwi yaitu;

  1. Persiapan benih tanaman uwi

Proses awal yang perlu anda siapkan pada saat akan membudidayakan tanaman uwi adalah penyediaan benih tanaman tersebut. Pada umumnya lagkah ini merupakan hal yang sangat penting karena berkaitan dengan keberhasilan hasil tanaman.

Benih tanaman uwi ini bisa anda peroleh dari tunasnya yang nantinya akan ditanam dan dirawat dengan baik agar tumbuhlah tanaman uwi tersebut. Maka dari itu pastikan lebih dulu agar tunas uwi tersebut berasal dari pohon yang baik dan berkualitas agar penanaman tidak gagal dan bisa memperoleh tanaman uwi yang baik.

  1. Penanaman tanaman uwi

Benih atau tunas uwi yang sudah anda siapkan selanjutnya bisa ditanam. Namun akan lebih baik jika proses penanaman dilakukan saat musim penghujan tiba. Selain itu gemburkan tanah yang akan dijadikan sebagai lahan tanam, agar kondisinya bisa subur dan baik untuk penanaman. Kemudian lubangi setiap tanaman dan berikan pupuk organic agar kualitas tanah tetap terjaga dengan baik.

Setelah itu masukan benih atau tunas tanaman uwi pada lubang tanah dan timbun kembali dengan tanah yang ada disekitarnya. Selanjutnya padatkan secara perlahan dan siram dengan air secukupnya saja.

  1. Pemeliharaan tanaman uwi

Proses ketiga setelah tanaman uwi ditanam yaitu melakukan perawata dan pemeliharaan tanaman tersebut dengan baik dan intensif. Tujuannya agar tanaman uwi bisa tumbuh dan berkembang dengan baik pula.

Sebetulnya pemeliharaan tanaman uwi bisa dikatakan tidak susah dan ribet, karena anda hanya perlu menggeburkan tanahnya agar umbi uwi tidak keluar dari permukaan tanah. Apabila umbi sampai keluar dari permukaan tanah maka rasanya bisa pahit.

Selain itu pastikan anda menyiramnya dengan baik, namun pastikan agar penyiraman tersebut tidak menggunakan air yang terlalu berlebihan karena justru akan membuat tanaman cepat mati, maka dari itu sesuiakan penyiraman dengan kondisi yang terjadi pada saat itu.

  1. Panen tanaman uwi

Proses akhir yang paling ditunggu-tunggu dari budidaya tanaman uwi adalah bagian panen. Hal ini dikarenakan proses panen uwi ini baru bisa dilakukan setelah tanaman berusia sekitar 1 sampai dengan 2 tahun.

Sedangkan jika anda ingin mendapatkan hasil umbi yang lebih berat lagi maka panenlah umbi uwi di saat umurnya 3 tahun. Biasanya umbi uwi yang dipanen bisa dijual dipasar dan bisa juga diolah dengan cara merebus, mengkukus, atau mebakarnya.  

Itulah tadi artikel yang menjelaskan tentang deskripsi tanaman uwi, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaannya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *