Tanaman Wijaya Kusuma, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Pohon Wijaya Kusuma

Tanaman wijaya kusuma adalah salah satu jenis tumbuhan hias yang sangat dikenal dengan bunganya. Bagian bunga pada tanaman ini memiliki ciri khas yaitu hanya mekar pada malam hari, sementara pada siang hari bungannya akan layu. Selain itu, bunga wijaya kusuma juga memiliki aroma yang sangat wangi ketika mekar.

Ciri khas lain dari bunga wijaya kusuma adalah ukurannya yang besar. Warnannya pun terlihat sangat menawan dan elegan.

Tanaman Wijaya Kusuma

Tanaman wijaya kusuma adalah kelompok dari jenis kaktus yang umumnya disebut dengan bunga wijaya kusuma. Bunga ini disebut juga dengan bunga yang unik karena bunganya hanya dapat mekar pada satu malam, dan itu adalah pada malam hari.

Bunga wijaya kusuma diketahui berasal dari Venezuela, masuk ke Indonesia melalui cara dibawa oleh saudagar China. Bunga ini mudah untuk dibudidayakan, walaupun begitu, bunga wijaya kusuma membutuhkan iklim, suhu, dan kesuburan tanah yang cocok agar selalu tumbuh dan bunganya bermekaran.

Klasifikasi Wijaya Kusuma

Klasifikasi ilmiah dari tanaman wijaya kusuma yaitu sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Divisi Angiospermae
Ordo Caryophyllales
Family Cactaceae
Subfamily Cacatuidae
Kelas Hylocereus
Genus Epyphyllum
Spesies Epiphyllum pumilum

Morfologi Wijaya Kusuma

Morfologi tanaman wijaya kusuma merupakan ciri-ciri yang dapat dilihat dengan kasat mata. Karakteristik tersebut berupa warna, bentuk, ukuran dan lain-lain.

  1. Batang

Pengertian batang tanaman wijaya kusuma berbentuk silindris. Struktur batang ini berasal dari daun yang sudah tua dan kemudian mengeras. Tinggi batang mampu mencapai tiga meter.

  1. Daun

Daun dari tanaman wijaya kusuma berbentuk pipih dengan ukuran memanjang. Permukaan daunnya halus dan tidak terdapat duri, bagian tepi bergelombang serta berwarna hijau. Panjang daun wijaya kusuma dapat mencapai 10 sampai dengan 15 cm. Pada bagian tepinya biasa

  1. Bunga

Bunga wijaya kusuma akan muncul dari bagian tepi daun yang mulanya berupa kuncup. Lama kelamaan akan memanjang ke arah bawah dan menjuntai hingga menyentuh tanah. Arti bunga ini termasuk ke dalam golongan bunga yang berukuran besar, diameternya mencapai 10 cm.

Ketika sudah mekar dengan sempurna, bunga akan mengeluarkan aroma yang wangi. Namun sayangnya bunga wijaya kusuma hanya muncul pada malam hari. Bunga ini umumnya berwarna putih, dengan sedikit gradasi merah muda pada sebagian sisinya.

  1. Tangkai Bunga

Seperti halnya saat bunga masih dalam keadaan kuncup berwarna merah muda. Begitupun bagian tangkai yang merupakan terusan dari kelopak bunga wijaya kusuma, berwarna merah muda.

  1. Biji

Struktur biji tanaman wijaya kusuma dapat diproduksi ketika bunga sudah cukup mekar. Bagian biji tanaman ini berwarna hitam, berfungsi sebagai bagian generatif dari tanaman.

Manfaat Wijaya Kusuma

Tanaman wijaya kusuma mungkin lebih dikenal sebagai tanaman hias. Sebab bagian bunganya sangat mencolok dan cantik. Padahal selain sebagai hiasan, beberapa kandungan yang ada pada bunga mampu mengatasi berbagai penyakit yang terjadi pada tubuh.

Kandungan tersebut diantaranya mineral, asam sitrat, mint, dan glukosa. Dari keseluruhan kandungan tersebut, bunga wijaya kusumu memiliki manfaat seperti yang disebutkan di bawah ini :

  1. Asma dan Sesak Napas

Penyakit asma dan sesak napas adalah gangguan pada sistem pernapasan yang sangat mengganggu aktivitas keseharian. Untuk mengatasinya, bunga wijaya kusuma dapat dimanfaatkan menjadi obat. Senyawa dalam bunga mampu mengatasi gangguan pernapasan ini.

Hal yang harus dilakukan adalah dengan mencuci 3 sampai 5 kuntum bunga. Setelah itu bunga dipotong menjadi bagian yang lebih kecil. Setelah itu, bunga direbus dan dapat dicampurkan dengan gula batu. Jadi, saat kita meminum ramuan tersebut, tidak akan terasa jika sedang meminum obat karena rasa manis dari gula. Sebagai obat asma dan sesak napas, ramuan bunga wijaya kusuma ini dapat diminum sebanyak 2 x dalam satu hari.

  1. TBC dan Batuk Berdahak

TBC merupakan penyakit berbahaya bagi sistem pernapasan. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat menjadi semakin parah. Untuk menyembuhkan penyakit TBC serta batuk berdahak dapat diminum rebusan air bunga dengan rutin setiap harinya.

  1. Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan termasuk penyakit yang cukup sering terjadi pada sebagian orang. Akibatnya aktivitas makan dan minum akan terhambat karena sakit ketika menelan. Bunga wijaya kusuma dapat menyembuhkan gangguan ini dengan salah satu kandungan yang ada di dalamnya yaitu rasa mint. Rasa mint dari bunga dapat menyegarkan serta melembabkan tenggorokan.

  1. Menyembuhkan Luka

Luka dapat terjadi akibat berbagai hal yang dilakukan pada keseharian. Apabila tidak ditangani dengan benar, luka dapat berisiko mengalami infeksi. Jika sudah demikian luka akan lebih sulit untuk disembuhkan.

Agar tidak terjadi infeksi pada luka, kita dapat memanfaatkan khasiat bunga wijaya kusuma. Sebab bunga ini dapat menghindari infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan faktor lainnya. Caranya yaitu dengan menumbuk beberapa helai mahkota bunga, setelah itu ditempelkan pada bagian luka.

  1. Penyakit Stroke

Bunga wijaya kusuma bermanfaat dalam mencegah penyakit stroke. Tanaman ini dipercaya mengandung herbal yang dapat mencegah timbulnya penyakit berbahaya. Kemampuannya ini berupa mencegah penggumpalan dan penyumbatan darah di dalam tubuh.

Cara yang dilakukan yaitu dengan merebus dan mengonsumsinya secara rutin bagi orang dengan riwayat penderita penyakit ini.

  1. Gastritis dan Nyeri Lambung

Gangguan gastritis dan nyeri lambung dapat diatasi dengan menggunakan bunga wijaya kusuma. Bunga ini mempunyai kadar pH yang netral sehingga dapat meredakan penyakit lambung. Untuk mengobati gangguan perut tersebut 3-5 kuntum bunga direbus dan setelah cukup dingin diminum. Apabila dikonsumsi secara rutin maka masalah perut dapat diatasi.

  1. Mengharumkan Tubuh

Bunga wijaya kusuma yang dikenal sebagai bunga yang mempunyai aroma khas, aroma ini juga bermanfaat bagi tubuh. Manfaat ini dapat dirasakan oleh laki-laki atau perempuan yang memiliki gangguan pada bau badan tidak sedap.

Budidaya Wijaya Kusuma

Adapuntuk untuk metode pembudidayaan yang bisa dilakukan dalam bungga wijaya kusuma ini antara lain sebagai berikut;

  1. Pembibitan

Proses pembibitan tanaman wijaya kusuma pertama-tama dilakukan pemisahan antara rumpun benih dengan rumpun akar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan juga memisahkan bibit dari tanaman indukan, serta menentukan induk mana yang bagus untuk dijadikan bibit perkembang biakan.

  1. Pemilihan Media Tanam

Media tanam yang digunakan untuk menghasilkan tanaman wijaya kusuma yang bagus adalah tanah yang dicampur dengan pupuk organik, humus, dan pasir. Perbandingan yang dapat digunakan yaitu 3: 1: 1: 2. Selanjutnya campuran diaduk merata.

  1. Penanaman

Tanaman wijaya kusuma merupakan kerabat dekat dari kaktus. Maka untuk pemeliharaannya tidak terlalu sulit. Langkah pertama dilakukan dengan memasukkan bibit ke dalam tanah yang telah disediakan. Lalu ditutup kembali menggunakan tanah yang lain.

Bibit ditanam pada kedalaman tanah 5 cm. Setelah penanaman dilakukan penyiraman agar bibit tumbuh dengan subur.

  1. Perawatan

Salah satu catatan terpenting dalam menanam dan memelihara tanaman wijaya kusuma adalah tanaman ini tidak tahan dengan air. Jenis kaktus-kaktusan melakukan penguapan yang tidak sebanyak tumbuhan lain. Jika terlalu banyak disiram, maka tanaman rentan membusuk.

Namun kita harus tetap memerhatikan waktu dimana tanaman membutuhkan air yang cukup. Pada saat itu, apabila tanaman tidak segera disiram, maka pertumbuhan akan terganggu dan juga mudah layu.

  1. Penyiraman

Penyiraman pada tanaman wijaya kusuma dilakukan dengan melihat keadaan lingkungan. Pada musim penghujan, penyiraman hanya sedikit atau tidak diperlukan sama sekali. Sementara pada musim kemarau, penyiraman harus dilakukan secara berkala agar tanaman tetap subur.

  1. Pemupukan

Dalam budidaya tanaman, proses pemupukan menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Begitu pula pada tanaman wijaya kusuma. Pupuk yang digunakan yaitu jenis organik yang berasal dari tumbuhan atau hewan. Selain itu pemupukan juga dapat diberi dengan pupuk buatan.

Hal  yang harus diperhatikan ketika proses pemupukan pada tanaman adalah interval waktu pemberian dari pupuk. Pupuk pada tanaman wijaya kusuma akan lebih baik dilakukan pada periode waktu dua bulan sekali. Bukan tanpa alasan, pemberian pupuk ini bertujuan agar tanaman dapat tumbuh dengan sehat.

Itulah tadi artikel yang bisa kami bagikan pada kalian tentang adanya deskripsi tanaman wijaya kusuma, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan teknik pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga memberi edukasi bagi kalian yang membutuhkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *