Tanaman Wortel, Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Diposting pada

Tumbuhan Wortel
Tanaman wortel sangat diidentik sebagai sayuran untuk menjaga kesehatan mata. Kandungan vitamin A yang ada pada tanaman wortel ini membuat jenis tumbuhan buah ini sering dikonsumsi dan dimakan baik untuk lauk, maupun minuman.

Wortel yang sangat mudah kita jumpai dipasar ini pasti sudah bukan hal asing lagi bagi banyak orang. Tanaman yang khas memiliki umbi akar berwarna oren ini juga dikenal sebagai makanan hewan kelinci.

Tanaman Wortel

Tanaman wortel memiliki nama ilmiah yaitu daucus carota L. Jenis tanaman ini berasal dari negara Asia Timur dan Tengah yang iklimnya sub tropis. Tanaman ini merupakan jenis tumbuhan perdu atau semak yang tumbuh dengan tegak dan ketinggiaanya bisa mencapai 30 sampai 100 cm.

Wortel juga disebut sebagai tumbuhan biennial yang memiliki silklus hidup 12 sampai 24 bulan. Tanaman yang sangat populer memiliki kandungan vitamin A ini ternyata mempunyai nutrisi lain seperti vitamin B1, B2, B3, B6, C, kalsium, magnesium, fosfor, zat besi, kalium, dan sodium.

Klasifikasi Wortel

Tanaman wortel memiliki klasifikasi dalam sistem tumbuhan sebagai berikut:

Kingdom Plantae
Sub kingdom Tracheobionta
Sub Divisi Spermatophyta
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Sub kelas Rosidae
Ordo Apiales
Famili Apiaceae
Genus Daucus
Spesies Daucus carota L

Ciri Morfologi Wortel

Berikut ini penjelasan lebih lengkap dari karakteristik morfologi wortel yaitu:

  1. Akar

Morfologi pertama pada wortel yaitu bagian akarnya. Wortel memiliki akar serabut maupun tunggang yang sering mengalami perubahan bentuk dan bisa dijadikan tenpat persediaan makanan. Arti akar pada tanaman wortel berukuran cukup besar dengan bentukya yang bulat dan memanjang. Diameter akar berkisar antara 6 cm dan panjangnya bisa mencapai 30 cm tergantung dari jenis wortel.

  1. Batang

Batang pada tanaman wortel terleta diantara tangkai dan umbi. Ukuran batang cukup pendek yaitu panjangnya sekitar 1 sampai 2 cm saja. Jenis batang wortel memiliki warna hijau dan tidak terdapat sistem cabang pada tanaman ini. Batang wortel biasanya digunakan untuk tempat penyimpanan dan penyebaran air dari hasil fotosintesis.

  1. Daun

Wortel memiliki daun yang bersifat majmuk atau daunnya lebih dari satu dan bentuknya menyirip. Tangkai daun pada tanaman ini biasanya bisa berjumlah sekitar 5 sampai dengan 8 tangkai dan panjangnya sekitar 10 hingga 20 cm.

  1. Bunga

Tanaman ini juga memiliki bunga yang tumbuh di ujung tanaman. Bentuk bunga yaitu paying ganda dan warnanya putih kemerahan. Tangkai pada bungan sedikit pendek dan tebal. Bunga letaknya di bagian bidang lengkung yang sama dengan tangkainya. Penyerbukan dari bunga wortel bisa menghasilkan buah dan biji dengan ukuran yang kecil dan sedikit berbulu.

  1. Umbi

Umbi wortel atau disebut juga sayuran wortel ini tentunya sering kita jumpai. Biasanya umbi-umbian bisa mencapai ukuran diameter sekitar 3,5 sampai 6,5 cm dan beratnya kira-kira 100 hingga 300 gram. Umbi wortel selain bisa dimasak sebagai sayur juga bisa dibuat jus yang mengandung banyak vitamin A.

Manfaat Wortel

Kandungan yang begitu banyak pada tanaman wortel membuat buah ini memiliki banyak manfaat yang tidak bisa disepelekan. Manfaat dari tanaman wotel diantaranya yaitu:

  1. Meningkatkan metaboisme dalam tubuh

Wortel bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan metabolism dalam tubuh. caranya yaitu dengan mengkonsumsi wortel yang bisa dibuat jus dan diminum. Kandungan vitamin B yang ada pada wortel inilah yang memberikan daya tahan tubuh menjadi lebih kuat.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan wortel seperti vitamin A, kalsium, fosfor, beta karoten, dan hidrat arang membantu menjaga kesehatan jantung. Hal ini dikarenaka zat-zat tersebut bisa memberikan perlindungan terhadap kanker, penyakit jantung, memperlambat efek penuaan, dan menurunkan tekanan darah.

Sehingga sayur wortel sangat baik untuk dikonsumsi. Hal ini karena manfaat yang akan diperoleh dari tanaman wortel sangat banyak dan bisa menjaga kesehatan tubuh.

  1. Menyehatkan mata

Betakaroten yang terdapat pada buah wortel membuat jenis tanaman ini bisa digunakan untuk membantu menjaga kesehatan mata. Kandungan ini bisa memperbaiki kondisi mata yang kekurangan vitamin A maupun zat betakatoren.

Sebetulnya zat betakaroten sendiri memiliki sifat antioksidan yang bisa mencegah terjadinya penyakit mata seperti katarak. Selain itu zat ini juga bisa dipakai untuk membantu mengobati mata minus.

  1. Memperlancar pencernaan

Kandungan serat yang ada pada tanaman wortel bisa digunakan untuk membantu memperlancar pencernaan seperti memudahkan buang air besar bagi seseorang yang sedang mengalami sembelit. Kandungan serat yang ada pada buah wortel yaitu sekitar 11 % dari 100 gram wortel.

Oleh karena itu wortel bisa dikonsumsi baik dengan cara di jus, dimakan secara langsung, maupun dicampurkan pada saat memasak sayur. Hal ini akan membantu menjaga kesehatan pada tubuh.

  1. Menurunkan kolestrol tinggi

Manfaat selanjutnya yang bisa diperoleh dari tanaman wortel yaitu menurunkan kolestrol yang tinggi. kadar kolestrol pada tubuh bisa menurun pada saat wortel dikonsumsi secara langsung dan dilakukan rutin setiap hari dengan berat worel 200 gram perharinya.

Cara Budidaya Wortel

Wortel yang sering dicari baik untuk dimasak ataupun dijadikan minuman jus ini memang perlu dibudidayakan. Selain memiliki manfaat yang cukup banyak, wortel dalam pasar juga memiliki nilai ekonomis yang cukup baik. Berikut ini adalah cara budidaya yang bisa dilakukan untuk terus memperbanyak wortel:

  1. Benih

Definisi benih merupakan bagian tanaman yang sangat penting, karena melalui benih tanaman bisa tumbuh dengan lebih banyak. Benih yang perlu dipersiapkan untuk penanaman wortel pada satu hektak lahan yaitu sekitar 750 sampai 1000 gram benih.

  1. Persiapan lahan

Persiapan lahan pertanian perlu dilakukan agar bisa mengelola tanah yang subur dan gembur. Persiapan lahan juga harus dilakukan agar bisa menghilangkan gulma dan sisa-sisa tanaman sebelumnya.

Tanah yang akan dijadikan sebagai media tanam untuk wortel pelu untuk dibajak terlebih dahulu dengan kedalaman 40 hingga 50 cm. Persiapan ini seharusnya bisa dilakukan beberapa minggu yang lalu sebelum wortel ditanam. Selanjutnya bandengan juga perlu dibuat agar drainase bisa berjalan dengan baik dan mempermudah pertumbuhan wotel.

  1. Penanaman

Penanaman wortel bisa dilakukan dengan cara menaburkan biji secara langsung ke lahan tanam, cara ini dilakukan karena jika penanaman diawali dengan penyemaian terlebih dahulu maka akan menimbulkan kerusakan pada akar wortel.

Biji wortel berukuran sangat kecil sehingga mudah dicampurkan dengan lempung yang bentuknya akan terlihat lebih besar dan mudah ditaburkan. Bagian biji wortel ditanam pada kedalam sekitar 3 sampai 5 cm, atau bisa juga ditanam di atas permukaan tanah tanpa harus menimbunnya dengan tanah.

Angin yang bertuip dengan kencang bisa merusak bibit wortel sehingga disarankan agar menanam wortel dengan cara barrier, yaitu menanam pada sepanjang barisan dan memanen di waktu wortel sudah benar-benar siap panen.

  1. Pemeliharaan

Pemeliharaan wortel bisa dilakukan dengan cara memberikan pupuk pada tanaman, melakukan penyiraman, dan penyiangan. Pemberian pupuk yang baik untuk wortel yaitu pupuk kandang , pupuk urea, pupuk TSP, dan pupuk KCI.

Sedangkan penyiraman pada tanaman wortel bisa dilakukan dengan menggenangi parit yang ada disekitar tanaman. Apabila udara sangat panas maka penyiraman bisa dilakukan 1 sampai 2 kali sehari diwaktu pagi dan sore hari. Penyiangan gulma juga perlu dilakukan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik tanpa adanya tanaman pengganggu. Pastikan dalam melakukan penyiangan harus hati-hati agar tidak merusak tanaman wortel.

  1. Panen dan pascapanen

Tanaman wortel bisa dipanen pada saat buah ini berumur 100 hari dan tergantung dari jenisnya. Panen yang ditunda-tunda bisa menyebabkan umbi berkayu dan tidak disukai oleh konsumen.

Panen bisa dilakukan dengan cara mencabut umbi dengan akarnya secara langsung. Pencabutan wortel bisa lebih mudah dilakukan jika sebelumnya tanah digemburkan terlebih dahulu. Waktu panen yang paling baik yaitu pagi hari.

Itulah saja artikel yang bisa kami berikan pada semua pembaca berkenaan dengan deskripsi tanaman wortel, klasifikasi ilmiah, ciri morfologi, manfaat, dan cara pembudidayaan yang bisa dilakukan. Semoga bisa memberikan referensi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *