Tujuan Irigasi dalam Pertanian

Diposting pada

Tujuan Irigasi

Secara sederhana, irigasi bisa diartikan sebagai upaya yang dilakukan oleh manusia untuk mengairi lahan pertanian. Atau bisa juga dikatakan bahwa irigasi artinya mengalirkan air secara buatan dari sumber air yang tersedia kepada sebidang lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Dengan demikianlah setidaknya dalam sistem irigasi memiliki beragam tujuan-tujuan yang dipergunakan sebagai visinya.

Irigasi

Irigasi pada kenyataannya telah menjadi fitur utama pertanian selama lebih dari 5.000 tahun dan merupakan produk dari banyak budaya. Secara historis, itu adalah dasar bagi ekonomi dan masyarakat di seluruh dunia, dari Asia hingga Amerika Serikat Barat Daya.

Terdapat beberapa jenis sistem irigasi yang telah diterapkan diantaranya yaitu irigasi permukaan, irigasi pompa air, irigasi gravitasi, dan jenis-jenis irigasi lainnya, yang contoh penerapnnya bisa berbeda satu sama lain.

Pengertian Irigasi Menurut Para Ahli

Adapun definisi irigasi menurut para ahli, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Gandakoesuma (1981:9), Irigasi adalah usaha untuk mendatangkan air deengan membuat bangunan-bangunan dan saluran untuk mengalirkan air guna keperluan pertanian, membagikan air kesungai, atau ladang dengan cara yang teratur dan membuang air yang tidak digunakan lagi, setelah digunakan air semuanya mengambil tindakan untuk melakukan pembatasan dari pengambilan air kesumbernya dibawah ketempat adiman air yang dibutuhkan atau diperlukan untuk membagikan kepada tanaman yang membutuhkan.
  2. Mawardi (1989:5), Irigasi adalah usaha untuk mendapatkan atau memprolesh air yang menggunakan bangunan dan saluran buatan untuk memproleh penunjangnya produksi pertanian.
  3. Wirosoedarmo (1986), Irigasi dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan upaya untuk mendapatkan air untuk sawah, ladang, perkebunan, perikanan atau tambak dan sebagainya, yang intinya untuk keperluan usaha tani.
  4. Sosrodarsono dan Takeda (1987), Irigasi artinya menyalurkan air yang perlu untuk pertumbuhan tanaman ke tanah yang diolah dan mendistribusikannya secara sistematis.
  5. Kartasapoetra (1994), Irigasi dapat diartikan sebagai kegiatan penyediaan dan pengaturan air untuk memenuhi kepentingan pertanian dengan memanfaatkan air yang berasal dari air permukaan dan tanah.
  6. Suhardjono (1994), Irigasi ialah sejumlah air yang pada umumnya diambil dari sungai atau bendung yang dialirkan melalui sistem jaringan irigasi untuk menjaga keseimbangan jumlah air di dalam tanah.

Tujuan Sistem Irigasi

Penerapan sistem irigasi memiliki beberapa tujuan, diantaranya yaitu sebagai berikut;

Membasahi tanaman

Membasahi tanah dengan menggunakan air irigasi memiliki tujuan untuk memenuhi kekurangan air di daerah pertanian ketika kekurangan atau bahkan tidak ada air hujan Hal ini sangat penting sebab kekurangan air yang dibutuhkaan untuk pertumbuhan dapat mempengaruhi hasil panen tanaman tersebut.

Merabuk

Merabuk merupakan upaya yang dilakukan dengan langkah pemberian air yang yang tujuannya bukan hanya untuk membasahi, tapi juga memberi zat-zat yang berguna bagi tanaman itu sendiri. Sehingga dengan cara inilah beragam tumbuhan bisa hidup sesuai dengan kadar airnya.

Mengatur suhu

Tanaman bisa tumbuh dengan baik pada suhu yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Hal itu tentunya sesuai dengan jenis tanamannya, misalnya saja untuk jenis tanaman hias yang ada di perkebunan bisa dibuat dengan irigasi sederhana yang air dialirkan melalui proses filtrasi secara sederhana dari pompa kemudian dibuat grojokan.

Membersihkan tanah atau memberantas hama

Ternyata tujuan dilakukannya irigasi bukan hanya untuk menyiram tanaman, tapi juga untuk membasmi hama-hama yang berada dan bersarang di dalam tanah dan membahayakan bagi tanaman, sehingga ketika musim kemarau sebaiknya sawah diairi supaya sifat garamnya hilang.

Kolmatase

Kolmatase yaitu serangkaian usaha dalam pengairan yang dilakukan dengan bertujuan untuk memperbaiki atau meninggikan permukaan tanah. Dalam kondisi inilah kerapkali menjadi solusi atas permasalahan pertanian yang umumnya dialami oleh berbagai negara, termasuk Indonesia.

Menambah persediaan air tanah

Irigasi juga ditujukan untuk menambah persediaan air tanah untuk keperluan sehari-hari. Biasanya dilakukan dengan cara menahan air di suatu tempat, sehingga memberikan kesempatan pada air tersebut untuk meresap ke dalam tanah yang pada akhirnya dimanfaatkan oleh yang memerlukan.

Itulah tadi serangkaian penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan materi beragam tujuan-tujuan irigrasi dalam bidang pertanian. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan mendalam. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *