Tumbuhan Monokotil; Ciri, Jenis dan Contohnya

Diposting pada

Tanaman Monokotil

Ciri khas tanaman monokotil yaitu mempunyai daun berseling, biji berkeping satu atau tunggal, satu daun lembaga, berakar serabut, tulang daun sejajar dan mempunyai bentuk pita. Dalam klasifikasi monokotil dikelompokan dalan beberapa kelompok besar seperti Liliopsoda, Lilidae serta Monocotyledodae.

Perlu diketahui bahwa tanaman monokotil ini mencakup berbagai tanaman yang berfungsi dalam kehidupan manusia, mulai dari sumber pangan, energi nabati, bahan industry serta bahan pembuatan rumah

Tumbuhan Monokotil

Monokotil terdiri dari kata mono yang berarti “satu” dan kotiledon yang berarti “lembaga” atau “keping” atau “biji”. Jadi tanaman monokotil dapat diartikan sebagai tanaman yang hanya memiliki satu keping daun lembaga.

Tanaman monokotil adalah salah satu dari sekian banyak makhluk hidup yang dapat tumbuh dan berkembang berdampingan dengan setiap insan. Walau sama-sama makhluk hidup namun pergerakan tanaman monokotil ini tidak dapat kita amati secara langsung.

Tanaman monokotil biji berkeping satu dalam ilmu biologi disebut dengan tanaman monokotil. Monokotil adalah salah satu kelompok besar tumbuhan berbunga yang secara konvensional diajarkan selain tanaman biji berkeping dua atau tanaman dikotil.

Ciri Tumbuhan Monokotil

Untuk mengetahui ciri-ciri tanaman keping satu sebaiknya perlu memahami terlebih dahulu secara spesifik ciri khusus dari tanaman monokotil. Seperti akar, batang, ciri daun, bentuk tulang daun,daun lembaga, bunga dan buah yang dihasilkan dari jenis tanaman ini.

Sebenarnya jika seseorang peka terhadap lingkungan sekitar banyak ditemukan contoh tanaman keping satu ada disekitar kita;

Akar Monokotil

Ciri utama yang mudah dikenali dari akar tanaman monokotil yakni memiliki akar serabut, tidak seperti dengan tumbuhan dikotil yang mempunyai akar tunggang. Pembentukan akar serabut pada tanaman monokotil terjadi ketika akar primer membentuk cabang yang bervariasi.

Cabang akar yang terbentuk selanjutnya tidak langsung membentuk menjadi besar akan tetapi akan  tumbuh akar muda lagi. Sedangkan untuk akar primer sebelumnya tetap dengan ukuran sebelumnya tergantung dari spesies setiap tanaman.

Akar tanaman disebut akar serabut karena akar tanaman monokotil membentuk rumpun seperti serabut atau mudahnya menyebut seperti akar pada tanaman kelapa.

Batang Monokotil

Pengertian batang yang terbentuk dari tanaman berkeping satu mempunyai ciri-ciri yaitu beruas-ruas dan tumbuhnya tidak terlalu besar. Tidak sama seperti tumbuhan dikotil yang membentuk lurus dan memiliki diameter besar pada bagian batangnya.

Seperti halnya pada bagian batang jagung dan tebu yang terbentuk atas ruas ruas batang.  Batang monokotil tidak mempunyai jaringan pengankut xilem dan floem sehingga membuat tanaman ini tidak memiliki kambium pada bagian batang tumbuhan.

Tidak adanya jaringan pengangkut tersebut sehingga menyebabkan adanya ruas pada bagian batang monokotil seperti contoh pada pohon jagung.

Daun Monokotil

Untuk dapat memahami ciri daun tanaman biji berkeping satu maka perhatikan daun pohon pisang. Struktur daun dari pohon pisang terdiri dai tulang daun yang lurus serta melengkung dari pangkal daun sampai dengan ujung daun yang menempel sejajar pada bagian kedua belah tulang.

Secara umum jika seseorang menemukan struktur seperti itu maka tanaman ini termasuk contoh dari tanaman monokotil.

Bunga Monokotil

Ciri selanjutnya dari tanaman monokotil yaitu dari struktur bunganya. Bagian kelopak bunga tumbuhan keping satu mempunyai jumlah kelipatan 3, yakni seperti 6,9, dan seterusnya. Tidak sama seperti tanaman dikotil yang memiliki kelipatan 2, 4 serta 5.

Arti bunga pada tanaman monokotiledon memiliki ciri bunga yang kecil namun jumlahnya yang cukup banyak dalam satu pohon, contohnya seperti pada bunga tanaman jagung yang apabila ketika sudah berbunga jumlah bunga didalamnya tidak dapat dihitung.

Biji Monokotil

Kata monokotil diambil karena tanaman ini berkeping satu atau tidak berkeping alias tunggal. Tanaman monokotil tidak mengalami pembelahan biji dalam proses perkecambahannya.

Untuk melakukan perkecambahan inti dari lembaga pada biji mengalami perkembangan secara langsung, namun ada juga tumbuhan monokotil yang tidak mempunyai biji atau perkembang biakannya melalui tunas pohon indukan.

Jenis dan Contoh Tumbuhan Monokotil

Adapun untuk beragam macam tumbuhan monokotil, antara lain adalah sebagai berikut;

Kelapa Sawit (Elaeis quineensis Jacq)

Kelapa sawit adalah komoditas perkebunan penghasil minyak nabati terbesar kedua (2) didunia dengan produk hasil olahan yang dihasilkan yakni seperti minyak makan, minyak industri serta bahan bakar biodesel yang saat ini tumbuhan kelapa sawit telah menyebar diseluruh penjuru nusantara.

Tanaman Tebu (Saccharum L)

Tebu merupakan tanaman komoditas perkebunan paling umum yang dapat menghasilkan bahan baku gula dan vetsin.

Tumbuhan dengan famili poaceae yang berkerabat dekat dengan jenis tumbuhan rumputan seperti jagung, padi,sorgum serta gandum. Produk hasil olahan tumbuhan tebu dominan digunakan sebagai industri makan dan minuman atau juga alat farmasi serta pakan ternak.

Tanaman Karet (Hevea brasiliensis)

Karet adalah komoditas perkebunan penghasil getah atau lateks terbesar kedua (2) didunia dan cukup umum serta banyak dibudidayakan diIndonesia. Produk hasil olahan tumbuhan karet terbesar dibidang industri otomotif yakni pembuatan bahan baku ban serta produk alat kesehatan.

Tanaman karet dapat tumbuh optimal pada daerah tropis dan bisa disadap atau diambil getahnya setelah memasuki umur tanam 5 sampai 7 tahun yang merupakan tumbuhan asli dari negara Brazil dan sangat mendunia karena kuganaannya yang cukup penting atau urgent untuk dimanfaatkan dalam berbagai keperluan hidup dimasyarakat saai ini.

Penerapan teknis dalam arti budidaya karet yang baik dan benar yakni mulai dari pemilihan klon bibit yang unggul serta pemeliharaan yang menjadi kunci utama keberhasilan dalam proses budidaya.

Tanaman Teh (Camellia sinensis)

Tanaman teh merupakan komoditas perkebunan dari famili Theaceae penghasil daun teh dan merupakan spesies tanaman yang berasal dari negara Cina dan menyebar luas serta dibudidayakan diseluruh dunia.

Produk hasil olahan tumbuhan teh banyak digunakan pada industri pangan yaitu makanan dan minuman serta industri kecantikan atau kosmetik, dan juga industri kesehatan serta obat herbal. Terdapat jenis tanaman teh ternama yang ada didunia seperti teh hitam,teh hijau,teh putih serta teh olong.

Singkong atau ubi kayu (Manihot Utilissima)

Pohon singkong atau ketela pohon adalah jenis tanaman yang banyak tumbuh disekitar manusia. Manihot Utilissima memiliki struktur batang beruas yang kemudian mempunyai daun sejajar dengan kelipatan 6 dan berakar serabut.

Namun akar pada tanaman ubi kayu menyimpan sumber makanan sehingga akar serabutnnya dapat membesar dengan membentuk umbi yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Kandungan  karbohidrat yang ada pada tanaman ubi kayu dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti makanan pokok seperti beras dan gandum. Baca juga; Umbi Batang; Klasifikasi, Ciri Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

Tumbuhan Pisang (Musa paradisiaca)

Buah yang nikmat untuk diolah menjadi aneka makanan ini ternyata jenis tanaman monokotil, jika dilihat dari bentuk struktur baik itu akar, daun serta batang tanaman pisang sudah termasuk kedalam ciri-ciri tanaman monokotil.

Struktur daun pisang yakni sejajar pada bagian tulang daun, dan pada bagian batang yang beruas serta memiliki sistem perakaran serabut yang sudah cukup jelas membuktikan bahwa  pisang termasuk dalam tanaman monokotil.

Bunga Anggrek (Orchidacae)

Anggrek merupakan salah satu tanaman hias jenis bunga yang memiliki keindahan dan kecantikan sehingga banyak orang yang tertarik dan berusaha untuk mengkoleksinya. Banyak sekali jenis tanaman anggrek yang ada di Indonesia karena iklim serta cuaca yang ada di Indonesia mendukung untuk pertumbuh kembangan tanaman ini.

Tanaman jenis efipit ini memiliki ciri-ciri yaitu akar serabut, tumbuh menempel pada inangnya, mempunyai bunga dengan kelipatan 3,6 serta 9, namun ada sebagian tanaman anggrek yang mempunyai bunga dengan kelipatan 5, dengan ciri-ciri tersebut maka dapat disimpulkan bahwa tanaman anggrek termasuk dalam tanaman berkeping satu.

Tumbuhan Bawang Merah (Allium ascolonicum)

Tanaman  umbi ini sering dijadikan bahan bumbu masakan di hampir semua jenis masakan bahkan juga dapat dijadikan cemilan.

Jika diperhatikan stuktur umbi dari bawang merah jelas tidak mempunyai keping ganda atau tumbuhan ini termasuk dalam jenis tanaman monokotil. Untuk lebih jelas perhatikan struktur akar pada bawang merah adalah akar serabut berbentuk kecil-kecil.

Buah Kurma (Phoenix dactylifera)

Kurma yaitu buah yang dihasilkan dari pohon yang dapat bertahan pada kondisi kurang air bahkan digurun pasir. Pohon kurma termasuk dalam jenis tanaman palem sejenis dengan sawit dan kelapa, sehingga untuk mengidentifikasinya cukup mudah.

Mulai dari struktur akar, batang dan daun tanaman kurma sama seperti jenis pohon palem dan termasuk dalam jenis tanaman keping satu.

Itulah tadi serangkaian materi yang memberikan penjelasan terkait pengertian tumbuhan monokotil, karakteristik, jenis, dan contohnya di lingkungan masyarakat. Semoga melalui artikel ini dapat memberikan wawasan serta menambah referensi bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *