Contoh Unsur Hara Makro Mikro dalam Tanah

Diposting pada

Contoh Unsur Hara

Unsur hara merupakan kumpulan beragam sumber nutrisi atau makanan yang dibutuhkan berbagai jenis tanaman hias atau tanaman pangan, baik itu contoh unsur hara yang tersedia di alam (organik) maupun yang sengaja ditambahkan. Sehingga unsur hara itu sendiri juga bisa dikatakan sebagai nutrisi (nutrient), terutama bagi tumbuhan.

Bagi tanaman, unsur hara merupakan senyawa anorganik (kimia) di dalam tanah yang sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang.

Unsur Hara

Unsur hara adalah serangkaian zat yang diperlukan hewan dan tumbuhan untuk pembentukan berbagai jaringan, pertumbuhan, dan kegiatan hidup lainnya. Sehingga dalam kaidah ini setiap tumbuhan yang ada di bumi sangatlah membutuhkannya.

Contoh Unsur Hara

Setiap tanaman, setidaknya membutuhkan 16 unsur hara penting, yang secara garis besar bisa dikelompokkan menjadi 2, yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro.

Makro

Unsur hara makro merupakan unsur hara yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang banyak, misalnya:

Nitrogen (N)

Fungsi nitrogen untuk tanaman diantaranya yaitu untuk merangsang pertumbuhan secara keseluruhan, khususnya batang, cabang, dan daun; berperan penting dalam pembentukan hijau daun; untuk membentuk protein, lemak, dan berbagai persenyawaan organik lainnya.

Fosfor (P)

Fungsi fosfor bagi tanaman diantaranya yaitu untuk merangsang pertumbuhan akar, khususnya akar benih dan tanaman muda; sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu; membantu asimilasi dan pernapasan; mempercepat pembungaan, pemasalan biji, dan buah.

Kalium (K)

Fungsi kalium bagi tanaman diantaranya yaitu membantu pembentukan protein dan karbohidrat; berperan dalam memperkuat tubuh tanaman agar daun, bunga, dan buah tidak mudah gugur; sebagai sumber kekuatan bagi tanaman dalam menghadapi kekeringan dan penyakit.

Kalsium (Ca)

Fungsi kalsium bagi tanaman diantaranya yaitu berperan dalam merangsang pembentukan bulu-bulu akar, membuat batang tanaman menjadi keras, dan merangsang terbentuknya biji. Kalsium yang ada pada batang dan daun berfungsi penting dalam menetralisasikan senyawa atau suasana yang tidak menguntungkan pada tanah.

Magnesium (Mg)

Fungsi magnesium bagi tanaman diantaranya yaitu berperan sebagai penyusun utama khlorofil atau zat hijau daun. Klorofil inilah yang sangat menentukan laju proses fotosintesis/pembentukan karbohidrat. Magnesium juga berfungsi untuk transportasi fosfat.

Sulfur atau Belerang (S)

Fungsi sulfur bagi tanaman diantaranya yaitu berperan dalam pembentukan asam amino dan pertumbuhan tunas serta membantu pembentukan bintil akar tanaman; mempercepat pertumbuhan anakan pada tanaman; berperan dalam pembentukan klorofil serta meningkatkan ketahanan terhadap jamur.

Mikro

Unsur hara mikro merupakan zat yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah sedikit, misalnya:

Klor (Cl)

Fungsi klor bagi tanaman diantaranya yaitu berperan dalam proses osmosis, yaitu proses pergerakan air atau zat terlarut dalam sel. Klor juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan ion yang diperlukan tanaman untuk mengambil elemen mineral dan dalam fotosintesis.

Besi (Fe)

Fungsi besi bagi tanaman diantaranya yaitu untuk pembentukan klorofil; berperan pada proses-proses fisiologis tanaman seperti proses pernapasan; sebagai aktifator dalam proses biokimia didalam tanaman, dan pembentuk beberapa enzim.

Mangan (Mn)

Fungsi mangan bagi tanaman diantaranya yaitu berfungsi dalam pembelahan sel; berperan dalam proses pernapasan dan fotosintesis.

Tembaga (Cu)

Fungsi tembaga bagi tanaman diantaranya yaitu dapat mendorong terbentuknya hijau daun dan dapat menjadi bahan utama dalam berbagai enzim.

Boron (B)

Fungsi boron bagi tanaman diantaranya yaitu mengangkut karbohidrat ke dalam tubuh tanaman dan mengisap unsur kalsium; berperan dalam perkembangan bagian-bagian tanaman untuk tumbuh aktif; pada tanaman penghasil biji boron berpengaruh terhadap pembagian sel; pada tanaman sayuran dan tanaman buah, unsur ini penting untuk menaikkan mutu tanaman.

Molibdenum (Mo)

Fungsi molibdenum bagi tanaman diantaranya yaitu sebagai kofaktor pada beberapa enzim penting untuk membangun asam amino; berperan sebagai pengikat nitrogen  yang bebas diudara untuk pembentukan protein dan menjadi komponen pembentuk enzim pada bakteri bintil akar tanaman.

Seng (Zn)

Fungsi molibdenum bagi tanaman diantaranya yaitu memberi dorongan terhadap pertumbuhan tanaman karena diduga seng bisa berfungsi untuk membentuk hormon tumbuh.

Demikianlah serangkain artikel yang sudah kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan contoh-contoh unsur hara makro dan mikro pada tanah yang bermanfaat bagi tumbuhan. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan mendalam. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *